You are on page 1of 4

I.

Penyelesaian Kasus

Kasus:
S.V. adalah seorang wanita berusia 75 tahun dengan riwayat NYHA kelas III HF (fraksi
ejeksi ventrikel kiri [LVEF] 25%) dan beberapa infark miokard non-ST-elevasi (MI). Dia
memiliki sebuah episode VT berkelanjutan selama rawat inap karena pneumonia. Interval
QTc nya adalah 380 milidetik pada monitor telemetri, dan dia serum kalium (K +) dan
magnesium (Mg) yang 4,6 mmol / L dan 2,2 mg / dL, masing-masing. apa yang berikut
adalah pilihan pengobatan terbaik untuk S.V
Analisa Kasus
Subyek :
Nama

: S.V.

Umur

: 75 tahun

Gejala

: infark miokard

Riwayat penyakit

: pneumonia dan NYHA kelas III

Riwayat pengobatan : Obyek :
LVEF
QTc
Kalium
Magnesium

25 %
380 milidetik
4,6 mmol/L
2,2 mg/dL

Assasment:
Problem

S

O

Medik
Gagal Jantung

Infark miokard

LVEF 25%
QTc 380 milidetik
Kalium
4,6
mmol/L
Magnesium

Terapi

2,2

mg/dL
Plan :
Valsartan 40 mg 2x sehari
Metoprolol 12,5 mg 1x sehari
Sprinolacton 25 mg 1x sehari

Terapi Farmakologi :
Penggunaan obat Rasional
a. Valsartan meruapakan obat golongan ARB , mekanisme kerjanya :

DRP
Belum diterapi

mekanisme kerjanya : antagonis aldosteron (aldosteron menyebabkan retensi Na+). jarang diare Interaksi Obat penggunaan digunakan tunggal kali . valsartan akan mengendurkan dan melebarkan pembuluh darah. Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menambah beban jantung dan pembuluh darah. yang menyebabkan terjadinya stroke.Valsartan berfungsi menghambat efek dari senyawa kimia yang disebut angiotensin II. dan dapat diberikan beberapa kali sehari. ginjal. c. bloker dianjurkan tidak . Juga memiliki jerja serupa dengan amilorid Nama Obat Valsartan Indikasi hipertensi Dosis Efek Samping (dapat 40 mg 2 kelelahan. Kondisi ini bisa merusak pembuluh darah otak. penghambatan sekresi renin akibat aktivasi adrenoseptor beta 1 di ginjal. nyeri penghambat sehari dikombinasi dengan sendi. Metoprolol merupakan obat golongan Beta Bloker. Dengan efek yang diciptakan oleh valsartan. gagal jantung pada pasien yang tidak dapat mentoleransi nyeri gangguan neutropenia otot. mimisan. Farmakodinamik : penghambat adrenergic beta menghambat perangsangan simpatik. mekanisme kerjanya : pengurangan curah jantung yang diikuti vasodilatasi perifer. efek pada reseptor adrenergic di SSP. obat antihipertensi lain). ACE dan beta rasa. Tekanan darah yang menurun akan mengurangi risiko terkena stroke dan serangan jantung. Penghambat beta dapat menembus barrier plasenta dan dapat masuk ke ASI. b. sehingga menurunkan denyut jantung dan tekanan darah. Akibatnya jantung dan pembuluh darah tidak bisa berfungsi dengan normal. Waktu paruhnya pendek. Sprinolacton merupakan obat golongan Aldosteron. beban jantung akan berkurang. serta meningkatkan pasokan darah dan oksigen ke jantung. gagal jantung atau gagal ginjal. Farmakokinetik : diabsorbsi dengan baik oleh saluran cerna. jantung. Akibatnya. Angiotensin II memiliki efek mempersempit pembuluh darah. sakit kepala. bersama dengan maupun trombositopenia. tekanan darah akan menurun dan jantung lebih mudah memompa darah ke seluruh tubuh. jadi dengan menghambat efek senyawa ini.

berminyak. endokrin (jerawat. hirsutisme. Juga mengobati untuk atau ginekomastia). hemat sindrom dan nefrotik. meningkatkan insomnia. kulit dengan diuretik sirosis. Interaksi. suplemen kalium.obat penghambat ACE (penghambat enzim Metoprolol pengubah angiotensin).5 infard. Edukasi • Inderal diberikan 2x sehari • Memberitahukan kepada pasien mengenai dan mencegah faktor pencetus terjadinya migraine (stress) . angina 1x sehari pectoris Sprinolacton mg lesu. miokard 12. diare antihipertensiny a digunakan dengan 25 mg 1x seperti amilorid. mimpi efek buruk. kaki dan tangan reserpine dingin. hipertensi. terutama pada pasien gangguan ginjal Komunikasi. Juga Penggunaan tiazid untuk edema sehari menyebabkan bersamaan (pada ketidakseimbangan spironolakton gagal jantung kongestif). kotrimoksazol (dosis besar) dan inhibitor ACE dapat meningkatkan risiko hiperkalemia. kalium lainnya. mendiagnosis antagonis hiperaldo- reseptor steronisme angiotensin.

Untuk menilai tingkat keparahan dan cacat. • Mendidik pasien. durasi. Penting untuk memberikan pemahaman bahwa terapi migrain akut bukan hanya berhubungan dengan resep obat tapi juga tentang penyakit itu sendiri. Contohnya autogenic training. dan cognitive therapy. • Pendekatan psikosomatik : penilaian fisik dan mental. bila memungkinkan istirahat di tempat gelap dan tenang dengan dikompres dingin. Pada saat serangan pasien dianjurkan untuk menghindari stimulasi sensoris berlebihan. skala sakit yang tervalidasi dapat digunakan oleh pasien. gejala yang berhubungan dan obat obat yang digunakan oleh pasien. keparahan. Disarankan tidak mengandung nitrit karena nitrit dapat memperlebar pembuluh darah. segera periksakan ke dokter Monitoring : • Mengenali dan menghindari factor pencetus • Kontrol tekanan darah pasien • Tidur dan beraktivitas secara teratur. • Makan teratur. untuk menilai frekuensi. • Edukasi dan menenangkan pasien (reassurance).• • Menghentikan konsumsi rokok Pada saat serangan pasien dianjurkan untuk menghindari stimulasi sensoris • berlebihan. . dan menghindari makanan yang dapat mencetuskan migraine • Terapi nutrisi makanan. biofeedback therapy. Apabila timbul gejala nyeri berlanjut. • Olahraga terarah yang teratur dan meningkat secara bertahap • Penggunaan buku harian sakit kepala. untuk menjamin keberhasilan terapi migrain.