You are on page 1of 5

dari PT Semen Gresik (Persero) Tbk menjadi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Melihat dari perkembangan PT Semen Padang yang telah menjadi BUMN Multinasional yang tidak hanya mempunya anak perusahaan di Indonesia tetapi juga mempunya akan . PT Semen Tonasa dan Thang Long Cement Joint Stock Company (TLCC). Total kapasitas terpasang Perseroan saat itu sebesar 8. kapasitas desain Perseroan menjadi sebesar 28. Pada tanggal 20 Desember 2012 Perseroan resmi berperan sebagai Strategic Holding Company sekaligus merubah nama. Dengan akuisisi TLCC tersebut.000 ton semen per tahun. kami melakukan diversifikasi terhadap modal yang kami peroleh dalam melakukan investasi.PORTFOLIO SAHAM Pada pertandingan saham ini.5 juta ton semen per tahun. dari produksi semen. Pada tanggal 15 September 1995 PT Semen Gresik berkonsolidasi dengan PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa. dan juga Perseroan memiliki entitas anak.3 juta ton. Dari modal Rp100. Tujuan kami melakukan diversifikasi untuk mengurangi resiko yang mungkin terjadi ke depannya terhadap investasi yang kami lakukan. Aksi korporasi ini menjadikan Perseroan tercatat sebagai BUMN Multinasional yang pertama di Indonesia.2 juta ton di Indonesia dan 2. entitas asosiasi maupun afiliasi yang bergerak dalam bidang usaha terkait persemenan. Seluruh entitas tersebut berstatus operasional. PT Semen Indonesia terdiri dari anak perusahaan dalam produksi semen utama yaitu PT Semen Gresik. distribusi hingga penggunaan produk semen.000.000 itu kami memulai melakukan investasi pada hari hari Kamis tanggal 25 Februari 2016 dengan membeli saham PT BRI. Dan kemudian pada hari Jumat kami membeli beberapa saham denga ANALISIS FUNDAMENTAL PT SEMEN INDONESIA(Persero) Tbk PT Semen Indonesia merupakan perusahaan yang berada di sector manufaktur.000.000. PT Semen Padang. Perusahaan ini berdiri di Gresik tanggal 7 Agustus 1957 dengan kapasitas terpasang 250. Komposisi pemegang saham pada saat itu: Negara RI 73% dan masyarakat 27%. hingga akhir 2012. Pada tanggal 18 Desember 2012 Perseroan resmi mengambil alih 70% kepemilikan saham Thang Long Cement Joint Stock Company (TLCC) dari Hanoi General Export-Import Joint Stock Company (Geleximco) di Vietnam. Pada tanggal 8 Juli 1991 saham Semen Gresik tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (kini menjadi Bursa Efek Indonesia) serta merupakan BUMN pertama yang go public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat.3 juta ton di Vietnam) semen per tahun. Sehingga pada saat ini. berkapasitas 2. PT Semen Indonesia awalnya bernama PT Gresik yang bergerak di bidang industry semen yang memproduksi berbagai jenis semen. Modal awal yang kami miliki sebesar Rp100.5 juta ton (26.

Total aset tersebut terdiri dari 33.1% aset tidak lancar. Dan juga PT Semen Indonesia mampu menguasai pasar domestic sebesar 43.649 miliar. pembangunan fasilitas penunjang produksi. Dilihat dari laporan keuangan PT Semen Indonesia Terliahat setiap tahun Perseroan mengalami peningkatan dalam asetnya.312 miliar.1% berupa liabilitas dan 72.793 miliar. selain sebagian lainnya digunakan untuk memenuhi modal kerja.6% dibanding tahun sebelumnya Rp8.315 miliar.9% berupa ekuitas. pembangunan fasilitas pabrik baru. Liabilitas Perseroan sebagian besar digunakan untuk menambah kekurangan dana Perseroan dalam membiayai kegiatan pengembangan usaha yang meliputi: akuisisi perusahaan.6% aset tidak lancar. Disisi lain terjadi peningkatan saldo aset tidak lancar sebesar 8. senilai Rp5.8% dari sebesar Rp9. Liabilitas Perseroan di tahun 2014 terdiri atas Liabilitas Jangka Pendek dengan porsi 56. Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2014 adalah sebesar Rp9.perusahaan di Vietnam menandakan bahwa Perseroan telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dan dimasa datang perseroan ini akan bisa bertahan dalam perkembangan dunia bisnis. Komposisi ini berubah dari komposisi aset di tahun 2013 yang terdiri dari 32. pendirian anak usaha.9% aset lancar dan 66.9%. Serta PT Semen Indonesia terus melakukan perkembangan dan peningkatan perusahaan dengan setiap tahun terus melakukan pembangunan pabrik.273 miliar atau .4% aset lancar dan 67.972 miliar di tahun 2013 menjadi sebesar Rp11. Struktur modal Perseroan di tahun 2014 terdiri dari 27. peningkatan kapasitas produksi melalui program upgrading. Perubahan komposisi tersebut terjadi karena adanya kenaikan jumlah aset lancar sebesar 16. sebesar Rp30. naik 11.821 miliar di tahun 2013 menjadi sebesar Rp22. meningkat 3.666 miliar di akhir tahun 2014.6%. Perseroan memiliki total aset sebesar Rp34. penambahan modal disetor pada anak usaha.4% dari saldo 31 Desember 2013. dan pembangunan fasilitas pendukung distribusi.9% dari saldo sebesar Rp20.989 miliar.

