You are on page 1of 14

SATUAN ACARA PENYULUHAN

untuk memenuhi tugas Microteaching pada Modul FON II
(Fundamental of Nursing) Ilmu Keperawatan FKIK 2015
Disusun Oleh:

Rima Fetiani
11151040000021

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
2016

................................................................................. JAWABAN EVALUASI.............................................................................................. MEDIA PENYULUHAN............4 II..................................................................................................................................3 SATUAN ACARA PENYULUHAN.....................................................................................................14 2 ................................... LAMPIRAN MATERI........ METODE PENYULUHAN.......................................... EVALUASI............................. PELAKSANAAN KEGIATAN............................................................................................................ MATERI PENYULUHAN....... TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)............................................................................... TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK).......................................................................................................................... SUMBER............6 VIII...........................6 IX....................8 X.......................................................................4 I....................................................................................4 (SAP)...........................................................................................................................................5 VI............................................DAFTAR ISI DAFTAR ISI.........................5 VII..................................4 IV............4 III........................................2 KATA PENGANTAR.....4 V.............................................................................................................................

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkat kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat. hidayah. Makalah ini dibuat dengan singkat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Puspita Palupi selaku Dosen penanggung jawab Modul Fundamental of Nursing (FON) II yang telah memberikan tugas ini kepada kami. baik penyebab terjadinya. cara penularan. kami berharap adanya kritik dan saran demi perbaikan makalah yang lebih baik pada pembuatan makalah selanjutnya. September 2016 Penyusun 3 . serta pencegahan dan pengobatannya. gejala. Semoga makalah yang kami buat dapat bermanfaat bagi kami selaku penulis maupun pembaca. Ciputat. Oleh sebab itu. sederhana tetapi mudah untuk dipahami. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan SAP yang kami buat ini. Kami sangat berharap tugas ini dapat berguna bagi para pembaca mengenai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas Microteaching dengan baik meskipun banyak kekurangan di dalamnya.

METODE PENYULUHAN 1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU) Setelah mengikuti kegiatan pendidikan kesehatan. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK) Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan. Ceramah 2. 1 Oktober 2016 Waktu : 09. Jakarta Selatan Penyuluh : Rima I. 3.SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) Pokok Bahasan : Penyakit Typhoid (Tifus) Sasaran : Warga RT 005/03. II. Kebayoran Lama . III. warga mampu memahami penyebab terjadinya penyakit Asam Urat dan bagaimana cara mencegah penyakit tersebut. masyarakat diharapkan mampu : menjelaskan penyebab terjadinya penyakit Asam Urat dan tau apa saja tanda dan gejala. Tanya jawab IV. Power Point LCD Proyektor Microfone dan soundsystem Alat Peraga : 4 . Kebayoran Lama . Jakarta Selatan Hari/Tanggal : Sabtu. 2.00 – 10.00 WIB Tempat : Rumah Pak Hartono RT 005/03. 4. MEDIA PENYULUHAN 1.

Inti (45 menit) Menjawab salam Memperhatikan dan mendengarkan - disampaikan Pengertian Penyakit Asam - Memperhatikan dan - Urat Menanyakan kepada - mendengarkan Memperhatikan dan - mendengarkan Memperhatikan dan - mendengarkan Memperhatikan dan warga apa penyebab terjadinya penyakit Asam - Urat Menjelaskan dampak mendengarkan terjadinya penyakit Asam - Urat Menjelaskan cara pencegahan untuk mengatasi penyakit Asam 3. Penutup - Urat Memberi kesempatan - warga untuk bertanya Evaluasi pemahaman Memberi kesimpulan dari (10 menit) - Bertanya - Menjelaskan kembali Mendengarkan dan materi yang sudah - dan mengucapkan salam VII. 2. NO. 1. MATERI PENYULUHAN (terlampir) PELAKSANAAN KEGIATAN Tahapan dan Waktu Pembukaan (5 menit) Kegiatan Penyuluh - Mengucap salam Menjelaskan tujuan dan Kegiatan Peserta - materi yang akan 2. memperhatikan disampaikan Mengucapkan terimakasih - Menjawab salam EVALUASI 1. 3. Apa itu Asam Urat? Apa saja penyebab dari penyakit Asam Urat? Bagaimana gejala dari penyakit Asam Urat? Bagaimana proses perjalanan penyakit Asam Urat? 5 . 4.V. VI.

