You are on page 1of 22

PEMERINTAH KOTA TASIKMALAYA

DINAS PENDIDIKAN

MAN 1 KOTA TASIKMALAYA (AWIPARI)
Jln. KelurahanAwipariTlp/Fax (0265) 320510 Post. 46196
Website : www.man-awipari.sch.id
Sekolah
Mata pelajaran
Kelas/Semester
Topik

:
:
:
:

MAN 1 Kota Tasikmaya (Awipari)
Geografi
X (Sepuluh)/ 1 (Satu)
Dasar-dasar Pemetaan, Penginderaan Jauh, dan Sistem
informasi Geografis
: 3 x 40 menit ( 1 x Pertemuan)
: - Memahami dasar-dasar pemetaan

AlokasiWaktu
Tujuan Pembelajaran
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 Spiritual

:

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang diamutnya.

KI 2 Sosial

:

Menunjukan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, Peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif,
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia.

KI 3 Pengetahuan :

Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, tekhnologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 Keteramilan : Mengolah, menalar dan menyaji dlam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan maupun menggunakan metode sesuai
kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar

Indikator

3.1 memahami dasar-dasar pemetaan, 
Penginderaan jauh, dan Sistem Informasi
Geografis (SIG)


Mengidentifikasi
dasar-dasar
pemetaan
Menyebutkan
jenis
peta
dan
pemggunaannya
Menyebutkan komponen peta
Membuat laporan tentang proses
pengetahuan dasar pemetaan

Menginformasikan laporan tentang
pengetahuan proses dasar pemetaan

C. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami dasar-dasar pemetaan
D. Materi Pembelajaran
1. Pengertian Peta
Peta adalah gambaran konvensional dari permukaan bumi yang diperkecil dengan
menggunakan skala dan digambar di atas bidang datar sebagai kenampakan jika dilihat
dari atas dan ditambah dengan skala, orientasi dan simbol-simbol. Dengan kata lain peta
adalah gambaran permukaan bumi yang diperkecil sesuai dengan skala. Supaya dapat
dipahami oleh pengguna atau pembaca, peta harus diberi tulisan dan simbol-simbol.
Untuk mempelajari seluk beluk penggambaran permukaan bumi atau peta diperlukan
pengetahuan khusus yang mempelajari tentang peta yang dinamakan Kartografi.
Di bawah ini definisi dari beberapa ahli mengenai pengertian peta, antara lain :
a. Menurut ICA (International Cartographic Association) Peta dalah gambaran atau
representasi unsur-unsur ketampakan abstrak yang dipilih dari permukaan bumi
yang

ada kaitanya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa, yang pada

umumnya digambarkan pada suatau bidang datar dan diperkecil/diskalakan
b. Menurut Aryono Prihandito (1988) Peta merupakan gambaran permukaan bumi
dengan skala tertentu, pada bidang datar melalui sistem proyeksi tertentu.
c. Menurut Erwin Raisz (1948) Peta adalah gambaran konvensional dari ketampakan
muka bumi yang diperkecil seperti ketampakan muka bumi kalau dilihat vertikal dari
atas, dibuat pada bidang datar dan ditambah dengan tulisan-tulisan sebagai penjelas.
d. Menurut Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal 2005) Peta
merupakan wahana bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan,
merupakan sumber informasi bagi para perencana dan pengambilan keputusan bagi
tahapan dan tingkatan pembangunan Jadi secara umum pengertian peta adalah
gambaran konvensional permukaan bumi pada bidang datar dengan skala dan sistem
proyeksi tertentu.
2. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Peta
Adapun yang menjadi Fungsi dan Tujuan Pembuatan Peta adalah :
a. Menunjukan posisi atau lokasi relatif suatu tempat di permukaan bumi
b. Memperlihatkan ukuran, luas daerah, jarak dipermukaan bumi

