You are on page 1of 7

Makan Daging Babi Karena Tidak Tahu, Apa Yang Perlu

Dilakukan?
https://muslim.or.id/27355-makan-daging-babi-karena-tidak-tahu-apa-yang-perlu-dilakukan.html
Ketika tersebar kabar bahwa warung makan Fulan menjual masakan yang mengandung babi,
sebagian orang mengatakan “yang sudah terlanjur makan ayo taubat nasuha!”. Ini adalah
keyakinan yang keliru.
Allah maafkan kesalahan yang dilakukan karena jahil. lupa dan tidak sengaja
Allah Ta’ala Maha Bijaksana dan disucikan dari kezaliman. Diantara kebijaksanaan Allah adalah
Ia tidak menghukum kesalahan yang dilakukan karena tidak tahu, lupa atau tidak sengaja. Ia
berfirman:
‫كل ليككلللف اللل كنتفسس ا إإلل لوتسكعكه ا كلكه ا كم ا كككسكبتت كوكعكلتيكه ا كم ا اتككتكسكبتت كرلبكن ا كل لتكؤاإختذكن ا إإتن كنإسيكن ا أكتو أكتخكطتأكن ا‬
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat
pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang
dikerjakannya. (Orang-orang beriman berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami
jika kami lupa atau kami tersalah”” (QS. Al Baqarah: 286).
Dan doa orang-orang beriman ini telah dijawab oleh Allah, sebagaimana diriwayatkan oleh
Imam Muslim dalam Shahih-nya:
‫ كق د فعللت‬:‫ كل ليككلللف الل كنتفسس ا إإلل لوتسكعكه ا لككه ا كم ا كككسكبتت كوكعلكتيكه ا كم ا اتككتكسكبتت كرلبكن ا كل لتكؤاإختذكن ا إإتن كنإسيكن ا أكتو أكتخكطتأكن ا ق اكل‬:‫فأنزكل اللل تع الى‬
“Allah menurunkan ayat ‘Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat
siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Orang-orang beriman berdoa): “Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah’, lalu Allah berfirman: ‘telah
aku kabulkan‘” (HR. Muslim no. 126).
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:
‫إن ال تج اوز لي عن أمتي الخطأ والنسي ان وم ا استكرهوا عليه‬
“Sesungguhnya Allah telah memaafkan ummatku yang berbuat salah karena tidak sengaja, atau
karena lupa, atau karena dipaksa” (HR Ibnu Majah, 1675, Al Baihaqi, 7/356, Ibnu Hazm dalam
Al Muhalla, 4/4, di shahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).
Maka perbuatan yang hukumnya haram ketika dilakukan karena murni tidak tahu, murni tidak
sengaja atau murni lupa tidak terhitung sebagai dosa di sisi Allah. Maka untuk hal tersebut ia
tidak dituntut untuk bertaubat, karena tuntutan bertaubat itu terkait dengan dosa.
Makan daging babi karena tidak tahu
Daging babi sudah jelas keharamannya. Allah Ta’ala berfirman:
‫إإلنكم ا كحلركم كعلكتيلكلم اتلكمتيكتكة كوالل دكم كولكتحكم اتلإختنإزيإر كوكم ا ألإهلل إبإه إلكغتيإر اللإ‬
“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang
yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah” (QS. Al Baqarah: 173).
