0

KARYA TULIS ILMIAH

Perkembangan Teknologi
Alat Bantu Dengar (Hearing Aid)
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah

Pengembangan Pendidikan Teknologi Dasar
(PTD)
Dosen Pengampu : Dr. Didi Teguh Chandra, M.Si

Oleh

Nama
NIM

: Reza Hesti
: 1507606

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
PASCASARJANA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2016

1

Daftar Isi
ABSTRAK………………………………………………………………..

2

BAB I Pendahuluan…………………………………………......………..

3

BAB II Perkembangan Teknologi
Alat Bantu Dengar (Hearing Aid)………………………….……

12

Kesimpulan……………………………………………………………….

31

Rekomendasi……………………………………………………………..

31

Implikasi………..………………………………………………………..

31

Daftar Pustaka……………………………………………………………

32

2

Abstrak
Gangguan pendengaran akan mengakibatkan ketidakmampuan untuk mendengar, mulai
dari tingkat yang ringan hingga yang sangat berat akibatnya orang yang mengalami
gangguan pendengaran akan mengalami hambatan dalam menerima dan memproses
informasi Bahasa. Ada beberapa jenis gangguan pendengaran yaitu konduktif,
sensorineural, dan campuran antara konduktif dengan sensorineural. Gangguan
pendengaran konduktif disebabkan oleh gangguan dari saluran pendengaran, gendang
telinga, otosklerosis (pertumbuhan abnormal tulang di telinga tengah) atau infeksi.
Gangguan pendengaran jenis sensorineural dapat terjadi akibat penuaan, paparan
kebisingan dan infeksi, namun gangguan pendengaran sensorineural juga dapat terjadi
akibat kongenital yang sebagian besar disebabkan oleh trauma kelahiran, virus dan
faktor genetik. Untuk orang yang memiliki kecenderungan genetik, paparan kebisingan
dapat meningkatkan terjadinya gangguan pendengaran. Sementara gangguan
pendengaran sensorineural pada orang muda biasanya disebabkan oleh paparan
kebisingan dan musik yang keras. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengetahui
adanya gangguan pendengaran terutama gangguan yang terjadi pada bayi dan anakanak. Intervensi sangat dibutuhkan setelah mengetahui adanya gangguan seperti
memberikan alat bantu dengar dan beberapa macam terapi yang harus dilakukan.
Kondisi ketunarunguan telah menarik perhatian untuk diatasi dari sejak zaman dahulu
hingga sekarang, sehingga perkembangan teknologi alat bantu dengar (ABD) terus
mengalami kemajuan. Dimulai dari ditemukannya Alat Bantu Dengar Akustik atau
Non-Electric Hearing Aids (<1.640 - ~ 1990), ABD Karbon (1898 - 1939), ABD tabung
vakum, ABD transistor, dan ABD Teknologi Digital.

Proses Mendengar pada Manusia Proses pendengaran terjadi mengikuti alur sebagai berikut (NURAHMI RINALTI A.com Gambar 1. Karena luas permukaan membran tympani 22 x lebih besar dari luas tingkap oval. n. artinya apabila orang yang kurang dengar tersebut menggunakan hearing aid. Membran basilaris yang terletak dekat telinga tengah lebih pendek dan kaku. Hallahan & Kauffman (1991:266) dan Hardman.blogspot. maka terjadi penguatan 15-22 x pada tingkap oval. sehingga mengalami hambatan dalam memproses informasi bahasa melalui pendengarannya dengan atau tanpa menggunakan alat bantu dengar (hearing aid). ia masih dapat menangkap pembicaraan melalui pendengarannya. membran tympani bergetar menyebabkan tulang-tulang pendengaran bergetar.3 BAB I Pendahuluan Anak tunarungu adalah anak yang mengalami gangguan pada organ pendengarannya sehingga mengakibatkan ketidakmampuan untuk mendengar. sedangkan orang yang kurang dengar (a hard of hearing person) adalah seseorang yang biasanya menggunakan alat bantu dengar. Bagian-bagian organ pendengaran A. 2007) mengemukakan bahwa orang yang tuli (a deaf person) adalah orang yang mengalami ketidakmampuan mendengar.): gelombang suara mencapai membran tympani. Tulang stapes yang bergetar masuk-keluar dari tingkat oval menimbulkan getaran pada perilymph di scala vestibuli.d. Sumber : 4dailylearning. et al (1990:276) dalam (Hernawati. sisa pendengarannya cukup memungkinkan untuk keberhasilan memproses informasi bahasa. akan bergetar . mulai dari tingkatan yang ringan sampai yang berat sekali yang diklasifikasikan kedalam tuli (deaf) dan kurang dengar (hard of hearing).

