You are on page 1of 28

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK

)
Uraian Pendahuluan1
1.

LatarBelakang

2.

Maksud
Tujuan

3.

Sasaran

4.

LokasiKegiatan Lokasi pekerjaan Tasik Anak Penyagun Kec. Rangsang Kab. Kep Meranti.

6.

Nama dan
Organisasi
Pejabat
Pembuat
Komitmen

5.

Sumber
Pendanaan

7.

Data Dasar

8.

StandarTeknis

Kabupaten Meranti merupakan kabupaten termuda di Provinsi Riau yang sejalan
dengan semangat otonomi daerah yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat
pada tahun 2000 yang lalu. Kabupaten Kep. Meranti dari hari kehari semakin
menggeliat dan berbenah diri dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat. Pertumbuhan dan perkembangan pembangunan di berbagai sektor
antara lain: pertanian, infrastruktur, industri, perkapalan, dan lain-lain yang
semuanya membutuhkan air sebagai salah satu motorik penggerak roda
perekonomian dan pertumbuhan pembangunan.
Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan kualitas hidup
masyarakat, tuntutan akan ketersediaan air baku sebagai salah satu sumber air
masyarakat yang dimanfaatkan sebagai sarana sumber air bersih domestik,
pertanian, penggelontoran dan sanitasi, perkapalan, dan lain-lain merupakan
kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat yang pada akhirnya tidak dapat
dihindarkan lagi.
Menyikapi berbagai permasalahan yang dialami seperti diuraikan diatas terkait
dengan penyediaan air baku untuk berbagai keperluan, melalui Bidang Sumber Daya
Air dalam hal ini Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau
pada Tahun Anggaran 2012 ini akan melaksanakan kegiatan Studi Kelayakan
Teknis Waduk Air Baku Tasik Anak Penyagun Kec. Rangsang Kab. Kep Meranti,
yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan kapasitas kebutuhan air baku
masyarakat dari potensi ketersediaan air baku khususnya air permukaan yang ada
di wilayah ini.

Maksud pekerjaan adalah untuk penyiapan data dasar tentang kondisi dan potensi
sumber air baku di Tasik Anak Penyagun Kec. Rangsang Kab. Kep Meranti.
Tujuannya adalah untuk untuk mengetahui Kelayakan Tasik Anak Penyagun Kec.
Rangsang Kab. Kep Meranti untuk dikembangkan atau ditingkatkan pemanfaatannya
sebagai salah satu sarana pengembangan/potensi air baku masyarakat yang berasal
dari air permukaan di Kab. Kep. Meranti.
Sasaran dari pekerjaan ini adalah:
1. memperoleh gambaran informasi dan kelayakan secara teknis, ekonomis dan
lingkungan tentang lokasi Tasik Anak Penyagun Kec. Rangsang Kab. Kep Meranti
guna sebagai sumber penyediaan air baku bagi masyarakat,
2. Tersedianya dokumen kelayakan teknis air baku sebagai dasar tahapan
perencanaan air baku selanjutnya.

Untuk pelaksanaan kegiatan ini diperlukan biaya senilai Rp. 475.000.000,00,(Empat Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) termasuk PPn, yang dibiayai oleh
APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2016.
Nama Pejabat Pembuat Komitmen: Khotban, ST
Satuan Kerja Perangkat Daerah : Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Sumber Daya Air,
Bidang Sumber Daya Air
Data Penunjang2
Data dasar adalah Surat Perjanjian Kerja/Kontrak, termasuk di dalamnya Kerangka
Acuan Kerja (KAK/TOR) kegiatan.
Norma, Standar, Pedoman dan Manual (NSPM) dari Kementerian Pekerjaan Umum
Republik Indonesia tentang standarisasi SK SNI Tahun 1993 yang masih berlaku

9.

Studi-Studi
Terdahulu

10. Referensi
Hukum

sampai saat ini. Menggunakan persyaratan dan pedoman standar perencanaan teknis
yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Studi dan DED Penyediaan Air Baku yang ada di Kabupaten Kep. Meranti dan
pekerjaan DED Penyediaan Air Baku tahun-tahun sebelumnya. Buku-buku dan
literatur yang ada kaitannya dengan penyediaan air baku masyarakat.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

11. Lingkup
Kegiatan

9.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan;
Undang-Undang tentang tata ruang wilayah;
Peraturan-peraturan tentang penyediaan dan pengelolaan air baku;
Permendagri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Permendagri Nomor 13
tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
Perpres 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Serta
Aturan Tambahan Serta Perbaikan dan Pelengkapnya (Perpres 70 Tahun 2012,
Perpres 35 Tahun 2012 dan Perpres 4 Tahun 2015
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor. 31/PRT/M/2016 tahun 2016
tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa
Konsultansi;
Pergub Riau Nomor 36 Tahun 2011 tentang Standar Biaya pada Belanja Tidak
Langsung dan Belanja Langsung;
Pergub Riau Nomor 148 Tahun 2016 tentang Perjalanan Dinas Pejabat Negara,
Pejabat, Pegwai Negeri Sipil, Pegawai Tidak Tetap di lingkungan Pemerintah
Daerah dan Pimpinan serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi
Riau Tahun Anggaran 2016;
BPS tahun 2011, dan lain-lain peraturan pendukung

Untuk mewujudkan maksud dan tujuan pekerjaan ini, perlu dilakukan tahap kegiatan
sebagai berikut :
A. Kegiatan Persiapan
Terdiri dari kegiatan pengumpulan data sekunder dan laporan persiapan survey.

1. Melaksanakan kegiatan pengumpulan data sekunder, seperti data hidrologi,
hidrometri, keadaan dan kegiatansi pertumbuhan penduduk (demografi),
studi-studi yang pernah dilakukan sebelumnya (bila ada) dan lain-lain;
2. Melaksanakan orientasi lapangan dan survey lapangan untuk mengetahui
keadaan di lapangan secara langsung tentang kondisi rencana sumber/waduk
air baku,
3. Melakukan identifikasi lapangan (lokasi rencana sumber air baku) untuk
keperluan study, seperti survei Topografi, melakukan penelusuran dan
pembuatan perangkat lunak Data Base GIS (Geographics Information System)
dari hasil pengukuran di lapangan;
4. Melaksanakan survey hidrologi dan hidrometri (air permukaan). Yang
kesemuanya meliputi daerah rencana tata letak dari bangunan utama (head
work);
5. Melakukan pengamatan hidrometri, terhadap intrusi air laut apabila lokasi
head work (waduk air baku berada dekat pantai/ laut);
6. Melakukan analisis hidrologi, hidrolika, ketersediaan air (water content),
untuk perencanaan air baku baik secara teknis, ekonomis dan lingkungan;
7. Membuat dokumen (laporan dan gambar, serta foto dokumentasi) dari hasil
survei lapangan, sebagai acuan/pedoman kegiatan selanjutnya, yaitu tahap
detail design air baku;
8. Dokumen hasil studi tersebut harus disampaikan oleh Penyedia Jasa bersama
dengan laporan lainnya sesuai dengan jadwal dan jumlah yang tertuang dalam
kontrak..