Namun jika makan daging babi karena sebab tertentu yang diizinkan oleh syariat atau dimaafkan
oleh syariat maka tidak ada dosa bagi pemakannya. Oleh karena itu lanjutan ayat ini:
‫كفكمإن ا ت‬
‫ضلطلر كغتيكر كب ادغ كوكل كع ادد كفكل إإتثكم كعكلتيإه إإلن اللك كغلفومر كرإحيم‬

padahal daging babi masuk ke perutnya. apakah ada kafarahnya? Jika ada apakah kafarahnya?”. 7290 pertanyaan ke-5). maka jelaslah orang yang makan daging babi karena tidak tahu tidak dituntut untuk bertaubat atas perbuatan tersebut. hukumnya haram bagi seorang Muslim. maka tidak ada dosa baginya. Syaikh menjawab: . Karena ia tidak tahu yang dimakan adalah daging babi. Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya: “jika seseorang makan daging babi karena tidak tahu. dan itu tidak masalah.‫ والحملل د للل‬،‫ إنم ا عليه أن يتمضمض ويغسل فمه من آث ار النج اسة ويغسل يلل ديه‬،‫ ليس عليه شيء‬،‫ليس عليه شيء م ا دام ل يعلم‬ ‫ م ا عليه شيء‬/‫لكن إذا لم يتمضمض أو لم يذكر لحم خنزير إل بع د حين م اذا يفعل؟ ج‬ “Tidak ada kewajiban apa-apa baginya. Apa yang mesti ia lakukan?” Mereka menjawab: ‫ وإنم ا يلزمه التحري والحذر في المستقبل‬،‫ل يلزمه شيء تج اه ذلك ول حرج عليه؛ لكونه ل يعلم أنه لحم خنزير‬ “Tidak ada kewajiban apa-apa baginya. Yang perlu ia lakukan adalah berkumur-kumur dan mencuci mulutnya dari sisa-sisa najis (daging babi) dan mencuci tangannya. tidak sengaja atau lupa.“Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas. Namun jika memakannya pada waktu yang sudah berlalu lama sekali dan ia ketika itu tidak berkumur-kumur. Lalu setelah ia selesai makan. Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Wal Ifta juga ditanya: “seseorang makan daging babi dalam keadaan tidak tahu. namun itu karena sebab yang dimaafkan dan diizinkan oleh syariat. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Dalam ayat ini juga Allah tidak menuntut pemakan daging bagi karena darurat itu untuk bertaubat. Ia juga tidak dituntut untuk memuntahkan isi perutnya atau tuntutan yang lainnya. Al Baqarah: 173). no. . Dan daging bagi sebagaimana kita ketahui.binbaz. Walhamdulillah.org.sa/node/12018). datang orang lain yang mengatakan bahwa yang dimakan itu daging babi. maka ketika itu syariat mengizinkan dengan syarat tidak boleh berlebihan sekedar bisa mencegahnya dari kematian. Dan dalam ayat ini dikatakan ‘tidak ada dosa baginya‘. Tidak ada kewajiban apa-apa baginya ketika ia baru mengetahui yang sudah ia makan adalah daging babi. Hendaknya kita jauhi sikap berlebih-lebihan dalam beragama. selama ia memakannya karena tidak tahu sedikit pun. apa yang perlu dilakukan? Jawabnya: tidak perlu melakukan apa-apa” (Sumber: http://www. Yang perlu ia lakukan adalah berhati-hati dan waspada di masa depan” (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah jilid 4. Demikian juga jika makan daging babi karena sebab yang dimaafkan oleh syariat yaitu karena tidak tahu. Demikian. Dalam keadaan darurat semisal sangat lapar dan tidak ada makanan lain selain daging babi. Bahkan Allah tegaskan dengan dua penegasan: ‘tidak ada dosa baginya‘ dan ‘Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang‘.

