You are on page 1of 5

Contoh Merangkum Isi Diskusi

MERANGKUM ISI PEMBICARAAN DALAM DISKUSI
DI
S
U
S
U
N
OLEH
KELOMPOK I
1. BESSE NAFISAH
2. UMMU KALSUM
3. A. NIA RUQMA INSANI
4. RIFKY ADITYA
5. KRISTIAN GARENTE
SMA NEGERI 3 SENGKANG
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
1. Langkah Langkah Merangkum Isi Pembicaraan Dalam Diskusi
A.Tahu Aturan Permainan Diskusi
1.Ada Moderator, tugasnya :
a. membuka => salam, selamat, ucapan terimakasih, menyampaikan judul diskusi, nama penyaji,
mempersilakan penyaji.
b. mengarahkan => membagi termin/ waktu dan kesempatan berpendapat atas kesepakatan
bersama, membantu penyaji menanggapi masalah, membacakan kesimpulan sementara. Contoh fungsi
termin :
Diskusi kali ini akan kita bagi menjadi berapa termin?
masing2 termin 3 orang dan tiap orang 5 menit.
c. menutup => mencakan simpulan akhir setelah disepakati, ucapan terimakasih, permintaan
maaf, salam.
2.Ada Penyaji, tugasnya memperkenalkan diri dan menyampaikan masalah, menampung dan
menanggapi pendapat peserta, menyerahkan hasil diskusi kepada moderator.
3.Ada Penyanggah, yaitu orang yang menolah terhadap masalah yang disampaikan oleh penyaji.
4.Ada Penyaran, yaitu orang yang menambah atau menyetujui permasalahan yang disampaikan oleh
penyaji.
* persamaan antara penyanggah dan penyaran adalah sama-sama menanggapi.
Syarat yang harus dilakukan peserta untuk melakukan sesuatu di dalam diskusi :
• Interupsi : digunakan peserta diskusi untuk menyela pendapat peserta lain.
• jika ada penyaran/ penyanggah, harus diawali berkata "terimakasih saudara moderator"
• penyanggah tidak boleh berkata "tidak". Kata tidak bisa diganti "kurang sependapat" atau "saya
sependapat, tapi ..."
B.

Langkah-langkah Merangkum isi pembicaraan :
1.menyimak pertanyaan dari penyanggah.
2.menyimak jawaban dari penyaji.
3.mencatat hasil jawaban pokok-pokok diskusi tersebut.
4.merangkum hasil pokok-pokok diskusi tersebut.

.

ada juga yang gila-gilaan menghujat.. Rifky ( mahasiswa UI ) Isi Diskusi Karni : “Malam ini.?”. Angie tetap meminta saya menjadi lawyernya.?”.. Angie sudah mendapatkansurat panggilan sebagai tersangka. hormati KPK. Johan Budi ( Juru Bicara KPK) 4.00 WITA di TV One : “ Setelah Angie. malah yang ia khawatirkan ayah dan ibunya jangan sampai jadi kurang sehat. saya menghormati keputusannya. bagaimana keadaan Angelina Sondakh sampai sekarang ini?” Lucky : “ Keadaannya sehat.” Karni : “ Apa bapak pernah memperingati Angie ketika masuk dunia politik akan kemungkinankemungkinan buruk ?” Lucky : “Dalam menghormati kebebasan orang. Bapak. Angie juga belum memiliki lawyer ia masih meminta saya menjadi lawyernya. tetapi begitu saya baca surat panggilan sprindidnya tertanggal 19 April atau seminggu lalu. itukan di anggap tidak fair. Saya prihatin dengan kasus yang menimpa Angie. Bagaimana akhirnya hingga anda yang di minta sebagai lawyernya ?” Nasrullah : “Saya sebenarnya sudah di minta berkali-kali untuk menangani kasus Angie. saya berpikir dia sudah dewasa saya bertengkar berdebat tapi akhirnya saya respek terhadap pilihannya. karena prosesnya mencari keadilan dan kebenaran bukan resiko yang harus di hadapi karena pengaruh-pengaruh di luar hukum. Saya percayakan saja ke proses hukum. Teuku Nasrullah ( Pengacara Angelina Sondakh) 3.” Karni : “Satu pertanyaan lagi ke bapak sebelum ke pengacara Angie. 6 Januari 2014 pukul 22. Kali ini kita akan menemui tamu istimewa malam ini bapak Prof. asalkan prosesnya benar-benar di lakukan menurut kaidah-kaidah hukum yang sah dan adil.” Karni : “Baik. Saya sudah siapkan mental dari Angie apapun keputusan harus di terima. Siapa lagi. saya tidak pernah berhenti berjuang untuk mencari kebenaran dan keadilan. tapi ini harus di hadapi dan kami berterima kasih.. Tapi. saya hanya bilang “no comment” untuk soal hukum dan politik. mencemooh tapi saya katakan saya hadapi ini dengan iman kristiani. Lucky Sondakh ( Ayah Angelina Sondakh) 2. banyak sms simpati yang masuk.Waktu Topik Pemandu/Host Pembicara : Senin. Dari sudut itu saya nasehati Angie. Sebagai seorang akedemis. saya percaya negara kita akan memproritaskan supremasi hukum berada diatas segala-segalanya. tapi resikonya harus di hadapi. walaupun banyak orang tersangkut?” Lucky : “Saya katakan kepada Angie katakan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah. : Karni Ilyas : 1. Pada hari Rabu. saya sekarang ke pengacara Angelina yakni bapak Teuku Nasrullah. saya agak terenyuh ketika bapak berkata kebenaran ingi di tegakkan. hormati proses hukum. Tapi.” Karni : “Apakah sudah ada saksi-saksi yang sudah di periksa sebelum Angie di periksa ?” Nasrullah : “Saya tidak tahu. Apakah bapak mendorong Angie untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi. Saya di interview oleh banyak wartawan hampir tiap hari. Dan ini saya anggap apresiasi dan kepercayaan yang luar biasa dan saya menghargai itu. Kalau di tanya ekonomi saya bisa. Tapi. dan tiba-tiba menjadi lawyer. ayah Angelina Sondakh. Hal lain yang membuat saya bersedia. kita muncul dengan topik “ Setelah Angie. namun yang ingin saya sampaikan pemeriksaan angie baru sampai ke matri yang sangat polik yang pertanyaannya adalah apa tugas dan wewenang anggota DPR ? Apa tugas dan wewenang anggota Banggar ? Apa tugas dan wewenang komisi X ? Siapa . karena saya sudah berkali-kali pula menjadi narasumber di berbagai media untuk kasus Angie. Siapa lagi. tapi berdasarkan pemberitaan media massa sudah ada saksi-saksi yang sudah di periksa sebelum Angie.. Sedangkan sprindid itu ada setelah di tetepakannya sebagai tersangka dan ini yang ingin saya luruskan. Sebagai orang beragama. saya melihat ada proses yang harus saya pertanyakan yaitu kita tahu Angie sudah di umumkan menjadi tersangka 3 bulan lalu. saya menolak. Prof. Lucky Sondakh.

