You are on page 1of 2

VARISELA TANPA

KOMPLIKASI
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN CIANJUR

SOP
UKP
A. Pengertian

B. Tujuan
C. Kebijakan

No. Dokumen

870/
/
7.2.1.3/SOP/VII/2016

PUSKESMAS
CIHERANG
Diketahui oleh,
Kepala Puskesmas Ciherang

Tanggal Terbit
No. Revisi
Halaman

1/1

dr. I Made Setiawan
NIP 19720822 200212 1 005

Penyakit menular pada anak-anak, kadang pada orang dewasa,
disebabkan oleh infeksi primer virus kelompok DNA yaitu virus
varisela zoster, bersifat akut dan generalisata, dengan penularan
terjadi melalui kontak langsung dan droplet dari penderita
Sebagai pedoman dalam mendiagnosa dan memberikan
penanganan varisela
Pelaksanaan terapi dan tindakan terhadap penderita dilakukan
sesuai dengan protap dan apabila ada hal yang sulit perlu konsul
dokter spesialis kulit dan kelamin, atau anak

D. Referensi
E. Alat dan Bahan
F. Prosedur
1.

Ruam yang khas (papulo vesikuler yang multiforme dan
proses penjalarannya sentrifugal). Masa inkubasi 13 – 17 hari.

2.

Gejala awal berupa pusing, sakit kepala, dan demam yang
tidak begitu tinggi. Gejala ini tidak begitu jelas pada anak
balita, tetapi menonjol pada anak usia diatas 10 tahun.

3.
a.

Pada orang dewasa keluhan ini dapat berat sekali.
Kelainan kulit muncul mula-mula seperti pada morbili,
berupa makula dan papula yang kemudian menjadi vesikel
berisi cairan jernih. Perubahan ini berlangsung dalam waktu
24 – 48 jam.
Ruam biasanya lebih banyak di badan dibandingkan dengan di
anggota gerak. Yang khas pada varisela ini adalah berbagai
macam ruam dapat ditemukan dalam satu saat.

c.

Pada bentuk yang berat kelainan kulit timbul di seluruh
tubuh.

PENATALAKSANAAN:
1. Simtomatis: Parasetamol bila demam sangat tinggi.
2. Pasien tetap mandi. Kalium permanganat dan antiseptik
lain tidak dianjurkan.

4. Usahakan agar vesikel tidak pecah dan mengalami infeksi sekunder.3. Bayi dan anak: 4 x 20-40 mg/kgBB (maksimal 800 mg/hari) . Dosis asiklovir: dewasa: 5 x 800 mg sehari selama 7 hari. Beri bedak salisil 2%. berikan amoksisilin per oral 25–50 mg/kgBB/hari atau eritromisin 20-50 mg/kgBB. Obat antivirus bermanfaat bila diberikan <24 jam setelah timbulnya kelainan kulit. 5. Bila ada infeksi sekunder.