SUMBER 6 .5. Bagaimana cara pencegahan serta pengobatan penyakit Asam Urat? VIII.

LAMPIRAN MATERI Demam berdarah adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue. DEN-4 (baca:virus denggi tipe 1-4) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan aedes albopictus yang sebelumnya telah terinfeksi oleh virus dengue dari penderita DBD lainnya. anakanak dan orang dewasa dengan gejala muncul 3-14 hari setelah gigitan infektif. dan menjangkit luas di banyak negara di Asia Tenggara. Jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus sering ditemukan pada air selokan yang tidak mengalir. adalah wilayah yang 7 . DEN-2. DEN-3 atau. Penyebab DBD Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus DEN-1. (Ginanjar. Wilayah yang memiliki tingkat sanitasi buruk. kolam. seperti di kota-kota berpenduduk padat yang terletak di negara-negara berkembang (salah satunya Indonesia).2007) I. Aedes aegypti dan Aedes albopictus umumnya menggigit di pagi hari sampai sore hari menjelang petang. Itu artinya serangga ini menjadikan air yang tenang sebagai media untuk berkembang biak. atau kamar mandi di rumah kita. (Depkes. waduk. Oleh karena itu.IX. Hindra I dan mila Meiliasari. (Satari . yang ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini ditemukan di daerah tropis dan sub-tropis. Terdapat empat jenis virus dengue. penyakit ini termasuk dalam kelompok arthopod borne disease.2016) Demam berdarah dengue tidak menular melalui kontak manusia dengan manusia. masing-masing dapat menyebabkan demam berdarah. baik ringan maupun fatal. 2010) Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi dengan salah satu dari empat serotipe virus dengue. (WHO. Tidak seperti nyamuk-nyamuk yang pada umumnya mencari makan di malam hari. Virus dengue sebagai penyebab demam berdarah hanya dapat di tularkan melalui nyamuk. Ini adalah penyakit demam yang mempengaruhi bayi. 2008) Penyakit demam dengue disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan kepada manusia melalui perantara nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Pada kasus berat. Demam Demam tinggi yang mendadak. Muncul pada hari pertama demam tetepai dapat pula dijumpai pada hari ke 3. Gejala 1. semua tanda dan gejala klinis menghilang setelah demam turun disertai keluarnya keringat. 8 . keadaan umum pasien mendadak menjadi buruk setelah beberapa hari demam pada saat atau beberapa saat setelah suhu turun. penyebaran virus dengue juga didukung oleh mobilitasnya yang terus meningkat. trombosipunio gangguan fungsi trombosit serta koasulasi intravasculer yang menyeluruh. Selain populasi penduduk yang terus bertambah. Jenis perdarahan terbanyak adalah perdarahan bawah kulit seperti retekia. biasanya pada hari ketiga dari demam.5 demam. Perubahan ini memperlihatkan gejala gangguan sirkulasi. II. purpura. sebagai akibat dari perembasan plasma yang dapat bersifat ringan atau sementara.sering dilanda permasalahan demam dengue. ekimosis dan perdarahan conjuctiva. melena dan hematemesis. Kadang – kadang suhu tubuh sangat tinggi sampai 40derajatC dan dapat terjadi kejan demam. naik turun (demam bifosik). Derajat hepatomegali tidak sejajar dengan beratnya penyakit. Retekia merupakan tanda perdarahan yang sering ditemukan. 2. namun nyeri tekan pada daerah tepi hepar berhubungan dengan adanya perdarahan 4. antara 3 – 7. Syok Pada kasus ringan dan sedang. Tanda – tanda perdarahan Penyebab perdarahan pada pasien demam berdarah adalah vaskulopati. epitaxis.4. 3. perubahan pada denyut nadi dan tekanan darah. terdapat tanda kegagalan sirkulasi. Akhir fase demam merupakan fase kritis pada demam berdarah dengue. Pada saat fase demam sudah mulai menurun dan pasien seajan sembuh hati – hati karena fase tersebut sebagai awal kejadian syok. kulit terabab dingin dan lembab terutama pada ujung jari dan kaki. akral teraba dingin disertai dengan kongesti kulit. Hepatomegali Pada umumnya dapat ditemukan pada permulaan penyakitbervariasi dari haya sekedar diraba sampai 2 – 4 cm di bawah arcus costa kanan. perdarahan gusi. Perdarahan lain yaitu. terus – menerus berlangsung selama 2 – 7 hari.