B. Pengumpulan data lingkungan dan kebijaksanaan pemerintah (minimal data
2 tahun terakhir, untuk data kondisi lingkungan, serta data perencanaan wilayah
RT/RW Provinsi dan Kabupaten minimal untuk 5 tahun mendatang) terdiri atas :
1. Studi pustaka, berupa studi kepustakaan terhadap semua kegiatan dan
investigasi di bidang sumber daya air yang terdahulu. Studi kepustakaan itu

teoritis pemodelan/simulasi pemodelan sangat diharapkan untuk mengkaji potensi sumber air baku dengan menggunakan berbagai macam software pendukung seperti: SMS BOSS. Kegiatan pengumpulan data sekunder. Survey lapangan. c. Survey Topografi. Perda. E. 2. antara lain: a. permasalahan yang ada serta potensi sumber daya air serta kegiatansinya dimasa mendatang. Persiapan orientasi dan survey lapangan. Pembuatan peta kerja. 4. dimaksudkan untuk mengidentifikasi karakteristik daerah. 3. Pemeriksaan alat survey lapangan. bahan dan personil. meliputi analisis secara numeric. 4. Pengukuran situasi dilakukan pada daerah rencana waduk air baku. antara lain : 1. Kegiatan Survey Lapangan 1.000. Rencana Jadwal Pelaksanaan Kegiatan (Time Schedule). b. berupa peninjauan langsung di lapangan pada lokasi-lokasi yang diprediksi dan ditentukan serta pengukuran topografi dan pengukuran GIS dalam kaitannya dengan kurang lengkapnya data atau dalam hal terdapat suatu permasalahan yang memerlukan penelitian ulang. Penyampaian Rencana Mutu Kontrak.2. PP. Sarana dan prasarana yang ada.0 untuk daerah curam. 5. Pengukuran dan Pemetaan Situasi skala 1 : 2. 7. 3. HEC RASS. 5.000 diatas harus memuat data ketinggian dan keadaan topografi secara rinci. Penentuan titik referensi pengukuran dan batas lokasi survey.5 m untuk daerah perbukitan dan 1. Dampak yang terjadi dari kerusakan yang pernah ada. kondisi dan keadaan dari potensi sumber daya air serta kegiatansinya di masa mendatang seperti: kependudukan/demografi (jumlah.25 m untuk daerah datar 0. . pendapatan. benar dan jelas. meliputi : Rincian Kegiatan Survey lokasi sumber air baku. Pembuatan program kerja. Kegiatan persiapan survey. dan software pendukung 2. RDTR Kabupaten/Kawasan dan Peta Rupa Bumi dari Bakosurtanal. dalam rangka penyiapan pelaksanaan survey lapangan yang meliputi: a. pendidikan dll). D. Data ini diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan. Analisis data hasil survey lapangan. dll) dan yang relevan. Peraturan perundang-undangan yang berlaku (Keppres. Hymas Rybasin. 5. Informasi dan konsultasi. mata pencaharian. jenis kelamin. pengumpulan data dari instansi-instansi terkait di daerah sehubungan dengan program pembangunan sektoral/regional dan perencanaan pengembangan wilayah (RUTR dan RDTR) di lokasi studi. 3. 4. jadwal kerja dan penugasan personil (Schedule). meliputi : 1. Survey Pendahuluan (orientasi lokasi pekerjaan) Maksud dari survey ini adalah untuk mengetahui kondisi dan permasalahan yang ada di daerah survey. status. Pengumpulan Data Skunder. RUTR Propinsi. Kegiatan pengumpulan data lingkungan dan kebijaksanaan pemerintah. Interval kontur 0. Pengukuran dan pemetaan skala 1 : 2. Penyiapan peralatan survey. 6. C. Pembuatan laporan persiapan Berisikan hal-hal yang menyangkut pekerjaan awal sebelum Kegiatan Inti dilakukan. 2. berupa pengumpulan dan evaluasi semua data yang relevan dengan kegiatan studi dari informasi dan data instansi terkait. Fasilitas dan utilitas yang ada.

dan poligon cabang harus terikat pada poligon utama. dengan D dalam km. .Usahakan “sisi poligon“ sama panjang. meliputi : . e.Secara garis besar pengukuran dan pemetaan situasi. Pengukuran penampang memanjang dan melintang untuk mengetahui kondisi existing tampungan rencana waduk/embung lapangan yang akan dijadikan tempat/wadah sumber air baku. f.Kontrol vertikal dan horizontal.Semua alat ukur yang digunakan harus dalam keadaan baik dan memenuhi persyaratan ketelitian yang diminta serta telah dikalibrasi.Pengukuran kontrol horizontal dilakukan dengan cara poligon tertutup dan melingkupi daerah yang dipetakan.Pengukuran penampang memanjang dan melintang dari kolam/genangan.Sistem gred yang digunakan ialah kegiatansi Universal Transverse Mercator (UTM). Pelaksanaan kegiatan harus disesuaikan dengan program kerja. . Data Survey .Semua titik poligon harus diukur ketinggiannya. Y.Pengukuran kontrol vertikal dilakukan dengan menggunakan alat ukur otomatis (N12. . dan . Kontrol Horizontal . .Perhitungan . sesuai dengan petunjuk Pengguna Jasa dengan interval gred setiap 10 cm. sebelum pengukuran.Koordinat-koordinat dari stasiun triangulasi yang ada.Sebelum pekerjaan dimulai.Pengamatan dilakukan pada lokasi rencana waduk air baku. Umum . b. dan waktu pelaksanaan sesuai dengan jangka waktu yang tersedia.Data kontrol vertikal dan horizontal harus ada dalam buku catatan. dimana . d. .Reproduksi. alat ukur harus diperiksa ketelitian garis bidiknya (dikalibrasi). . titik referensi untuk kontrol vertikal harus mendapat persetujuan dari Pengguna Jasa. .Semua data penting yang digunakan untuk memenuhi koordinat Bench Mark diperoleh dengan cara pengukuran langsung di lapangan.Titik referensi elevasi awal harus ditarik dari BM dan TTG terdekat atau sesuai petunjuk Pengguna Jasa. .Pengukuran situasi. Survey Kerangka Acuan Kerja berikut ini adalah untuk membimbing Penyedia Jasa dalam melaksanakan pengukuran lay out trace kolam atau waduk lapangan. berisikan jadual pelaksanaan. titik referensi yang digunakan harus mendapat persetujuan Pengguna Jasa (usahakan titik tetap/ titik triangulasi). daftar personil dan peralatan. lokasi BM dan CP harus tergambar pada peta skala 1 : 2. - D . NAK) atau yang sejenis. Perbedaan biasa (B) dengan luar biasa (LB) harus lebih < dari 2“ dan ketelitian sudut harus < dari 10 D .Ketelitian pengukuran waterpass utama tidak boleh > 10 (D) adalah jumlah jarak dalam satuan kilometer. Sudut diukur double seri menggunakan Theodolite T-2. Kontrol Vertikal . . . . Z).000 dalam setiap lembar peta lengkap dengan koordinat (X. c. . .Penentuan lokasi penempatan intake atau rumah pompa.Penggambaran. pelaksana kegiatan harus menyediakan program kerja. rencana mobilisasi untuk didiskusikan dengan Pengguna Jasa. Hasil pengukuran digambar pada kertas format A1.

nomor dan elevasi tanah asli yang dicantumkan. jalur poligon dapat ditarik lagi. Selanjutnya. jembatan.Kontrol Vertikal Seluruh patok yang sudah dipasang harus dibuat deskripsinya seperti formulir yang biasa dipakai untuk keperluan itu.000. jalan setapak. Untuk patok poligon hanya nama. Adapun tujuan kegiatan ini dilakukan untuk menyiapkan data topografi dengan lingkup pekerjaan yang terdiri dari:  Pengukuran tampang memanjang  Pengukuran tampang melintang  Pengukuran situasi  Pencatatan. reduksi dan pemrosesan hasil pengamatan  Penggambaran . dan kerangka utama serta cabang untuk mengisi detail planimetris berikut spotheight yang cukup. jalan desa. Provinsi. Seluruh alur dasar terendah dan lebar sungai/ rencana waduk harus terlihat jelas. Kontur digambar apa adanya dengan teliti dan interval kontur adalah sebagai berikut : Kemiringan Tanah (%) < 20 20 – 50 Interval Kontur (meter) 0. dan setiap interval kontur 2. Pengukuran situasi dilakukan dengan metode Tachymetri menggunakan Theodolite T. bukit kecil dan lain sebaginya). Bila perlu. 5. gorong-gorong. Pohon-pohon besar (berdiameter > 20 cm dengan ketinggian > 12 m dari permukaan tanah) yang berada dalam areal rencana WTP. Penyedia Jasa harus mengikuti ketentuan penggambaran sebagai berikut : 1.50 Pemberian angka kontur harus terlihat dengan jelas. Daerah rawa dan areal retarding basin. dan Kabupaten). nama BM dan elevasinya dicantumkan dengan jelas. Sketsa : Semua patok poligon harus digambarkan pada peta situasi yang berskala 1 : 2. Jarak dari alat ke rambu tidak boleh lebih dari 50 meter. perkampungan dan fasilitas umum/ fasilitas sosial lain harus tercakup. sehingga diperoleh penggambaran kontur yang lebih menghasilkan informasi ketinggian yang memadai.50 m digambar lebih tebal. Jalan besar (Nasional. selanjutnya dibuat tabel sebagai berikut : X Y Z Tinggi Patok di atas Permukaan Tanah Asli/Original Ground Surface Elevation Elevasi Muka Tanah Ket. Pengukuran Situasi Situasi diukur berdasarkan jaringan kerangka vertikal dan horizontal yang telah dipasang. 3. g. 2. Kegiatan survey Topografi ini adalah pendataan secara rinci terhadap lokasi rencana sarana dan prasarana air baku. elevasi tanah ditunjukkan sebagai pusat ketinggian. dengan melakukan pengukuran keliling serta pengukuran di dalam daerah survey. 4. Tiap detail topografi setempat (misalnya tanggul curam.25 0.0 atau yang sejenis.

