You are on page 1of 6

BAB 1

PENGERTIAN BANK SYARIAH
Bank Syariah merupakan Bank yang melaksanakan kegiatannya berdasarkan
prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam. Ekonomi Islam merupakan kumpulan dari
dasar-dasar umum ekonomi yang diambil dari Al-Qur’an dan sunah Rasulullah
SAW.
Dua hal pokok yang menjadi landasan hukum system ekonomi Islam yaitu AlQur’an dan sunah Rasulullah SAW. Hukum-hukum yang diambil dari kedua
landasan pokok tersebut secara konsep dan prinsip adalah baku, tidak dapat
berubah kapan pun dan dimana pun. Tetapi pada praktiknya, untuk hal dan situasi
serta kondisi tertentu dapat saja berlaku fleksibe.
Dalam Al-Qur’an sumber utama dan pertama bagi ekonomi Islam terdapat hokumhukum dan undang-undang yang memperbolehkan jual beli dan mengharamkan
riba, yang tertera dalam surat al-Baqarah ayat 275 :
”Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barang
siapa mendapatkan peringatan dari Tuhan-Nya, lalu dia berhenti, maka apa yang
telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada
Allah. Barang siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal
didalamnya…….”

1

bonusnya bisa dirasakan nasabah setiap bulannya. 25. Peringatan dini tentang bahaya 2 . Aman Menabung di bank syariah lebih aman dan terpercaya. Didukung dengan fasilitas yang menarik Misalnya : >Gratis adm. Sistem bagi hasil i. nasabah akan diuntungkan dengan jaminan yang diberikan oleh lembaga penjaminan simpanan. Pemanfaatan dana penabung Dana bisa dimanfaatkan untuk hal hal yang baik dan sesuai dengan syariah Islam. Berdasarkan Syarian Islam c. Manfaat a. e. Mudah dalam melakukan berbagau macam transaksi l. p. Dilengkapin dengan Fasilitas NetBanking Bank telah dilengkapi dengan ATM dan internet banking. hal itu dikarenakan bunga bank konvensional merupakan uang riba yang tidak boleh dimakan. h. 000 n. j. Kartu atm bisa berfu ngsi sebagai kartu debit m.BAB 2 MANFAAT DAN TUJUAN BANK SYARIAH A. Terhindar dari Riba Memakan uang riba adalah hal yang tidak dianjurkan. Nasabah adalah mitra bank o. b. Mendapatkan pengalaman baru d. Memberlakukan saldo tabungan yang rendah Di bank syariah ada yang memberlakukan saldo senilai Rp. k. g. Nasabah tidak akan rugi f. Bonus Jika nasabah memiliki investasi yang besar di bank. Bulanan >Gratis biaya bulanan untuk katu ATM >Gtratis ketika melakukan tarik tunai di ATM dll. Terjamin LPS Bagi nasabah yang menabung sebagai investasi di bank syariah.

2. q. 4. Menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non syariah. 5. Dana untuk umat B. 3. BAB 3 PRODUK BANK SYARIAH 3 . Untuk meningkatkan kualitas hidup ummat dengan jalan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kelompok miskin. Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk bermuamalat secara Islam. Untuk menjaga stabilitas ekonomi dan moneter. 6.Bank syariah mampu memberikan peringatan dini kepada nasabahnya. Ketika bank syariah mengalami hasil yang terus menerus merosot nasabah bisa mendapatkan isyarat bahwa sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada banknya sehingga nasabah bisa melakukan antisipasi. Untuk menanggulangi masalah kemiskiann yang pada unmumnya merupakan program utama dari Negara -negara yang sedang berkembang. Tujuan 1. Untuk menciptakan suatu keadadilan di bidang ekonomi dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegitan investasi dll. khususnya muamalat yang berhubungan dengan perbankan agar terhindar dari praktek-praktek riba.

Ba’il Al-Istisna Adalah kontrak penjualan antara produsen dengan pembeli. Bai’as Salam Adalah pembelian barang yang diserahkan pada kemudian hari. BAB 4 PRINSIP-PRINSIP SISTEM BAGI HASIL A. I. E. D. Leasing (Al-Ijarah) Merupakan akad pemindahan hak guna atas barang atau jasa melalui pembayaran upah sewa. H. nisbah 40 %. untuk simpanan deposito 55 %. J. untuk simpanan tabungan 60 % dan nisbah 40 %. B.A. Al-Kafalah (garansi) Adalah pengalihan tanggung jawab dari satu pihak ke pihak lain. Al-Hawalah Merupakan penagihan utang dari seseorang yang terutang kepada orang lain yang wajib menanggungnya. Al-Wakalah (amanat) Adalah penyerahan atau pendelegasian atau pemberian mandat dari satu pihak ke pihak lain. sedangkan pembayaran dilakukan dimuka. F. Nisbah antara bank (sahibul mal) dengan deposan (mudarib) biasanya bonus untuk giro al-wadi’ah sebesar 30 %. Simpanan (Al-Wadi’ah) Adalah titipan murni dari satu pihak ke pihak lain yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja bila si penitip menghendaki. Pembiayaan (pinjaman) dengan bagi hasil C. Al-Musyarakah 4 . Bail Murabahah Merupakan kegiatan jual beli pada harga pokok dengan tambahan keuntungan yang disepakati. Ar-Rahn Merupakan kegiatan menahan salah satu harta milik si peminjam sebagai jaminan atas pinjaman yang diterimanya. G. tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang itu sendiri.

Merupakan akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk melakukan usaha tertentu. Karena kami hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan kami juga sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Imbalan tetap diperoleh dari prestasi hasil pertanian. B. C. dimengerti. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas. Pemilik lahan menyediakan lahan kepada penggarap untuk ditanami produk pertanian dengan imbalan bagian tertentu dari hasil panen. Al-Muzara’ah Adalah kerja sama pengolahan pertanian antara pemilik lahan dengan penggarap. Al-Musaqah Merupakan bagian dari Al-Muzara’ah yaitu penggarap hanya bertanggung jawab atas penyiraman dan pemeliharaan dengan menggunakan dana dan peralatan mereka sendiri. 5 . Pihak pertama menyediakan seluruh modal dan pihak lain menjadi pengelola. dan lugas. semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca. Masing-masing pihak memberikan dana atau amal dengan kesepakatan bahwa keuntungan atau risiko akan ditanggungbersama sesuai dengan kesepakatan. Penutup Demikianlah makalah yang kami buat ini. Al-Mudarabah Merupakan akad kerja sama antara dua pihak. D.

Sekian penutup dari kami semoga dapat diterima dihati dan kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. 6 .