You are on page 1of 9

I.

Analisa Masalah Kesehatan dan Perilaku
A. Analisa masalah kesehatan
1. Tingginya angka kejadian pneumonia
2. Tingginya angka kejadian ISPA
3. Tingginya angka kejadian diare
B. Analisa masalah perilaku
a. Banyak warga yang tidak mempunyai dapur sehat.
b. Banyak warga yang tidak menutup tempat penyimpanan piring bersih.
c. Banyak warga yang membuang limbah rumah tangga di sekitar rumah.
d. Banyak warga yang mempunyai jamban yang menyatu dengan dapur tanpa
sekat tembok yang tertutup.
e. Banyak warga yang tidak membersihkan ventilasi dan membukanya di pagi
hari.
f. Banyak warga (bapak) yang masih merokok baik didalam rumah maupun
lingkungan sekitar.
g. Banyak warga yang membuang sampah sembarangan.
h. Banyak warga yang tidak memiliki lantai berubin.
1. Analisa faktor-faktor yang melatar belakangi perilaku sekarang
a. Kurangnya pengetahuan mengenai tentang dapur sehat
b. Kurangnya ketersediaan saluran pembuangan air kotor pada tempat mencuci
piring.
c. Kurangnya pengetahuan mengenai perlunya mencuci tangan sebelum dan
d.
e.
f.
g.
h.

sesudah makan.
Kurangnya pengetahuan mengenai manfaat air bersih
Kurangnya ketersediaan tempat sampah di setiap rumah.
Kurangnya informasi tentang bahaya merokok bagi kesehatan
Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya ventilasi sebagai sirkulasi udara.
Kurangnya pengetahuan mengenai penggunaan lantai berubin pada dapur
sehat.

2. Perilaku yang diharapkan
a. Menyediakan air yang sehat untuk dikonsumsi sehari-hari
b. Membuat saluran limbah rumah tangga yang baik
c. Tidak merokok dimanapun berada
d. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
e. Menyediakan dan menggunakan dapur sehat dirumah
f. Menyediakan tempat sampah di setiap rumah
g. Menyediakan jumlah dan luas ventilasi yang baik dan sehat
h. Menggunakan lantai berubin pada setiap lantai dirumah
1

Anggota rumah tangga mampu tentang manfaat memiliki saluran pembuangan air  yang baik pada tempat mencuci piring.II. Sasaran sekunder:  Ketua RT  Ketua RW  Kader  Tenaga kesehatan di wilayah tersebut  Tenaga dinas kebersihan III. Desa Tanjung Pasir 2. Adanya penyuluhan mengenai kesehatan lingkungan dari puskesmas ataupun tenaga kesehatan lainnya 2 . Dukungan lingkungan a. Sasaran 1. 2. Sasaran primer: Masyarakat di Kampung Gaga. Strategi Umum 1. Pendekatan kepada kepala puskesmas b. merata dan terjangkau. Anggota rumah tangga mampu memahami bahaya merokok IV. Tujuan 1. keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya. Tujuan khusus:  Anggota rumah tangga mampu memahami tentang manfaat dapur sehat bagi   kesehatan Anggota rumah tangga mampu memahami informasi tentang ventilasi yang baik Anggota rumah tangga mampu memahami informasi tentang pentingnya memiliki  dapur sehat. Pendekatan kepada tokoh masyarakat 2. Adanya kegiatan kerja bakti yang rutin di masyarakat b. sera memelihara dan meningkatkan kesehatan individu. Tujuan umum: Tujuan umum kegiatan penyuluhan ini adalah upaya untuk menggerakkan pembangunan nasional berwawasan kesehatan. Anggota rumah tangga mampu memahami tentang manfaat memiliki ventilasi pada  dapur sehat. memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu. Pendekatan kepada ketua RT dan ketua RW c. Advocacy a. mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat.

c. f) Jika anda memiliki jumlah dan luas ventilasi yang baik maka anda akan memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga tidak mudah terkena penyakit saluran pernapasan. Pendekatan dalam pemberdayaan / social support a. V. Tersedianya sarana tempat sampah di lingkungan masyarakat e. b. Pesan Pokok a) Jika anda menggunakan dapur yang sehat maka anda akan mengurangi resiko penularan penyakit seperti diare. Adanya kegiatan untuk membuat saluran pembuangan di sekitar rumah d. b. pneumonia b) Jika anda membuang sampah pada tempatnya maka anda telah melakukan satu langkah untuk mencegah terjangkit penyakit sebab sampah yang menumpuk seringkali menjadi sumber penularan penyakit c) Jika anda mengkonsumsi air minum dari hasil pengelolaan air bersih yang baik maka anda akan mengurangi resiko terkena penyakit diare d) Jika anda menghentikan kebiasaan merokok di dalam rumah maka anda menjaga kesehatan keluarga anda sebab asap rokok dapat menimbulkan penyakit baik bagi diri anda maupun keluarga yang terkena asap rokok. Peran serta masyarakat dalam pembuatan dapur sehat 4. Social interaction Memberdayakan petugas kesehatan untuk mengintervensi masalah kebersihan dan kesehatan. 3 . ISPA. Peran serta masyarakat dalam upaya penyediaan air bersih c. Peran serta masyarakat dalam upaya mengelola sampah rumah tangga. Pemberdayaan a. RDD ( research development dissemination) Mengkaji masalah dan pengetahuan yang berhubungan dengan dapur sehat yang baik. Problem solving Masyarakat dilibatkan dalam proses pemecahan masalah c. Mengembangkan kemitraan dengan sektor lain (dinas kebersihan) 3. e) Jika anda membuat saluran limbah rumah tangga maka anda mengurangi resiko tercemarnya air sumur.