Misalnya peta jenis tanah. misalnya konstrusksi jalan.000 peta ini biasanya digunkan untuk menggambarkan wilayah yang lebih luas misalnya peta provinsi wilayah jawa barat. berskala 1:5000 hingga 1 : 250.000. dan peta geologi 2) Peta dinamis adalah peta yang isinya menggambarkan keaadaan yang dinamis atau cepat berubah. c. dan isi : a. dki jakarta dan banten 4) Peta skala kecil. misalnya desain jalan i.000 bisanya digunakan untuk menggambarkan negara di seluruh dunia b. Bahan analisis sapasial 3.peta perncanaan wilayah kota dan peta tata guna lahan. Menyajikan data tentang potensi suatu daerah e.000 hingga 1 : 1.000. navigasi. peta urbanisasi. gunung) d. Menyimpan informasi kerungan g. Berdasarkan Skala Berdasarkan skalanya peta dapat diklasifikasikan menjadi : 1) Peta kadaster . Berdasarkan Obyek 1) Peta Statis atau statisioner adalah peta yang menggambarkan keadaan yang relatiftetap atau jarang berubah. berskala lebih kecil yaitu lebih dari 1:1. Penggolongan Peta Peta memiliki jenisa yang beragam dan sukar untuk menghitung jumlahnya secara pasti. peta ini digunakan untuk menggambarkan wilayah-wilayah yang relatif sempit. atau perencanaan h. atau peta administratif wilayah. Membantu pekerjaan teknis.000 peta jenis ini biasanya digunakan untuk menggambarkan daerah-daerah yang cukup luas misalnya berupa negara. Mengomunikasikan informasi keruangan f. Membantu pembuatan desain. namun peta digolongkan berdarkan skala. Misalnya peta transmigrasi. Berdasarkan isi . berskala 1 : 500. berskala 1 : 250.c.000 hingga 1 : 500. bersakala 1 : 100 hingga 1: 5000 peta semacam ini dipakai untuk membuat peta dalam sertifikar kepemilikan tanah 2) Peta skala besar.000. misalnya peta provinsi jawa barat 3) Peta skala sedang. Memperlihatkan atau menggambarkan bentuk-bentuk pada permukaan bumi (misalnya bentuk negara. obyek. Contoh Negara Indonesia 5) Peta skala geografis.

Unsur-Unsur kelengkapan Peta a. Biasanya judul ditulis dengan huruf kapital. Biasanya garis astronomis ditujukan dalam bentuk garis lintang dan garis bujur serta dihubungkan . Dalam peta tofografi digunakan garis kontur yaitu garis yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki ketinggian yang sama b) Peta chorografi : adalah peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi dengan skala yang lebih kecil antara 1 : 250. Pada peta umum terdapat kenampakan seperti sungai. Garis Astronomis Garis astronomis berguna untuk menentukan lokasi suatu tempat. Peta khusus adalah peta yang menggambarkan kenampakan-kenampakan tertentu dipermukaan bumi contoh peta kasus adalah sebagai berikut : a) Peta kepadatan penduduk b) Peta kriminalitas c) Peta geologi d) Peta air tanah e) Peta irigasi f) Peta tranportasi g) Peta arkeologi h) Peta ihsoyet i) Peta tanah j) Peta penggunaan lahan k) Peta kart 4. b. pemukiman dan jalan raya dan rel kereta api. tinggi rendahnya permukaan bumi.000 atau lebih.0000 sampai 1:1. misalnya provinsi lengkap dnegan kenampkan suatu wilayah tersebut 2) Peta Khusus/ peta tematik.1) Peta umum/peta ikhtisar. Peta umum adalah peta yang menggambarkan segala sesuatu yang ada dalam sauatu wilayah. Peta umu dibagi menjadi 2 yaitu : a) Peta tofografi. yaitu peta yang menggambarkan bentuk relif. Judul dapat diletakan disembarang tempat asal tidak menggangu peta utama. Judul Peta Peta harus diberi judul yang menggambarkan isi dan jenis peta. sawah.000. Peta ini menggambarkan daerah yang luas.