detail berikut harus terlihat pada setiap gambar peta meliputi : 1. tidak boleh dengan pena dan jika ada kesalahan tidak boleh dihapus. Pengukuran harus menunjukkan posisi rencana as bangunan. Dan bilamana tidak terdapat monumen Staff Gauge. Hitungan pendahuluan dalam rangka pengecekan data dilaksanakan sedini mungkin begitu pengamatan lapangan selesai dilaksanakan. (perkampungan. kondisi selanjutnya harus digambarkan dengan jelas untuk menunjukkan bentuk dari tanah curam sebenarnya. Nama patok profil dan patok poligon serta nama monumen harus jelas tertulis pada buku ukur. 3. kebun) dan lain sebagainya. . kemudian diperlihatkan di atas peta. dengan maksud agar gambar topografi yang dihasilkan dapat digunakan untuk memperkirakan kapasitas tampung bangunan bersangkutan dengan tepat. Seluruh data lapangan harus ditulis dengan pensil B2. Pengukuran profil melintang dilaksanakan ke arah kanan dan kiri tebing waduk sesuai kondisi lapangan. Seluruh titik spotheight yang diukur.000. Garis ketinggian. sedangkan sumbu vertikal merupakan arah utara. 2. posisi muka air tinggi dan rendah harus terlihat pada gambar. sehingga pada tiap bagian pengukuran dengan mudah dapat diperiksa. dimana koordinat bulat diperhatikan pada grid. misalnya bangunan pengambilan (intake). 7. 6. Batas-batas tanah. Seluruh peta rencana harus diplot pada lembar koordinat pada kertas format A1. 4. Seluruh ketinggian patok poligon utama dibuat sampai tiga desimal penuh. Seluruh ketinggian untuk profil serta titik spotheight juga dibuat tiga desimal pada peta rencana dan peta cross section. 5. maka monumen yang baru harus dipasang dan diikat dengan metode sifat datar pergi pulang ke titik nol Staff Gauge. Hasil pengukuran digambar pada kertas format A1. Ketelitian dan Penyajian Pekerjaan Pengukuran 1. Pengecekan Alat dan Buku Ukur Seluruh alat ukur harus diteliti dan disetel secara teratur. 2. dan bangunan air lainnya. tapi dicoret dan dibawahnya ditulis data yang baru dan betul. sedangkan untuk peta dengan skala 1 : 500 tidak boleh lebih dari 10 m . Buku ukur diberi indeks dengan benar untuk memudahkan cross cek dengan lembar hitungan dan lembar abstrak. Seluruh kelompok detail kerapatan menurut ketinggiannya diatas tanah. Seluruh perhitungan. Data Ukur dan Hitungan Data lapangan harus dimasukkan pada tabel dengan rapi. Apabila terdapat monumen Staff Gauge (Automatic Water Level Recorder/AWLR) yang terletak berdekatan harus diikatkan pada datum kegiatan dengan menggunakan metode sifat datar. Pengukuran Penampang Rencana Waduk/Embung. Selanjutnya. skala 1 : 500. Pengukuran penampang waduk membutuhkan garis-garis profil melintang dengan interval 50 M’ atau sesuai dengan kondisi lapangan. i. jalan. Tanggal pengukuran dalam buku ukur harus ditulis yang jelas saat melaksanakan pengukuran.h. Water Treatment Processing (WTP). pengeplotan data dan penggambaran harus dilaksanakan diatas kertas bersih. sumbu horizontal arah timur. Untuk penggambaran pada lokasi tersebut diperlukan ketelitian yang tinggi. Batas ukur situasi rencana as waduk ditentukan oleh Pengguna Jasa. Puncak dan dasar keseluruhan tanah curam. sungai. Posisi terhadap titik spotheight harus ditempatkan dengan jelas. Untuk menjamin bentuk tanah di atas peta dengan tepat dibutuhkan kerapatan spotheight tidak boleh terpisah lebih jauh dari 20 m untuk skala 1 : 2.

.3. hal ini untuk menunjukkan lay out sheet serta lokasi titik-titik patok. sering pula terjadi bahwa gambar tersebut terjadi tidak karuan. metode.Garis kontur. Direktorat Irigasi 1. Seluruh hasil pengamatan lapangan yang asli berikut seluruh perhitungan. site bangunan. Legenda dan Penomoran Gambar Informasi lebih jauh tentang legenda dan simbol untuk penggambaran bangunan dan lain sebagainya dapat dilihat pada buku Standar Design Irigasi (Standar Penggambaran = KP. selanjutnya digambar dengan menggunakan komputer dengan program AutoCad dengan format pada kertas A1.Seluruh titik spotheight meliputi spotheight pada bangunan yang telah ada. diagram dari lay out lembar harus disertakan untuk menunjukkan hubungan antara satu lembar ke lembar berikutnya.000.Banyak sekali data elevasi dan planimetris yang diplotkan pada peta skala 1 : 2. 07) yang diterbitkan oleh Subdit Perencanaan Teknis. telah diberi indeks dan nomor cross reference. Penggambaran Peta Seluruh hasil pengukuran setelah diplot pada lembar koordinat. harus diserahkan kepada Pengguna Jasa.Semua lembar harus dengan jelas diberi judul dan referensi terhadap pasangan lembar gambar skala 1 : 2. Lembar pertama susunan adalah peta indeks daerah pengukuran. 5.Gred berkoordinat pada interval 10 cm.Bila penggambaran dilakukan pada beberapa lembar. . sistem penomoran pada gambar membutuhkan pembagian kode lebih jauh lagi. Garis tepi juga harus terlihat pada peta Pengguna Jasa. 4. Seluruh pengukuran 1 : 2. sehingga tidak mungkin membaca angka atau mengenali detail oleh karena bertumpuknya data. Dalam hal ini gambar hasil pengukuran dan detail design. . 2. dan ini berlaku untuk semua gambar peta. Draft gambar yang telah disetujui oleh pengguna jasa sebagai lembaran tersendiri. Peta Indeks/ Rencana Dengan tidak mengabaikan pengeplotan data hanya satu lembar atau lembar format A1 pada skala 1 : 2. d. kecuali untuk gambar profil. b.000. hasil. c.Skala arah utara dan legenda untuk peta skala 1 : 2. . maka peta indek pada skala 1 : 2.000 direkam pada peta indeks berkoordinat penuh. dan seluruh peta rencana harus mempunya tandatanda sebagai berikut : . atau juga tidak semua data ketinggian dari pengukuran jalur dimasukkan ke dalam gambar skala 1 : 2. sekaligus dapat dipakai untuk detail design. 1. Penyajian dan Penyerahan a. ketelitian yang diperoleh dilengkapi dengan gambar daerah dan diagram jaringan ketinggian. . . . mencakup perincian daerah. Overlay Lembar Gambar . 000.000 (menyesuaikan antara luas areal dengan . Transparan asli dari peta indeks ini juga harus diserahkan kepada Pengguna Jasa. Ditjen Pengairan). .000.000. Catatan tambahan untuk penyajian peta situasi skala 1 : 2.Maka wajar apabila tidak seluruh titik spotheight yang diperoleh dari lapangan dimasukkan dalam gambar akhir.000 tersebut.Blok judul dan kotak revisi.Catatan kaki pada peta. Laporan hasil perhitungan dan pengukuran topografi harus diserahkan kepada Pengguna Jasa pada akhir pekerjaan. berskala dan diberi grid.