VI. Metode dan Saluran Komunikasi 1. kami menggunakan komunikasi secara interpersonal dengan jumlah peserta sebanyak delapan belas orang. memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu. merata dan terjangkau. Menetapkan Kegiatan Operasional 1. 4 . Dimana orang . serta memelihara dan meningkatkan kesehatan individu.  Tujuan Khusus:  Anggota rumah tangga mampu memahami tentang manfaat dapur sehat bagi   kesehatan Anggota rumah tangga mampu memahami informasi tentang ventilasi yang baik Anggota rumah tangga mampu memahami informasi tentang pentingnya memiliki  dapur sehat.Leaflet VII. Tujuan  Tujuan Umum: Tujuan umum kegiatan penyuluhan ini adalah upaya untuk menggerakkan pembangunan nasional berwawasan kesehatan. Anggota rumah tangga mampu tentang manfaat memiliki saluran pembuangan air yang baik pada tempat mencuci piring.Poster . keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya.orang tersebut merupakan perwakilan dari tiap keluarga. 2. Tipe saluran komunikasi yang digunakan Dalam penyuluhan yang kami selenggarakan pada tanggal 26 Juni 2014 mengenai pengetahuan dapur sehat. Media penyampaian informasi yang digunakan dalam penyuluhan ini antara lain: . Nama kegiatan Nama kegiatan penyuluhan ini adalah “Pengetahuan tentang dapur sehat". mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. Kami membagikan poster yang berisi materi penyuluhan serta melakukan diskusi kelompok dengan kedua belas peserta penyuluhan.

4. Teknik pelaksanaan acara dilaksanakan secara bersama-sama dengan tutor. Acara Penyuluhan ‘Pengetahuan tentang dapur sehat' dilaksanakan menggunakan media informasi (poster. Seluruh keluarga berkumpul pada waktu dan tempat yang telah disepakati. Wiwinda octalia 5 . Waktu dan Tempat Acara dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2014 di rumah salah satu keluarga binaan. 3. 4.  Pelaksanaan 1. Kecamatan Teluk Naga dan dimulai pada pukul 09. Susunan kepanitiaan PJ Kegiatan : Try Setiawardana Acara : Widya puspita. 2. Raka aditya. pamflet) 5. Anggota rumah tangga mampu memahami tentang manfaat memiliki ventilasi pada  dapur sehat. Mempersiapkan konsep acara dan media yang akan digunakan.00 di rumah salah satu keluarga binaan.00 WIB. Nabila toda Pubdok : Nia anestya. Dilaksanakan pada pagi hari pukul 09. dan ibu-ibu rumah tangga. ibu kader.00 WIB. Kampung Gaga. Acara berakhir pada pukul 11. Konsep acara  Persiapan 1. Memberitahukan kepada Kampung Gaga untuk berkumpul di rumah ketua RW 2. 5. Menentukan waktu pelaksanaan Acara Penyuluhan tentang menciptakan dapur sehat 3. Desa Tanjung Pasir. Anggota rumah tangga mampu memahami tentang cara mencuci tangan yang baik  dalam penerapannya sehari-hari Anggota rumah tangga mampu memahami bahaya merokok 3.