d. detik c. Biasanya dibuat rangkap dua.000. terutama pada peta-peta yang menggambarakan data atau keadaan yang cepat berubah. Tahun pembuatan Tahun pembuatan sangat digunakan. Insert Inset adalah peta kecil yang berfungsi memberikan tekanan atau penjelasan pada peta utama.dengan garis tepi peta. Lembaga yang bertugas melaksanakan tugas pemerintah dibidang survei dan pemetaan adalah BAKOSURTANAL (sekarang bernama Badan informasi geospasial) g. Orientasi peta . Sumber peta sumber peta dicantumkan agar pembaca peta mengetahui sumber data yang digunakan dalam pembuatan peta. Pada garis tepi peta terdapat angka-angka koordinat astronomis dalam satuan derajat. Jenis skala ini banyak dipakai di Eropa yang biasanya menggunakan satuan inchi dan mil.000 dan sebagainya 2) Skala Garis/Grafik Skala yang ditunjukkan dengan membuat garis linier dengan membuat perbandingan pada setiap ruasnya. Fungsinya adalah peta tersebut terlihat rapi dan teratur e. h. Secara umum skala dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : 1) Skala angka/numerik Skala yang berupa angka-angka. Misalnya skala peta 1: 200. Contoh : One Inch to two miles f. Garis tepi peta Berfungsi mempermudah dalam membuat peta.000. menit. Sehingga akan memperjelas dan mempertajam informasi peta utama. Skala peta Skala adalah angka yang menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dengan jarak yang sebenarnya di permukaan bumi. Contoh 0 1 2 3 3) Skala kalimat/verbal Skala Yang menggunakan kalimat baku sebagai pentunjuk skala. skala peta 1 : 1.

pasti akan terjadi kesalahan–kesalahan. Alat/Media/Sumber Belajar:  Alat Pembelajaran : Lembar Kerja Siswa  Media : Atlas. . Warna Warna pada peta menggambarkan keadaan obyek tertentu. Merah Putih  K. dipilih cara penggambaran menggunakan sistem proyeksi. Kegiatan Pendahuluan: 15 menit 1. Komunikasi a. Legenda Legenda adalah keterangan yang penting yang memberikan keterangan dan penjelasan tentang simbol-simbol yang terdapat pada peta. dan area. Wardiyatmoko. j. diletakkan di sudut kanan atas atau tempat lain yang kosong i. sedangkan simbol obyek perairan ditulis dengan huruf miring. Globe. E. CV. Diskusi. misalnya warna biru untuk perairan. Proyeksi peta Jika bentuk permukaan bumi yang seperti bola digambarkan pada bidang datar. Untuk menghindari atau memperkecil kesalahan. k. m. kuning untuk dataran tinggi. Lettering Lattering Adalah tata tulis tulisan dan angka. l.Merupakan gambar penunjuk arah mata angin. hijau untuk dataran rendah. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran  Pendekatan : Saintific  Model : Problem Based Learning ( PBL )  Metode : Ceramah. Gambar  Sumber Belajar :  Buku LKS Geografi Peminatan ilmu-ilmu sosial SMA/MA kelas X. pada umumnya peta berorientasi Utara. Kegiatan Pembelajaran a. Tanya jawab F. Jakarta : Erlangga G. garis. Berdasarkan bentuknya simbol dapat diklasifikasikan menjadi simbol. Penggunaan warna dipeta ada kalanya menggunakan gradasi warna. Secara umum penulisan suatu obyek pada obyek daratan ditulis dengan huruf tegak. Mengkondisikan ruangan tempat belajar. (2014) Geografi untuk SMA/MA Kelas XII . Simbol peta Simbol peta merupakan tanda-tanda konvensial yang digunakan untuk mewakili benda yang sebenarnya.