dimana kerusakan terjadi pada koklea dan khususnya di sel-sel rambut koklea (sensorik) atau dalam pendengaran saraf (neural). Jenis gangguan berikutnya adalah gangguan 'konduktif' atau kehilangan 'pusat' pendengaran. Sebaliknya nada rendah akan menggetarkan bagian membrana basilaris di daerah apex. Sewaktu membrana basilaris bergetar. kemudian keluar melalui tingkap bulat ke telinga tengah untuk diredam.com Gambar 2. hal ini menimbulkan suatu potensial aksi yang akan berubah menjadi impuls. Hal ini dapat diibaratkan dengan senar gitar yang pendek dan tegang. jenis gangguan pendengaran dibedakan menurut tempat dimana kerusakan dalam sistem pendengaran itu berada. Jenis gangguan yang ketiga adalah gangguan pendengaran campuran. Getaran yang bernada tinggi pada perilymp skala vestibuli akan melintasi membrana vestibularis yang terletak dekat ke telinga tengah. Impuls dijalarkan melalui saraf otak statoacustikus (saraf pendengaran) ke medulla oblongata kemudian ke colliculus Persepsi auditif terjadi setelah proses sensori atau sensasi auditif. akan beresonansi dengan nada tinggi. Getaran ini kemudian akan turun ke perilymp scala tympani. Persepsi auditif berkaitan dengan kemampuan otak untuk memproses dan menginterpretasikan berbagai bunyi atau suara yang didengar oleh telinga. Proses Mendengar B. gangguan terjadi pada telinga luar atau tengah sehingga suara tidak dapat diproses dengan baik.4 bila ada getaran dengan nada rendah. volume. 2012). Sumber: www. Jenis-jenis Gangguan Pendengaran Dalam dunia medis (Mourtou and Meis.berbagimanfaat. baik konduktif . Kemampuan persepsi auditif yang baik memungkinkan seorang anak dapat membedakan berbagai bunyi dengan sumber. rambut-rambut pada sel-sel rambut bergetar terhadap membrana tectoria. Sensori auditif diaktifkan oleh adanya rangsang bunyi atau suara. dan pitch yang berbeda. Kemampuan ini sangat berguna dalam proses belajar membaca. Jenis gangguan yang paling sering terjadi adalah jenis tuna rungu sensorineural. ritme.

Satu-satunya bantuan adalah dengan menggunakan teknologi alat bantu menurut (Boenninghaus / Lenarz 2005) dalam (Mourtou and Meis. Jenis-Jenis Gangguan Pendengaran C. Center for Hereditary Deafness Gambar 2. Suara menjadi samar-samar terdengar dan bahkan pidato pada kenyaringan tertentu menjadi terdengar seperti percakapan biasa. Akibat paparan tersebut terjadi perubahan dalam kualitas pendengaran sehingga individu yang terkena tidak memiliki kemampuan untuk mendengar suara dengan jelas. dengan kerusakan dalam satu atau lebih pada daerah telinga dan juga pada saraf pendengarannya. Gangguan pendengaran berdasarkan lama tidaknya gangguan dibagi menjadi dua (Frangulov et al. Sementara gangguan pendengaran sensorineural pada orang muda biasanya disebabkan oleh paparan kebisingan dan musik yang keras berdasarkan (SCENIHR-Report 2008) dalam (Mourtou and Meis. virus dan faktor genetik. Gangguan pendengaran sementara biasanya karena gangguan konduktif. Sumber: Harvard Medical School. 2004) yaitu gangguan pendengaran sementara dan permanen. dimana penyesuaian dinamis untuk suara dibatasi. Gangguan pendengaran jenis sensorineural dapat terjadi akibat penuaan. Sebuah fenomena khas pada gangguan pendengaran sensorineural adalah yang disebut dengan 'fenomena perekrutan'. sementara gangguan pendengaran permanen biasanya kerena sensorineural dan terkadang juga konduktif yang kerusakannya bersifat permanen. 2012). Orang yang terkena merasakan perubahan yang sangat tiba-tiba menjadi tidak mendengar suara yang sangat keras. tidak dapat diobati oleh operasi atau obatobatan. berbagai jenis pengobatan dapat dilakukan dan efek yang terjadi pada komunikasi juga berbeda. 2012). Penyebab Gangguan Pendengaran Tergantung pada jenis gangguan pendengarannya. paparan kebisingan dapat meningkatkan terjadinya gangguan pendengaran. Untuk orang yang memiliki kecenderungan genetik.5 maupun sensorineural. paparan kebisingan dan infeksi.. Gangguan pendengaran sensorineural. namun gangguan pendengaran sensorineural juga dapat terjadi akibat kongenital yang sebagian besar disebabkan oleh trauma kelahiran. Gangguan pendengaran sensorineural menyebabkan komunikasi sanagt terganggu karena orang tersebut tidak bisa membedakan kata-kata yang terdengar mirip atau bahkan tidak mendengarnya sama sekali. .