Man . . Method . Pemantauan (Monitoring) 1. 1. Input penyuluhan Adapun dalam menentukan input suatu penyuluhan terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi yang diantaranya man.Tidak tersedia tempat sampah di setiap rumah . money. Adapun pesan yang disampaikan meliputi pengetahuan menciptakan kondisi dapur sehat dengan kriterianya yaitu: .VIII.Penghasilan setiap keluarga yang rendah . Material .Petugas tenaga kesehatan yang jarang terjun langsung ke masyarakat.Sulitnya ketersediaan air bersih 4.Ventilasi di setiap rumah yang kurang memadai . Menetapkan Pemantauan & Penilaian A.Tidak tersedianya saluran pembuangan air limbah di setiap rumah .Kurangnya ketersediaan dapur sehat di setiap rumah .Tidak adanya dinas kebersihan yang mengangkut sampah . Hal yang dipantau a. Hasil penyuluhan Adapun hasil penyuluhan yang diharapkan pada masyarakat terhadap pengetahuan mengenai dapur sehat berupa perubahan pengetahuan masyarakat mengenai cara menciptakan kondisi dapur yang baik dan sesuai dengan syarat kesehatan. 2.Prosedur cara membuat Saluran pembuangan air limbah rumah tangga yang baik c.Warga masyarakat yang belum pernah diberi penyuluhan tentang rumah sehat.Memberikan penjelasan tentang berbagai penyakit akibat kondisi dapur yang tidak sehat b. Money .Prosedur cara membuat dapur sehat . material. Pesan atau bahan penyuluhan yang digunakan berupa cetakan poster.Terbatasnya biaya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari 3.Pemahaman tentang pengertian dapur sehat .Prosedur cara membuat dapur sehat yang sesuai syarat kesehatan . method. sehingga jika masyarakat sudah memahami 6 .Pemahaman tentang kriteria dapur sehat .

Orang yang memantau a. Cara memantau - Observasi Dimana setelah dilakukan penyuluhan akan dilakukan pemantauan secara berkala 1 kali seminggu untuk mengetahui apakah sudah terjadi perubahan perilaku pada masyarakat dalam membuat dapur yang sesuai dengan syarat kesehatan.pengertian dan cara menciptakan kondisi dapur yang sehat. Hasil ini diamati secara berkala apakah terdapat perubahan perilaku masyarakat terhadap dapur sehat yang baik. dapat terjadi perubahan perilaku masyarakat untuk memelihara lingkungan di dalam dan di luar rumah yang sehat. tidak merokok di dalam rumah. Yang bertanggung jawab 7 .mengelola air minum dengan baik. Jika pesan yang disampaikan sebelumnya tidak berhasil mengubah perilaku masyarakat maka akan dilakukan revisi materi. membuat saluran pembuangan air limbah yang baik. Indikator yang dipantau  Masyarakat peserta penyuluhan pengetahuan dapur sehat  Prosedur pengorganisasian diaplikasikan  Jumlah masyarakat yang dapat menciptakan dan memelihara lingkungan dapur yang sehat. membuang sampah pada tempatnya. bahan dan strategi penyuluhan bila perlu.  Target pencapaian kegiatan terhadap pemberian pengetahuan tentang dapur sehat kegiatan-kegiatan penyuluhan yang 3. 2. menggunakan ubin pada lantai dapur. Misalnya apakah sudah membiasakan diri membuka jendela rumah setiap pagi.

Evaluasi input - Mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk hadir dalam penyuluhan tentang dapur sehat - Menambah tenaga kesehatan yang bisa langsung turun ke lapangan - Memberikan kartu jaminan sehat untuk masyarakat - Melakukan pengajuan kerjasama dengan dinas kebersihan pengangkutan tempat pengumpulan sampah rumah tangga sementara - Melakukan pengajuan dengan pemerintah daerah untuk membangun sarana saluran pembuangan air limbah.mengelola air minum dengan baik. - Bergotong royong bersama masyarakat dalam memelihara lingkungan. membuat saluran pembuangan air limbah yang baik Penilaian 1. 8 .Orang yang bertanggung jawab terhadap penyuluhan adalah ketua kelompok dari tim penyuluhan b. tidak merokok di dalam rumah. menggunakan ubin pada lantai di dapur. Waktu diadakan pemantauan Pemantauan dilakukan setiap 1 kali seminggu secara berkala selama 6 bulan. membuang sampah pada tempatnya. Evaluasi proses Menilai prosedur penyuluhan atau penyampaian pesan kepada masyarakat sehingga pesan tersebut dapat di mengerti dan bisa diaplikasikan oleh masyarakat. untuk 2. Kemudian dilihat respon dari masyarakat apakah sudah membiasakan diri membuka jendela rumah setiap pagi. Yang melaksanakan Orang-orang yang melaksanakan penyuluhan yaitu kelompok 3 PH Kedkom yang sedang menjalani kepaniteraan kedokteran komunitas di kampung gaga desa tanjung pasir yang berjumlah enam orang. 4.

4. Dampak ini dapat berupa angka kesakitan dan kematian yang rendah akibat penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan sampah di daerah yang dilakukan penyuluhan. Evaluasi hasil Menilai apakah pesan yang disampaikan bisa berpengaruh terhadap masyarakat yang mencakup perubahan pengetahuan.3. Evaluasi dampak Dampak dari sebuah perilaku dapat diketahui setelah 1-2 tahun berjalannya program yang telah dilaksanakan. sikap dan perilaku. 9 .