dinding atau semisalnya (2 dimensi).html Pada asalnya tashwir (menggambar) segala hal yang memiliki nyawa. Bukhari dan Muslim). Baik itu dalam bentuk ukiran patung (3 dimensi) maupun yang digambar di kertas. Berdasarkan hadits-hadits yang shahih tentang larangan perbuatan tersebut dan adanya ancaman bagi pelakunya dengan azab yang keras. model terkenal. seperti gambar selebriti. Ketika melihatnya. baik manusia maupun hewan. dan akan dikatakan kepada mereka: ‘hidupkanlah apa yang kalian buat ini’” (HR. bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‫ أحيوا م ا خلقلتتم‬: ‫ يق الل كلهم‬، ‫صكوكر يعلذبوكن يوكم القي امإة‬ ‫إلن اللذيكن يصكنعوكن هإذه ال ص‬ “orang yang menggambar gambar-gambar ini (gambar makhluk bernyawa). wajah Rasulullah berubah. beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‫إلن أشل د اللن اإس عذاسب ا عنك د اللإ يوكم القي امإة المصلوروكن‬ “orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat. adalah tukang gambar” (HR. . beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‫ أو شعيرسة‬، ‫ إليتخللقوا حلبسة‬: ‫ أو‬، ‫ فتلكيتخللقوا ذلرسة‬، ‫ ومن أظلم ممن ذهكب يخللق ككختلقي‬: ‫ق ال الل علز وجلل‬ “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: ‘siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mencipta seperti ciptaan-Ku?’. atau bibit tanaman atau gandum” (HR. ia berkata: ‫ فلم ا رآه رسول ال صلى ال عليه وسلم تلون‬،‫ق دم رسول ال صلى ال عليه وسلم من سفر وق د سترت سهوة لي بقرام فيه تم اثيل‬ ‫ فقطعن اه فجعلن ا منه وس ادة أو وس ادتين‬،”‫ أش د الن اس عذابس ا عن د ال يوم القي امة الذين يض اهئون بخلق ال‬،‫ “ي ا ع ائشة‬:‫ وق ال‬،‫وجهه‬ “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pulang dari safar. di sisi Allah. Ataupun juga gambar foto[1]. hukumnya haram. gambar wanita yang tidak berpakaian.Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa https://muslim. Dan hadits Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu. Yaitu seseorang merendahkan diri di depan gambar tersebut. Dan hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu. Bukhari dan Muslim). Dan hadits-hadits yang menyatakan tentang keharaman hal ini menunjukkan bahwa perbuatan ini adalah dosa besar. Bukhari dan Muslim). dan bert-taqarrub kepadanya. dikhawatirkan menjadi sarana menuju kesyirikan terhadap Allah. Lalu aku memotong-motongnya dan menjadikannya satu atau dua bantal” (HR. terdapat unsur menandingi ciptaan Allah. Selain itu juga sebagian gambar dapat menimbulkan fitnah (keburukan). Diantaranya hadits Ibnu Umar radhiallahu’anhuma. Ketika itu aku menutup jendela rumah dengan gorden yang bergambar (makhluk bernyawa).id/26684-hukum-menggambar-makhluk-bernyawa. atau semacam itu. Selain itu juga pada jenis gambar tertentu.or. Selain itu juga. Beliau bersabda: “wahai Aisyah orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat adalah yang menandingin ciptaan Allah“. Dan hadits ‘Aisyah radhiallahu’anha. dan mengagungkan gambar tersebut dengan pengagungan yang tidak layak kecuali kepada Allah Ta’ala. Bukhari dan Muslim). Maka buatlah gambar biji. kain. akan diadzab di hari kiamat.

dan ia tidak akan bisa melakukannya“. Bukhari dan Muslim). laut. gunung. Adapun gambar yang tidak memiliki ruh. setiap gambar yang ia buat akan diberikan jiwa dan akan mengadzabnya di neraka Jahannam” (HR. seperti pohon. sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma. beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‫ وليكس بن افدخ‬، ‫من صلوكر صورسة في الص دني ا كللكف يوكم القي امإة أن ينفكخ فيه ا الصروكح‬ “barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa). . dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat. Dan tidak ada para sahabat yang mengingkari (gambar yang tidak bernyawa) ketika mereka memahami hadits “hidupkanlah apa yang kalian buat ini” dan juga hadits “ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat. Bukhari dan Muslim). Juga hadits lainnya dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam: ‫ ليتجكعلل له بكلل صوردة صلوره ا نفمس فلتعلذلبه في جهلنكم‬، ‫كصل لمصلودر في اللن اإر‬ “semua tukang gambar (makhluk bernyawa) di neraka.Dan hadits Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhuma. Semua hadits-hadits ini melarang menggambar semua yang memiliki ruh secara mutlak. dan semisalnya boleh untuk digambar. Dan tidak diketahui ada diantara para sahabat yang mengingkari pernyataan Ibnu Abbas tersebut[2].