Pengguna Jasa akan mempunyai wakil untuk membantu pengawasan. dan pada setiap saat berwenang untuk meninjau pekerjaan yang sedang berjalan.000 atau dapat juga diperoleh dari menplot kembali pengukuran yang telah disetujui oleh Pengguna Jasa. Pengeplotan di lapangan pada kertas gambar dengan seluruh titik ketinggian (spotheight) diplot berikut penarikan kontur sebelumnya telah mendapat persetujuan dari pihak Pengguna Jasa/ Pengguna Jasa. TTG) dilengkapi harga (X. c. Gambar detail 1 : 200 dan 1 : 50 4. berikut ini harus diserahkan kepada Pengguna Jasa. hidrograf banjir dan modul drainase serta penentuan parameter-parameter lainnya yang dapat menunjang desain hidrolis Waduk dan bangunan pelimpas serta neraca air untuk keperluan air baku. d.  Pengumpulan data informasi banjir (tinggi. Pengumpulan data Hidrologi dan survey hidrometri Pengumpulan data hidrologi dimaksudkan untuk mendapatkan data-data hidrologi dan klimatologi sebagai masukkan di dalam menentukan besaran perencanaan seperti curah hujan maksimum dengan periode ulang tertentu. ii. Z). CP.turut dari stasiun klimatologi terdekat. Penyedia Jasa harus meyerahkan data lapangan kepada Pengguna Jasa untuk disetujui. memeriksa peralatan.  Pengumpulan data kecepatan angin minimum selama 10 tahun berturut-turut dari stasiun pengamat terdekat. Pengumpulan data meliputi :  Pengumpulan data curah hujan diambil dari stasiun yang terdekat selama 10 tahun secara berturut-turut. 3. lamanya dan luas genangan serta saat terjadinya) baik dengan pengamatan langsung ataupun memperhatikan bekas-bekas dan tandatanda banjir di pohon maupun melalui wawancara dengan penduduk setempat. Y. buku ukur dan lain sebagainya. Adapun kegiatan Survey Hidrometri yang dilakukan adalah :  Pengukuran Debit sungai/waduk. b.000 berisi overlay kontur dan informasi ketinggian lengkap dengan posisi BM dan CP. Pengawasan Pekerjaan Lapangan a. . Gambar asli lembar 1 : 2. Pelaksanaan survey hidrometri dilkukan untuk mengetahui kondisi sungai/waduk di lokasi pekerjaan. menunjukkan daerah kerja (secara garis besar). Lokasi seluruh stasiun kontrol (BM.  Pengumpulan data temperatur selama minimum 10 tahun berturut-turut dari stasiun iklim yang terdekat. b.  Pengumpulan data kelembaban relatif selama minimum 10 tahun berturut.  Inventarisasi bangunan air di sepanjang alur sungai/waduk. Informasi ini dapat diperoleh dari tracing hasil reduksi dan pada kompilasi peta 1 : 2. a. dan tidak diperbolehkan melanjutkan pekerjaan tahap selanjutnya sebelum mendapat persetujuan dari Pengguna Jasa. Penyajian dan Penyerahan Sebagai tambahan pada bagian “petunjuk umum pengukuran”. data pengamatan dan hasil hitungan pengukuran kontrol poligon dan sifat datar.  Pengumpulan data Lama Penyinaran Matahari minimum selama 10 tahun dari stasiun pengamat terdekat.format kertas gambar) tetap dibutuhkan.

Software database GIS yang berlisensi yang berlaku dan berlisensi yang dapat di update secara kontinu (untuk penambahan data air baku berikutnya). dan informasi tentang mata pencaharian dan jumlah pemukim yang berada di kawasan. rancang bangun dan konstruksi dari pengembangan suatu satuan wilayah sungai. spiliway. Beberapa perhitungan yang harus dilakukan :  Perhitungan Debit Banjir Rencana dengan perioda ulang 5.100 tahun sampai Kemungkinan Banjir Terbesar (PMF). Oleh karena itu kecukupan dan kehandalan data tersebut sangat penting. diperhitungkan sesuai kondisi setempat. cover dam.dll )  Perhitungan dan Analisis Debit Air Untuk merencanakan suatu bangunan air seperti bendung atau Waduk sangat diperlukan data hidrologi sebagai data dasar. .10. Beberapa analisis yang harus dilakukan antara lain :  Analisis Data Hujan ( Unit Hidrograf.  Analisis Debit Aliran Rendah dan Air Banjir( Low and hight Flow Analisys)  Analisis Kebutuhan Air  Analisis Kesetimbangan Air  iii. masih diperlukan suatu faktor keamanan yang mengarah pada suatu perencanaan yang lebih sempurna.25. Dalam analisis hidrologi harus menggunakan data yang panjang dan terbaru dengan beberapa stasiun yang ada disekitar kegiatan. kelembagaan ekonomi dan komponen-komponen pendukung disekitar lokasi pekerjaan. d. Penyusunan Database berbasis GIS Kegiatan ini harus mencakup antara lain :  Semua data yang dikumpulkan di atas disajikan dalam bentuk digital (file elektronik).Analisis Data Hidrologi Perkiraan kuantitatif dari suatu sumber daya air didasarkan pada data hidrologi dan meteorologi yang merupakan inti dari nilai semua studi. khususnya pada penggunaan data hidrologi tadi. Pengumpulan quesioner dan wawancara dengan penduduk/tokoh masyarakat setempat (key persons). akan dibuat kurva massa (mass curve) yang menggambarkan hubungan antara supply dan demmand dilokasi genangan tertentu. Menganalisis water demand untuk keperluan air domestik. dan lainlain. Berdasarkan besarnya supply air yang dilokasi tertentu maka dapat dibuat serta besarnya kebutuhan air yang ada. Kapasitas Tampungan. pembuatan tabulasi dan grafik kependudukan. intake.  Melakukan penyusunan database berbasis GIS yang memuat data-data hasil inventaris.50. Dan hasil analisis tersebut diatas diharapkan selanjutnya ke tahapan pra detail desain untuk bagian pokok yaitu: main dam. saluran pengelak dan lain-lain. Setelah data dasar yang tersedia diolah ataupun dianalisis. Survey Sosial Ekonomi Survey ini meliputi pengumpulan data komposisi kependudukan.

Batas-batas atterberg (Atterberg limit) . Contoh tanah diambil pada setiap lapisan tanah yang berbeda strukturnya. Desain Rinci (Desain Note) Kelayakan Penyediaan Air Baku Kegiatan desain rinci kelayakan air baku dimaksud guna membuat rencana studi kelayakan teknis penyediaan air baku berdasarkan kondisi topografi/bathymetri. kondisi social ekonomi masyarakat setempat berdasarkan tata ruang wilayah. lingkungan. saat dan pasca konstruksi). yang akan digunakan dalam perencanaan kelayakan air baku. Boring dan Sondir Tujuan utama dari pembuatan lubang bor adalah untuk mengetahui lebih jelas tentang susunan lapisan tanah yang ada dan ketebalan dari tiap-tiap jenis lapisan tanah yang dijumpai pada lokasi rencana bangunan yang akan dianalisi. Penyelidikan Tanah (Properti Material Tanah) Pekerjaan penelitian tanah perlu dilakukan dengan pengambilan sampel tanah di lapangan dan di laboratorium. termasuk di dalamnya permasalahan-permasalahan dan penyebab timbulnya permasalahan secara detail. letak.Standart Proktor/kepadatan tanah Letak titik-titik pengambilan contoh tanah asli adalah sama dengan titik bor. Lokasi titik-titik bor dan pengambilan contoh tanah akan ditentukan oleh pengguna jasa sesuai dengan keperluan. Survey Lingkungan Survey ini meliputi pengumpulan data komposisi dan komponenkomponen lingkungan yang berada di lokasi dan sekitar lokasi pekerjaan. Pengambilan contoh tanah asli untuk penelitian laboratorium Pengambilan contoh tanah asli dimaksudkan untuk mendapatkan nilai-nilai sebagai berikut : .e.  Perumusan rencana kelayakan untuk pengembangan lokasi survey/stdui dengan memperhatikan aspek teknis dan non teknis ditinjau dari aspek ekonomis dan lingkungan. Jenis penelitian yang harus dilakukan adalah sondir dan boring dan pengambilan contoh tanah asli dan penelitian laboratorium.Harga-harga  (sudut geser) dan C (Kohesi) . Kegiatan ini meliputi :  Analisis Data dan evaluasi kondisi eksisting.Tes Permeabilitas (Permeability test) . Sondir (Cone Penetration Test). sosial ekonomi. Data penelitian tanah harus dapat memberikan informasi yang cukup tentang sifat-sifat dan karakteristik tanah. . 1. Test Pit dan Pengambilan contoh tanah untuk terganggu (disturb) dan tidak terganggu (undistrurb) untuk mengetahui indeks properties dan engineering properties. f. 2. karakteristik hidrologi dan hidrometri. Penyusunan matrik mengenai analisia mengenai dampak lingkungan melalui kajian UKL/UPL.Gradasi butir-butir tanah . Survey Mekanika Tanah Survey ini meliputi pengeboran dengan tangan (hand bor).Kekuatan dan daya dukung tanah . kajian lingkungan berdasarkan matrik UKL/UPL dan telaahan AMDAL (Pra.