Perjalanan Penyakit Penyakit DBD sering menimbulkan gejala yang “mengejutkan” atau tidak terduga. f. yaitu fase pertama dengan tanda demam (2-7 hari). dan fase ketiga adalah fase penyembuhan (2-7 hari). lemah kecil sampai tidak teraba. g. Virus dengue akan mati dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih 1 minggu. Fase demam Pada fase ini dilakukan pengobatan simptomatik atau pengobatan terhadap gejala saja.anak) maka virus itu akan menyerang sel pembeku darah dan merusak dinding pembuluh darah kecil (kapiler). fase kedua adalah fase kritis atau bocornya plasma (24-48 jam).sianosis di sekitar mulut. b. Bila orang yang ditulari mempunyai zat anti kekebalan tubuh yang cukup maka virus itu dibuat tidak berdaya sehingga orang tersebut tidak sakit. Di lingkungan sekitar kita terdapat berbagai jenis nyamuk namun yang dapat menularkan penyakit DBD adalah nyamuk Aedes Aegypti. c. jika salah satu anggota keluarga diduga menderita DBD seharusnya mendapatkan perhatian yang intensif. Oleh karena itu. 1. Justru pada hari ketiga sampai kelima perlu meningkatkan kewaspadaan. Hilangnya demam bukan berarti penyakit ini sudah dapat disembuhkan. Pada saat akan terjadi syok pasien mengeluh nyeri perut III. Tindakan awal ini sangat penting agar DBD 9 . Virus dengue yang terhisap akan berkembang biak dan menyebar keseluruhan tubuh nyamuk termasuk kelenjar liurnya. Bahkan. Bila orang yang di tularkan itu tidak memiliki kekebalannya ( umumnya anak. tetapi dalam darahnya terdapat virus dengue. Akibatnya terjadi perdarahan dan kekurangan cairan yang ada di dalam pembuluh darah tersebut. Bila nyamuk tersebut menggigit atau menghisap darah orang lain virus itu akan dipindahkan bersama air liur nyamuk e. nadi cepat. IV. d. Kita perlu mengetahui fase perjalanan DBD. Penyakit DBD ditularkan oleh nyamuk aedes Aegypti betina. jika penderita tanpak membaik sekali pun. seperti menurunkan demam dan pengobatan suportif atau tindakan yang dapat memperbaiki keadaan penderita DBD. Walaupun penderita sudah tampak membaik secara kasat mata. Cara Penularan Penyakit DBD a. Dalam hal ini. Fase DBD ada tiga. Nyamuk ini mendapatkan virus Dengue sewaktu menggigit / menghisap darah orang yang sakit DBD atau tidak sakit. peranan kita sangat besar karena tidak selamanya dokter atau para medis mendampingi penderita. pasien menjadi gelisah. tetapi kemungkinan buruk dapat terjadi.