c. Mengamati a. Unsur-unsur Kelengkapan Peta) 3. animasi. Teknik Penilaian : Pengamatan. gambar. d. Toleran terhadap proses . Menanya a. Menginformasikan materi dan tujuan dari materi yang akan dibahas.Penggolongan Peta. 2. Guru bertanya kepada peserta didik mengenai Pengertian Peta. Unsur-unsur Kelengkapan Peta) 4.Guru dan Peserta didik bersama-sama menyimpulkan materi yang telah di ajarkan . Teknik Penilaian 1. Terlibat aktif dalam saat diskusi pembelajaran b.Penggolongan Peta. Keuletan dan keseriusannya dalam mengerjakan tugas. Prosedur Penilaian : Teknik No Aspek yang dinilai Waktu Penilaian Penilaian 1.Penggolongan Peta. ilustrasi. Unsur-unsur Kelengkapan Peta 3.Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam H.Fungsi dan Tujuan Pembuatan Peta.b. Pembelajaran diawali dengan ucapan salam dan berdoa sebagai implementasi nilai religius. Peserta didik diminta mengkomunikasikan hasil analisisnya dalam bentuk tulisan yang dilengkapi dengan peta. Kegiatan Penutup : 15 menit .Fungsi dan Tujuan Pembuatan Peta. Mengkomunikasikan a. Unsur-unsur Kelengkapan Peta) 5. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Peta. Peserta didik ditugaskan untuk mengajukan pertanyaan atau hipotesis tentang DasarDasar Peta dan pemetaan (Pengertian Peta. dsb. c. b. Motivasi Menginformasikan kegunaan materi yang akan dibahas b.Penggolongan Peta. tes tertulis 2. Mengeksplorasi a. Apresiasi a. Unsur-unsur Kelengkapan Peta) 2. Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan atau hipotesis tentang Dasar-Dasar Peta dan pemetaan (Pengertian Peta.Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai materi yang kurang dimengerti . Menyapa dan mengabsen peserta didik sebagai implementasi nilai disiplin.Fungsi dan Tujuan Pembuatan Peta. Sikap Pengamatan Selama pembelajaran dan a. Mengasosiasikan a.Penggolongan Peta. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok. c. Peserta didik ditugaskan untuk menganalisis informasi dari buku Erlangga kelas XII untuk mendapatkan kesimpulan tentang Dasar-Dasar Peta dan pemetaan (Pengertian Peta. Peserta didik diminta membaca buku Geografi untuk SMA/MA kelas XII Penerbit Erlangga tentang Dasar-Dasar Peta dan pemetaan (Pengertian Peta.Fungsi dan Tujuan Pembuatan Peta. Kegiatan Inti : 90 menit 1.Penugasan .

Pengamatan   Penyelesaian tugas individu dan kelompok Sesudah diskusi kelompok Tes Tulis Proses pembelajaran berlangsung. dan produk animasi sederhana atau audio visual Mengetahui Guru Mata Pelajaran Geografi.No 2. M. Aspek yang dinilai Teknik Penilaian pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif. Hj. 196806221997031001 . Keterampilan  Menilai hasil pekerjaan peserta didik dari setiap rangkaian proses pembelajaran baik berupa hasil diskusi. Penyelesaian tugas (baik individu maupun kelompok) dan saat diskusi Tasikmalaya. Saripudin. Nonih Hasunah NIP. 196502021992032002 Elis Haryatisyah NPM 132170048 Mengetahui KepalaSekolah. Pengetahuan  Menilai pemahaman peserta didik tentang Pengertian. Dr. ruang lingkup. naskah laporan.Pd NIP. konsep esensial dan obyek studi geografi Pengamatan dan tes Waktu Penilaian    3. Dra. 23 September 2016 Guru Praktikan.

D. Kurang baik. jika menunjukan bekerjasama dalam menyelesaian tugas kelompok. Kurang baik.jika menunjukan ambil bagian dalam menyelesaian tugas kelompok.Lampiran 1 LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP Mata Pelajaran Kelas/Semester PokokBahasan Indikator : Geografi : X IlmuSosial / Ganjil : Pengetahuan Dasar Geografi : A. jika menunjukan sama sekali tidak berdisiplin dalam pembelajaran. Disiplin 1. Bekerjasama 1. B. KELAS : X IIS 1 No NamaSiswa Aktif B K Bekerjasama B KB Toleran B KB Disiplin B KB . jika menunjukan sama sekali tidak bekerjasama dalam pembelajaran. Baik. Baik . 2. 3. Aktif 2. Kurang baik. 2. Baik. Baik. jika menunjukan sikap toleran dalam menyelesaikan tugas kelompok. jika menunjukan sama sekali tidak bersifat toleran dalam pembelajaran. C. Toleran 1. jika menunjukan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran. Kurang baik. jika menunjukan sikap disiplin dalam menyelesaikan tugas kelompok. 2.

Akmal Fauzi M. Rivan A Nida Handayani Nurul Febriyani Pipit Pitri Ramdan Rahmatillah Rani Nurhidayah Resti Resti Fauziah Rifa Aulia Riska Saepul Milah Salsa Novitasari Sinta Awalia Siska Putri Utami Sofa Sopiani Vinka Permata Wildatun Qurotul A Windi Ayu .B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Aji Ahmad S Alwi Rahmat Anisa Anisa Aprilianti Anisa fauziah Ari apriadi Arif Budiman Asep Hamzah Azizah Nurul Cecep Nur Alim Chica Fatwatunisa Deva Rahmawati Gani Barurahman Ichsan Hidayatulloh Ida Farida Ihsan Sahrulloh Ishak maulana Khoirudin Miftah Laras Putri Mala Nurfauziah Miftahur Rahmat M.

