You are on page 1of 11

PANCASILA UNIVERSITY

BANK SYARIAH
RELIGION STUDIES

GROUP 4:
 ALIFIAROSA ASTARI
R
 ARINDA EKA P
 SONIA C A
 YODI HARTADI
PRAMONO

maka bagimu pokok hartamu. An-nisaa : 130 “…………dan disebabkan mereka memakan riba padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang bathil…………….” c. Ar-ruum : 39 1 .Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba). kamu tidak menganiaya dan tidak dianiaya..” d. dan lain-lain. serta larangan untuk berinvestasi pada usaha-usaha berkategori terlarang (haram). namun baru pada akhir abad ke-20 mulai berdiri bank-bank Islam yang menerapkannya bagi lembaga-lembaga komersial swasta atau semi-swasta dalam komunitas muslim di dunia. Ali. bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) …………. janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat keuntungan. Al-baqarah : 278-279 “Hai orang-orang beriman. Meskipun prinsip-prinsip tersebut mungkin saja telah diterapkan dalam sejarah perekonomian Islam. Pembentukan sistem ini berdasarkan adanya larangan dalam agama Islam untuk meminjamkan atau memungut pinjaman dengan mengenakan bunga pinjaman (riba).PERBANKAN SYARIAH Perbankan syariah atau perbankan Islam (Arab: ‫ المصرفية اللسليمية‬al-Mashrafiyah al-Islamiyah) adalah suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam (syariah). DALIL Kitab Al-Qur’an melarang riba.Imran : 130 “Hai orang-orang beriman. antara lain: a. misalnya dalam usaha yang berkaitan dengan produksi makanan atau minuman haram. Sistem perbankan konvensional tidak dapat menjamin absennya hal-hal tersebut dalam investasinya. usaha media atau hiburan yang tidak Islami.” b.

Dubai Islamic Bank dll) berpengaruh ke Indonesia. Laporan dari International Association of Islamic Banks dan analisis Prof. kelahiran perbankan syariah tidak terlepas dari hadirnya dua gerakan renaisans Islam modern. Australia. yaitu di negaranegara dengan mayoritas penduduk muslim serta negara-negara lainnya di Eropa. maka pada sisi Allah itu tidak bertambah…….Dalam UU tsb diatur dengan rinci landasan hukum dan jenis-jenis usaha yang dapat dioperasikan dan diimplementasikan oleh Bank syariah. Perkembangan Bank syariah pada era reformasi ditandai dengan disetujuinya UU no 10 tahun 1998. yang menyatukan wilayah-wilayah yang sebelumnya independen secara ekonomi. larangan riba juga terdapat pada dalam hadits Rasulullah SAW.000.. Islamic Rural Bank berdiri di desa Mit Ghamr di Kairo. Mesir. Perbankan syariah secara global tumbuh dengan kecepatan 10-15% per tahun. yaitu gerakan-gerakan neorevivalis dan modernis. telah mulai berkembang antara abad ke-8 dan ke-12. Perekonomian moneter pada periode tersebut berdasarkan mata uang dinar yang beredar luas saat itu.” Selain dalam Al-Qur’an. dan menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang konsisten pada masa depan. Dalam pandangan Islam. Berkembangnya Bank-bank Syariah di negara-negara Islam (Mesir: Mit Ghamar Bank. Islamic Development Bank. uang tidak menghasilkan bunga atau laba dan uang tidak dipandang sebagai komoditi. Faisal Islamic Bank. Kuwait Finance House.000. Pada abad ke-20.“Dan sesuatu riba (tambahan) agar ia bertambah pada harta manusia. Tahun 1963. di Pakistan dan Malaysia telah terdapat upayaupaya pengelolaan dana jamaah haji secara non konvensional. maupun Amerika. yang oleh beberapa ekonom disebut sebagai "kapitalisme Islam". Diskusi ataupun Lokakarya diselenggarakan sampai akhirnya Tim Perbankan MUI menanda tangani Akte Pendirian PT Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 1 November 1991. Khursid Ahmad menyebutkan bahwa hingga tahun 1999 telah terdapat lebih dari 200 lembaga keuangan Islam yang beroperasi di seluruh dunia.000 aset di seluruh dunia yang dikelola sesuai prinsip-prinsip 2 . UU tsb memberi arahan bagi bankbank konvensional untuk membuka cabang syariah/ unit usaha syariah (UUS) atau mengkonversi menjadi bank syariah SEJARAH Suatu bentuk awal ekonomi pasar dan merkantilisme.Diperkirakan terdapat lebih dari AS$ 822. Sekitar tahun 1940-an.