Fase kritis Pada fase ini penderita tidak memungkinkan untuk dirawat dirumah. Penderita dapat dirawat dirumah. Makanan yang mengandung nilai gizi tinggi sangat diperlukan untuk memperbaiki daya tahan tubuh. Bila keadaan penderita terus membaik. V. Fase penyembuhan Pada umumnya penderita DBD yang telah berhasil melewati fase kritis akan sembuh tanpa komplikasi dalam waktu kurang lebih 24-48 jam stelah syok. Apabila pemantuan nilai trombosit dan nilai hematrokit menunjukkan hasil yang normal atau stabil. hidung. 2. Biasanya dokter atau perawat akan menjelaskan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan penderita. Pada fase ini dimulai pada hari ketiga sampai hari kelima sejak diketahui adanya panas/demam yang pertama kali. tidak didapatkan komplikasi dan disertai dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang normal maka penderita biasanya diperbolehkan pulang. ataupun pendarahan pada saluran cerna. Cara Pencegahan Pencegahan penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian vektornya. maka penderita sudah memasuki fase penyembuhan.tidak semakin parah atau penderita tidak harus memasuki stadium yang lebih buruk. Fase kritis merupakan fase yang sangat menentukan apabila penderita mengalami pendarahan baik melalui mulut. Pada kondisi ini. Keadaan ini ditandai dengan kondisi umum penderita yang mulai membaik. berlangsung selama kurang lebih 24-48 jam. seringkali penderita memerlukan transfusi darah. dengan demikian perlu disiapkan donor darah. nafsu makan meningkat. disertai dengan hasil pemeriksaan tanda vital yang stabil. Pengendalian nyamuk tersebutdapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat yaitu: 1. 3. yaitu nyamuk Aedes aegypti. tetapi harus di rawat dirumah sakit karena membutuhkan penanganan yang intensif. Untuk DBD tahap ini. Pada keadaan ini biasanya pemberian cairan infus mulai dihentikan dan diganti dengan pemberian nutrisi lewat mulut secara optimal. Lingkungan 10 . umumnya dokter tidak selalu menyarankan rawat inap.

sebaiknya diusahakan rumah tetap terang dan berventilasi cukup.H-14) walaupun sampai saat ini masih belum efektip apabila digunakan pada wilayah yang terbuka dan besar selain itu harganya masih relatip mahal dan jarang ditemukan di pasaran.Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). tetap terjaga kebersihannya baik di dalam rumah. bebas dari lembab bebas dari genangan. bebas dari sampah. tempat kerja dan halaman. karena hal yang memungkinkan penyebaran demam berdarah adalah bila ada perkembang biakan nyamuk di sekitar rumah dan halaman kita Selain memperhatikan hal tersebut. pengelolaan sampah padat dan modifikasi tempat perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia serta perbaikan desain rumah. Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk sepanjang hari (pagi sampai sore). Biologis Pengendalian secara biologis diantaranya dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ ikan cupang) dan penanaman tumbuhan anti nyamuk (nyamuk tidak suka terhadap bauyang dikeluarkan tumbuhan tersebut) dan pemakaian bakteri yang bersifat larvasida seperti Bacillus thuringiensis (Bt. akan sangat baik apabila taman tidak terlalu rimbun. bersirkulasi baik. karena nyamuk Aedesaktif pada siang hari dan pasif pada malam hari. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menghindari berada di lokasi-lokasi yang banyak terdapat nyamuk di siang hari. Langkah yang tepat adalah dengan menyingkirkan tempat berkembang biak nyamuk di sekitar rumah kita. terutama di daerah yang sedang terjadi serangan demam berdarah atau terdapat penderita DBD. 2. Kimiawi Pengendalian secara kimiawi diantaranya dengan melakukan. 3. juga perlu diperhatikan kondisi dan situasi rumah. pertama: pengasapan (fogging) dengan malathion dan fenthion yang berguna untuk mengurangi kemungkinan 11 .

