You are on page 1of 17

TUGAS ARTIKEL

Skarn Propilitik

Disusun Oleh :
HANISTYAS WIDORETNO
111.140.183
PLUG 12

LABORATORIUM BAHAN GALIAN
SIE. ENDAPAN MINERAL
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”
YOGYAKARTA
2016

1

Penulis HANISTYAS WIDORETNO 111. 28 September 2016 Disusun oleh: Nama : Hanistyas Widoretno NIM : 111.HALAMAN PENGESAHAN Laporan Praktikum “Skarn Propilitik” Yogyakarta.183 2 .140.140.183 Prodi : Teknik Geologi Fakultas : Teknologi Mineral Mengetahui.

agar penyusunan laporan berikutnya lebih sempurna. Pada kesempatan in. 2. penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak. Penyusun menyadari bahwa laporan ini jauh dari kesempurnaan dan masih banyak kekurangan.183 3 . semoga laporan ini dapat berguna khususnya bagi diri sendiri dan para pembaca umumnya. Asisten laboratorium Endapan Mineral yang telah memberikan bimbingan hingga selesainya laporan ini.KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Allah SWT karena berkat rahmat serta karunianya sehingga laporan ini dapat diselesaikan. Penyusun mengharapkan. Maka dari itu. Yogyakarta. penyusun ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan ini.140. Laporan ini disusun sebagai suatu laporan untuk melaporkan kegiatan praktikum Endapan Mineral dan sebagai hasil dari pengerjaan tugas. 28 September 2016 Praktikan HANISTYAS WIDORETNO 111.

..............3...................... 14 3..........................................1....... Pengertian....... 6 BAB I.............................................2.......1.......... 15 DAFTAR PUSTAKA............2.........2...... 16 4 .........................................................................................13 3........................................................................................ Skarn........... 10 3................................................................................................................. Metode Penelitian.................................... 7 1..................................... 9 2................................. Pengertian...................... 10 3.........................................................1...................2 KATA PENGANTAR........2.............................................................................1........................................................ Propilitik..................1............2.........................................12 3................................................................................14 BAB IV................Tujuan Pembahasan..................... Rumusan Masalah..........................1...................2..................................................................... Diagram Alir Penelitian.............. Mineralogi Propilitik......................................2...... Latar Belakang.......................8 1................................... 7 1........................ Genesa............................. 5 DAFTAR TABEL................................................................. 3 DAFTAR ISI............ 8 BAB II..............................3...............................10 3........................................................................................ 4 DAFTAR GAMBAR......................................... 9 2.....2.......................9 BAB III...................................................DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN..........1.. Mineralogi skarn................. Genesa............................................................ 13 3..........2................................................................................................................1.......... 11 3...............................................................................................................

.............................10 Gambar 3....... Endapan skarn.................... Diagram tipe alterasi berdasarkan fungsi suhu dan aktivitas K + dan H+...............8 Gambar 2.....13 5 ..........................................................DAFTAR GAMBAR Gambar 1.... Sistem hidrotermal-magmatik........

..Mineralogi propilitik....14 6 ...............................Mineral hasil endapan skarn.................................................................................................DAFTAR TABEL Tabel 1..12 Tabel 2..