atau kegiatan lainnya yang sesuai. serta Ketidakjelasan dan manipulatif (‫ غرر‬gharar) Perbandingan antara bank syariah dan bank konvensional adalah sebagai berikut:[4] Bank Islam Melakukan hanya investasi yang halal menurut hukum Islam Memakai prinsip bagi hasil. Ini mencakup kira-kira 0.syariah. Bunga (‫ ربا‬riba). jual-beli. membiayai kegiatan usaha.5% dari total estimasi aset dunia pada tahun 2005. PRINSIP PERBANKAN SYARIAH Perbankan syariah memiliki tujuan yang sama seperti perbankan konvensional. dan penjualan obligasi syariah diperkirakan meningkat 24 persen hingga mencapai AS$ 25 miliar pada 2010. menyimpan dana. menurut analisis majalah The Economist. Perjudian dan spekulasi yang disengaja (‫ يميسر‬maisir). yaitu agar lembaga perbankan dapat menghasilkan keuntungan dengan cara meminjamkan modal. dan sewa Berorientasi keuntungan dan falah (kebahagiaan dunia dan akhirat sesuai ajaran Islam) n Hubungan dengan nasabah dalam bentuk kemitraan n Penghimpunan dan penyaluran dana sesuai fatwa Dewan Pengawas Syariah n n n Bank Konvensional n n n n n Melakukan investasi baik yang halal atau haram menurut hukum Islam Memakai perangkat suku bunga Berorientasi keuntungan Hubungan dengan nasabah dalam bentuk kreditur-debitur Penghimpunan dan penyaluran dana tidak diatur oleh dewan sejenis 3 . Prinsip hukum Islam melarang unsurunsur di bawah ini dalam transaksi-transaksi perbankan tersebut:[4] n n n n n Perniagaan atas barang-barang yang haram.[8] Analisis Perusahaan Induk CIMB Group menyatakan bahwa keuangan syariah adalah segmen yang paling cepat tumbuh dalam sistem keuangan global.

namun diperbolehkan. karena menjanjikan keadilan yang sesuai dengan syariah dalam sistem ekonominya. Setiap keuntungan yang diraih akan dibagi menurut rasio tertentu yang disepakati. kelalaian dan penyimpangan pihak nasabah seperti penyelewengan. Deposito Mudharabah. adalah perjanjian antara penyedia modal dengan pengusaha. nasabah menyimpan dana di Bank dalam kurun waktu yang tertentu. adalah jasa penitipan dana dimana penitip dapat mengambil dana tersebut sewaktu-waktu. kecurangan dan penyalahgunaan. PRODUK PERBANKAN SYARIAH Beberapa produk jasa yang disediakan oleh bank berbasis syariah antara lain: Titipan atau simpanan Al-Wadi'ah (jasa penitipan). Resiko kerugian ditanggung penuh oleh pihak Bank kecuali kerugian yang diakibatkan oleh kesalahan pengelolaan. Keuntungan dari investasi terhadap dana nasabah yang dilakukan bank akan dibagikan antara bank dan nasabah dengan nisbah bagi hasil tertentu. untuk memberikan bonus kepada nasabah.Afzalur Rahman dalam bukunya Islamic Doctrine on Banking and Insurance (1980) berpendapat bahwa prinsip perbankan syariah bertujuan membawa kemaslahatan bagi nasabah. 4 . Keuntungan yang diraih akan dibagi dalam rasio yang disepakati sementara kerugian akan dibagi berdasarkan rasio ekuitas yang dimiliki masing-masing pihak. konsep ini diterapkan pada model partnership atau joint venture. Dengan sistem wadiah Bank tidak berkewajiban. Perbedaan mendasar dengan mudharabah ialah dalam konsep ini ada campur tangan pengelolaan manajemennya sedangkan mudharabah tidak ada campur tangan Al-Mudharabah. Bank Muamalat Indonesia-Shahibul Maal. Bagi hasil Al-Musyarakah (Joint Venture).

