You are on page 1of 1

Bahwa dalam proyek pembentukan dan pengkrikilan Jalan lagolo 2084 M + 6 Buah plat

Duicker Kecamatan. Wasuponda Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2009 yang
berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) Nomor : 600/97/SPP-KONT/BM/PUPR/VII/2009 tanggal 22 Juli 2009 antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan CV. MC.
ORTA senilai Rp.252.503.000,- (dua ratus lima puluh dua juta lima ratus tiga ribu rupiah) yang
bersumber dari dana APBD, terdapat penyimpangan dan perbuatan melawan hukum yang
melanggar Keppres Nomor 80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan
Jasa dan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001
Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Bahwa pada saat pencairan dana 100%, berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Tim
Dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Luwu Timur pada tanggal 21 mei
2010, bobot kemajuan fisik pekerjaan pekerjaan ternyata baru mencapai 53.04 %.
Bahwa berdasarkan hasil audit dari dinas pekerjaan umum, catatan-catatan yang
ditemukan dilokasi sebagai berikut :
- Tidak dilakukan pemadatan sepanjang 1000 M
- Tidak mengerjakan plat duicker sebanyak 6 Unit
- Pekerjaan pengkrikilan hanya dikerjakan 1000 M
Bahwa berdasarkan hasil ekspose antara BPKP Provinsi Sulawesi Selatan dan Tim Lid
Kejaksaan Negeri Malili yang dilakukan pada tanggal 4 Juni 2010 bertempat di Kantor
Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan adanya penyimpangan dalam proyek
pembentukan dan pengkrikilan Jalan lagolo 2084 M + 6 Buah plat Duicker Kecamatan.
Wasuponda Tahun Anggaran 2009 sehingga diindasikan menyebabkan kerugian negara sebesar
Rp. 158.234.278,- (seratus lima puluh delapan juta dua ratus tiga puluh empat ribu dua
ratus tujuh puluh delapan rupiah) dari nilai kontrak senilai Rp.252.503.000,- (dua ratus lima
puluh dua juta lima ratus tiga ribu rupiah).