You are on page 1of 2

Nama : Taufik Ramahdi S.

Kelas : XI IIS 2

1. Jelaskan keselamatan kerja pada produksi kerajinan tanah liat.


Keselamatan kerja produksi tanah liat adalah sikap pada saat kita bekerja. Hal ini
berhubungan denga cara memperlakukan alat dan bahan kerja, seta bagaimana
mengatur alat dan benda kerja yang baik dan aman karena berhubungan dengan
satu orang manusianya. Seletah proses pekerjaan selesai, bersihkan semua
peralatan dan simoan pada tempat semestinya. Pastikan ruang kerja supaya tetep
bersih, rapi, dan sehat.
2. Jelaskan peralatan dan bahan yang diperlukan padapembuatan karya kerajinan dari tanah
liat.
a. Butsir kayu (wood modelling tools)
b. Pisau
c. Kuas
d. Spons (sponges)
e. Alat pembentukan
f. Baskom
g. Ember
h. Timbangan
i. Whirler/banding wheel
j. Papan cetakan
k. Linoleum
l. Sekop
m. Gelas ukuran
n. Kertas amplas waterproof
3. Jelaskan proses penyiapan dan pembuatan gips untuk teknik cetak.
1. Tuang air bersih ke dalam ember plastic menggunakan gelas ukur sesuai dengan
ukuran atau volume yang telah ditentukan sesuai kebutuhan.
2. Timbang berat bahan gips menggunakan timbangan yang sesuai dengan perbandingan
berat atau volume air yang telah ditentukan. gips yang telah ditimbang secara merata
ke dalam ember yang telah berisi air. Lakukan secara bertahap sedikit demi sedikit
dengan gips masih berbentuk tepung.
3. Masukkan gips ke dalam air hingga tampak sedikit gips muncul di atas permukaan
air. Biarkan hingga 1 2 menit, agar air meresap dalam gips.
4. Aduk menggunakan tangan secara pelan-pelan hingga ke bagian dasar agar gips
tersebut tercampur rata dengan air menjadi adonan gips yang hangat.
5. Kontrol kepekatan adonan gips tersebut, usahakan jangan terlalu cair atau sebaliknya
sehingga adonan gips soap dituang dalam cetakan.
4. Jelaskan proses penyiapan model untuk teknik cetak.

Berikutini contoh pembuatan model hiasan dinding berupa topeng wajah manusia:
Buatlah model secara global menggunakan tanah liat model.
Bentuklah model secara detail pada tiap bagiannya kemudian haluskan
menggunakan spons.
Model cetakan satu sisi untuk teknik cetak tekan( padat ) yang telah
selesai dan siap dicetak.
5. Jelaskan perbedaan proses pembentukan dengan teknik cetak tekan dan cetak tuang.
a. Proses pembentukan dengan teknik cetak tekan
o Merupakan teknik pembentukan benda keramik yang dilakukan dengan
bantuan cetakan gips satu sisi ( cetakan tunggal ) menggunakan bahan
tanah liat plastis dengan cara menekan bongkahan/ lempengan tanah liat
plastis ke permukaan cetakan sehingga mengisi cekungan atau bentuk
cetakan.
o Teknik cetak tekan menghasilkan produk yang terbatas bentuknya,
biasanya berbentuk dua dimensi seperti topeng, wadah sederhana, dan
b.

lain-lain.
Proses pembentukan dengan teknik cetak tuang :
o Pembentukan benda keramik dengan teknik cetak tuang dilakukan dengan
pembuatan model terlebihdahulu.
o Cetakan gips tergantung pada bentuk modelnya.
o Teknik cetak tuang menghasilkan benda berbentuk tiga dimensi sepert
itopeng hias, mangkok, cangkir, dan lainnya.