dan penetapan harga beli berdasarkan keridhaan yang utuh antara kedua belah pihak. dan pengguna jasa dapat mengangsur barang tersebut. di mana nasabah hanya bertanggung-jawab atas penyiramaan dan pemeliharaan. adalah penyaluran dana dalam bentuk jual beli. Contoh lain misalnya pada produk garmen. adalah bentuk lebih yang sederhana dari muzara'ah. cabai) tidak dimaksudkan sebagai inventori. Contoh: Pembiayaan bagi petani dalam jangka waktu yang pendek (2-6 bulan). pedagang pasar induk. Bank mengikat masing-masing kepada pembeli dan penjual secara terpisah. Bank akan membelikan barang yang dibutuhkan di kemudian hari.Al-Muzara'ah. Besarnya angsuran flat sesuai akad diawal dan besarnya angsuran=harga pokok ditambah margin yang disepakati. tidak seperti As-Salam di mana semua pihak diikat secara bersama sejak semula. bank. 5 . sedangkan pembayaran dilakukan di muka. dan rekanan yang direkomendasikan penjual. yaitu antara penjual. maka bank melakukan akad bai' as-salam kepada pembeli kedua (misalnya Bulog. grosir). Al-Musaqah. Al-Ijarah adalah akad pemindahan hak guna atas barang dan jasa melalui pembayaran upah sewa. dibayar secara angsuran. Jual Beli Bai' Al-Murabahah. atau dibayar di kemudian hari. Bai' As-Salam. Dengan demikian. Contoh: harga rumah 500 juta. jagung. Karena barang yang dibeli (misalnya padi. dan sebagai imbalannya nasabah berhak atas nisbah tertentu dari hasil panen. Barang yang dibeli harus diukur dan ditimbang secara jelas dan spesifik. Bank akan membelikan barang yang dibutuhkan pengguna jasa kemudian menjualnya kembali ke pengguna jasa dengan harga yang dinaikkan sesuai margin keuntungan yang ditetapkan bank. maka yang dibayar nasabah peminjam ialah 600 juta dan diangsur selama waktu yang disepakati diawal antara Bank dan Nasabah. merupakan bentuk As-Salam khusus di mana harga barang bisa dibayar saat kontrak. Bai' Al-Istishna'. bank sebagai pihak yang mengadakan barang bertanggung-jawab kepada nasabah atas kesalahan pelaksanaan pekerjaan dan jaminan yang timbul dari transaksi tersebut. tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang itu sendiri. margin bank/keuntungan bank 100 jt. adalah bank memberikan pembiayaan bagi nasabah yang bergerak dalam bidang pertanian/perkebunan atas dasar bagi hasil dari hasil panen.

Al-Qardh adalah salah satu akad yang terdapat pada sistem perbankan syariah yang tidak lain adalah memberikan pinjaman baik berupa uang ataupun lainnya tanpa mengharapkan imbalan atau bunga ( riba ). Tahun 2005. Indonesia yang memiliki potensi pasar sangat luas untuk perbankan syariah. aset perbankan syariah di 6 . yang merupakan akad gadai yang sesuai dengan syariah. perbankan syariah Malaysia mencetak profit lebih dari satu miliar ringgit (272 juta dollar AS).Al-Ijarah Al-Muntahia Bit-Tamlik sama dengan ijarah adalah akad pemindahan hak guna atas barang dan jasa melalui pembayaran upah sewa. yang merupakan akad (perwakilan) yang sesuai dengan prinsip prinsip yang di terapkan dalam syariat islam. Al-Hawalah adalah akad perpindahan dimana dalam prakteknya memindahkan hutang dari tanggungan orang yang berhutang menjadi tanggungan orang yang berkewajiban membayar hutang (contoh: lembaga pengambilalihan hutang). Tahun lalu.6 miliar. adalah suatu akad pada transaksi perbankan syariah. Jasa Al-Wakalah adalah suatu akad pada transaksi perbankan syariah. Ar-Rahn. Meski begitu. Akhir Maret 2006. dengan kata lain mengalihkan tanggung jawab seorang yang dijamin dengan berpegang pada tanggung jawab orang lain sebagai jaminan. masih tertinggal jauh di belakang Malaysia. Al-Kafalah adalah memberikan jaminan yang diberikan oleh penanggung kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang ditanggung. volume usaha perbankan syariah selama lima tahun terakhir rata-rata tumbuh 60 persen per tahun. Di Indonesia. secara tidak langsung berniat untuk tolong menolong bukan komersial. tumbuh rata-rata lebih dari 15 persen per tahun. namun dimasa akhir sewa terjadi pemindahan kepemilikan atas barang sewa. PENGELOLAAN DANA Laju pertumbuhan perbankan syariah di tingkat global tak diragukan lagi. perbankan syariah Indonesia membukukan laba Rp 238. meningkat 47 persen dari tahun sebelumnya. Aset lembaga keuangan syariah di dunia diperkirakan mencapai 250 miliar dollar AS.

