You are on page 1of 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan

:

Sub Pokok Bahasan

:

Sasaran

:

Hari / tanggal

:

Waktu

:

Tempat

:

Penyuluh

I.

:

ANALISA SITUASI
Setelah dilakukan observasi terdapat 20 pasien dari 23 pasien yang memiliki
penyakit Tuberkulosis Paru dan kurang memahami mengenai penyakit tersebut
di Puskesmas Kecamatan Tebet ruang Poli Paru pada tanggal 07 Januari 2015

II.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah dilakukan penyuluhan, diharapkan para kader yang ada di Desa
Taringgul Tengah mengerti mengenai penyakit Tuberkulosis Paru (TB).

III.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah mengikuti penyuluhan selama 1×30 menit diharapkan para kader
mampu menjelaskan dan menyebutkan :
a.

Penyakit TB paru serta penyebabnya

b.

Gejala dari penyakit TB paru

c.

Penularan penyakit TB paru

d.

Cara mengetahui seseorang sakit TB

e.

Pengobatan TB

f.

Efek samping OAT

g.

Pemantauan kemajuan pengobatan TB Paru

h.

Tips bagi pasien TB dan pencegahan penularan

i.

Tips bagi keluarga, kader, dan lingkungan pasien TB

5 menit KEGIATAN SASARAN 1. kader. MATERI a. c. Cara penularan TB paru d. Tips bagi keluarga. METODE a. Memperkenalkan diri Menjawab salam Menerima kehadiran penyuluh kesehatan. Menjelaskan maksud dan tujuan. Tanya jawab VI. Pengertian TB paru dan penyebabnya b. Pemantauan kemajuan pengobatan TB Paru i. Pembukaan : a. MEDIA a. 1.IV. Memberi salam b. Tanda dan gejala TB paru c. Leaflet VII. KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PENYULUH NO WAKTU . Cara mengetahui seseorang sakit TB e. Tips bagi pasien TB dan pencegahan penularan j. Cara pencegahan TB paru f. Ceramah b. Memperhatikan . Efek samping OAT g. dan lingkungan pasien TB V. Pengobatan TB paru h.

f. 15 menit 2. Pengertian TB paru b. Cara penularan TB paru penjelasan e. Penutup : a. Komplikasi TB paru f. Cara pencegahan TB paru g. b.2. Tugas PMO h. d. Membagikan leaflet dan reinforcement Merespon c. c. IX. Memberikan kesempatan bertanya Bertanya b. Tanda dan gejala TB paru Menyimak d. Jelaskan pengertian TB paru ! Jelaskan penyebab dari penyakit TB paru ! Sebutkan 4 dari 6 tanda dan gejala dari penyait TB paru ! Jelaskan cara penularan TB paru ! Sebutkan 4 dari 7 tindakan pencegahan dari penyakit TB paru ! Jelaskan pengobatan dari penyakit TB paru ! . Isi materi : a. Penyebab TB paru c. Mengucapkan salam penutup Menjawab salam EVALUASI Evaluasi yang dilakukan yaitu menanyakan kembali kepada ibu dan bapak di poli mengenai materi yang telah diberikan : a. e. 10 menit 3. Pengobatan TB paru 3.

TB dapat menyerang siapa saja. seperti peralatan makan. kelenjar. apabila tidak diobati (50% dari pasien TB akan meninggal setelah 5 tahun). kulit. terutama usia prodktif atau masih aktif bekerja (15-50 tahun) dan anak-anak. 4) Semakin banyak kuman yang ditemukan dalam tubuh pasien berarti semakin besar kemungkinan menularkan kepada orang lain 5) TB tidak menular melelui perlengkapan pribadi pasien yang sudah dibersihkan. TB dapat menyebankan kematian. berat badan turun. c. Sebagian besar kuman TB menyerang paru-paru. Penularan TB 1) Sumber penularan adalan pasien TB yang dahaknya mengandung kuman TB BTA positif. pasien menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak. dll). pakain dan tempat tidur yang digunakan pasien TB. 3) Penularan terjadi melalui percikan dahak yang dapat bertahan selama beberapa jam dalam ruangan yang tidak terkena sinar matahari dan lembab. Sekali batuk dapat menyebarkan 3000 kuman dalam percikan dahak. gejala lainnya : batuk bercampur darah. nafsu makan berkurang. rasa kurang enak badan (lemas). tetapi dapat juga menyerang organ lain atau bagian tubuh lainnya (misalnya tulang.MATERI TB PARU a. TB BUKAN PENYAKIT KETURUNAN. 2) Pada waktu batuk atau bersin. Orang yang berisiko tinggi terkena TB adalah : . bemam/ meriang berkepanjangan. BUKAN DISEBABKAN OLEH KUTUKAN b. sesak nafas dan nyeri dada. Pengertian Tuberkulosis (TB) Tuberkulosis (TB) yang dulu dikenal dengan TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mikobakterium tuberkulosis). Gejala TB Gejala utama TB adalah batuk terus menerus dan berdahak selama 2 minggu atau lebih. serta berkeringat di malam hari walaupun tidak melakukan kegiatan.

