You are on page 1of 5

PENGOLAHAN LIMBAH MEDIS DAN NON MEDIS

No. Kode

:

No.Revisi

:

01/SOP-RPU/NGASEM/2014
00

Standar operasional prosedur
Tgl. Mulai Berlaku :

30 SEPTEBER2014

Halaman

1-4

:

1. TUJUAN
Prosedur ini bertujuan sebagai acuan Petugas sanitasi di UPTD Puskesmas Ngasem dalam melaksanakan
penanganan dan pengolahan limbah medis dan non medis.

2. RUANG LINGKUP
Pemilahan sampah medis dan non medis kemudian di lakukan penanganan sampah sesuai dengan
jenisnya.
3. KRITERIA PENCAPAIAN
Penanganan dan pengolahan sampah limbah tercapai 100% sesui dengan prosedur pengolahan limbah
medis dan non medis.

4. DEFINISI
Pembuangan limbah medis dan non medis adalah upaya pembuangan sampah bekas kegiatan yang berupa
cairan dan padat.
5. URAIAN UMUM
Pengolahan limbah medis Puskesmas dilakukan dengan cara.
5.1 Limbah cair diolah di IPAL
5.2 Limbah padat medis di kirim ke RSUD kab. Kediri.
5.3 Limbah domestic diangkut oleh petugas DKLH.

6. PERALATAN
6.1. ALAT : IPAL
6.2. BAHAN : savety box

Kediri.7. Pembuangan air limbah limbah akhir berupa instalasi pengolahan air SANITARIAN 4 limbah Sampah medis berupa jarum suntik di masukan ke dalalm safety SANITARIAN 5 box. Setiap 3 bulan sekali petugas mengirim sampah medis ke RSUD SANITARIAN 6 kab. 1 ALUR PROSES Petugas melakukan pemilihan sampah/limbah cair. TUJUAN SANITARIAN . ALUR PROSES No.padat medis dan PETUGAS SANITARIAN 2 non medis. Untuk sampah non medis setiap harinya petugas kebersihan SANITARIAN mengambil sampah dari ruang pelayanan kemudian di kumpulkan di 7 tempat pengumpulan sampah sementara. Setiap 2 hari sekali petugas kebersihan mengambil sampah dari tempat pengumpulan sampah sementara untuk di buang ke TPA 8. DIAGRAM ALIR 1. air limbah dari sumber/ penghasil limbah di buatkan saluran SANITARIAN 3 pembuangan.

ALUR PROSES No. Kediri.Prosedur ini bertujuan sebagai acuan Petugas sanitasi di UPTD Puskesmas Ngasem dalam melaksanakan penanganan dan pengolahan limbah medis dan non medis. Pembuangan air limbah limbah akhir berupa instalasi pengolahan air SANITARIAN 4 limbah Sampah medis berupa jarum suntik di masukan ke dalalm safety SANITARIAN .2.2 Limbah padat medis di kirim ke RSUD kab. 5. PERALATAN 6. 6. 5.1. 1 ALUR PROSES Petugas melakukan pemilihan sampah/limbah cair.padat medis dan PETUGAS SANITARIAN 2 non medis. DEFINISI Pembuangan limbah medis dan non medis adalah upaya pembuangan sampah bekas kegiatan yang berupa cairan dan padat. RUANG LINGKUP Pemilahan sampah medis dan non medis kemudian di lakukan penanganan sampah sesuai dengan jenisnya. 2. 3.1 Limbah cair diolah di IPAL 5. BAHAN : savety box 7.3 Limbah domestic diangkut oleh petugas DKLH. URAIAN UMUM Pengolahan limbah medis Puskesmas dilakukan dengan cara. KRITERIA PENCAPAIAN Penanganan dan pengolahan sampah limbah tercapai 100% sesui dengan prosedur pengolahan limbah medis dan non medis. 4. air limbah dari sumber/ penghasil limbah di buatkan saluran SANITARIAN 3 pembuangan. ALAT : IPAL 6. 5.

5 box.5. Kediri. ISO 9001:2008 klausul 7. DIAGRAM ALIR 9. Setiap 2 hari sekali petugas kebersihan mengambil sampah dari tempat pengumpulan sampah sementara untuk di buang ke TPA 8. Setiap 3 bulan sekali petugas mengirim sampah medis ke RSUD SANITARIAN 6 kab.1 Nomor Antrian 11. Dinkes Prov. Untuk sampah non medis setiap harinya petugas kebersihan SANITARIAN mengambil sampah dari ruang pelayanan kemudian di kumpulkan di 7 tempat pengumpulan sampah sementara. 2013 9. DOKUMEN TERKAIT 10. JATIM.1. Standar Puskesmas Bidang Bina Pelayanan Kesehatan. RUANG TERKAIT SANITARIAN .1 tentang Pengendalian produksi & penyediaan jasa 10.2. REFERENSI 9.

Standar Puskesmas Bidang Bina Pelayanan Kesehatan. Dinkes Prov. 2013 9. JATIM. ISO 9001:2008 klausul 7. RUANG TERKAIT . REFERENSI 9.11.2. Ruang Pendaftaran 9.1 tentang Pengendalian produksi & penyediaan jasa 10.1.1. DOKUMEN TERKAIT 10.5.1 Nomor Antrian 11.