Kenapa hanya Angie yang jadi tersangka?” Johan : “Penetapan angelina sebagai tersangka itu juga menunjukkan yang selama ini di sampaikan KPK bahwa kasus suap menpora berkaitan dengan kasus wisma atlet di lokalisir pada Nasaruddin. Nah. surat dakwah belum ada. Panggilannya hanya merujuk pada dugaan menerima sesuatu atau janji dalam kasus Kemendiknas dan Kemenpora itu. tapi saya akan di tanya nantinya. Tapi KPK juga perlu proses. maka pertanyaannya. saya ingin dengar anggapan dari Mahasiswa Universitas Indonesia tentang yang di diskusi kan malam ini. kegiatan pruistisia sudah di keluarkan sprindidnya. bagaimana dengan sprindid ini yang keluar setelah orang di tahan ?” Johan : “Penyidik dalam melakukan kegiatan peruistisia yaitu melakukan pemeriksaan pada saksi atau tersangka. pada dasar yang di pakai KPK apakah KPK menemukan 2 alat bukti yang cukup kepada seseorang. Di sini saya hanya ingin sampaikan. Artinya. bisa saja beliau menyatakan seperti itu. Nah. saya belum tahu apa jawaban klien saya. Terima Kasih. kegiatan peruistisia yang di lakukan penyidik KPK. kalau seperti itu yang sudah di sampaikan saya rasa ada baiknya di bunyikan dulu BAP klien saya baru saya bisa komentari itu. ini tidak mudah di jawab. dan putusan juga belum ada. Artinya.” Karni : “Nah sekarang. Angelina Sondakh itu di periksa sebagai tersangka minggu lalu. siapa lagi ?”. kemudian pemeriksaan juga di lakukan terhadap saksi-saksi di lakukan minggu lalu. tentu tidak terkait proses peruistisia. tuntutan belum ada. kalau belum di bunyikan di BAP klien saya dan klien saya belum menjawab.” Karni : “Pertanyaan selanjutnya. dari pengacara Nasaruddin bahwa yang di sebut atau yang buktinya juga sudah nyata dari persidangan dari saksi-saksi yang di hadapkan hingga akhirnya Angelina. bagaimana saya bisa menjawab kalau klien saya belum menjawab apa yang bisa saya jawab. Mengenai pengumuman KPK yang di sampaikan Ketua KPK. sekarang saya undang dari KPK yang di wakili Kepala Biro Humas yakni Bapak Johan Budi. publik sudah mengetahui lebih dari yang saya tahu sebagai lawyer yang mendampinginya. Dengan itu KPK juga mengembangkan kasus dalam penyidikan wisma atlet misalnya kemudian dalam penyidikan Hambalang itu kan rangkaian juga yang di lakukan KPK. apa tanggapan bapak ?” Lucky : “Setelah mendengar semua tanggapan ini. Angelina ini bukan tidak hadir dalam kaitan proses penyidikan ini. karena kami lihat kondisi Angie dalam penahanan . kita awasi dan jika memang ada pelanggaran dalam prosedur mari kita kritisi. Dan terakhir dari saya jika topik diskusi ini “Setelah Angie. kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat bahwa jangan sampai suasana emosional kita yang benci akan korupsi atau bahkan kepentingan politik yang mewarnai hidup kita. ini hanya tergantung pada KPK. Jadi. hanya janji tidak ada gratifikasi.” Karni : “Baik terakhir saya ke pak Lucky. pada partai Demokrat dan kepada yang bersangkutan yang sudah di jadikan tersangka. Tapi. terima kasih. kita di sini membentuk opini publik dan opini publik di serap berbagai media hingga nantinya terjadi trayel by pers. Jadi. Jadi kita tunggu prosesnya. Tapi.” Karni : “Kita lanjutkan diskusi kita.saja mitra kerjanya ? Bagaimana pembahasan APBN ? dan Di mana tempat tinggal Angie ? belum masuk ke Matri apapun. siapa saja jika itu memang terbukti ? tapi jawabannya bisa jadi memang tidak ada siapa-siapa jikalau itu terbukti. Saya akan melanggar etika jika saya menjawab itu. Saya pun hanya mengusulkan kita hormati proses hukum tapi bisa di dengar derita Angie. mengakatakan bahwa KPK melanggar KUHAP hukum acara dalam hal misalnya surat penyidikan setelah orang di tetapkan sebagai terdakwa. Ini juga tidak benar bahwa KPK ternyata juga melemparkan ini ke kasus tersangka. KPK tidak menetapkan seseorang karena tekanan publik.” Karni : “ Sore ini juga kita tahu dari ketua KPK bahwa itu akan terfokus ke kasus wisma atlet dan kasus kementrian pendidikan ?” Nasrullah : “Baik.” Karni : “Pak Permadi mau menanggapi ?” Permadi : “Saya ingin menjawab “siapa lagi setelah Angie ?” . kita lihat nanti. poin kita mahasiswa mengajak elemen masyarakat mari kita lihat prosesnya. itu mampu mendahului keputusan yang akan di keluarkan peradilan. Setelah bapak mendengar semuanya. Anda tadi mendengar Bung Nasrullah.” Karni : “tapi. Saya mohon maaf jangan di tanya matri kasus dulu. dalam hal ini di wakili oleh Rifky ?” Rifky : “Baik. apalagi BAP belum ada. ini pernyataan pimpinan KPK kepada publik ?” Nasrullah : “ya. dia harus di landasi dengan surat penyidikan. itu tidak ada yang di langgar.

