You are on page 1of 5

BAB I.

PENDAHULUAN

BAB I
PENDAHULUAN
I.I

LATAR BELAKANG
Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi telah banyak

kemajuan yang dicapai dalam bidang yang berkaitan dengan dunia konstruksi
maupun bahan material nya, yang mencakup antara lain : konsep-konsep
perencanaan dan perancangan, teknologi pembuatan beton, metode pengawasan,
manajemen proyek, pengendalian mutu, serta metode pelaksanaan dan pengujian
dilapangan.
Pada dasarnya pengujian paving blok dilakukan untuk melihat konsistensi
dan kekuatan tekan dari paving block tersebut, sehingga pengujian kuat tekan pun
harus sesuai standar yang sudah ditentukan, berdasarkan dua metode SNI yaitu
pengujian dilakukan dengan membuat adukan paving block menjadi benda uji
1
Gufran Andreas Hamal 121110006

Sehingga untuk mengatasi permasalah dilapangan. Adapun tujuannya untuk mendapatkan nilai faktor konversi antara benda uji bentuk paving block terhadap bentuk kubus. Tapi masalah yang terjadi dilapangan adalah pengujian paving block dilakukan dengan benda uji produk paving block yang sudah jadi. kemudian juga untuk mempersingkat waktu pengujian. Dua metode pengujian bata/paving block yang sesuai dengan SNI membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pengujian nya. langsung diuji tekan menggunakan mesin uji tekan ASTM C-39 dan langsung diambil hasilnya sebagai acuan mutu paving block tersebut. akibat pengujian yang tidak sesuai standar SNI 03-0348-1989. sehingga didapatkan faktor konversinya dan hasil kuat tekan yang sebenarnya. Hal ini tidak dapat diterima karena tidak sesuai dengan standar SNI 03-0348-1989. Dan untuk mengetahui Besar deviasi kekuatan paving block produk industri. I. Hal ini untuk digunakan untuk pengujian paving block secara langsung di laboratorium beton. agar didapat nilai kuat tekan yang sesuai dan sebenarnya. sehingga tidak dikerjakan dilapangan oleh produsen maupun laboratorium beton.2 MAKSUD DAN TUJUAN Maksud dari penelitian ini adalah membuat benda uji beton dari adukan material produsen industri paving block di Tangerang Selatan dengan bentuk paving block ukuran 20cm x 10cm x 6cm dan bentuk kubus 15cm x 15cm x 15cm untuk mendapatkan kuat tekan menggunakan alat uji tekan beton ASTM C-39. PENDAHULUAN bentuk kubus ukuran 15cm x 15cm 15cm ataupun dengan cara membelah paving block menjadi dua bagian sama besar dan diantara kedua potongan paving block itu diberi jarak dan diisi spesimen semen dan pasir kemudian dilakukan pengujian kuat tekan. harus dicari Faktor Konversi paving block ukuran 20cm x 10cm x 6cm terhadap standar benda uji mesin uji tekan ASTM C-39 yaitu Kubus ukuran 15cm x 15cm x 15cm agar didapatkan nilai kuat tekan sebenarnya. dan kepastian hasil uji tekan.BAB I. 2 Gufran Andreas Hamal 121110006 .

Pengujian Laboratorium 3.3 METODELOGI PENELITIAN Metode penelitian yang dipakai atau digunakan dalam penulisan ini tugas akhir ini adalah : 1. dengan jumlah benda uji sebanyak 30 sampel. dan 28 hari hari dengan jumlah benda uji 15 buah di setiap variasi bentuk paving blok dan kubus.  Pengujian beton dilakukan pada umur 3. 7. 21. PENDAHULUAN I.4 RUANG LINGKUP MASALAH Dalam tugas akhir ini. Analisa Hasil Penelitian Dari tinjauan pustaka akan diperoleh teori-teori mengenai paving block serta bahan-bahan utama pembentuk paving block yang dipakai dalam penggunaan atau pembuatan paving block. 14. batasan-batasan yang diterapkan oleh penulis dan juga digunakan dalam penelitian ini. Tinjauan Pustaka 2. sedangkan dari pengujian laboratorium ini akan diperoleh data-data mengenai kekuatan paving block. 3 Gufran Andreas Hamal 121110006 . I.BAB I.  Survai lapangan produsen Industri Paving Block di Tangerang Selatan  Benda uji yang digunakan adalah bentuk paving block dengan ukuran ( 20cm x 10cm x 6cm) dan kubus dengan ukuran ( 15cm x 15cm x 15cm). serta analisa perbedaan hasil uji tekan antara paving block terhadap benda uji bentuk kubus. yaitu :  Standar Pengujian yang digunakan adalah ASTM Standard. dengan menggunakan standar ASTM (American Society of Testing Materials).

agregat kasar. Yang akan dapat menguraikan pemahaman dan hasil analisa dari penelitian. bahan-bahan pembentuk paving block yang terdiri dari agregat halus. benda uji kubus dan paving block. berhubungan dengan kekuatan tekan paving block. maksud dan tujuan dari penelitian dan pengujian. BAB III : PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini membahas tentang standar yang digunakan produsen industri paving block dalam membuat paving block. kelas dan mutu paving block. Sistematika Penulisan Tugas Akhir ini terdiri atas : BAB I : PENDAHULUAN Pada bab ini menguraikan tentang latar belakang penulisan. serta perhitungan kekuatan tekan paving block.5 SISTEMATIKA PENULISAN Penyusunan tugas akhir ini berupa penelitian terhadap pengujian dua benda uji yang berbeda yaitu paving block 20cm x 10cm x 6cm terhadap kubus 15cm x 15cm x 15cm tetapi dengan mix design kekuatan rencana yang sama. mesin uji tekan ASTM C-39. semen.BAB I. metodelogi penelitian dari pengujian laboratorium. PENDAHULUAN I. dan air. ruang lingkup masalah. dan Sistematika Penulisan Tugas Akhir. serta penelitian terdahulu. 4 Gufran Andreas Hamal 121110006 . BAB II : TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini akan dibahas mengenai uraian tentang paving block.

BAB I. 5 Gufran Andreas Hamal 121110006 . yang berisikan kesimpulan dari hasil pengujian dan penelitian yang terdapat pada bab – bab sebelumnya. PENDAHULUAN BAB IV : ANALISA FAKTOR KONVERSI DAN PEMBAHASAN Bab ini menjelaskan analisa dan uji manfaat dari hasil penelitian dan pengujian kuat tekan dari benda uji bentuk paving block ukuran 20cm x 10cm x 6cm terhadap benda uji bentuk kubus ukuran 15cm x 15cm x 15cm. BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini merupakan akhir dari penulisan tugas akhir. dan didapat nilai faktor konversinya. Selain itu diberikan saran sehubungan dengan hasil penelitian dan pengujian tersebut.