pangkal paha e) Demam lama berulang tanpa sebab yang jelas selama 2 minggu atau lebih f) Tidak nafsu makan e. yaitu Sewaktu. ketiak. Penentuan TB pada anak dilakukan oleh dokter dengan menggunakan sistem skoring (penilaian). Dahak diambil lagi sewaktu mengantar dahak pagi ke Puskesmas/RS (S = sewaktu) 2) Pasien TB Paru Anak Batuk bukan merupakan gejala utama TB pada anak (0 – 4 tahun).Orang-orang yang kontak erat dengan pasien TB yang belum diobati Orang yang status gizinya rendah Orang dengan daya tahan tubuh rendah Bayi dan anak-anak yang kontak erat dengan pasien TB BTA positif Orang dengan HIV dan AIDS d. a) Hari pertama Dahak diambil sewaktu kunjungan pertama ke Puskesmas/RS (S=sewaktu) b) Hari kedua Dahak diambil pada saat bangun tidur pagi (P=pagi) sebelum makan dan minum. Pagi. Cara mengetahui seseorang sakit TB 1) Pasien TB Paru Dewasa Untuk mengetahui seorang dewasa sakit TB harus dilakukan pemeriksaan dahak yang dilakukan 3 kali. Tanda-tanda TB atau tersangka TB pada Anak adalah : a) Adanya kontak erat dengan pasien TB dewasa b) Batuk lama selama 3 minggu atau lebih c) Berat badan anak tidak naik atau malah turun walaupun gizi sudah diperbaiki d) Terdapat pembesaran kelenjar getah bening di leher. Sewaktu (SPS) dalam 2 hari berturut-turut. Pengobatan TB Jenis Obat Anti Tuberkulosis (OAT) yang tersedia terdiri dari OAT lini pertama Kategori 1 dan Kategoti 2 1) Pengobatan pada Dewasa .

diminum setiap hari selama 4 bulan .a) Kategori 1 (pengobatan berlangsung selama 6-8 bulan)  Tahap Awal : Obat diminum setiap hari selama 2 atau 3 bulan  Tahap Lanjutan : Obat diminum 3 kali seminggu selama 4 atau 5 bulan b) Kategori 2 (pengobatan berlangsung selama 8 bulan)  Tahap Awal : Obat diminum setiap hari selama 3 bulan ditambah suntikan streptomisin setiap hari selama 2  bulan Tahap Lanjutan : Obat diminum 3 kali seminggu selama 5 bulan 2) Pengobatan pada Anak Obat dinimum setiap selama 6 bulan  Tahap awal : menggunakan Kombipak Anak A. dinimum setiap hari  selama 2 bulan Tahap Lanjutan : menggunakan Kombipak Anak B.

dahak diambil sebanyak 2 kali setiap pemeriksaan. Efek samping OAT 1) Efek samping ringan Gejala efek samping Yang harus dilakukan Warna kemerahan Jelaskan kepada pasien untuk tidak pada air seni (urin) perlu khawatir karena warna merah berasal dari salah satu obat yang Mual. Pemantauan Kemajuan Pengobatan TB Paru 1) Pada Dewasa Pemantauan kemajuan pengobatan dilakukan melalui 3 kali pemeriksaan ulang dahak dengan mikroskop.f. tidak sakit-sakitan lagi c) Nafsu makan bertambah . a) Pemeriksaan ulang dahak ke 1 : Bulan ke 2 pengobatan b) Pemeriksaan ulang dahak ke 2 : Bulan ke 5 pengobatan c) Pemeriksaan ulang dahak ke 3 : Bulan ke 6 pengobatan (akhir pengobatan) 2) Pada Anak Dilakukan dengan mengamati perubahan kondisi anak : a) Berat badan bertambah b) Anak riang. sakit perut Nyeri sendi Kesemutan ditelan Jelaskan kepada pasien agar obat ditelan malam hari sebelum tidur Segera rujuk ke Petugas Kesehatan sampai Segera rujuk ke Petugas Kesehatan degan rasa terbakar di kaki 2) Efek samping berat Gejala efek samping berat dapat berupa : a) Gatal dan kemerahan pada kulit b) Gangguan pendengaran c) Gangguan penglihatan d) Gangguan keseimbangan/limbung e) Kuning pada mata dan atau kulit tanpa penyebab lain f) Gelisah dan muntah-muntah g) Bintik-bintik kemerahan pada kulit dan renjatan/syok g.

sebelum dan sesudah makan i) Jangan tukar menukar peralatan mandi . Simpan tisu/sapu tangan dalam tempat tertutup dan buang di tempat sampah 4) Beraktivitas seperti biasa (sekolah. 2) Tidak membuang dahak sembarang tempat. bermain adan bekerja) 5) Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti : a) Menjemur alat tidur b) Membuka pintu dan jendela setiap pagi agar udara dan sinar matahari c) d) e) f) g) h) masuk Makan makanan bergizi Tidak merokok dan minum minuman keras Olahraga secara teratur Mencuci pakaian hingga bersih Buang air besar di jamban/WC Mencuci tangan pakai sabun dan di air mengalir setelah BAB. 3) Selalu menutup mulut dengan tisu/sapu tangan jika batuk.h. bersin atau tertawa. kemudian dahak ke lubang WC atau timbun ke dalam tanah di tempat yang jauh dari keramaian. dibuang pada tempat tertutup yang sudah diberi air sabun. Tips bagi Pasien TB dan Pencegahan Penularan 1) Pengobatan TB harus lengkap dan teratur sesuai petunjuk sampai sembuh.

i. kader dan lingkungan pasien TB 1) Anjurkan orang yang mempunyai gejala TB untuk segera memeriksakan 2) 3) 4) 5) diri ke sarana pelayanan kesehatan (Puskesmas. Tips bagi keluarga. RS atau Klinik) Awasi pengobatannya sampai sembuh/selesai Berperilaku hidup bersih dan sehat Imunisasi BCG bagi balita untuk mencegah TB berat Mengajak anggota keluarga (suami/istri/anak) untuk memeriksakan satatus TB .