You are on page 1of 2

Prof. Dr.

Yohana Yembise
Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Kabinet Kerja
Jokowi-JK
“Pak Hengky memiliki semangat besar untuk meningktakn kualitas
perempuan dan anak di Kabupaten Paniai serta menjadikan
daerahnya sebagai Wilayah Layak Anak”

Saya mengenal Pak Hengky sebagai sosok yang bersahaja, tangguh
dan memiliki kepedulian sosial yang baik. Kabupaten Paniai di Provinsi Papua
merupakan salah satu Provinsi di Papua yang sedang bekerja keras untuk
membangun

daerahnya

dan

meningkatkan

kualitas

Sumber

Daya

manusianya.

Peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Paniai merupakan

salah satu kunci menggerakkan perekonomian.
Peningkatan kualitas perempuan Kabupaten Paniai menjadi sangat
penting mengingat perempuan merupakan tulang punggung penciptaan
insan-insan cerdas berkualitas dan berbudi pekerti.

Selanjutnya, bukanlah

hal mudah membangun infrastruktur dan meningkatkan kualitas manusia di
Kabupaten Paniai, mengingat sebagian besar masyarakatnya masih hidup
bersuku-suku sehingga sulit mendapat akses pendidikan, kesehatan dan
akses-akses penting lainnya.
Pak Hengky bersama para staf dan pihak terkait lainnya

sedang

bekerja bersinergi dalam meningkatkan kualitas Perempuan di Kabupaten
Paniai. Penyuluhan dan sosialisasi informasi tentang penghentian kekerasan
terhadap perempuan dan anak menjadi salah satu program kerja yang
sedang difokuskan pelaksanaannya. Penciptaan wilayah layak anak dan
menciptakan suasana nyaman dan aman bagi anak-anak di Kabupaten Paniai
menjadi kerja penting yang harus segera direalisasikan.

Pak Hengky memiliki semangat besar untuk meningkatkan kualitas perempuan dan anak di Kabupaten Paniai serta menjadikan daerahnya sebagai Wilayah Layak Anak” (RSA) . Pak Hengky memiliki semangat besar untuk membebaskan para perempuan dan anak di Kabupaten Paniai untuk hidup nyaman dan bebas dari tindak kekerasan.Pak Hengky sangat menyadari tantangan yang harus dilalui dalam melaksanakan program-program kerjanya. Seorang Kepala Daerah tak dapat melaksanakan program kerjanya secara kondusif tanpa peran serta masyarakat.