dan didominasi oleh perubahan mineraloginya. 1979. Latar Belakang Alterasi merupakan perubahan di dalam komposisi mineralogi suatu batuan (terutama secara fisik dan kimia). silisifikasi. 1990 dalam Hedenquist. khususnya diakibatkan oleh aksi dari fluida hidrotermal (Guilbert dan Park 1986). argilik (kaolinit. 1967). yaitu : propilitik. Meyer dan Hemley (1967) serta Thomson dan Thompson (1996). Klasifikasi tipe alterasi hidrotermal pada endapan telah banyak dilakukan oleh para ahli. dapat menghasilkan perubahan volume yang signifikan (Gressens. monmorilonit.1966). tekanan dan komposisi hidrotermal tertentu (Barnes. klorit. argilik lanjut. serpertinisasi. Rose (1970). seperti metamorfisme. Alterasi hidrotermal didefinisikan sebagai semua alterasi batuan atau mineral yang terjadi karena reaksi dari larutan hidrotermal pada fase padat. yaitu pertukaran komponen kimiawi antara cairan-cairan dengan batuan dinding (Pirajno. klorit). 1998). filik. biotit. Reyes. Alterasi hidrotermal dapat bersifat isokimia. porpilitik dalam. atau dapat berupa metasomatisme dan menghasilkan penambahan atau pengurangan yang signifikan dari suatu unsur.BAB I PENDAHULUAN 1. serisit. argilik. Lowell dan Guilbert membagi tipe alterasi kedalam potasik (Kfeldspar. antara lain Creassey (1956. klorit) dan propilitik (klorit.1. 1992). Ketika alterasi sangat kuat. Menurut sumber yang lain alterasi hidrotermal merupakan konversi dari gabungan beberapa mineral membentuk mineral baru yang lebih stabil di dalam kondisi temperatur. epidot 7 . filik (kuarsa.serisit. pirit hidromika. Alterasi dibagi menjadi delapan tipe. Proses alterasi merupakan suatu bentuk metasomatisme. potasik. kuarsa). Lowell dan Guilbert (1970). skarn.

5.2.Gambar 1. Sistem hidrotermal-magmatik 1. 3. 2. 8 . Apa itu endapan skarn? Bagaimana genesa endapan skarn? Apa itu endapam propilitik? Bagaimana genesa endapan propilitik? Bagaimana mineralogi ndapan skarn dan propilitik? 1.3. Rumusan Masalah 1. 4.Tujuan Pembahasan Tulisan ini dibuat bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca dan penulis sehingga dapat mengetahui mengenai endapan skarn dan endapan propilitik.

BAB II METODOLOGI 2. 9 . Diagram Alir Penelitian Membaca dan pengumpulan literatur Mengumpulkan data dari literatur Membuat laporan .1. Metode penelitian studi literatur dilakukan dengan cara menggabungkan penjelasan dari berbagai literatur. 2. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan oleh penulis merupakan studi literatur.2.

klinopiroksen. Fe. Endapan skarn 10 . Skarn 3. Skarn berkembang pada kontak antara pluton dan batuan asal. Banyak dari endapan skarn yang berasosiasi dengan sistem porfiri. glosuralit. Mg. diopsid. Kumpulan mineral alterasi dari skarn mencakup Ca.. tremolite-aktinolit. andradite. dimana porfiri mengintrusi litologi karbonat. plogofit dan biotit. Pengertian Skarn adalah batuan kalk-silikat yang terbentuk dari litologi karbonat baik selama metamorfisme regional atau akibat dari proses kontak metasomatik yang berhubungan dengan instrusi batuan beku (Pirajno 2009). wollastonit. Skarn sangat penting karena endapan skarn merupakan sumber terbesar dan sangat bervariasi dari adanya bijih dan menghasilkan kelas yang istimewa dari endapan mineral.1. klinozoisit. vesuvianit. seperti epidot. Mn silikat. Gambar 2.BAB III PEMBAHASAN 3.1. garnet.1.

11 .

3. fluida dan logam yang berasal dari tubuh plutonik yang membeku pada dinding batuan sekitar. Secara umum. Seperti yang telah disebutkan di atas. mineral retrogradasi merefleksikan penurunan temperatur dan salinitas dari fluida. Tahap retrogradasi dari alterasi terjadi hamper pada tahap akhir dari proses pendinginan.1. percampuran lokal dengan air meteorik dan presipitasi dari sulfida dan oksida. dan pada kumpulan hasil alterasi progradasi. Genesa Genesa dari skarn pada dasarnya melibatkan metamorfisme kontak secara isokimia dan metasomatisme (progradasi skarn). Sistem alterasi skarn secara khas dizonasikan dalam respon terhadap variasi suhu dan evolusi fluida keluar dari intrusive stock atau pluton. kehadiran dari mineral hidrous tidak menunjukan proses retrogradasi. biotit. dan klorit. batuan karbonat pada dan sekitar kontak dari intrusi. piroksen. dan rodonit. Kumpulan mineral dari skran retrogradasi umumnya termasuk ke dalam fase hidrous. walaupun telah disebutkan oleh Meinert et al. sepenuhnya dalam kaitan dengan panas.2. seperti amphibole. wolastonit. khususnya pada alterasi yang dekat degan kontak pluton. 12 . epidot. mnghasilkan aktivitas hidrotermal yang lebih intens. vesuvianit. akan termetamorfkan menjadi marmer atau kalk-silikat. Kontak proksimal atau prograde skarn dikarakterisasikan dengan kombinasi yang bervariasi dan kelimpahan secara volumetric dari garnet (grosularit-andradit). (2005).

