You are on page 1of 3

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

Gambaran Umum Kerja Praktek

Kerja praktek merupakan salah satu mata kuliah wajib yang ada di jurusan
Teknik Elektro Fakultas teknologi Industri Universitas Bung Hatta. Mata kuliah
ini merupakan mata kuliah yang dilaksanakan di luar lingkungan kampus, yaitu
pada perusahaan-perusahaan dan industri-industri sebagai aplikasi dari ilmu yang
didapatkan dari bangku perkuliahan.
Kerja praktek ini dimaksudkan untuk mengenal lebih jelas aplikatif dari
ilmu teknik elektro yang ada di lapangan, baik itu peralatan-peralatan yang
digunakan, sistem kerja, perawatan-perawatan mesin yang digunakan, maupun
sistem produksi terhadap suatu benda atau produk yang akan dihasilkan. Oleh
karena itu kerja praktek ini sangat diperlukan dalam menunjang ilmu yang telah
didapatkan sehingga dapat mengenal ilmunya lebih dalam di lapangan. Maka dari
itu penulis melakukan kerja praktek di PT. Indorama Polychem Indonesia guna
mengenal dan memahami lebih jauh mengenai proses produksi dan sistem
kelistrikan yang ada di PT. Indorama Polychem Indonesia.
PT. Indorama Polychem Indonesia merupakan perusahaan manufaktur
yang bergerak dibidang Tekstil. PT. Indorama Polychem Indonesia adalah
perusahaan Polyester terbesar di Indonesia, yang didirikan pada tanggal 29
September 2011, yang berdomisili Desa Kembang Kuning, Ubrug, Jatiluhur
Kabupaten Purwakarta. Dengan luas area keseluruhan 2492,1 km2 tahun 2015.
Dalam melakukan proses produksi, PT. Indorama Polychem Indonesia
menggunakan beberapa jenis mesin-mesin listrik salah satunya adalah motor
induksi. Motor induksi saat dihidupkan secara langsung akan menarik arus 4
sampai 8 kali dari arus beban penuh dan hanya menghasilkan torsi 1,5 sampai 2,5
kali torsi beban penuh. Arus mula yang besar ini dapat mengakibatkan drop
tegangan pada saluran sehingga akan mengganggu peralatan lain yang
dihubungkan pada saluran yang sama. Untuk motor yang berdaya besar tentu arus
pengasutan juga akan semakin besar, sehingga untuk motor dengan daya besar
tidak dianjurkan menghidupkan motor secara langsung.
Oleh karena itu dalam kerja praktek ini penulis mengambil topik khusus
mengenai sistem starting motor induksi 3 phasa dengan menggunakan soft starter.

1

1.2.

Ruang Lingkup Kerja Praktek
Adapun ruang lingkup kerja praktek, yaitu:
1. Waktu pelaksanaan kerja praktek ini adalah pada tanggal 01 Agustus
2016 dan berakhir pada 31 Agustus 2016.
2. Kerja praktek ini dilaksanakan di PT. Indorama Polychem Indonesia,
departemen elektrik. Lokasi tempat kerja praktek ini bertempat di Desa
Kembang Kuning, Ubrug, Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, Jawa
Barat.
3. Membahas profil perusahaan.
4. Sistem kelistrikan pada PT. Indorama Polychem Indonesia.
5. Maintenance mesin-mesin pada PT. Indorama Polychem Indonesia.
6. Sistem starting motor induksi pada PT. Indorama Polychem Indonesia.

1.3.

Tujuan Kerja Praktek
Adapun tujuan diadakannya kerja praktek ini adalah sebagai berikut:
1. Memberikan bekal pengalaman visual, pengenalan dan pemahaman
perkembangan sistem ketenagalistrikan serta sesuatu yang menyangkut
dengan kegiatan dan hasil pembangunan fisik nyata dengan segala
aspek diantaranya aspek teknologi, manajemen dan administrasi serta
pelaksanaan di lapangan sehingga mahasiswa mempunyai pengetahuan
dan analisis serta pemahaman aplikasi di lapangan.
2. Mengenal sistem ketenagalistrikan hingga komponen-komponen
pendukung kelistrikan perusahaan.
3. Mengenal dan memahami prinsip kerja peralatan dan sistem produksi
perusahaan khususnya sistem starting motor induksi menggunakan soft
strting.
4. Membina kemampuan dan keterampilan mahasiswa secara optimal
dalam aspek pembahasan dan kemampuan untuk menyampaikan
analisa dalam bentuk tulisan.
5. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa di lapangan
serta menciptakan etos kerja yang berkualitas dan tangguh sesuai
tuntutan lapangan pekerjaan dan dunia industri.
6. Menambah wawasan berfikir mahasiswa dalam menganalisa masalah
dan kenyataan yang ditemui di lapangan.
7. Memperkokoh hubungan antara proses pendidikan dan dunia industri
sehingga proses ini memiliki hubungan yang erat dan saling
ketergantungan satu sama lain.

2

1.4.

Ruang Lingkup Topik Khusus

Untuk mempermudah penulisan pembahasan topik khusus ini dan agar
lebih terarah dan berjalan dengan baik, maka perlu kiranya dibuat suatu batasan
masalah. Adapun ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan
topik khusus ini, yaitu :
1. Sistem starting motor induksi tiga phasa menggunakan soft starter.
2. Motor yang digunakan adalah motor induksi tiga phasa 6600 V, 133 A,
1750 HP.
3. Thyrystor yang digunakan pada modul soft starter adalah SCR (Silicon
Controlled Rectifier).

3