You are on page 1of 5

Nama

: Azzalia Kurnianingrum

Nim

: 13520102

Kelas

: Akuntansi B

Matakuliah

: Akuntansi Manajemen

Soal Analisis BEP dan Biaya Kesempatan
Perusahaan Sari mengelola sejumlah hotel besar diseluruh dunia. Satu satunya hotel
dikota A menghadapi saat-saat yang sulit karena banyak persaingan. Untuk
akomodasi awak penerbangan telah menawarkan kepada perusahaan A untuk suatu
kontrak dalam tempo 1 tahun mendatang dengan membayar hanya Rp. 50.000
permalam dengan minimal 25 kamar dari total 75 unit kamar untuk 365 malam (1
tahun). Manajer A sedikit ragu-ragu dengan kontrak tersebut, karena hotel tersebut
bisa menjual seharga Rp. 90.000 permalam.
Diminta :
1. Hitung biaya kesempatan untuk 25 kamar tersebut !
2. Hitung biaya kesempatan jika 25 kamar lainnya disewakan dengan tarif Rp.
75.000 permalam dan kontrak tetap berjalan
3. Hitung BEP jika harga yang ditetapkan Rp. 90.000 permalam
Catatan :
1. Biaya variable perkamar Rp. 20.000
2. Biaya Tetap sebesar Rp. 1.000.000.000

Jawab :

875. 456. 1.000 / tahun Ʃ Pendapatan hari = Ʃ pendapatan unit kontrak + Ʃ pendapatan unit kesempatan .000 x 365 = Rp.000.250. 50. 75. 684.250. 456. 1.375. 1.000 VC = Rp.000 Penyelesaian : 1.250.000 x 365 hari = Rp. 456. Perusahaan A akan memperoleh Pendapatan Rp.000 = Rp.250.250. 1. 1. Pendapatan hari = Ʃ unit kamar x Harga per Unit kamar = 25 x Rp. 20. 1.000 / tahun Analisis : Dapat dilihat dari perhitungan biaya kesempatan untuk kontrak dari akomodasi awak penerbangan.000 Total kamar = 75 unit 1 tahun = 365 hari FC = Rp. 1.000 / tahun Kesempatan kamar = total kamar – unit kamar yang dikontrak = 75 – 25 = 50 unit kamar Jika 25 kamar lain disewakan dengan tari Rp. Biaya kesempatan kontrak : 25 unit kamar x Rp.000. 50.000/ hari = Rp. 75.000 = Rp.Diketahui : kontrak 1 tahun = 25 kamar seharga Rp.000.000 permalam/perharinya.000/hari Pendapatan tahun = Pendapatan hari x Ʃ hari dalam 1 tahun = Rp.000 Maka .000 permalam dan kontrak tetap berjalan Biaya kesempatan kontrak 25 kamar = Rp.000 permalam/hari Sehingga Rp.875. Dan total pendapatan pertahunnya memperoleh Rp. 75. Hitung biaya kesempatan jika 25 kamar lainnya disewakan dengan tarif Rp.250.000 P = Rp. 90. 2.250.

750.000 + Rp.375. 2.000/hari = Ʃ pendapatan unit kontrak + Ʃ pendapatan unit kesempatan = Rp.250.250.000 + Rp. 90. 2. 456. 5. 1.000 = Rp.463750.000 / hari Pendapatan tahun = Pendapatan hari x Ʃ hari dalam 1 tahun = Rp. 3.000 / tahun Maka Ʃ Pendapatan hari = Ʃ pendapatan unit kontrak + Ʃ pendapatan unit Ʃ Pendapatan tahun kesempatan + Ʃ pendapatan sisa kamar = Rp.250.000 / tahun Sisa kamar = Ʃ unit kamar – unit kamar yang dikontrakkan – unit kamar kesempatan = 75 – 25 – 25 = 25 unit kamar Maka sisa kamar dapat disewakan dengan harga normal Rp. 1.875.250.000 / tahun 3.000 + Rp.375. 90.875.000 x 365 = Rp. 684. Menghitung BEP Target penjualan BEP = FC VC 1− P = 90.000 perkamar Pendapatan hari = Ʃ unit kamar x Harga per Unit kamar = 25 x Rp.000 + Rp.250.250. 456.000 /hari = Ʃ pendapatan unit kontrak + Ʃ pendapatan unit kesempatan + Ʃ pendapatan sisa kamar = Rp.625.250.961.875. 1.000 = Rp. 821.000 = Rp.104.000 + Rp.250.000 = Rp.000 = Rp.000 + Rp.Ʃ Pendapatan tahun = Rp. 1.250.000 x 75 unit kamar = 6.000 . 2. 1. 821.000/ hari = 2. 1. 684.125.375.

000 .500 90 = 138.000 . 1.000 1− Rp.500 Dalam unit = 12.000 1−0.750 = 0.= Rp .000 . 8 = 1.000.000.22 = Rp .000 .9 = 139 Dalam presentase = 139 x 100 6. 1.000 .02 x 100% = 2% Analisis pengambilan keputusan dalam kasus diatas : .000 = Rp .000 1−0. 1.000 20 1− 90 = 1.78 = 1.051.282.000 8 = 12.000 0.000 . 90.000 .000.000 0.000 20.282 Cara lain Asumsikan menghilangkan 3 angka nol dibelakang FC BEP = 1− VC P = 1.2 = 1.000 8 x 10−1 = 1 00.

75. 1.000 / kamar dalam 1 harinya.BEP adalah analisis untuk menentukan dan mencari jumlah barang atau jasa yang harus dijual kepada konsumen pada harga tertentu untuk menutupi biaya biaya yang timbul serta mendapatkan keuntungan atau profit. 5. 90.000 permalam dan kontrak tetap berjalan dengan asumsi sisa kuota kamar dapat dimanfaatkan atau dijual pada harga normal yaitu Rp.375. Sehingga memperoleh pendapatan perhari Rp.000 / tahun yang memiliki selisih 2% pada total BEP yang telah ditulis pada perhitungan diatas. Dari 2 kebijakan diatas. Apabila saya sebagai seorang manajer perusahaan A maka saya akan memilih kebijakan nomor 2 biaya kesempatan jika 25 kamar lainnya disewakan dengan tarif Rp.961. Definisi yaitu titik impas dimana posisi jumlah pendapatan dan biaya sama atau seimbang sehingga tidak terdapat keuntungan ataupun kerugian dalam suatu perusahaan.000 /hari dan Rp. .875.