2. . KurangTerampil (KT) jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan materi. 1. Terampil (T) jika menunjukan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan materi.Lampiran 2 LEMBAR PENGAMATAN KETERAMPILAN Mata Pelajaran Kelas/Semester PokokBahasan Indikator : Geografi : X IlmuSosial / Ganjil : Pengetahuan Dasar Geografi :Terampil menerapkan konsep/prinsip/sifat dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitandenganmasalah yang dibahas. 3. SangatTerampil (ST) jika menunjukan adanya usaha dengan tepat untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan materi.

KELAS : X IIS 1 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 NamaSiswa Aji Ahmad S Alwi Rahmat Anisa Anisa Aprilianti Anisa fauziah Ari apriadi Arif Budiman Asep Hamzah Azizah Nurul Cecep Nur Alim Chica Fatwatunisa Deva Rahmawati Gani Barurahman Ichsan Hidayatulloh Ida Farida Ihsan Sahrulloh Ishak maulana Khoirudin Miftah Laras Putri Mala Nurfauziah Miftahur Rahmat M. Rivan A Nida Handayani Nurul Febriyani Pipit Pitri Ramdan Rahmatillah Rani Nurhidayah Resti Resti Fauziah Rifa Aulia Riska Saepul Milah Salsa Novitasari Sinta Awalia Siska Putri Utami Sofa Sopiani Vinka Permata Wildatun Qurotul A Windi Ayu Keterampilan menerapkan konsep/prinsip/sifat dan strategi pemecahan masalah KT T ST . Akmal Fauzi M.

Rivan A Nida Handayani Nurul Febriyani Pipit Pitri Ramdan Rahmatillah Rani Nurhidayah Resti Resti Fauziah Rifa Aulia Riska Saepul Milah Salsa Novitasari Sinta Awalia Siska Putri Utami Sofa Sopiani Vinka Permata Jumla h Skor Aspek B C D Nilai Ket.Lampiran 3 Format Penilaian Hasil (Laporan Hasil Diskusi) PENILAIAN HASIL DISKUSI TENTANG PENGETAHUAN DASARGEOGRAFI KELAS : X IIS 1 No Nama Siswa A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 Aji Ahmad S Alwi Rahmat Anisa Anisa Aprilianti Anisa fauziah Ari apriadi Arif Budiman Asep Hamzah Azizah Nurul Cecep Nur Alim Chica Fatwatunisa Deva Rahmawati Gani Barurahman Ichsan Hidayatulloh Ida Farida Ihsan Sahrulloh Ishak maulana Khoirudin Miftah Laras Putri Mala Nurfauziah Miftahur Rahmat M. . Akmal Fauzi M.

Analisis 1 = Tidak ada analisis 2 = Sedikit memiliki analisis 3 = Memiliki analisis tapi kurang tepat . Keluasan Isi: 1 = Tidak menunjukkan keluasan isi 2 = Sedikit menunjukkan keluasan isi 3 = Luas tapi kurang relevan B.39 40 Wildatun Qurotul A Windi Ayu Aspek Penilaian : A.

Kaidah Penulisan: D. Kerapihan 1 = Tidak sesuai 2 = Kurang sesuai 3 = Cukup sesuai 4 = Sangat sesuai 1 = Kotor. tidak rapih 2 = Kurang rapih dan kurang bersih 3 = Bersih tapi kurang rapih 4 = Bersih dan rapih Keterangan Skor: 4 = Baik sekali 3 = Baik 2 = Cukup 1 = Kurang Kriteria Nilai: A = 80 – 100 B = 70 – 79 C = 60 – 69 D = ‹ 60 Skor perolehan Nilai = X 100 Skor Maksimal Baik Sekali Baik Cukup Kurang .4 = Memiliki analisis yang tepat 4 = Luas dan relevan C.