id/25527-shalat-di-pesawat-sambil-duduk-atau-berdiri. semisal zhuhur dan ashar. Dan shalatlah dengan menghadap kiblat jika bisa berdiri. Namun yang ma’ruf. tidak diperbolehkan shalat wajib di atas kendaraan.html Pada asalnya. At Taghabun: 16). Dalil bahwa berdiri adalah rukun shalat adalah hadits yang dikenal sebagai hadits al musi’ shalatuhu. Hukum Olahraga Tinju . 10/27.‫إلى الصلة التي قبله ا أو بع ده ا‬ ‫ فإن عجز صلى على حسب ح اله‬،‫ح اله واقفس ا ويست دير مع القبلة إن استط اع‬ “Hendaknya ia shalat di darat jika masih mampu untuk turun. maka shalatlah di sana. Dan penumpang bisa meminta untuk menggunakan tempat tersebut untuk shalat. semisal jika tidak memungkinkan untuk turun dari kendaraan. Beliau menjawab: ‫ لكللن لللو تعللذر‬،‫ أو يطلب من س ائق القطلل ار أن يقللف‬،‫ فيصلي فيه ا‬،‫ فللقط ار مواقف‬،‫يصلي في الرض إذا ك ان يستطيع أن ينزل‬ ‫ وإذا تعللذر عليلله ولللم يسللتطع فليصللل‬،‫ فيصلي ويست دير إلى القبلة إذا كلل ان يسللتطيع الوقللوف‬،‫عليه ذلك فليصل على حسب ح اله‬ [16:‫ }كفللللللللل التلقوا اللكللللللللل كمللللللللل ا اتسلللللللللكتكطتعلتتم { ]التغللللللللل ابن‬:‫ فقللللللللل د قللللللللل ال تعللللللللل الى‬،‫ بحسلللللللللب اسلللللللللتط اعته‬. (Dan jika tidak) maka di pesawat itu ada tempat-tempat. Karena di dalam pesawat itu ada tempat-tempat yang menungkinkan berdiri. Dan jika hendak menjamak shalat dengan shalat yang sebelumnya atau sesudahnya. Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan shalat yang benar kepadanya dengan bersabda: ‫صلإة فأتسإب غ اللو ل‬ ‫ ثم اتستقبل الإقتبلكة فكلبر‬،‫ضوكء‬ ‫…إذا لقمكت إلى ال ل‬ “Jika engkau berdiri untuk shalat. Muslim 397). Atau mintalah izin kepada pramugara untuk shalat sambil berdiri. ambilah wudhu lalu menghadap kiblat dan bertakbirlah…” (HR. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya). Asy Syamilah). andaikan kondisi menuntut kita untuk shalat di atas pesawat terbang. (shalat sambil berdiri di pesawat) itu bisa dilakukan. namun jika tidak bisa maka shalatlah sesuai dengan keadaan. maka boleh dijamak. Kemudian. “orang yang shalat wajib di atas pesawat apakah boleh melakukannya sambil duduk?”. Namun jika tidak bisa maka shalatlah sesuai dengan keadaan. Namun jika terdapat udzur syar’i. yaitu tentang seorang shahabat yang belum paham cara shalat.Shalat Di Pesawat Sambil Duduk Atau Berdiri? https://muslim. maka pertanyaan selanjutnya apakah dikerjakan dalam keadaan duduk ataukah berdiri? Syaikh Abdul Aziz Ar Rajihi ditanya.or. Shalat menjadi tidak sah jika ditinggalkan. Dan jika tidak memungkinkan maka shalatlah sesuai dengan keadaan” (Fatawa Munawwa’ah. maghrib dan isya. karena engkau belum shalat” Menunjukkan shalat yang ia lakukan tidak sah sehingga tidak teranggap sudah menunaikan shalat. Jika tidak memungkinkan untuk menggunakan tempat-tempat tersebut maka tetap shalat sambil berdiri dan menghadap kiblat jika memungkinkan. hingga setelah ia shalat Nabi bersabda kepadanya: ‫صلل فإنك لم لتصلل‬ ‫ارإجتع كف ك‬ “Ulangi lagi. ‫ وإذا كلل انت الصلللة تجمللع‬،‫ والرك اب يستطيعون أن يطلبوا منه أن يقللف للصلللة‬،‫ ف القط ار له مواقف‬،‫لكن المعروف أنه يستطيع‬ ‫ وإذا لللم يمكنلله ذلللك صلللى علللى حسللب‬،‫ فله أن يجمع‬-‫ والمغرب والعش اء‬،‫مثل الظهر والعصر‬. berdiri dalam shalat wajib termasuk rukun shalat. Terkait dengan hal itu. ‘Bertaqwalah kepada Allah semampu kalian‘ (QS. maka boleh shalat di atas kendaraan. Bukhari 757.