pada partai Demokrat dan kepada yang bersangkutan yang sudah di jadikan tersangka. Tapi melalui penasehat hukum “please listen to my suffering voice”.Karni sekarang ini. 6. Akan sangat mengganggu kemampuannya mengekspresikan yang benar dalam suatu proses. Namun. Sumber : TV One . Lucky Sondakh hanya usul agar menghormati proses hukum. Sudah ada saksi-saksi yang di periksa di penyidik KPK sebelum Angie di periksa. 7. siapa lagi ?” dan jawabannya ini tidak mudah terjawab. dia rasa semua sudah sesuai prosedur yang di jalankan KPK. Tanggapan dari Rifky ( mahasiswa Universitas Indonesia) yakni mengajak seluruh elemen masyarakat bahwa jangan sampai suasana emosional kita yang benci akan korupsi atau bahkan kepentingan politik yang mewarnai hidup kita. Agak ironis. Ketika Angie akan masuk dalam dunia politik itu akan harus menanggung kemungkinan terburuk. semua di percayakan kepada proses hukum yang mencari kebenaran dan keadilan. tapi beberapa sebab akhirnya dia bersedia. Teuku Nasrullah yang menjadi lawyer Angie dalam kasus ini awalnya menolak menjadi lawyer Angie. 4. Hillary Clinton pernah mengatakan hasil riset di Amerika menunjukkan hadirnya wanita dalam parlemen meningkatkan etika di parlemen dan menurunkan KORUPSI. 8. diskusi kita malam ini cukup sampai di sini. Rangkuman Diskusi Dari kasus Korupsi yang menimpa beberapa tokoh politik yakni Nasaruddin. negeri kita sebaliknya. 5. itu mampu mendahului keputusan yang akan di keluarkan peradilan. : “Nah. serta memproritaskan supremasi hukum di atas segala-galanya. Tanggapan dari Johan Budi akan pelanggaran KPK. asalkan proses hukum benar-benar di lakukan menurut kaidah-kaidah hukum yang sah dan adil. Dari semua anggapan. hanya tergantung pada KPK. 3.” Pokok – Pokok Pembicaraan 1. Dalam mencari kebenaran dan keadilan kita putuskan semua kepada KPK benar-benar di lakukan menurut kaidah-kaidah hukum yang sah dan adil. muncul pertanyaan “ setelah Angie. Mindo Rosa Manulang dan yang terakhir Angelina Sondakh. Teuku Nasrullah belum berani membicarakan tentang kasus wisma atlet dan kasus Kemendiknas. 2.