bank-bank tersebut diupayakan melakukan sindikasi pembiayaan proyek besar. ini merupakan terobosan besar karena penduduk Indonesia 80% beragama Islam. pemerintah Indonesia mendirikan lembaga keuangan khusus syariah yang setingkat Bank Indonesia. serta hadirnya investor-investor baru akan mendorong pertumbuhan bisnis syariah. aset perbankan syariah periode Maret 2006 baru tercatat 1. Kriteria bank yang dipilih umumnya beraset relatif kecil. Konsultan perbankan syariah. Idealnya. Sedangkan di Indonesia. FUNGSI BANK SYARIAH 7 . Implementasi kebijakan office channeling. Bank Indonesia memprediksi. tentunya ini bisnis yang sangat potensial. Meskipun sebagian orang Islam berpendapat bahwa bunga bank itu bukan riba tetapi faedah. perkembangan perbankan syariah antara lain akan ditandai penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk yang dipersiapkan pemerintah. Sejumlah bank asing di Indonesia. dukungan akseleratif pemerintah berupa pengelolaan rekening haji yang akan dipercayakan pada perbankan syariah. karena bunga yang diberikan atau diambil oleh bank berjumlah kecil jadi tidak akan saling dirugikan atau didzolimi. Apabila dilihat dari segi ekonomi dan nilai bisnis. Adanya perbankan syariah di Indonesia dipelopori oleh berdirinya Bank Muamalat Indonesia yang diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)dengan tujuan mengakomodir berbagai aspirasi dan pendapat di masyarakat terutama masyarakat Islam yang banyak berpendapat bahwa bunga bank itu haram karena termasuk riba dan juga untuk mengambil prinsip kehati-hatian. akselerasi pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia baru akan dimulai tahun ini. Sistem perbankan syariah di Indonesia masih berinduk pada Bank Indonesia. Setelah dikonversi. melibatkan lembaga keuangan global. Adiwarman Azwar Karim. yaitu Bank Indonesia Syariah. antara Rp 500 miliar dan Rp 2 triliun. tetapi tetap saja bagi umat Islam berdirinya bank-bank syariah adalah sebuah kemajuan besar.negeri jiran ini hampir mencapai 12 persen dari total aset perbankan nasional. Sementara itu sejumlah investor dari negara Teluk juga tengah bersiap membeli bank-bank di Indonesia untuk dikonversi menjadi bank syariah. menyambut penerbitan sukuk dengan membuka unit usaha syariah.40 persen dari total aset perbankan. seperti Citibank dan HSBC. berpendapat.

Pendapatan yang diperoleh dari aktivitas penyaluran dana kepada nasabah yang menggunakan akad kerja sama usaha adalah bagi hasil. Bank syariah menyalurkan dana kepada masyarakat dengan menggunakan bermacam-macam akad. Bank syariah mengumpulkan atau menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk titipan dengan menggunakan akad al-wadiah dan dalam bentuk investasi dengan menggunakan akad almudharabah. 2. bank merima titipan untuk dapat memanfaatkan titipan pihak pertama dalam transaksi yang diperbolehkan dalam islam. Dalamakad jual beli. dan juga fungsi bank syariah untuk memberikan pelayanan dalam bentuk jasa perbankan syariah. 3. Fungsi Bank Syariah memberikan Pelayanan Jasa Bank 8 . antara lain akad jual beli dan akad kemitraan atau kerja sama usaha.Berbicara mengenai fungsi bank syariah. Masyarakat dapat memperoleh pembiayaan dari bank syariah asalkan dapat memenuhi semua ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Fungsi Bank Syariah sebagai Penyalur Dana Kepada Masyarakat Fungsi bank syariah yang kedua ialah menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan. Menyalurkan dana merupakan aktivitas yang sangat penting bagi bank syariah. dimana pihak pertama menitipkan dananya kepada bank dan pihak kedua. Al-wadiah adalah akad antara pihak pertama (masyarakat) dengan pihak kedua (bank). 1. Bank syariah memiliki tiga fungsi utama yaitu fungsi bank syariah untuk menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk titipan dan investasi. Dalam hal ini bank syariah akan memperoleh return atas dana yang disalurkan. maka return yang diperoleh bank atas penyaluran dananya adalah dalam bentuk margin keuntungan. Return atau pendapatan yang diperoleh bank syariah atas penyaluran dana ini tergantung pada akadnya. Fungsi Bank Syariah untuk Menghimpun Dana Masyarakat Fungsi bank syariah yang pertama adalah menghimpun dana dari masyarakat yang kelebihan dana. fungsi bank syariah untuk menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dana dari bank. Al-mudarahbah merupakan akad antara pihak pertama yang memiliki dana kemudian menginvestasikan dananya kepada pihak lain yang mana dapat memanfaatkan dana yang investasikan dengan tujuan tertentu yang diperbolehkan dalam syariat islam. Margin keuntukngan merupakan selisih antara harga jual kepada nasabah dan harga beli bank.