html Syariat melarang hal yang mengandung bahaya besar Salah satu konsekuensi Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin adalah. Dan andaikan tetap dilakukan maka pelakunya wajib bertanggung jawab dan berhak mendapatkan hukuman. Hukum olahraga tinju Ini adalah perbuatan yang wajib diharamkan dalam hukum Islam. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda: ‫ل ضرر ول ضرار‬ “jangan membahayakan diri sendiri dan orang lain” (HR. secara keseluruhan maupun secara parsial. Dan firman Allah Ta’ala (yang artinya): “dan janganlah kalian membunuh diri-diri kalian. Dan Islam tidak melarang sesuatu kecuali mengandung 100% keburukan. Ahmad. maka bagaimana mungkin seorang mukmin malah menimbulkan bahaya yang besar. Atas hal ini. . dan yang terendah adalah menyingkirkan duri dari jalan” (HR. Sebagaimana diungkapkan dalam kaidah fiqhiyyah: ‫صسة اكتو كراإجكحسة كوكل كيتنكهى إا ل‬ ‫الكش اإرلع كل كيلتألملر إإ ل‬ ‫صسة اكتو كراإجكحسة‬ ‫ل إبكم ا كم ت‬ ‫ل كعلم ا كمتفكسك دلتله كخ اإل ك‬ ‫صلككحلتله كخ اإل ك‬ “Islam tidak memerintahkan sesuatu kecuali mengandung 100% kebaikan. An Nisa: 29).id/25450-hukum-olahraga-tinju. maka tetap tidak boleh membunuhnya. yang paling utama adalah perkataan laailaha illallah. Ia juga berfirman: ‫كوكل كتتقلتللوا أكتنلفكسلكتم إإلن اللك كك اكن إبلكتم كرإحيسم ا‬ “dan janganlah kalian membunuh diri-diri kalian. An Nisa: 29). setiap ajaran Islam mengajak kepada perkara yang baik bagi manusia dan melarang perkara yang buruk bagi manusia. atau keburukannya lebih dominan”. Oleh karena itu Allah Ta’ala melarang kita untuk menjerumuskan diri dalam bahaya dan keburukan. Karena tujuan dari olahraga adalah untuk melatih tubuh bukan untuk menyakiti dan membahayakan orang lain” (dinukil dari Fatawa Ibnu Baaz. Ibnu Majah. Al Baqarah: 195). Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda: ‫ كوكأتدكن اكه ا إإكم اكطلة ا ت ك‬،‫ل‬ ‫ضللكه ا كقتولل كل إإلككه إإلل ا ل‬ ‫ضمع كوكستبلعوكن – أكتو إب ت‬ ‫ليكم الن إب ت‬ ‫لكذ ى كعإن اللطإريإق‬ ‫ كفكأتف ك‬،‫ضمع كوإسصتوكن – لشتعكبسة‬ ‫ا تإ‬ “iman itu ada tujuh puluh sekian cabang. Berdasarkan firman Allah Ta’ala (yang artinya): “dan janganlah jerumuskan dirimu pada kebinasaan” (QS. para fuqaha menyatakan bahwa orang yang mengizinkan orang lain untuk menyakitinya dengan mengatakan: “silakan bunuh saya”. Majma Fiqhil Islami menetapkan bahwa pertandingan tinju ini tidak boleh disebut sebagai olahraga fisik dan tidak boleh menjadikannya profesi. Bahaya yang kecil saja diperintahkan untuk dicegah. bahkan ia juga dituntut untuk mencegah bahaya walaupun itu bahaya yang kecil. sesungguhnya Allah sangat penyayang kepada kalian” (QS. Dan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: “jangan membahayakan diri sendiri dan orang lain” (HR. Al Baqarah: 195). Allah Ta’ala berfirman: ‫كوكل لتتللقوا إبكأتيإ ديلكتم إإكلى اللتتهللككإة‬ “dan janganlah jerumuskan dirimu pada kebinasaan” (QS. Seorang mukmin tidak hanya terlarang menimbulkan bahaya. sesungguhnya Allah sangat penyayang kepada kalian” (QS. Ahmad). Atas pertimbangan ini. Kecuali jika maslahah yang dihasilkan lebih besar dari bahaya yang timbul.or. atau kebaikan-nya lebih dominan.https://muslim. Muslim). 4/441-442). dan lainnya).

