You are on page 1of 5

PERUMAHAN adalah kumpulan

rumah sebagai bagian dari
permukiman, baik perkotaan
maupun
perdesaan,
yang
dilengkapi dengan prasarana,
sarana, dan utilitas umum
sebagai
hasil
upaya
pemenuhan rumah yang layak
huni. (ANON, 2016)
PERMUKIMAN adalah bagian dari
lingkungan hunian yang terdiri
atas lebih dari satu satuan
pemerintahan
yang
mempunyai prasarana, sarana
dan utilitas
umum, serta
mempunyai
penunjang
kegiatan fungsi lain di kawasan
perkotaan
atau
kawasan
perdesaan. (ANON, 2016)
KAWASAN
PEMUKIMAN
adalah
kawasan
budidaya
yang
ditetapkan dalam rencana tata
ruang dengan fungsi utama
untuk
pemukiman.
(ANON,
1999)

KAWASAN
SIAP
BANGUN
selanjutnya
disebut
Kasiba
adalah sebidang tanah yang
fisiknya telah disiapkan untuk
pembangunan perumahan dan
permukiman skala besar yang
terbagi dalam satu lingkungan
siap bangun atau lebih yang
pelaksanaannya
dilakukan
secara bertahap dengan lebih
dahulu dilengkappi dengan
jaringan primer dan sekunder
prasarana lingkungan sesuai
dengan rencana tata ruang
lingkungan yang diterapkan
oleh
Kepala
Daerah
dan
memenuhi
persyaratan
pembakuan
prasarana
dan
sarana lingkungan. (ANON,
1999)
LINGKUNGAN
SIAP
BANGUN,
selanjutnya
disebut
Lisiba,
adalah sebidang tanah yang
merupakan bagian dari Kasiba
ataupun berdiri sendiri yang
telah
dipersiapkan
dan
dilengkapi dengan prasarana
lingkungan dan selain itu juga
sesuai dengan persyaratan
pembekuan tata lingkungan
tempat tinggal atau lingkungan
hunian
dan
pelayanan
lingkungan untuk membangun
kaveling
tanah
matang.
(ANON, 1999)
KAVELING TANAH MATANG adalah
sebidang tanah yang telah
dipersiapkan sesuai dengan
persyaratan pembukaan dalam
penggunaan,
penguasaan,
pemilikan tanah dan rencana
tata ruang lingkungan tempat
inggal atau lingkungan hunian
untuk membangun bangunan.
(ANON, 1999)

(ANON. dan tanah bersama. 2016) PEMBANGUNAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN adalah suatu proses mewujudkan perumahan dan kawasan permukiman sesuai dengan rencana kawasan pemukiman melalui pelaksanaan kontruksi. (ANON. 2016) PEMANFAATAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PEMUKIMAN adalah . terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama. pencegahan dan penngkatan kualitas terhadap Perumahan Kumuh. benda bersama. 2015) RUMAH SUSUN adalah bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional. yang di dalamnya terdiri dari perkumpulan rumah yang dilengkapi dengan prasarana. jangka menengah. (ANON. 2015) PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas pembinaan. baik dalam arah horizontal maupun vertikal dan merupkan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah. sarana dan utilitas umum perumahan sebagai bagian perwujudan pemanfaatan tata ruang yang mengacu pada RKP. dan ultilitas umum. (ANON. pemeliharaan dan perbaikan. pendanaan dan sistem pembiayaan. 2015) RUMAH SUSUN UMUM adalah rumah susun yang diselenggarakan untuk memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. 2015) PERUMAHAN UMUM adalah perumahan yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi masyarakat berpenghasilan rendah. dan jangka panjang. penyelenggaraan Kawasan Permukiman. 2016) RENCANA PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN yang selanjutnya disigkat RP3 adalah dokumen rencana sebagai pedoman dalam memenuhi kebutuhan penyediaan Perumahan berserta prasarana. (ANON. penyediaan tanah.RUMAH UMUM adalah rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. penyelenggaraan Perumahan. (ANON. serta peran masyarakat. (ANON. sarana. 2011) RENCANA KAWASAN PERMUKIMAN yang selanjutnya disebut RKP adalah dokumen rencana sebagai pedoman dalam memenuhi kebutuhan Lingkungan Hunian di perkotaan dan pedesaan serta tempat kegiatan pendukung yang dituangkan dalam rencana jangka pendek. (ANON.

hal. hal. (Adisasmita. (ANON. dan pemeriksaan secara berkala. 2010. dan mengatur kembali lingkungan tertentu yang sesuai dengan prinsip pemanfaatan ruang secara optimal. perawatan. yang penataan ruangnya diprioritaskan. (ANON. 2010. 62) KAWASAN BERIKAT adalah daerah padean atau perindustrian khusus. (Adisasmita.suatu proses untuk memanfaatkan Perumahan dan Kawasan Pemukiman sesuai dengan rencana yang ditetapkan. berfungsi sebagai temat pengelolahan barang untuk tujuan ekspor. 2004) wilayah sekitarnya. (Adisasmita. mengubah. termasuk kegiatan pemeliharaan. 2004) PENATAAN LINGKUNGAN adalah suatu usaha untuk memperbaiki. antara lain (1) kegiatan yang berlangsung di kawasan baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama mempunyai pengaruh besar terhadap upaya pengembangan tata ruang di WILAYAH PENGARUH KOTA adalah wilayah yang terkena pengaruh kegiatan perekonomian suatu kota. 64) . (3) kegiatan yang berlangsung dikawasan merupakan faktor pendorong bagi peningkatan kesejahterahan masyarakat dan pertahanan keamanan. merupakan pengaruh kota. terbatas di wilayah pabean tertentu yang di dalamnya berlaku ketentuan khusus di bidang kepabeanan. 2010. (ANON. 2016) RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) adalah strategi dan arahan kebijakan pemanfaatan ruang wilayah yang meliputi struktur dan pola pemanfataan ruang wilayah. 58) KAWASAN TERTENTU adalah kawasan yang ditetapkan secara nasional mempunyai nilai strategis. serta kriteria dan pola pengelolaan kawasan wilayah. Pada umumnya perkampungan di daerah pinggiran kota-kota di Pulau Jawa yang di lalui jalan raya. (2) kegiatan yang berlangsung mempunyai dampak penting baik terhadap kegiatan yang sejenis maupun terhadap kegiatan lainnya. hal. Pulau Batan merupakan kawasan barikat.

.

ANON. Jakarta. 80 Kawasan Siap Bangun dan Lingkungan Siap Bangun yang Berdiri Sendiri. ANON. ANON. (2016). (2010). Jakarta. Peraturan Pemerintahan No.DAFTAR PUSTAKA Adisasmita. Jakarta . ANON. Peraturan Pemerintahan Republik Indonesia No 14 Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Pemukiman . . (2015). Jakarta. 38/PRT/M/2015. Jakarta. 1 Perumahan dan Kawasan Pemukiman . SNI 03-1733-2004 Tata Cara Perencanaan Lingungan Perumahan di Perkotaan . (2011). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No. R. Pembangunan Kawasan dan Tata Ruang . Yogyakarta: Graha Ilmu . ANON. Undang-Undang Republik Indonesia No. (2004). (1999).