You are on page 1of 2

Proses pembuatan tembaga dilakukan dari senyawa sulfidanya dalam mineral kalkopirit (CuFeS 2

)
dan kalkosit (Cu2S). Karena terdapat cukup banyak besi, proses pembuatan tembaga menjadi agak
kompleks karena harus memisahkan Cu dan FeS. Simak proses pembuatan tembaga pada diagram
berikut ini:

tahapan pembuatan tembaga
Tahapan pembuatan tembaga:
1.

pengolahan senyawa sulfida (CuFeS 2, Cu2S) yang mengandung 0,3-0,7% Tembaga untuk
memperoleh partikel sulfida dengan kadar 25-35% tembaga.

Bijih tembaga dengan kandungan 0,3-0,7% tembaga digerus, lalu dicampur dengan air dan zat
kimia. Zat kimia akan menyebabkan partikel sulfida terpisah dari air (menjadi hidrofob). Lalu udara
ditiup ke dalam campuran ini untuk mengikat partikel sulfida dan menyebabkannya terapung.
Partikel sulfida ini mengandung 25-35% Cu dan sisanya Fe dan pengotor lainnya . Partikel sulfida ini
kemudian dikeringkan.
2.

Peleburan untuk memperoleh Cu matte dengan kadar ~70% Cu

Bijih tembaga CuFS2 dan CuS2 dipanggang utuk mengubah besi menjadi FeO.
2CuFeS2(s) + 4O2(g) → Cu2S(a) + 2FeO(s) + 2SO2(g)
Kemudian bijih dilebur / dilelehkan dan diperoleh 2 lapisan terpisah. Lapisan atas berupa lelehan
terak yang mengandung pengotor. Sedangkan lapisan bawah mengandung ~7% Cu dalam senyawa
Cu2S, dan juga FeO serta pengotor lainnya. Reaksi ini juga menghasilkan gas SO 2 yang akan
diproses menajadi H2SO4.
3.

Konversi Cu matte menjadi Cu lepuh dengan kadar ~99% Cu

4% Cu Udara ditiupka ke dalam lelehan tembaga lepuh untuk mengoksidasi sisa S agar kadarnya berkurang menjadi ~0.500 ppm. Keduanya dicelupkan ke dalam larutan elektrolit CuSO 4. 5.4%. Suhu konverter yang tinggi akan mengakibatkan semua unsur teroksidasi.500-3. dan silika. Pemurnian Cu dengan metode elektrolisis untuk memperoleh Cu dengan kadar mencapai 99. guna memperoleh ~99. batu kapur. Ion Cu2+ dalam larutan akan tereduksi dan mengendap sebagai Cu murni di katode. Total reaksinya adalah sebagai berikut: Katode : Cu2+ + 2e– → Cu (murni) Anode : Cu(kotor) → Cu2+ + 2e– Sel : Cu(kotor) → Cu (murni) . Sementara Cu kotor di anode akan terosidasi menjadi ion Cu2+.001%.999% Sel elektrolisis untuk pemurnian Cu terdiri dari katode yang dilapisi Cu murni dan anode Cu kotor (hasil dari tahap 4). Tembaga ini selanjutnya dicetak menjadi bentuk anode untuk proses pemurnian akhir. Lelehan Cu 2S tembaga sulfida teroksidasi membentuk tembaga lepuh. kecuali Cu. Proses ini menghasilkan tembaga dengan kemurnian ~99. Pemurnian Cu dengan pembakaran untuk menghilangkan sisa S dan O.Lelehan Cu matte dimasukkan ke dalam konverter bersama dengan udara. 2Cu2S + 3O2 → 2Cu2O + 2SO2 2Cu2O + Cu2S → 6Cu + SO2 Sedangkan FeO teroksidasi menjadi terak FeSiO3. FeO + SiO2 → FeSiO3 4. Gas alam atau amonia digunakan untuk mereduksi sisa O agar kadarnya menjadi 1.