Mineralogi skarn Tabel 1.1. Mineral hasil endapan skarn 13 .3.3.

3. Diagram tipe alterasi berdasarkan fungsi suhu dan aktivitas K+ dan H+ 14 . Mineral yang hadir dalam alterasi propilitik adalah epidot. akan ada albitisasi yang intens. tanpa kehadiran ion H+ yang cukup besar pada metasomatisme. kloritisasi dan karbonatisasi. Sifat ini sangat berguna pada system epitermal. menyajikan propilitisasi untuk ion H + yang lebih lemah pada metasomatisme. Gambar 3. monmorilonit dan zeolite juga umum hadir pada alterasi propilitik. Fe-oksida. membuat zeolite menjadi parameter yang baik bagi suhu dan kedalaman.2. Pada beberapa kondisi. Propilitik 3. k-feldspar. Alterasi propilitik ditandai dngan adanya penambahan H2O dan CO2.1. dan pirit. karbonat. klorit. albit.. Stabilitas dari tekanan dan suhu yang baik pada daerah pebentukan zeolite. dimana Meyer dan Hemley (1967) menentukan secara terpisah. dimana dapat memantau ketepatan dari sumber panas dan zona didih dimana tingkat yang lebih tinggi dari mineralisasi emas dapat ditemukan. dan secara local penambahan unsur S. Pengertian Propilit adalah istilah lama yang digunakan untuk mendeskripsikan batuan vulkanik yang teralterasi (Pirajno 2009).2. Mineral serisit.

2.2. 3. Genesa Terbentuk pada suhu antar 300-5000C (Pirajno 2009). dengan salinitas yang seragam dan permeabilitas batuan yang rendah seperti lempung dan lanau.2.3. Pada tipe endapan ini terbentuk pada kedalaman yang sedang sampai dalam yaitu >500m. Mineralogi Propilitik Tabel 2.Mineralogi propilitik 15 .2.

sepenuhnya dalam kaitan dengan panas. Terbentuk pada suhu antar 300-5000C dengan salinitas yang seragam dan permeabilitas batuan yang rendah seperti lempung dan lanau. fluida dan logam yang berasal dari tubuh plutonik yang membeku pada dinding batuan sekitar. piroksenoid. Propilit adalah istilah lama yang digunakan untuk mendeskripsikan batuan vulkanik yang teralterasi. Pada tipe endapan ini terbentuk pada kedalaman yang sedang sampai dalam yaitu >500m. amfibol. karbonat.BAB IV KESIMPULAN Skarn adalah batuan kalk-silikat yang terbentuk dari litologi karbonat baik selama metamorfisme regional atau akibat dari proses kontak metasomatik yang berhubungan dengan instrusi batuan beku. 16 . piroksen. dan secara local penambahan unsur S. Alterasi propilitik ditandai dngan adanya penambahan H2O dan CO2. epidot. olivine. plagioklas. k-feldspar. Mineral yang terbentuk pada endapan skarn adalah garnet. Genesa dari skarn pada dasarnya melibatkan metamorfisme kontak secara isokimia dan metasomatisme (progradasi skarn). klorit. tanpa kehadiran ion H+ yang cukup besar pada metasomatisme. albit. dan pirit. dan skapolit.. Mineral yang terbentuk pada porpilitik adalah epidot.

A detailed record of shallow hydrothermal fluid flow in the Sierra Nevada magmatic arc from low. Perth : Springer Science.DAFTAR PUSTAKA Meinert et al. Business Media B. 2015. Pirajno. 2009. Hydrothermal Processes and Mineral Systems.δ18O skarn garnets. Franco.V 17 .