Nama Siswa A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Aji Ahmad S Alwi Rahmat Anisa Anisa Aprilianti Anisa fauziah Ari apriadi Arif Budiman Asep Hamzah Azizah Nurul Cecep Nur Alim Chica Fatwatunisa Deva Rahmawati Gani Barurahman Ichsan Hidayatulloh Ida Farida Ihsan Sahrulloh Ishak maulana Khoirudin Miftah Laras Putri Mala Nurfauziah Miftahur Rahmat M. . Akmal Fauzi M.Lampiran 4 Format Penilaian Proses (Diskusi Kelompok) PENILAIAN UNJUK KERJA DISKUSI KELOMPOK TENTANG PENGETAHUAN DASARGEOGRAFI KELAS : X IIS 1 No. Rivan A Nida Handayani Nurul Febriyani Pipit Pitri Ramdan Rahmatillah Rani Nurhidayah Resti Resti Fauziah Rifa Aulia Riska Saepul Milah Salsa Novitasari Sinta Awalia Siska Putri Utami Sofa Sopiani Vinka Permata Wildatun Qurotul A Windi Ayu Jumlah Skor Aspe k B C D E Nilai Ket.

uraianya kurang jelas 3 = Sistematis. uraian cukup 4 = Sistematis uraian luas dan jelas . Komunikasi 1 = Tidak dapat berkomunikasi 2 = Komunikasi agak lancar tepi sulit dimengerti 3 = Komunikasi lancar tapi kurang jelas dimengerti 4 = Komunikasi sangat lancar. benar dan jelas C. Sistematika Penyampaian.Aspek Penilaian : A. 1 = Tidak sistematis 2 = Sistematis.

B. Kerjasama 1 = Tidak ada kerjasama 2 = Kurang kerja sama 3 = Cukup kerjasama 4 = Kerjasama tinggi Keterangan Skor : Baik sekali = Baik = Cukup = Kurang = Nilai Kriteria Nilai A = 80 – 100 B = 70 – 79 C = 60 – 69 D = ‹ 60 4 3 2 1 Skor perolehan = Skor Maksimal : : : : Baik Sekali Baik Cukup Kurang X 100 Instrumen Penilaian Hasil Belajar Soal Jawaban Sebutkan pengertian peta yang kalian ketahui ? Menurut ICA (International Cartographic Association) Peta dalah gambaran atau representasi unsur-unsur ketampakan abstrak yang dipilih dari permukaan bumi . Keberanian 1 = Tidak ada keberanian 2 = kurang berani 3 = Berani 4 = Sangat berani E. Wawasan 1 = Tidak menunjuka wawasan 2 = Sedikit memiliki wawasan 3 = Berwawaan tapi kurang luas 4 = Berwawasan luas D.

Peta umum adalah peta yang menggambarkan segala sesuatu yang ada dalam sauatu wilayah. Pada peta umum terdapat kenampakan seperti sungai. tinggi 2 rendahnya permukaan bumi. yaitu peta yang menggambarkan bentuk relif. Peta umu dibagi menjadi 2 yaitu : a) Peta tofografi.000 atau lebih. Dalam peta tofografi digunakan garis kontur yaitu garis yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki ketinggian yang sama b) Peta chorografi : adalah peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi dengan skala yang lebih kecil antara 1 : 250.000. pemukiman dan jalan raya dan rel kereta api. yang pada umumnya digambarkan pada suatau bidang datar dan diperkecil/diskalakan 20 Sebutkan jenis jenis peta berdasarkan isinya ? Peta umum/peta ikhtisar. Peta ini menggambarkan daerah yang luas. Peta khusus adalah peta yang menggambarkan kenampakan-kenampakan tertentu dipermukaan bumi contoh peta kasus adalah sebagai berikut : a) Peta kepadatan penduduk b) Peta kriminalitas c) Peta geologi d) Peta air tanah e) Peta irigasi f) Peta tranportasi g) Peta arkeologi h) Peta ihsoyet i) Peta tanah j) Peta penggunaan lahan k) Peta kart Skor Soal Jawaban 30 Sebutkan penggolongan peta berdasarkan skala ? 1. sawah.0000 sampai 1:1. bersakala 1 : 100 hingga 1: 5000 peta semacam ini dipakai untuk membuat peta dalam sertifikar kepemilikan tanah . misalnya provinsi lengkap dnegan kenampkan suatu wilayah tersebut Peta Khusus/ peta tematik.yang 1 Skor Soal Jawaban ada kaitanya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa. Peta kadaster .