4. kebun. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa 16. WTP. 12. Sarana transportasi roda 4 (empat) dan roda 2 (dua) selama 1 (satu) bulan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan Studi Penyediaan Air Baku disediakan oleh penyedia jasa. Keluaran3 13. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen adalah: 1. adalah: 1. Waktu pelaksanaan untuk pekerjaan ini adalah 90 (Sembilan Puluh) hari kalender terhitung sejak SPMK ditandatangani. IPAL dan lain-lain dengan memperhatikan kondisi yang ada dan yang direncanakan. 3. Peralatan kerja/survey di lapangan. Peralatan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. Analisis dan simulasi pemodelan matematis penyediaan sumber air baku. 2. Petugas yang mengawasi jalannya kegiatan baik di kantor maupun di lapangan. Fasilitas/peralatan kantor dan lapangan terkait dengan kegiatan ini. 3. termasuk di dalamnya Spesifikasi Teknis dan syarat-syarat lainnya yang bersifat mengikat ke dua belah pihak. Dasar-dasar pemilihan rencana kelayakan air baku. Melakukan kajian perkiraan dampak secara teknis. ekonomis dan lingkungan dari potensi sumber air baku di Sei Rumbi. syarat-syarat teknis dan syarat-syarat administrasi. 5. Surat Perjanjian Kerja/Kontrak. Melaksanakan semua yang tertera pada kerangka acuan kerja ini. dan ATK. 4. teknis dan lingkungan. Perencanaan kelayakan secara rinci antara lain: 1. Penyusunan beberapa alternative lay-out dan rencana jenis bangunan. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. Seluruh beban biaya yang timbul akibat pengadaan (sewa/beli) fasilitas peralatan tersebut di atas sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak penyedia jasa. Peralatan material yang harus disediakan oleh Penyedia Jasa Konsultansi. 2. tanaman dan lain-lain) apabila lokasi tersebut nantinya digunakan/ dibangun konstruksi waduk dan bangunan untuk penyediaan air baku. 3. digitizer. Konsep kelayakan teknis air baku dari air permukaan. Catatan : surat dukungan dan surat tidak ada ganti rugi lahan dari masyarakat setempat yang disetujui oleh camat serta tidak ada biaya ganti rugi lahan (tanah. antara lain meliputi furniture. komputer berikut printer dan scanner. Adapun hasilnya dapat berdaya guna dan berhasil guna secara optimal. plotter. 5. . Kapasitas dan kebutuhan air baku bagi keperluan domestic dan pertanian. dan dapat sesuai aspek kelayakannya. Peralatan Material. Syarat-syarat teknis dari masing-masing pekerjaan yang diusulkan beserta syarat-syarat umum. Biaya penyelenggaraan diskusi (draft pendahuluan dan draft laporan akhir). Sarana telekomunikasi (telepon dan fax) dan surat menyurat. Peralatan kantor dan data-data pendukung seperti Peta topografi yang berhubungan dengan lokasi kegiatan. yaitu: koordinator lapangan dan pengawas lapangan. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan Keluaran yang dihasilkan dari pekerjaan ini adalah laporan-laporan kegiatan yang memenuhi persyaratan secara ekonomis. hal-hal di luar KAK apabila ditemukan di lapangan nantinya terkait pekerjaan menjadi tanggung jawab penyedia jasa. 6. Peralatan Material. 2. 7. dan peralatan-peralatan lainnya untuk mendukung kegiatan.

.

mempunyai wawasan luas. Kualifikasi Keahlian Klasifikasi/Subklasifikasi (Ska) TenagaAhli memimpin dan Ahli Teknik Sumber Daya mengkoordinir Air seluruh kegiatan anggota tim kerja dalam pelaksanaan pekerjaan sampai dengan pekerjaan dinyatakan selesai. memiliki jiwa kepemimpinan dan dapat menjalin kerjasama dengan instansi/pihak-pihak lain yang terkait dengan tugasnya dan kerjasama dalam tim Kode 211 dengan pekerjaan Ahli Teknik Sumber Daya 211 dinyatakan selesai Air dibantu oleh ahli mudanya. Pengalaman lainnya yang diharapkan adalah sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang kePU-an dari LPJK berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan perencanaan pantai/sejenis minimal 5 (Tahun) tahun.17. Memiliki sertifikat keahlian di bidangnya (SKA) Madya yang masih berlaku didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Kandidat yang diusulkan diutamakan memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku/sejenis pada posisi Jumlah Orang bulan 3 (Tiga) Bulan (OB/MM) 2 (Dua) Bulan (OB/MM) . Ahli Perencanaan Teknis SDA (Water Resources Engineer) Seorang Sarjana Teknik Strata Satu (S-1) Teknik Sipil jurusan Teknik Pengairan/Teknik Sumber Daya Air/Teknik Hidro (Water Resources Engineering) lulusan Universitas Negeri atau yang telah diakreditasi atau telah disamakan. Personil Posisi Pendidikan Ketua Tim (Team Leader) Seorang Sarjana Teknik Strata Dua (S2) Jurusan Teknik Sipil/Teknik Pengairan/ Sumber Daya Air/Teknik Hidro (Water Resources Engineering) lulusan perguruan tinggi negeri atau yang telah disamakan. pernah terlibat pekerjaan perencanaan air baku/ sejenis pada posisi yang sama minimal 10 (Sepuluh Kali) kali. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dengan ketua tim dan tim dalam Pengalaman berpengalaman dalam pekerjaan perencanaan sejenis minimal 5 (Lima) tahun. tenaga ahli diharapkan mampu memiliki wawasan yang luas.

Pengalaman lainnya yang diharapkan adalah memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang ke-PU-an dari LPJK. GENESIS. terutama berkaitan dengan penyediaan air baku. Interim dan Akhir. 211 berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan 1 (Satu) Bulan . Bersama dengan tenaga ahli lain dan Team Leader. menyusun Konsep Laporan Kebutuhan Air Baku Pendahuluan. membantu Team Ahli Teknik Sumber Daya Leader sampai Air yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Menyiapkan konsep metodologi rencana kerja berkaitan dengan ketersediaan dan kebutuhan air baku.Ahli Hidrologi / Seorang Sarjana Teknik Hidrometri/Hidrolika Strata Satu (S-1) jurusan melaksanakan tugas sesuai keahliannya. Lebih diutamakan yang telah mengikuti pelatihan pemodelan pantai antara lain : REF/DIF. letak/akses air baku/trase pipa. Membantu Team Leader dalam menyiapkan tiap tahap laporan dan diskusi dengan pihak pemberi tugas. jumlah penduduk yang ada. Mempunyai sertifikat keahlian (SKA) ahli Muda yang masih berlaku dan dileges. Melakukan inventarisasi dan pengumpulan data kajian hidrologi/hidrometri dari wilayah studi. jumlah tampungannya. dan SMS BOSS.

