You are on page 1of 8

ANALISIS DAN EVALUASI INFECTION RISK ASSESMENT (ICRA) RSMH PALEMBANG

TAHUN 2014
ICRA atau infection control risk assesment;
• Merupakan bagian dari proses perencanaan PPI
• Sebagai langkah awal untuk mengembangkan rencana dengan baik
• Perencanaan yg dilakukan secara bersama, merupakan bentuk dasar dari program.
• Membantu melakukan fokus surveilance dan kegiatan program lainnya
• Merupakan ketentuan persyaratan yang harus dipenuhi.
Risk Assessment didapatkan dengan masukan interdisciplinary :
• Infection prevention personel à Komite PPIRS, Tim PPI, IPCN, IPCLN)
• Staf medis
• Tenaga keperawatan
• Lainnya
• Prioritas dan dokumen risiko
RISK GRADING MATRIX
PROBABILITAS /FREKUENSI / LIKELIHOOD
Level
Frekuensi
Kejadian actual
1
2

Sangat Jarang
Jarang

Dapat terjadi dalam lebih dari 5 tahun
Dapat terjadi dalam 2 – 5 tahun

3
4
5

Mungkin
Sering
Sangat Sering

Dapat terjadi tiap 1 – 2 tahun
Dapat terjadi beberapa kali dalam setahun
Terjadi dalam minggu / bulan

Level

DAMPAK KLINIS / CONSEQUENCES / SEVERITY
DESKRIPSI
CONTOH DESKRIPSI

1

Insignificant

2

Minor

3

Moderate

4

Major

5

Cathastropic

Frekuensi/
Likelihood

Tidak ada cedera

Cedera ringan
 Dapat diatasi dengan pertolongan pertama,
Cedera sedang
Berkurangnya fungsi motorik / sensorik / psikologis atau intelektual
secara reversibel dan tidak berhubungan dengan penyakit yang
mendasarinya
 Setiap kasus yang memperpanjang perawatan

Cedera luas / berat
 Kehilangan fungsi utama permanent (motorik, sensorik,
psikologis, intelektual) / irreversibel, tidak berhubungan dengan
penyakit yang mendasarinya
 Kematian yang tidak berhubungan dengan perjalanan penyakit
yang mendasarinya

RISK GRADING MATRIX
Potencial Concequences
Insignificant
Minor
Moderate
Major
1
2
3
4

Catastropic
5

Sangat Sering Terjadi
(Tiap mgg /bln)
5
Sering terjadi
(Bebrp x /thn)
4
Mungkin terjadi
(1-2 thn/x)
3
Jarang terjadi
(2-5 thn/x)
2
Sangat jarang sekali (>5
thn/x)
1

Can be managed
by procedure

Moderate

Moderate

High

Extreme

Extreme

Moderate

Moderate

High

Extreme

Extreme

Low

Moderate

High

Extreme

Extreme

Low

Low

Moderate

High

Extreme

Low

Low

Moderate

High

Extreme

TINDAKAN
Clinical Manager / Lead
Detailed review & urgent
Clinician should assess the
treatment should be
consequences againts cost of
undertaken by senior
treating the risk
management

Immediate review &
action required at Board
level. Director must be
informed

TABEL ASESMEN RISIKO INFEKSI NOSOKOMIAL (HAIs) RSMH TAHUN 2014

No.

Insiden

Jenis
Insiden

Dampak
(D)

1 2 3 4 5 1 2 3 4 5

1.

VAP

KTD

2

Decubit
us

KTD

3.

IDO

KTD

4

IADP

KTD

5

ISK

KTD

Flebitis

KTD

6

Probabilitas
(P)

Skor
Risiko
(D x P)
1-25
20

Bands
L M

H

Rangki
ng
Risiko
E
√ 1

15

2

12

2

12

2

12

3

10

4

Tindakan

Membuat RCA paling lama
membutuhkan tindakan segera,
sampai ke Direktur RS
Membuat RCA paling lama 45
dng detail & perlu tindakan seg
membutuhkan tindakan top man
Membuat RCA paling lama 45
dng detail & perlu tindakan seg
membutuhkan tindakan top man
Membuat RCA paling lama 45
dng detail & perlu tindakan seg
membutuhkan tindakan top man
Membuat RCA paling lama 45
dng detail & perlu tindakan seg
membutuhkan tindakan top man
Membuat laporan investigasi s
paling
lama
2
Manajer/pimpinan klinis se
menilai dampak terhadap ba
kelola risiko

FORMULIR INFECTION CONTROL RISK ASSESSMENT (ICRA) PER UNIT
Rumah Sakit Tk IV 02.07.04
TAHUN 2016
NO
1.

UNIT
TERKAIT
Rawat inap
( plebitis )

SKOR
18

PRIO
TUJUAN
TUJUAN
RITAS
UMUM
KHUSUS
1
Menurunkan Mengurangi biaya,
angka infeksi meningkatkan
mutu dan
menurunkan hari
rawat

STRATEGI

-

-

EVALUASI

Penyeragaman
SPO
pemasangan
infus Bersama
komite mutu
keperawatan
melaksanakan
sosialisasi
Sosialisasi IPCN
dan IPCLN

-

Keseragaman
SPO blm
terlaksana ,
pelaksanaan
handhigine
belum lima
moment

PROGRESS/
ANALISIS
Kejadian plebitis
terjadi penurunan

2

Rawat Jalan

18

2

monitoring
IDO
menurun

Angka infeksi
tidak ada di setiap
rawat jalan

-

Melakukan SPO
monitoring
surveilans Hais
(Monitoring IDO)

-

Monitoring SPO
IDO
dilaksanakan

-

Angka IDO
tidak ada

3.