itu sangat berbahaya. Selain itu pertandingan tinju. Wallahu a’lam. yaitu demi tegaknya agama. Orang yang terluka atau gugur pun menggapai maslahah yang besar berupa ganjaran yang sangat agung dari Allah Ta’ala. Lebih lagi goncangan pada syaraf yang ada di otak itu. menyakitinya atau menjatuhkannya. . sebagaimana telah dijelaskan. Dan pertandingan tinju itu keseluruhannya adalah berusaha memukul di wajah. “bukankah semua olahraga terutama seni bela diri tentu mengandung bahaya dan resiko? Bahkan jihad pun berbahaya dan beresiko?“. maka ini tidak mengapa. karena terkena pukulan di kepala. tujuan utamanya adalah ingin menyakiti lawan dan membahayakan lawan semaksimal mungkin. sedangkan berlatih gerakan-gerakannya dan menggunakannya untuk bela diri hukumnya halal. Namun maslahahnya lebih besar. para ulama mengharamkan pertandingan tinju karena bahayanya sangat besar dibanding maslahah yang didapatkan. Hukum olahraga tinju yang bukan untuk pertandingan Lalu bagaimana jika seseorang berlatih bela diri tinju tanpa ada maksud untuk mengikuti pertandingan tinju. Ibnu Majah 4175. maka ini terlarang. Maka berlatih tinju sekedar untuk latihan fisik dan bela diri hukumnya mubah. Karena Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‫ل يقبح الوجه‬ “jangan memukul wajah” (HR. Berbeda dengan pertandingan tinju yang hanya berupa maslahah duniawi semata dan bahayanya lebih besar dari maslahahnya. Maka tidak boleh juga bagi para ayah dan para pengajar atau siapapun memukul wajah orang lain. yang dalam pertandingannya ia memukul wajah lawannya. Demikian juga jihad (yang syar’i) melawan orang kafir. dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah). Namun perlu dibedakan antara dua jenis dalam masalah tinju: Pertama: jenis tinju untuk latihan fisik yang digunakan pelindung badan yang bisa melindunginya ketika latihan tanding. bisa terluka atau bahkan terbunuh. Kita jawab. tentu memiliki bahaya dan resiko yang besar. Maka mendedikasikan diri dalam olah raga tinju dan menjadikannya sebagai profesi adalah terlarang dan tidak disyariatkan. adapun yang terlarang adalah mengikuti pertandingan tinju dan menjadikan tinju sebagai profesi. Maka ini murni merupakan kemungkaran.Jika ada yang bertanya. Kedua: jenis tinju seseorang mendedikasikan diri dalam olah raga tinju dan menjadikannya sebagai profesi. melainkan sekedar untuk melatih fisik dan kemampuan bela diri? “Pertandingan tinju itu haram dalam syariat Islam. tidak mengapa”.