1.

Definisi Kewirausahaan

Pengertian kewirausahaan secara harafiah
Kewirausahaan berasal dari kata “wirausaha”,diberi awalan ke dan akhiran an.
Wirausaha sendiri terdiri dari kata “wira” yang mempunyai arti perwira atau
pahlawan,sedangkan “usaha” mempunyai arti daya atau upaya. Jadi definisi dari
kewirausahaan adalah suatu hal yang berhubungan dengan keberanian seseorang untuk
melakukan kegiatan yang bersifat bisnis atau yang bukan bisnis ( non bisnis secara
mandiri).

Pengertian kewirausahaan secara umum
Kewirausahaan adalah seseorang yang memiliki kemampuan/keahlian melihat
dan menilai suatu peluang atau kesempatan bisnis,mengumpulkan sumber daya yang
dibutuhkan dengan fungsi atau tujuan untuk mendapatkan laba (keuntungan) dan
tindakan yang tepat dalam memastikan kesuksesan.
(http://www.kitapunya.net/2015/08/pengertian-kewirausahaan-dan-wirausahamenurut-para-ahli.html)

2. Peran wirausahawan dalam suatu Negara
A. Pemutar gerak roda ekonomi.
Dengan menjadi seorang wirausahawan, maka roda perekonomian akan terasa
lebih bergerak. Seorang wirausahawan akan berusaha menciptakan produk atau jasa yang
bisa di terima konsumen. Wirausahawan bisa menggaji karyawan yang membantunya.
Karyawan tersebut kemudian mempunyai pendapatan untuk keluarganya, sehingga
keluarganya bisa memiliki daya beli untuk memenuhi kebutuhannya.
B. Pembuka atau penyedia lapangan kerja.
Seorang wirausahawan bisa menyediakan lapangan kerja untuk masyarakat.
Seperti kita tahu, lapangan kerja di Indonesia tidak sebanding dengan pencari kerja,
namun tidak di pungkiri banyak lowongan yang tersedia namun pelamar tidak memenuhi
kualifikasi yang di harapkan. Saya pernah membaca bahwa setiap tahun ada sekitar 200
ribu orang sarjana dan selalu bertambah. Namun mestinya seorang sarjana itu dimana
memperoleh pendidikan yang lebih tinggi tidak berorientasi menjadi karyawan, namun
bisa menjadi solusi dengan menyediakan lapangan pekerjaan minimal untuk dirinya
sendiri. Para sarjana harus mencoba untuk merubah mindset dimana masih menjadi
stereotip dimasyarakat semakin tinggi pendidikan, semakin berpeluang untuk bekerja di
perusahaan besar dan di bayar tinggi.
C. Pembayar pajak sebagai sumber pemasukan APBN/APBD.
Wirausahawan juga mempunyai peran lain yaitu sebagai salah satu sumber
pemasukan pemerintah baik pusat maupun daerah. Namun sayang Indonesia masih di
kenal sebagai negara dengan biaya ekonomi tinggi, meskipun iklim wirausaha di
Indonesia sudah cukup baik. Wirausahawan membayar berbagai macam pajak seperti
pajak penjualan dll, sehingga jika pemerintah serius ingin meningkatkan penerimaan di
sektor pajak, maka hendaknya mempermudah wirausahawan dalam menjalankan
usahanya dan juga memihak pada mereka tidak semata-mata mereka yang mempunyai
modal besar saja.

D. Penghasil devisa dari produk ekspor yang akan memperkuat cadangan devisa.
Banyak wirausahawan Indonesia yang mampu menembus pasar mancanegara.
Hal ini merupakan modal yang baik karena selain mengharumkan nama Indonesia, juga
sebagai penghasil devisa yang akan memperkuat cadangan devisa. Pemerintah hendaknya
membuka akses seluas-luasnya dan juga mempermudah perizinan agar produk kita bisa
go Internasional. Banyak pangsa pasar yang bisa kita kembangkan seperti pasar ASEAN,
Asia Pasifik dan dunia. Saat ini Indonesia saat ini di untungkan sebagai negara dengan
pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di tengah lesunya perekonomian negara lain
terutama di Eropa dan Amerika.
E. Menjalankan peran sebagai fungsi sosial untuk memajukkan bangsa.
Para wirausahawan dapat memajukan bangsa melalui sumbangan-sumbangannya
di berbagai bidang seperti pendidikan, budaya, kesehatan dan lain-lain. Saat ini banyak di
kenal istilah social entreprenuer. Social entreprenuer atau wirausahawan sosial
merupakan seseorang yang mempu mengidentifikasi problem sosial di sekitarnya seperti
pendidikan, kesehatan, pengangguran dan lain-lain untuk kemudian melalui kemampuan
kewirausahaannya membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Contohnya seorang
social entreprenuer dari Bangladesh yang cukup mendunia adalah Muhammad Yunus,
dimana melalui Grammen Bank yang di bukanya berhasil memberdayakan banyak orang
dan membantu banyak orang keluar dari jerat kemiskinan terutama kalangan ibu.
Indonesia membutuhkan banyak wirausahawan sosial sehingga bisa mengatasi masalah
yang masih banyak terjadi di masyarakat.
(https://suzieitaco.wordpress.com/2013/09/17/peran-wirausaha-dalam-suatunegara/)