ICU

12

5

Menurunkan Mengurangi biaya
angka infeksi meningkatkan
mutu dan
menurunkan hari
rawat

-

Melakukan SPO
monitoring
bundles
surveilans
(IADP,ISK,IDO,V
APA/HAP)
Melakukan SPO
handhigine dan
lima moment

-

Monitoring SPO
dilaksanakan
oleh IPCN
Angka
Monitoring SPO
Handhigine dan
APD mencapai
80%

-

Angka
IDO,IADP,ISK
DAN VAP/HAP
serta plebitis
tidak ada

-

-

4

OK

18

3

Menurunkan Mengurangi Biaya
Angka
,Meningkatkan
Infeksi
Mutu Dan
Menurunkan Hari
rawat

-

-

5

Pemberian
Terapi cairan

18

4

Menurunkan Mengurangi biaya
angka infeksi

-

-

6

Kamar
jenazah

4

11

Dapat
menjadi
tempat yang
sesuai
dengan
standar

PPI di kamar
jenazah telah
dilengkapi seperti
kelengkapan APD

-

Praktik Lumbal
Fungsi
Dilakukan
Sesuai SPO
Monitoring
kepatuhan
Handhigine dan
APD
Monitoring
CSSD

-

Obat-obatan
disiapkan
dengan
menggunakan
teknik sentuh
Pencampuran
obat telah
didelegasikan ke
perawat dan
dilakukan
diruang
rawatinap
Monitoring APD

-

-

Angka infeksi di
ru.OK dan
CSSD tidak ada
Angka
Monitoring SPO
Handhigine dan
APD mencapai
80%

-

Pelaksanaan
pencamouran
obat telah
dilakukan oleh
perawat
ruangan

-

-

-

-

Kamar jenazah
merupakan
persingahan
sementara
jenazah
sebelum dibawa
pulang oleh
keluarga

-

Monitoring
ruang OK telah
dilaksanakan
sesuai prosedur
Pelaksanakan
praktek lumbal
fungsi dilakukan
sesuai prosedur

SPO teknik
obat-obatan
tanpa disentuh
telah
dilaksanakan
diruang
rawatinap
Pendelegasian
pencampuran
obat telah
dilakukan
inhouse training
SPO PPI
dilaksanakan
sesuai standar

7

Ru.Isolasi

18

7

Menurunkan
Angka
Infeksi

-

-

Petugas di
ruang isolasi
telah
dilakukan
edukasi
Memberikan
pelatihan
khusus
perawatan
ru.isolasi
kpd petugas

-

Mengurangi
biaya

-

-

Kepatuhan APD
oleh petugas
ru.isolasi
dilaksanakan
Edukasi kpd
petugas
ru.isolasi
Fasilitas diruang
isolasi
dilengkapi
seperti masker
N95 untuk
pasien dengan
infeksi airbone
Kepatuhan SPO
APD dan
Handhigiene

-

-

Angka
Monitoring SPO
Handhigine dan
APD mencapai
80%

-

SPO PPI
Tentang Hand
higine dan APD
dilaksanakan

edukasi petugas
tentang APD
bisa
dilaksanakan

-

-

Tetap dilakukan
edukasi kpd
petugas
perawat
ru.isolasi
Memberikan
pelatihan
khusus
perawatan
ru.isolasi

8

Laboratorium 18

8

Menurunkan
Angka
Infeksi

9

radiologi

18

9

Menurunkan Mengurangi biaya,
Angka
meningkatkan
Infeksi
mutu dan
menurunkan hari
perawatan

-

Hand higinen
sesuai SPO dan
APD dilakukan

-

Angka
Monitoring SPO
Handhigine dan
APD mencapai
80%

-

SPO PPI
Tentang Hand
higine dan APD
dilaksanakan

10

gizi

4

10

Menurunkan Mengurangi biaya,
Angka
meningkatkan
Infeksi
mutu dan
menurunkan hari
perawatan

-

Hand higinen
sesuai SPO dan
APD dilakukan

-

Angka
Monitoring SPO
Handhigine dan
APD mencapai
80%

-

SPO PPI
Tentang Hand
higine dan APD
dilaksanakan

-

11

laundry

12

Keterangan
Rumus ICRA :

6

Menurunkan Linen bersih dan
Angka
kotor dapat
Infeksi
dipisahkan

-

Hand higinen
sesuai SPO dan
APD dilakukan

-

Angka
Monitoring SPO
Handhigine dan
APD mencapai
80%

Mengetahui
Kepala Rumah Sakit TK IV 02.07.04

Probabiliti x Dampak x Asumsi

dr. Djoko Sulistyo Purwodarminto Sp.An
Mayor Ckm NRP 11000003530571

-

SPO PPI
Tentang Hand
higine dan APD
dilaksanakan