Insert Inset adalah peta kecil yang berfungsi memberikan tekanan atau penjelasan pada peta utama.000. Sehingga akan memperjelas dan mempertajam informasi peta utama. detik c. Biasanya garis astronomis ditujukan dalam bentuk garis lintang dan garis bujur serta dihubungkan dengan garis tepi peta. Pada garis tepi peta terdapat angka-angka koordinat astronomis dalam satuan derajat. Peta skala besar. peta ini 3 digunakan untuk menggambarkan wilayah-wilayah yang relatif sempit. Peta skala kecil. menit. Garis Astronomis Garis astronomis berguna untuk menentukan lokasi suatu tempat. Judul Peta Peta harus diberi judul yang menggambarkan isi dan jenis peta. Peta skala geografis. Peta skala sedang. berskala lebih kecil yaitu lebih dari 1:1. d.000 hingga 1 : 1. Secara umum skala dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : . b. berskala 1 : 500.000 peta ini biasanya digunkan untuk menggambarkan wilayah yang lebih luas misalnya peta provinsi wilayah jawa barat. Fungsinya adalah peta tersebut terlihat rapi dan teratur e.000. berskala 1:5000 hingga 1 : 250.000 hingga 1 : 500. Biasanya judul ditulis dengan huruf kapital.000. Biasanya dibuat rangkap dua. berskala 1 : 250. misalnya peta provinsi jawa barat 3. Garis tepi peta Berfungsi mempermudah dalam membuat peta. Judul 4 dapat diletakan disembarang tempat asal tidak menggangu peta utama. Contoh Negara Indonesia 5.000 peta jenis ini biasanya digunakan untuk menggambarkan daerah-daerah yang cukup luas misalnya berupa negara. Skala peta Skala adalah angka yang menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dengan jarak yang sebenarnya di permukaan bumi.2. dki jakarta dan banten 4.000 bisanya digunakan untuk menggambarkan negara di seluruh dunia Skor Soal Jawaban 20 Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur kelengkapan Peta ? a.

diletakkan di sudut kanan atas atau tempat lain yang kosong i. Skala angka/numerik Skala yang berupa angka-angka.1.000 dan sebagainya 2. misalnya warna biru untuk perairan. Contoh 0 1 2 3 3. Lembaga yang bertugas melaksanakan tugas pemerintah dibidang survei dan pemetaan adalah BAKOSURTANAL (sekarang bernama Badan informasi geospasial) g. garis. h. Berdasarkan bentuknya simbol dapat diklasifikasikan menjadi simbol. Misalnya skala peta 1: 200. dan area. Orientasi peta Merupakan gambar penunjuk arah mata angin. Skala kalimat/verbal Skala Yang menggunakan kalimat baku sebagai pentunjuk skala. pada umumnya peta berorientasi Utara. Jenis skala ini banyak dipakai di Eropa yang biasanya menggunakan satuan inchi dan mil. Tahun pembuatan Tahun pembuatan sangat digunakan. Simbol peta Simbol peta merupakan tanda-tanda konvensial yang digunakan untuk mewakili benda yang sebenarnya. Sumber peta sumber peta dicantumkan agar pembaca peta mengetahui sumber data yang digunakan dalam pembuatan peta. hijau untuk dataran rendah.000. Skala Garis/Grafik Skala yang ditunjukkan dengan membuat garis linier dengan membuat perbandingan pada setiap ruasnya. Contoh : One Inch to two miles f. Penggunaan warna dipeta ada kalanya menggunakan gradasi warna.000. Warna Warna pada peta menggambarkan keadaan obyek tertentu. terutama pada peta-peta yang menggambarakan data atau keadaan yang cepat berubah. . skala peta 1 : 1. j. kuning untuk dataran tinggi.

Legenda Legenda adalah keterangan yang penting yang memberikan keterangan dan penjelasan tentang simbol-simbol yang terdapat pada peta. dipilih cara penggambaran menggunakan sistem proyeksi. Secara umum penulisan suatu obyek pada obyek daratan ditulis dengan huruf tegak. Skor 30 . sedangkan simbol obyek perairan ditulis dengan huruf miring. pasti akan terjadi kesalahan–kesalahan. Lettering Lattering Adalah tata tulis tulisan dan angka. m. Proyeksi peta Jika bentuk permukaan bumi yang seperti bola digambarkan pada bidang datar. l.k. Untuk menghindari atau memperkecil kesalahan.