Ahli Konservasi Teknik Sipil Pengairan/Teknik Sipil Hidro/Teknik Sumber Daya Air/Sarjana Geografi jurusan Hidrologi lulusan Universitas Negeri yang telah diakreditasi/ disamakan. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dengan ketua tim dan tim dalam melaksanakan tugas sesuai keahliannya Seorang Sarjana Teknik Strata Satu (S1) jurusan Kehutanan lulusan universitas/Perguruan Tinggi Negeri atau yang telah lulus ujian Negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi/ disamakan memimpin dan mengkoordinir seluruh kegiatan anggota tim kerja dalam pelaksanaan pekerjaan studi penyediaan air baku/sejenis sampai dengan pekerjaan dinyatakan selesai dibantu oleh ahli mudanya. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan studi penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan (OB/MM) 1 (Satu) Bulan (OB/MM) . memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Pengalaman lainnya yang diharapkan memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang kePU-an dari LPJK. Mempunyai sertifikat keahlian (SKA) Ahli Muda yang masih berlaku dan dileges. berpengalaman sebagai Ahli Konservasi pada pekerjaan studi penyediaan air baku/sejenis minimal 5 (Lima) tahun. - penyediaan air baku/ sejenis minimal 5 (Lima) tahun. dengan pekerjaan dinyatakan selesai dibantu oleh ahli mudanya. mampu memiliki wawasan yang luas.

serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dengan ketua tim dan tim dalam melaksanakan tugas sesuai keahliannya. Pengalaman lainnya yang diharapkan memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang kePU-an dari LPJK. Ahli Geodesi 217 Ahli Mekanika Seorang Sarjana Strata Tanah/Geologi (Soil Satu (S1) Teknik Mechanics Engineer) Sipil/Teknik Geologi membantu Team Leader sampai dengan pekerjaan Ahli Geoteknik 216 cap basah. Memiliki sertifikat keahlian (SKA) Ahli Muda yang masih berlaku dan dileges. membantu Team Leader sampai dengan pekerjaan dinyatakan selesai dibantu oleh ahli mudanya. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku /sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Mampu memiliki wawasan yang luas. Mempunyai sertifikat keahlian (SKA) Ahli Madya yang masih berlaku dan dileges. berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan penyediaan air 2 (Dua) Bulan (OB/MM). Pengalaman lainnya yang diharapkan adalah telah mengikuti pelatihan tenaga ahli Penyedia Jasasi bidang ke-PU-an dari LPJK. berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan penyediaan air baku/sejenis minimal 5 (Lima) tahun. 1 (satu) Bulan (OB/MM) .Ahli Geodesi Seorang Sarjana Strata (Geodetic Engineer) Satu (S1) Teknik Geodesi/Pengukuran lulusan universitas/ perguruan tinggi negeri atau yang telah lulus ujian Negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi/ disamakan.

Ahli Lingkungan Seorang Sarjana Strata (Environtmental Satu (S1) jurusan Engineering) Teknik Lingkungan yang bersertifilkat AMDAL A dan B lulusan universitas negeri yang telah diakreditasi/ disamakan. membantu Team Leader dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai dan dibantu oleh ahli mudanya. mampu memiliki wawasan yang luas. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. mampu memiliki wawasan yang luas. dinyatakan selesai dibantu oleh ahli mudanya. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Pengalaman lainnya yang diharapkan memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang kePU-an dari LPJK. Mempunyai sertifikat keahlian (SKA) Ahli Lingkungan PII yang 1 (Satu) bulan (OB/MM) . berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan di bidangnya minimal 5 (Lima) tahun. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dalam melaksanakan tugas sesuai keahliannya. Ahli Teknik Lingkungan 501 baku/sejenis minimal 5 (Lima) tahun.lulusan universitas/ perguruan tinggi negeri atau yang telah lulus ujian Negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi/ disamakan. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dengan ketua tim dan tim dalam melaksanakan tugas sesuai keahliannya. Mempunyai sertifikat keahlian (SKA) Ahli Muda yang masih berlaku dan dileges.

Ahli Muda Perencanaan Sumber Daya Air Seorang Sarjana Teknik Strata Satu (S-1) Teknik Sipil jurusan Teknik Pengairan/Teknik masih berlaku dan dileges. Pengalaman lainnya yang diharapkan adalah telah mengikuti pelatihan tenaga ahli konsultansi bidang kePU-an dari LPJK. memiliki mudanya.Ahli Sosial Ekonomi Seorang Sarjana Sosial/ Kependudukan (Socio Ekonomi/ Ekonomi Economics Expert) Pembangunan Strata Satu (S1) jurusan Sosial Budaya/ Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan. serta penyediaan air baku/ integritas tinggi dan sejenis pada posisi yang dapat bekerjasama sama minimal 5 (Lima) dalam melaksanakan kali didukung surat tugas sesuai referensi dari pengguna keahliannya. Pengalaman lainnya yang diharapkan adalah telah mengikuti pelatihan tenaga ahli konsultansi bidang ke-PU-an dari LPJK. lulusan Universitas Negeri atau yang telah diakreditasi/ disamakan. Memiliki sertifikat Kursus Sosial Ekonomi diutamakan dari LPJK/ke PU-an. untuk tenaga ahli teknik) Tenaga Pendukung (Jika ada) : membantu Ahli Ahli Teknik Sumber Daya 211 berpengalaman dalam Perencanaan Sumber Air melaksanakan pekerjaan Daya Air dalam penyediaan air menyelesaikan baku/sejenis minimal 5 1 (Satu) bulan (OB/MM) 2 (Dua) bulan (OB/MM) . *) sebutkan sertifikat keahlian (bila diperlukan. jasa sebelumnya stempel dan cap basah. membantu Team berpengalaman di Leader dalam bidangnya dalam menyelesaikan pekerjaan penyediaan air pekerjaannya dan baku/sejenis minimal 5 dibantu oleh ahli (Lima) tahun. mampu pengalaman dan pernah memiliki wawasan terlibat pekerjaan yang luas.

Air Hidrometri dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. Mempunyai sertifikat Mempunyai sertifikat sertifikat Kursus dari LPJK/ke PUan. mampu memiliki wawasan yang luas. berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan penyediaan air baku/ sejenis minimal 5 (Lima) tahun . Pengalaman lainnya 1 (Satu) bulan (OB/MM) .Ahli Muda HidrologiHidrolika-Hidrometri Sumber Daya Air/Teknik Hidro (Water Resources Engineering) lulusan Universitas Negeri atau yang telah diakreditasi atau telah disamakan. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dengan tenaga ahli yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas 211 (Lima) tahun. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan perencanaan sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah . pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. membantu Ahli Ahli Teknik Sumber Daya Hidrologi-Hidrolika. Mempunyai sertifikat sertifikat Kursus dari LPJK/ke PUan. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dengan tenaga ahli yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas Seorang Sarjana Teknik Strata Satu (S-1) jurusan Teknik Sipil Pengairan/Teknik Sipil Hidro/Teknik Sumber Daya Air/Sarjana Geografi jurusan Hidrologi lulusan Universitas Negeri yang telah diakreditasi/ disamakan. Pengalaman lainnya yang diharapkan memiliki sertifikat konsultansi bidang kePU-an dari LPJK. mampu memiliki wawasan yang luas.

memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan studi penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Ahli Geoteknik 216 yang diharapkan memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang ke-PU-an dari LPJK. Mempunyai sertifikat Mempunyai sertifikat sertifikat Kursus dari LPJK/ke PUan. berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan penyediaan air baku/ sejenis minimal 5 (Lima) tahun. Pengalaman lainnya yang diharapkan adalah telah mengikuti pelatihan tenaga ahli Penyedia Jasasi bidang ke-PU-an dari LPJK. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dengan tenaga ahli yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas Ahli Muda Mekanika Tanah/Geologi Seorang Sarjana Strata Satu (S1) Teknik Sipil/Teknik Geologi lulusan universitas/ perguruan tinggi negeri atau yang telah lulus ujian Negara atau membantu Ahli Mekanika Tanah dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan 1 (Satu) Bulan (OB/MM) 1 (Satu) bulan (OB/MM) .Ahli Muda Konservasi Seorang Sarjana Teknik Strata Satu (S1) jurusan Kehutanan lulusan universitas/Perguruan Tinggi Negeri atau yang telah lulus ujian Negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi/ disamakan membantu Ahli Konservasi dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. mampu memiliki wawasan yang luas. berpengalaman pada pekerjaan studi penyediaan air baku/sejenis minimal 5 (Lima) tahun.