maka bank syariah mendapat imbalan berupa fee yang disebut fee based income. Jakarta: Gema Insani Press. 1. Dari Teori ke Praktik. Leiden. Zurbruegg. Subhi Y. 9 . Aktivitas pelayanan jasa merupakan aktivitas yang diharapkan oleh bank syariah untuk dapat meningkatkan pendapatan bank yang berasal dari fee atas pelayanan jasa bank. Cet. Dengan pelayanan jasa tersebut. 96]. pemindahbukuan.html?m=1#_ Rammal. Bank syariah berlomba-lomba untuk berinovasi dalam meningkatkan kualitas produk layanan jasanya. hlm. (1996). Basri. Beberapa bank berusaha untuk meningkatkan teknologi informasi agar dapat memberikan pelayanan jasa yang memuaskan nasabah. penyunting Dadi M. H. Muhammad (2001). 90. (2007). 93. 29 (1). Syafi'i Antonio.pengertianpakar. Islamic Banking and Interest: A Study of the Prohibition of Riba and its Contemporary Interpretation. bank syariah memberikan pelayanan jasa perbankan kepada nasabahnya.Brill. dalam Journal of Financial Services Marketing. 65-74. Bank Syariah. Pelayanan yang dapat memuaskan nasabah ialah pelayanan jasa yang cepat dan akurat. Farida R. 83. 12(1). Pelayanan jasa kepada nasabah merupakan fungsi bank syariah yang ketiga. Capitalism in Medieval Islam dalam The Journal of Economic History. Berbagai jenis produk pelayanan jasa yang dapat diberikan oleh bank syariah antara lain jasa pengiriman uang (transfer). Labib (1969). REFERENSI http://www. 85. Harapan nasabah dalam pelayanan jasa bank ialah kecepatan dan keakuratannya..com/2015/02/pengertian-fungsi-dan-sejarahbank. penagihan surat berharga dan lain sebagainya. Netherlands: E. ISBN 979-561-688-9. Awareness of Islamic Banking Products Among Muslims: The Case of Australia. G.J. Dewi. Saeed.Fungsi bank syariah disamping menghimpun dana dan menyalurkan dana kepada masyarakat. 79-96 [81. Abdullah.H. R. Pelayanan jasa bank syariah ini diberikan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.

dalam Imtiyazuddin Ahmad (ed. hlm. The Practice and The Challenge (Plainfield: The Islamic Society of North America.com/1388/12/11/MainPaper/3630/Page/5/Index. 10 . "World's Assets Hit Record Value Of $140 Trillion". 1980). "Sharia calling".is/20121206032354/www. 1999). Joanna (2007-01-10). Islamic Doctrine on Banking and Insurance (London: Muslim Trust Company. Slater.pdf Islamic Banks and Financial Stability: An Empirical Analysis.htm Afzalur Rahman.) Islamic Banking and Finance: The Concept. Islamic Finance and Banking: The Challenge of the 21st Century. https://archive. The Wall Street Journal. The Economist.http://www.irandaily. 5 Khursid Ahmad.imf.org/external/pubs/ft/wp/2008/wp0816. 2009-11-12.