You are on page 1of 6

enanam Melati Air

Melati Air (Echinodorus palaefolius)
Melati air (Echinodorus palaefolius) atau mexican sword-plant. Salah satu jenis tanaman air
ini sangat mudah dalam menanam dan perawatannya. Media tanamnya pun sangat mudah
kita dapatkan.
Beberapa tips/cara sederhana dalam menanam melati air :
1. Sediakan pot bunga ukuran sesuaikan rumpun melati air. Lebih besar ukurannya lebih
bagus. Tutup lubang dibawah pot jangan sampai air bocor. Ini bertujuan agar air selalu
dalam kondisi tergenang.
2. Tanah halus. Tanah lumpur lebih bagus. Ini lebih sesuai dengan habitat tumbuhnya
pada tanah berlumpur. Isi pot dengan tanah/lumpur -+ 1/3 isi pot. Tambahkan pupuk
kandang/kompos diatas tanah/lumpur -+ 1/3 bagian.
3. Letakkan rumpun melati air di atasnya. Biarkan akar yang panjang dan menjulur itu
tetap utuh. Tidak perlu di potong. Jika terlalu panjang, lingkarkan saja di sekitar
dalam pot. Kemudian tutup dengan tanah/lumpur di atasnya dan padatkan. sebaiknya
pot jangan di penuhi dengan tanah. Karena sisanya akan di isi dengan air sebagai
media utama untuk tumbuhnya.
4. Isi dengan air hingga penuh sisa ruang dalam pot tersebut. Kondisi seperti inilah yang
diinginkan dari tanaman melati air untuk hidup dan berkembang.
5. Ingat satu hal. Taruh di tempat teduh/sejuk. Jangan menaruh tanaman yang baru
ditanam terkena cahaya matahari secara langsung. Karena hal ini akan mengakibatkan
daun yang sudah tua akan cepat kering. Jika hal ini terjadi, potong dahan/daun yang
mengering tepat di pangkal lebih bagus. tidak perlu kawatir tanaman ini akan mati.
Karena dia masih mempunyai tunas yang tersimpan di pangkal rumpun dan dalam
waktu beberapa hari saja dia akan tumbuh menggantikan daun yang sudah
tua/mengering.
Demikian tips singkat dan sederhana untuk menanam bunga melati air. Tips ini saya ambil
dari membaca dan pengalaman pribadi. Semoga bermanfaat.

Helai daun yang rusak berlobang ini terjadi saat masih kuncup di dalam air yang dimakan oleh anak kepiting yang kebetulan hidup di lumpur dan terbawa saat mengambil lumpur untuk media tanamnya. Batang dan daun ini relatif masih muda.Tunas melati air ini baru berumur dua minggu sejak aku tanam. Hal itu tidak baik kalau dipertahankan karena akan mengurangi keindahan rumpun muda yang sudah mulai menghijau. Sementara batang dan daun yang sudah menua telah dipotong karena sebagian daunnya mulai mengering. .

Bunganya yang sangat cantik dan mempesona. Atau hanya berumur antara fajar menjelang matahari terbit sampai tengah hari/selepas dzuhur. Namun bunga ini hanya mampu bertahan -+ 6-7 jam sehari. Sungguh mempesona. . Tapi dia akan terus berbunga setiap hari tanpa berselang. Tapi jangan kawatir karena bunga ini tidak mengenal musim berbunga.

Mengagumkan…!! . Gambar ini aku ambil saat masih pagi saat matahari belum memancarkan cahayanya. Bungaku yang sedang memperlihatkan keindahannya.Tunas tangkai bunga yang sedang tumbuh ini sungguh indah.

Jadi tidak perlu di khawatirkan akan merusak bunga-bunga ini. . Tapi justru lalat ini membantu penyerbukan selain lebah lebah kecil.Lalat ini bukan predator atau hama.

Ulat ini memakan batang. Itu bisa di ketahui pada saat bunga mulai mekar penuh sekitar jam 06 pagi. daun yang masih muda dan tentunya memakan kelopaknya.Bungaku yang malang. Salah satu hama / hewan perusak melati air ini adalah ulat. . Ulat ini beraksi sangat singkat. Selain ulat ada juga laba laba yang bisa di katakan sebagai perusak tanaman ini. setelah kurang lebih satu jam tampak terlihat kelopak bunganya sudah terkoyak dan lunglai. Dengan metode sederhana ini kita bisa menjaga penampilan melati air ini agar tetap indah dan cantik. Ini di karenakan laba laba itu akan membuat sarang perangkap untuk mencari makanannya. Jika ini di biarkan maka akan merusak bentuk bunga dan daunnya karena terjerat dengan jaring laba laba. Salah satu pencegahan untuk mengusir hama tersebut adalah kita harus rajin menyiangi tanaman ini. Terutama pada pagi hari saat bunga-bunga itu mulai bermekaran.