You are on page 1of 6

MEKANISME PENGAWASAN DAN PENILAIAN KINERJA

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA

BAB I
PENDAHULUAN
Pasal 1
Pengertian

1. Mekanisme pengawasan dan penilaian kinerja Badan Eksekutif Mahasiswa
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana adalah suatu
mekanisme pengawasan dan penilaian yang digunakan Badan Perwakilan
Mahasiswa untuk mengawasi dan menilai kinerja Badan Eksekutif
Mahasiswa.

2. Mekanisme pengawasan dan penilaian dibentuk berdasarkan pada KUKM
Universitas Kristen Krida Wacana Pasal 37 ayat 2

Pasal 2
Maksud dan Tujuan

1. Maksud dari mekanisme pengawasan dan penilaian ini adalah untuk
digunakan sebagai dasar pengawasan dan penilaian kinerja Badan Eksekutif
Mahasiswa di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida
Wacana
2. Tujuan dari Mekanisme pengawasan dan penilaian ini adalah terciptanya
keselarasan dan kesinambungan dalam penyelenggaraan kegiatan
kemahasiswaan agar sesuai dengan Garis Besar Program Kerja Lembaga

Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) 2. Badan Perwakilan Mahasiswa melakukan pengawasan terhadap Badan Eksekutif Mahasiswa agar pelaksanaan (tugas) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana tidak menyalahi peraturan yang berlaku. 2.Kemahasiswaan sehingga tercapai mahasiswa yang berkualitas lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana di Pasal 3 Ruang Lingkup Ruang Lingkup mekanisme pengawasan dan penilaian yang dimaksud disini terdiri atas: 1. Peraturan yang digunakan dalam pengawasan ini adalah KUKM Universitas Kristen Krida Wacana dan GBPKLK Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Pasal 5 Sistem Pengawasan . Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) BAB II PENGAWASAN Pasal 4 Pengertian 1.

Mekanisme rapat koordinasi dan evaluasi rutin : a. BEM menyerahkan laporan pertanggungjawaban secara tertulis paling lambat 1 bulan setelah program kerja dilaksanakan b. Rapat kerja yaitu BPM dan BEM mempresentasikan masing-masing program kerja yang akan dilaksanakan dalam 1 (satu) periode kepengurusan. b. 4. c. Pengawasan lapangan adalah pengawasan secara langsung BPM terhadap program kerja BEM selama dan setelah pelaksanaan program. Sistem pengawasan ini terdiri dari rapat kerja. d. dan masukan sesuai dengan wewenang BPM yang tercantum pada KUKM UKRIDA pasal 37 ayat 2. . terdiri dari rapat koordinasi rutin dan rapat koordinasi insidental. 3. 2.1. Pembahasan mengenai laporan pertanggungjawaban dan proposal program kerja dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali d. kritik. Rapat Kerja antara Badan Perwakilan Mahasiswa dengan Badan Eksekutif Mahasiswa yang dilaksanakan pada awal kepemimpinan BPM dan BPM baru. BEM menyerahkan proposal program kerja paling lambat 3 bulan sebelum program kerja dilaksanakan c. Rapat koordinasi dan evaluasi insidental diadakan bila BEM menghadapi permasalahan yang memerlukan penyikapan segera. Rapat koordinasi dan evaluasi antara Badan Perwakilan Mahasiswa dengan Badan Eksekutif Mahasiswa. Rapat koordinasi dan evaluasi rutin dilaksanakan untuk membahas program kerja BEM setiap 3 bulan sekali. Pada saat rapat koordinasi dan evaluasi BPM dapat memberikan saran. e. Sistem pengawasan adalah suatu sistem yang digunakan Badan Perwakilan Mahasiswa untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja Badan Eksekutif Mahasiswa. rapat koordinasi dan evaluasi serta pengawasan lapangan a.

3.e. dan memberikan pertimbangan—yaitu hak untuk memberikan arahan-arahan dan rekomendasi terhadap kinerja dan/atau permasalahan yang dihadapi oleh BEM d. Hak interpelasi yaitu hak untuk meminta keterangan kepada BEM mengenai kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh BEM. c. dan pengawasan lapangan : a. menambah atau mengurangi kebijakan BEM berdasarkan amanat mahasiswa BAB III PENILAIAN Pasal 6 Pengertian 1. Hak petisi yaitu hak untuk mengubah. Hak angket yaitu hak untuk mengadakan angket (penyelidikan) terhadap kebijakan BEM. Wewenang BPM dalam rapat koordinasi dan evaluasi. Penilaian adalah pengukuran terhadap kinerja BEM selama satu periode kepengurusan. menganjurkan. Hak inisiatif yaitu hak untuk mengajukan.Hak budget yaitu hak untuk bertanya dan memberikan pertimbangan mengenai anggaran dana BEM e. Pengukuran terhadap kinerja BEM ini diberikan berupa pemberian nilai terhadap pelaksanaan Program Kerja BEM. 2. b. BPM memberikan gambaran rekomendasi pengembangannya secara tertulis 5. Penilaian diberikan berdasarkan indikator keberhasilan program kerja .

2. Pelanggaran ringan Pelanggaran ringan adalah pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa atas poin-poin pada Sistem dan Prosedur Lembaga Kemahasiswaan.yang telah dirumuskan oleh BEM dan disetujui bersama ketika rapat kerja BAB IV LAPORAN HASIL PENGAWASAN DAN PENILAIAN Pasal 7 Laporan hasil pengawasan dan Penilaian terhadap kinerja BEM ini akan diserahkan pada Musyawarah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana BAB V PELANGGARAN Pasal 8 Pengertian Pelanggaran terdiri dari: 1. Pelanggaran berat Pelanggaran berat adalah penyimpangan yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa terhadap: .

GBPKLK Pasal 9 Mekanisme Peringatan Tahapan mekanime peringatan mengacu pada KUKM . KUKM ii.i.