You are on page 1of 1

Status

Dokumen

Induk

Puskesmas
Poasia
Kota Kendari

Salinan

No.Distribusi

SOP / PROTAP
PENGGUNAAN AMBULAN RUJUKAN
No Dokumen
No Revisi
Halaman
00

PROTAP

Tanggal Terbit

UGD

21 April 2010

1/1
Disetujui oleh,
Kepala Puskesmas Poasia

dr. Juriadi Paddo, M.Kes.
NIP. 196603032002121006

Pengertian

Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Unit terkait

1. Ambulans adalah kendaraan yang digunakan untuk
mengantar, menjemput dan membantu keperluan orang
sakit dan jenazah
2. Pasien Dirujuk adalah pasien yang atas pertimbangan
dokter / perawat / bidan memerlukan pelayanan di RS baik
untuk diagnostik penunjang atau terapi.
Sebagai acuan penatalaksanaan pengantaranrujukan sampai
rumah sakit tujuan dengan cepat dan aman
1. Surat Keputusan Kepala puskesmas Posia no
/IV/2010
tentang penggunaan ambulans
1. Petugas UGD / Rawat Inap / Kaber menyatakan pasien perlu
rujukan
2. Petugas UGD / Rawat Inap / Kaber memberikan konseling
pada keluarga pasien untuk mau dirujuk.
3. Keluarga pasien setuju
4. petugas UGD / Rawat Inap / Kaber membuat rincian biaya
penggunaan ambulan dan membuat surat rujukan
5. keluarga pasien membayar dan menerima kuitansi dan surat
rujukan
6. Petugas UGD/rawat inap yang lain segera menghubungi sopir
Ambulan
7. Sopir menyiapkan ambulan (jika sudah siap sopir segera
menghubungi petugas UGD bahwa ambulan sudah siap)
8. Pasien membayar perincian pasien pulang dan biaya
penggunaan amblan (untuk pasien rawat inap atau pasien
UGD yang sudah diberikab terapi, bagi pasien UGD yang tidak
mendapat terapi cukup membayar biaya ambulan saja)
9. Petugas UGD / Rawat Inap / Kaber menerima pembayaran
10.keluarga pasien menerima surat rujukan kwitansi pembayaran
11.Petugas UGD / Rawat Inap / Kaber mengantar pasien sampai
ke Ambulan
dan menyerahkan mandat selanjutnya ke
putagas sopir
12.Sopir mengantarkan pasien ke tempat tujuan
13.Setelah selasai mengantarakan dan kembali kepuskesmas
sopir menulis laporan kegiatan pada buku kegiatan
pusling/sopir/ambulan
Kaber, RAWAT INAP, Petugas Ambulan/ sopir ambulan