599 miliar di tahun 2014 dan marjin laba kotor Perseroan menjadi 43.7% di tahun 2013.944 miliar di tahun 2013 menjadi sebesar Rp11.6% dan pendapatan produk lain sebesar 2.501 miliar. Analisis Rasio . menjadi Rp26.turun sebesar 0.5% dan Liabilitas jangka panjang dengan porsi 43. Laba bruto Perseroan di tahun 2014 mengalami peningkatan sebesar 6.4%.4% senilai Rp4. Pada tahun 2014 pendapatan Perseroan tumbuh sebesar 10.039 miliar atau naik sebesar 9. Kontribusi pendapatan tersebut terutama diperoleh dari pendapatan semen sebesar 97.987 miliar.1% di atas tahun lalu dari Rp24.0% dibanding 44. Peningkatan pendapatan semen tersebut disebabkan karena adanya peningkatan volume penjualan dan kenaikan rata-rata harga jual produk baik di pasar domestik maupun di pasar regional (ekspor).4%.0% dari angka Rp10.

Sehingga utilitas dari seluruh unit produksi yang dimiliki di tahun 2014 belum maksimal. Dari analisis fundamental ini.4% penurunan ini dikarenakan peningkatan aset baru yang dimiliki yakni pabrik baru. Dan adanya pembangunan yang terus berlanjut setiap tahunnya dilakukan perseroan menandakan eksistensi dan kegigihan perseroan untuk terus mengembangkan usahanya menjadi perusahaan multinasional dan ini menandakan ketahan perseroan dalam jangka waktu yang lama kedepannya.Tahun 2014 rasio likuiditas perseroan sebesar 220.2% yang pada tahun 2013 yang sebesar 17.9% naik 32. Rasio profitabilitas tahun 2014 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2013 turun dari posisi 21.8% dari tahun sebelumnya 33. Pada tahun 2014 ini. belum memberi pengaruh signifikan terhadap peningkatan volume penjualan. kami melihat prospek yang menjanjikan kedepannya dari PT Semen Indonesia. Rentabilitas tehadap aset (return on asset) juga mengalami penurunan.7% dari tahun 2013 sebesar 188. mengingat penyelesaian proses pembangunan terjadi bersamaan dengan tengah melemahnya permintaan pasar. kami membeli saham perseroan ini pada harga yang bisa dikatan murah saat ini sebesar Rp10.450.7%.9% di tahun 2013.250 per lembar saham sebanyak 18 lot dengan total biaya sebesar Rp 18. Selain itu.1%.3 triliun.5% sementara marjin EBITDA mencapai 30.0% marjin laba usaha 26. Rentabilitas terhadap ekuitas (return on equity) mencapai 23. Penurunan ini dikarenakan naiknya beban pokok pendapatan dan beberapa komponen SGA. Peningkatan terutama disebabkan adanya peningkatan aktivitas operasional. menjadi 16. Oleh karena itu. atau mencapai Rp5.2% mengalami penurunan dari tahun 2013 yang sebesar 25. . walaupun harga saham menurun setiap tahunnya mengalami penurunan namun untuk jangka waktu beberapa tahun kedepan harga saham perseroan dapat meningkat karena dilihat dari prospek perseroan kedepannya yang menjanjikan. perseroan memiliki laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 3.2%.6%. Marjin laba kotor perseroan di tahun 2014 adalah 43.000.6 triliun dan EBITDA yang meningkat menjadi Rp8. Setiap tahunnya perseroan mengalami peningkatan pendapatan setiap tahunnya.