2004).penularan sampai batas waktu tertentu.. menggunakan repellant.5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu). memasang kasa. Ditempat yang sudah terjangkit demam berdarah biasa dilakukan penyemprotan insektisida secara fogging. selain itu juga malakukan beberapa plus seperti memelihara ikan pemakan jentik nyamuk. Penambahan cairan tubuh melalui infus (intravena) mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. vas bunga. menggunakan kelambu pada saat tidur siang hari. menutup dan menimbun. VI. selain itu partikel obat ini tidak dapat masuk ke rumah tempat ditemukannya nyamuk dewasa. Selanjutnya adalah pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul.dimaksudkan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk selama beberapa minggu. mencegah atau mengatasi keadaan syok/presyok. menabur larvasida. perlakuan ini harus terus diulang setiap periode tertentu. misalnya:  Paracetamol membantu menurunkan demam 12 . Langkah ini mempunyai beberapa kekurangan karena efeknya hanya bersifat sesaat dan sangat tergantung pada jenis insektisida yang dipakai. Langkah kedua yaitu: memberikan bubuk abate/abatisasi (temephos) pada tempattempat penampungan air yang terbuka seperti : gentong air. Pengobatan Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan. kolam dan lainnya untuk membunuh larva nyamuk. memasang obat nyamuk dan memeriksa jentik secara berkala dan langkah-langkah lainnya sesuai kondisi setempat (Depkes. menyemprot dengan insektisida. yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis. Cara pencegahan yang efektif terhadap penyakit demam berdarah (DBD) yang lazim dilakukan biasanya dengan mengkombinasikan cara-cara tersebut diatas sebagai langkah preventip membunuh larva yang dikenal dengan istilah 3M plus terdiri dari: menguras.

dan menjangkit luas di banyak negara di Asia Tenggara Penyakit DBD disebabkan karena infeksi virus DEN-1. Penyakit ini ditemukan di daerah tropis dan sub-tropis. Bahkan beberapa tim medis menyarankan kompres dapat dilakukan dengan alkohol. hepatomegali dan syok Cara penularan penyakit DBD adalah dari nyamuk Aedes Aegypti. orang yang di tularkan itu tidak memiliki kekebalannya.  Garam elektrolit (oralit) jika disertai diare Antibiotik berguna untuk mencegah infeksi sekunder Lakukan kompress dingin. X. fase kritis. memberikan bubuk abate/abatisasi (temephos) pada tempat-tempat penampungan air. DEN-3 atau. akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena. perdarahan pada bagian tubuh tertentu. JAWABAN EVALUASI 1. 3. pengasapan (fogging). penambahan cairan tubuh melalui infus (intravena) dan bisa dilakukan pengobatan alternative seperti meminum jus jambu biji bangkok. akan menyerang sel pembeku darah maka virus itu merusak dinding pembuluh darah kecil (kapiler) dan virus dengue akan mati dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih 1 minggu. Meskipun demikian kombinasi antara manajemen yang dilakukan secara medik dan alternatif harus tetap dipertimbangkan. Proses perjalanan penyakit DBD adalah mulai dari fase demam. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok. 13 . DEN-4 (baca:virus denggi tipe 1-4) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan aedes albopictus yang sebelumnya telah terinfeksi oleh virus dengue dari penderita DBD lainnya Gejala penyakit DBD antara lain adalah demam. virus dengue. 5. Demam berdarah adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue.5 sampai 2 liter air dalam 24 jam. dan lain-lain. tidak perlu dengan es karena bisa berdampak syok. DEN-2. namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik. virus dengue yang terhisap menyebar keseluruhan tubuh nyamuk termasuk kelenjar liurnya. 6. Pengobatan yang dilakukan adalah dengan banyak minum sekitar 1. dan fase penyembuhan Pencegahan dari penyakit DBD adalah dengan cara menyingkirkan tempat berkembang biak nyamuk di sekitar rumah. 4. yang 2. ditularkan oleh nyamuk.

14 .