217 penyediaan air baku/ sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dengan tenaga ahli yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas. mampu memiliki wawasan yang luas. Pengalaman lainnya yang diharapkan adalah 2 (Dua) bulan (OB/MM) .Ahli Muda Geodesi perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi/ disamakan. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku/ sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Mempunyai sertifikat Mempunyai sertifikat sertifikat Kursus dari LPJK/ke PU-an. Mempunyai sertifikat Mempunyai sertifikat sertifikat Kursus dari LPJK/ke PU-an. mampu memiliki wawasan yang luas. membantu Ahli Ahli Geodesi Geodesi dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. Pengalaman lainnya yang diharapkan memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang kePU-an dari LPJK. Seorang Sarjana Strata Satu (S1) Teknik Sipil/Teknik Geodesi/Pengukuran lulusan universitas/ perguruan tinggi negeri atau yang telah lulus ujian Negara atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi/ disamakan. berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan penyediaan air baku/ sejenis minimal 5 (Lima) tahun. serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dalam melaksanakan tugas.

berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan di bidangnya selama 5 (Lima) tahun. Ahli Muda Sosial Ekonomi Kependudukan Sarjana Sosial/ Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan Strata Satu (S1) jurusan Sosial Budaya/ Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan. membantu Ahli Ahli Teknik Lingkungan Lingkungan dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai.Ahli Muda Lingkungan Seorang Sarjana Strata Satu (S1) jurusan Teknik Lingkungan yang bersertifilkat AMDAL A dan B lulusan universitas negeri yang telah diakreditasi/disamakan. serta integritas tinggi 501 memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang ke-PU-an dari LPJK. lulusan Universitas Negeri atau yang telah diakreditasi/ disamakan. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari 1 (Satu) bulan (OB/MM) 1 (Satu) bulan (OB/MM) . serta integritas tinggi dan dapat bekerjasama dalam melaksanakan tugas. berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan di bidangnya selama 5 (Lima) tahun. mampu memiliki wawasan yang luas. membantu Ahli Sosial Ekonomi Kependudukan dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. mampu memiliki wawasan yang luas. Mempunyai sertifikat Mempunyai sertifikat sertifikat Kursus dari LPJK/ke PU-an. memiliki pengalaman dan pernah terlibat pekerjaan penyediaan air baku/ sejenis pada posisi yang sama minimal 5 (Lima) kali didukung surat referensi dari pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Pengalaman lainnya yang diharapkan memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang kePU-an dari LPJK.

Juru Gambar (Drafter CAD) 1 (Satu) orang. dan 2 (Dua) bulan (OB/MM) 1 (Satu) bulan (OB/MM) . pengguna jasa sebelumnya stempel dan cap basah. Mempunyai sertifikat Mempunyai sertifikat sertifikat Kursus dari LPJK/ke PUan. lingkungan dan sosek pada pekerjaan penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 4 (empat) kali . membantu Ahlinya dan Team Leader dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. Survey Mekanika Tanah/Geologi. Pengalaman lainnya yang diharapkan memiliki sertifikat tenaga ahli konsultansi bidang ke-PU-an dari LPJK. membantu Ahlinya dan Team Leader dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. disyaratkan lulusan DIII/DII/DI/STM atau sederajat.dan dapat bekerjasama dalam melaksanakan tugas. disyaratkan lulusan DIII/DII/DI/STM atau sederajat. dan memiliki pengalaman kerja dibidangnya minimal 2 (dua) tahun pengalaman pernah melakukan kegiatan Pengukuran dan atau pengambaran pada pekerjaan study. pengalaman pernah melakukan kegiatan Survey Pengukuran Topografi/Bathimetri. perencanaan Teknis atau DED penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 4 (empat) kali. Surveyor 2 (Dua) orang.

dan memiliki pengalaman kerja dibidangnya minimal 2 (dua) tahun. untuk melakukan kegiatan Survey Pengukuran Topografi/Bathimetri.Tenaga Administrasi/ Operator Komputer 1 (Satu) orang. lingkungan dan sosek pekerjaan study. perencanaan Teknis atau DED penyediaan air baku/sejenis. membantu Team Leader dan perusahaan dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. memiliki pengalaman kerja dibidangnya minimal 2 (dua) tahun. 3 (Tiga) bulan (OB/MM) 1 (Satu) bulan (OB/MM) Catatan: Semua Tenaga Ahli dan Ahli Muda melampirkan copy NPWP dan copy SPT Tahun Terakhir. perencanaan Teknis atau DED penyediaan air baku/sejenis pada posisi yang sama minimal 4 (empat) kali. Penyedia Jasa melampirkan daftar gaji Tenaga Ahli dan Asisten Tenaga Ahli/Ahli Muda yang sudah disyahkan oleh Akuntan Publik (Audited Payroll) berstempel dan bermaterai. Survey Mekanika Tanah/Geologi. disyaratkan masyarakat setempat membantu surveyor dalam menyelesaikan pekerjaannya sampai pekerjaan dinyatakan selesai. Tenaga Lokal 4 (Empat) orang. . Lulusan DIII/DII/DI/STM atau sederajat. pengalaman pernah melakukan kegiatan administrasi/operasional komputer pada pekerjaan study.

f. saran. pengumpulan data. Rencana Kerja Penyedia Jasa secara menyeluruh. alat dan bahan survey ke lapangan. Struktur Organisasi Pengguna Jasa. e. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah surat perjanjian/kontrak/SPMK ditandatangani. Melampirkan notulensi diskusi (kritik. Administrasi dan Organisasi Penyedia Jasa. Laporan Rencana Mutu Kontrak (RMK)/Quality Plan Report dalam bahasa Indonesia harus diserahkan 5 (lima) eksemplar dengan 3 (tiga) asli dan 2 (dua) copy. serta Laporan Audit Mutu. Jadual Pelaksanaan Pekerjaan (kegiatan dan keuangan). Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan 19. pengumpulan data instansional terkait kegiatan. b. sosialisasi dan survey lapangan. Kendala dan solusi yang ditempuh guna penyelesaian kegiatan. Daftar Personil.18. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya kepada pengguna jasa 3 (tiga) hari . bagan alir kegiatan. Jadwal Kegiatan Penyedia Jasa (Time Schedule). Buku laporan RMK diserahkan sebelum Laporan Pendahuluan. Laporan Pendahuluan 21. Daftar Standar Prosedur (SP) dan Standar Desain (SD). Orientasi lapangan. persiapan. mobilisasi personil. Laporan Rencana Mutu Kontrak 20. berikut permasalahan/hambatan berikut pemecahannya (bila ada). Laporan RMK memuat Diagram Tahap Kegiatan sesuai jadual pelaksanaan pekerjaan yang dibuat. Laporan Pendahuluan memuat : a. c. Pekerjaan yang telah dilaksanakan. d. yang semua menerapkan Sistem Jaminan Mutu (Quality Assurance) kerja di lapangan. Daftar Peralatan. Daftar Simak dan Cek List Kegiatan (kantor dan lapangan) dari tenaga ahli dan non tenaga ahli. review hasil studi yang terdahulu. dan masukan) serta daftar hadir diskusi Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (Lima) buku (3 asli dan 2 copy) Laporan bulanan memuat: gambaran progress kegiatan secara menyeluruh baik progres fisik dan keuangan (rencana dan realisasi fisik) serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan bulan berikutnya. Laporan Bulanan Jadual tahapan pelaksanaan kegiatan studi ini dapat dilihat pada table berikut: Laporan Rencana Mutu Kontrak memuat : Berisikan pedoman dalam pengendalian pelaksanaan pekerjaan meliputi: Ringkasan KAK. Mobilisasi Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung lainnya.

