You are on page 1of 2

BAB II

KAJIAN TORI

2.1 Usaha Kecil dan Menengah

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) adalah suatu bentuk usaha yang dilihat dari
skalanya usaha rumah tangga dan usaha kecil hanya mempunyai jumlah pegawai antara
1-19 orang. Sementara usaha menengah mempunyai pegawai antar 20-99 orang (BPS,
2004).
UKM ini telah terbukti merupakan salah satu bentuk usaha yang dapat bertahan
dalam krisis ekonomi yang pernah terjadi di Indonesia. Usaha Kecil dan Menengah
(UKM) merupakan salah satu bidang yang memberikan kontribusi yang segnifikan dalam
memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dikarenakan daya serap UKM terhadap
tenaga kerja yang sangat besar dan dekat dengan rakyat kecil. Statistik pekerja Indonesia
menunjukan bahwa 99,5 % tenaga kerja Indonesia bekerja di bidang UKM (Kurniawan,
2008). Hal ini sepenuhnya disadari oleh pemerintah, sehingga UKM termasuk dalam
salah satu fokus program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia.
Kebijakan pemerintah terhadap UKM dituangkan dalam sejumlah Undang-undang dan
peraturan pemerintah.
Melihat demikian besarnya jumlah usaha kecil, maka perlu penanganan yang
lebihsungguh-sungguh secara menyeluruh sehingga menjadi semakin besar dan
berkualitas agar benar-benar mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
Sebaliknya apabila perhatian pemerintah kurang sehingga usaha kecil ini mengalami
kemunduran atau mati, maka akan terjadi pengangguran yang sangat banyak. Adanya
pengangguran yang sangat banyak kiranya sangat membahayakan terhadap kestabilan
dan keamanan perekonomian nasional.
Peran utama keberadaan dan pertumbuhan UKM pada umumnya dimaksudkan
untuk dapat memberikan kontribusi positif terhadap upaya penanggulangan kemiskinan,
pengangguran dan pemerataan pembagian pendapatan. Oleh sebab itu, tidak
mengherankan apabila keberadaan UKM selalu dikaitkan dengan masalahmasalah
ekonomi dan sosial. Adapun peran UKM antara lain dapat diuraikan sebagai berikut.

industri rumah tangga. sehingga dapat terbebaskan dari kemiskinan.67%.9 % di luar migas. Jepang 79. perikanan.2%. Dengan adanya UKM. Dengan diperolehnya pendapatan melalui UKM diharapkan dorongan untuk bertindak kriminal dan kejahatan dapat dikurangi. Salah satu alasan utama seseorang melakukan urbanisasi adalah untuk mendapatkan pekerjaan. jasa konstruksi. Secara makro peranan UKM dalam suatu negara dapat diukur dari segi seberapa jauh kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja dan produk domestik bruto (PDB). . Oleh sebab itu. Kedua. Diperolehnya pendapatan dapat digunakan untuk membiayai keperluan hidupnya. kerajinan rakyat. sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada. maka yang bersangkutan akan memperoleh pekerjaan dan pendapatan sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Menurut Soeharto Prawirokusumo (2001 : 78) bahwa peranan UKM di Indonesia terhadap PDB jika dibandingkan dengan UKM di luar negeri masih rendah. Amerika Serikat sebesar 53. mengingat di daerah pedesaan lapangan pekerjaan relatif terbatas. Dengan tumbuh dan berkembangnya UKM akan membuka kesempatan kerja baru. Kelima. disebabkan mereka telah memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang cukup di daerah pedesaan. sementara pemenuhan kebutuhan hidup tidak dapat dihindarkan lagi. penduduk dapat melakukan kegiatan usaha produktif apakah dalam bidang usaha perdagangan. membantu untuk mengentaskan kemiskinan.Pertama. membantu mengatasi adanya pengangguran. memberikan sumbangan terhadap produk domestik bruto (PDB). dengan terbukanya kesempatan kerja melalui UKM. maupun jasa lainnya sehingga akan memperoleh pendapatan secara rutin. peternakan. membantu mengurangi tindak kriminal dan kejahatan. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia memungkinkan mereka untuk menciptakan lapangan kerja sehingga dorongan untuk urbanisasi dapat berkurang. pertanian. Salah satu alasan tindak kriminal dan kejahatan. Sebagai gambaran untuk tahun 1994 peranan UKM di Kanada sekitar 59. karena yang bersangkutan tidak mempunyai pendapatan. Selain itu makin berkembangnya UKM. Keempat. maka pendapatan mereka juga meningkat sehingga mereka mampu membiayai tingkat pendidikannya dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ketiga. membantu mencegah urbanisasi. yakni sebesar 38. Apabila UKM di pedesaan berkembang diharapkan dorongan untuk mengadakan urbanisasi dapat berkurang.24%.