Situs Geologi Gunung Tangkuban Parahu (Bandung

)
Nama : Ozza Dinata
NPM : 1515051044
SMA

Target : Siswa

Gunung Tangkuban Parahu merupakan
salah satu gunung api tipe-A yang
beberapa tahun ke belakang menjadi
pembicaraan hangat di beberapa media
massa
terkait
peningkatan
aktivitas
vulkaniknya.
Gunung
yang
terkenal
dengan legenda Sangkuriangnya itu
merupakan salah satu bentuk bentang
alam vulkanik yang menarik untuk
dipelajari.
Gunung
Tangkuban
Parahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Sekitar 20
km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan
kebun teh di sekitarnya, gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian
setinggi 2.084 meter. Gunung Tangkuban Parahu memiliki bentuk kerucut
dengan sisi-sisi yang terjal. Puncaknya berbentuk cekung seperti panci. Kawahkawah Gunung Tangkuban Parahu juga mengeluarkan material-material berupa
lava dan sulfur. Pada kawah yang sudah mati, tersingkap batuan yang
beraliterasi hidrotermal yang membentuk mineral sulfida.Secara umum, Gunung
Tangkuban Parahu tersusun dari perselingan antara aliran lava dan breksi
piroklastik. Litologi lava dan breksi piroklastik tersebut terbentuk karena lava
Gunung Tangkuban Parahu yang berjenis intermediet sehingga tipe erupsinya
berupa campuran antara aliran lava dan ledakan (explosion). Oleh karena itu,
Gunung Tangkuban Parahu dimasukkan ke dalam golongan gunung api strato
(stratovolcano).
Gunung Tangkuban Parahu ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi
terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya masih
menunjukkan tanda tanda keaktifan gunung ini. Diantara tanda gunung berapi
ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunung
nya diantaranya adalah di kasawan Ciater, Subang.Kegiatan vulkanisme Gunung
Tangkuban Parahu telah membentuk morfologi berupa depresi vulkanik di
sekitarnya. Depresi vulkanik adalah bentuk morfologi berupa cekungan hasil dari
kegiatan vulkanisme. Depresi vulkanik dapat berupa danau vulkanik, kawah dan
kaldera. Dalam hal ini, aktivitas vulkanisme Gunung Tangkuban Parahu telah
membentuk banyak kawah yang sampai sekarang masih terus mengeluarkan
material vulkanik berupa lava dalam jumlah kecil dan uap sulfur. Kawah-kawah
terbentuk sebagai akibat dari pusat erupsi yang berpindah dari arah timur ke
barat. Kawah-kawah tersebut adalah Kawas Ratu, Kawah Domas, dan Kawah
Upas.

Topografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di sekitarnya semakin menguatkan teori bahwa Bandung merupakan hasil depresi vulkanik berupa kawah Gunung Sunda. Dugaan sementara proses pembentukan Gunung Tangkuban Parahu dan wilayah Bandung saling berhubungan satu sama lain. dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya. Dayang Sumbi/Rarasati. dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.Proses pembentukan Gunung Tangkuban Parahu masih menyisakan tanda tanya bagi para ahli. Di antara tanda aktivitas gunung berapi ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunungnya. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya.Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongro di Tanzania.Subang. di antaranya adalah di kasawan Ciater. Beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda keaktifan gunung ini.084 meter.Berdasarkan teori tersebut. hutan Montane. Gunung Tangkuban Parahu mempunyai kawasanhutan Dipterokarp Bukit. Gunung Tangkuban Parahu diyakini sebagai sisa dari letusan Gunung Sunda tersebut. Parahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dansulfur. Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat sebuah telaga dan sebuah parahu dalam semalam. Afrika. Sangkuriang marah dan menendang parahu itu sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jika dikatikan Berdasarkan Legenda rakyat setempat Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang. Gunung Tangkuban Parahu berasal dari sebuah gunung api purba yang bernama Gunung Sunda. yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya. mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Salah satu teori menyebutkan bahwa Gunung Tangkuban Parahu dan wilayah Bandung merupakan sisasisa dari aktivitas gunung api purba di masa lalu. yang menyebabkan 3 orang luka ringan. Indonesia. . mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari. Gunung Tangkuban Parahu ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung. Gunung Tangkuban Parahu pernah mengalami letusan kecil pada tahun 2006. Ketika usahanya gagal. hutan Dipterokarp Atas. Daerah Gunung Tangkuban Parahu dikelola oleh Perum Perhutanan.

Keberadaan gunung ini serta bentuk topografiBandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah telaga besar yang kini merupakan kawasan Bandung. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya. Afrika. . Kesimpulan : Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Sehingga legenda Sangkuriang yang merupakan cerita masyarakat kawasan itu diyakini merupakan sebuah dokumentasi masyarakat kawasan Gunung Sunda Purba terhadap peristiwa pada saat itu. Diyakini oleh para ahli geologi bahwa kawasan dataran tinggi Bandung dengan ketinggian kurang lebih 709 m di atas permukaan laut merupakan sisa dari danau besar yang terbentuk dari pembendungan Ci Tarum oleh letusan gunung api purba yang dikenal sebagai Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro di Tanzania. Indonesia.