Ekonomi & Analisa Dampak Lingkungan (UPL & UKL ). Laporan Akhir Sementara (Draft Final Report) 25. endapan sedimen. Laporan diserahkan sebanyak 5 buku (3 asli dan 2 copy) kepada Pengguna Jasa dengan melampirkan notulensi diskusi dan daftar hadir.Dokumentasi Lapangan dan dokumentasi diskusi.Hasil survey lapangan dan hasil uji laboratorium.Konsep/draft laporan akhir. Laporan Draft Final Report diserahkan yang terlebih dahulu didiskusikan bersama dengan Direksi Pekerjaan. . . ekonomis dan lingkungan. RAB dan Metode Pelaksanaan Konstruksi Laporan Penunjang diserahkan: setelah pekerjaan survey lapangan dan analisis serta hasil uji laboratorium selesai dilaksanakan atau sebelum draft final report. .Surat dukungan masyarakat dan bebas ganti rugi lahan yang ditanda tangani oleh aparat Pemda setempat (Camat Setempat). Laporan Penunjang terdiri dari : . . dengan menampilkan profil kegiatan dalam bentuk leaflet (Rekomendasi dan Kebijakan) alternatif terpilih.Spektek. .Hasil analisis/perhitungan dari pengambilan data lapangan. permasalahan dan kebutuhan dan pengeloaan sumber air baku (air . . Laporan Ringkasan (Executive Summary) sebelum akhir bulan setiap bulannya sebanyak 5 (lima) buku laporan (3 asli dan 2 copy) Isi laporan antara adalah telah selesainya proses analisis dan pengolahan data serta penentuan pengambilan alternatif bangunan yang dipilih sesuai skala prioritas dengan pertimbangan teknis.Laporan Hasil Survey Mekanika Tanah dari hasil laboratorium uji mekanika tanah.22. dan lingkungan.Deskripsi BM dan CP. kebutuhan air baku.Nota Desain/desain rinci.Analisis Teknis. Laporan akhir memuat : memuat uraian pelaksanaan dari awal sampai selesai. Laporan ringkasan berisi ringkasan dari final report yang telah disetujui oleh Pihak Direksi.Laporan Hasil Survey Topografi dan Bathimetri (Nota Perjalanan Pengukuran).Laporan Hasil Survey Hidro-Oceanografi (data pasang surut). dan lain sebagainya. berisikan sebagai berikut : . Isinya Laporan Akhir adalah Draft Final Report yang sudah disetujui dan diasistensikan kepada Pengguna Jasa. terkait dengan kawasan dan ketersediaan air baku di Sei.Rekayasa Ekonomi Teknik dan social kependudukan. . Laporan diserahkan sebanyak 2 (dua) buku (asli). Laporan Akhir berjumlah: 10 (sepuluh) buku. . Rumbi. .Pemodelan air baku dan running model matematis untuk mendapatkan besar debit dan kapasitas ketersediaan air baku dari air permukaan. . . ekonomis. Laporan Akhir Sementara diserahkan sebanyak 10 buku (5 asli dan 5 copy) dan diserahkan 1 (satu) minggu sebelum diskusi Draft Final dilaksanakan.kelayakan dari pemilihan tipe dan jenis konstruksi dari beberapa alternatif tipe dan jenis konstruksi sesuai urutan prioritas yang diusulkan berdasarkan kajian teknis. dengan (5 asli dan 5 copy) buku laporan dengan melampirkan notulensi dan daftar hadir diskusi. .Dokumen UKL/UPL. Laporan Antara (Interim Report) 23.Dokumen Sosial Ekonomi Kependudukan. . Laporan Penunjang 24. . pengaruh air baku terhadap debit banjir. serta hambatan yang terjadi berikut penyebab maupun cara penyelesaiannya dan lain sebagainya yang dianggap penting. Laporan Akhir diserahkan selambat-lambatnya kepada pengguna jasa selambatlambatnya 1 (satu) minggu sebelum berakhirnya masa kontrak setelah mendapat persetujuan dari Direksi Pekerjaan. dan kesetimbangannya (water balance). . Laporan Interim diserahkan: 60 (Enam puluh) hari sejak ditandatanganinya kontrak. Laporan Akhir 26.

Jika diperlukan. semua survey dan analisis dan hitungan. 50%. 4. Penyedia Jasa memiliki kantor tetap yang berkedudukan di Pekanbaru untuk memudahkan proses administrasi kegiatan. gambar desain hasil pekerjaan. Dokumentasi lapangan sebanyak 1 set album lapangan. Semua analisa dan perhitungan yang dipakai dalam perencanaan harus berdasarkan Standar Pedoman Bidang Rawa Pantai Kementerian Pekerjaan Umum. 3. Penyedia Jasa harus menyerahkan 1 (satu) unit External Disk 1 TB (casing mini) yang berisi seluruh laporan kegiatan dan pelaporan dan dokumentasi lapangan. Produk Dalam Negeri 30. maka konsultan diharuskan untuk memperbaikinya atas biaya sendiri. Alih Pengetahuan Foto-foto dokumentasi lapangan. Menyerahkan semua file presentasi diskusi (power point) dan foto diskusi. Hal-hal yang belum tercakup dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pekerjaan ini akan dijelaskan dalam acara penjelasan pekerjaan. Hasil survey lapangan selama pengambilan data lapangan diserahkan dalam bentuk software dan foto dokumentasi dalam album survey lapangan yang menampilkan kegiatan di lapangan mulai 0%. 2. Apabila dikemudian hari ditemukan ketidak mantapan dalam penyajian data dan akurasinya. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 32. penyedia jasa konsultansi berkewajiban untuk Menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih Pengetahuan kepada Direksi Pekerjaan dan PPK Kegiatan untuk hal-hal : 1. Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. 27. Penyedia Jasa wajib menunjuk seorang staf teknis yang bertanggung jawab penuh terhadap kegiatan. Laporan Ringkasan: sebanyak 10 (sepuluh) buku laporan. Master copy 29. 5 copy) dengan 3 asli rekalkir dan 2 warna. power point diskusi dan lainlain sesuai produk seperti foto dokumentasi lapangan yang diserahkan kepada Pengguna Jasa pada Akhir Kontrak Kerja. 5. Master copy dan soft copy laporan dimasukkan dalam External Disk HDD Kapasitas 1 TB. selama pelaksanaan pekerjaan tersebut yang dapat diimbangi dan mempunyai kuasa untuk bertindak dan mengambil keputusan atas nama Perusahaan (dibuat di atas kertas dan bermaterai). Semua peralatan yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan ini harus disediakan sendiri oleh Pengguna Jasa. dalam album foto (1 set asli soft copy). Gambar Desain 28. . Untuk ukuran A1 sebanyak 1 (satu) dan ukuran A3 sebanyak 10 buku (5 asli. Penyedia jasa harus pro aktif mendiskusikan progres pekerjaan ini kepada Penyedia Jasa. Penyerahan Software Laporan. 31.permukaan). Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi: sesuai SK SNI T-03-99 tahun 1999 dan sesuai NSPM yang dikeluarkan dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Master copy/soft copy berisi: back-up data Laporan-laporan. Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut: berkoordinasi dan konsultansi dengan Direksi Pekerjaan dan PPK Kegiatan setiap data yang didapat di lapangan sebelum dituangkan dalam bentuk analisis dan gambar. dan 100%. 6. dengan (5 asli dan 5 copy) buku laporan seminggu setelah Laporan Akhir disetujui Direksi pekerjaan. Persyaratan Gambar design dibuat dalam ukuran A1 dan A3.

April 2016 PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) KHOTBAN. 19620226 199101 1 001 . ST NIP. Hak cipta dan perbanyakan hasil pekerjaan ini menjadi milik Bidang Sumber Daya Air Dinas CIPTADA Provinsi Riau dan setiap pengcopyan/penggandaan dalam bentuk dan untuk maksud apapun harus dengan izin tertulis dari Kepala Dinas CIPTADA Provinsi Riau. Pekanbaru.7.