sinyal akustik masuk diidentifikasi oleh otak. 2012). 2012): 1. Klasifikasi tunarungu berdasarkan tingat gangguan pendengaran adalah (Mourtou and Meis. Individu dengan gangguan pendengaran konduktif mendengar dengan baik. Berdasarkan pengalaman orang yang terkena. tetapi mampu mengikuti percakapan jika tidak ada latar belakang kebisingan. Beberapa suara lembut dapat terdengar. dampak suara yang terdengar berkualitas rendah atau redup. gendang telinga. suara tidak dapat diproses dengan baik. Orang yang terkena biasanya memiliki beberapa masalah pendengaran.com. Alat bantu dengar (ABD) dapat membantu karena ABD memperkuat sinyal rendah. Gangguan pendengaran sangat ringan atau mild hearing lost (27-40 dB) dan gangguan pendengaran ringan atau moderate hearing lost (41-55 dB) Orang dengan gangguan pendengaran ringan dapat mendengar dan mengulang kata-kata diucapkan pada tingkat suara yang normal pada jarak sekitar 4 kaki.au Gambar 4. tetapi memiliki masalah dalam menyaring sinyal auditori (Lauer 2006) dalam (Mourtou and Meis. Gangguan pendengaran konduktif disebabkan oleh gangguan dari saluran pendengaran.hearingsavers. Sumber: www. 2012). Tingkat Gangguan Pendengaran Orang normal dapat menangkap suara atau bunyi pada kisaran 0-25 dB. seperti burung berkicau atau pidato samar dan jauh mungkin terdengar namun tidak jelas. Bahkan anak-anak dengan kehilangan pendengaran ringan dapat mencapai akuisisi bahasa yang . Letak gangguan pendengaran Konduktif dan Sensorineural D. Pada orang dengan pendengaran normal. yang memberikan makna terhadap sinyal yang diterima. lebih dari kisaran tersebut maka orang tersebut dapat dikategorikan mempunyai gangguan pendengaran.6 Dalam gangguan pendengaran konduktif. otosklerosis (pertumbuhan abnormal tulang di telinga tengah) atau infeksi berdasarkan (Boenninghaus / Lenarz 2005) dalam (Mourtou and Meis. Pengobatan dengan obat atau operasi dapat membalikkan kerusakan dan alat bantu dengar dapat mengembalikan kemampuan pendengaran.

Jika anak-anak dengan gangguan pendengaran moderat tidak disertakan dengan alat bantu dengar.7 normal jika gangguan ini didiagnosis secara dini dan diobati dengan tepat. Suara yang sangat keras untuk orang pendengaran normal. Gangguan pendengaran ringan atau moderate hearing lost (41-55 dB) dan gangguan pendengaran sedang atau moderate or severe hearing lost (56-70 dB) Orang yang mengalami gangguan pendengaran sedang memerlukan kesulitan yang lebih besar dalam mendengar pidato. sehingga dibutuhkan bantuan terapis wicara dalam mendampinginya. Bahkan orang tersebut juga tidak dapat mendengar suaranya sendiri. yaitu ketika orang dengan gangguan pendengaran ini berada dalam situasi kelompok dengan di latar belakangi kebisingan. Beberapa suara yang keras untuk orang dengan pendengaran normal dapat terdengar dengan sangat lembut dan beberapa suara tidak terdengar sama sekali. bahkan sebagaian anak-anak tidak akan dapat memantau pidato mereka sendiri. kesalahan dalam mendengar pidato dapat terjadi. Hal ini terjadi karena ada keterbatasan dalam pemahaman bahasa dan penggunaannya akibat keterbatasan dalam penambahan kosakata anak. Istilah cocktail party effect menjadi tantangan besar. dapat didengar dengan sangat lembut atau tidak dapat didengar sama sekali. 2. mendengar bisa jadi sangat terhambat. Pemahaman terhadap pembicaraan dapat dicapai dengan bantuan membaca bibir dan dikombinasi dengan bantuan alat bantu dengar yang dikenakan. Gangguan pendengaran ekstrim/tuli atau profound hearing lost (di atas 91 dB) Penderita gangguan pendengaran ekstrim atau tuli. percakapan normal hampir tidak terdengar lagi. . anak-anak yang terlahir tuli akan menerima implan koklea. Pada kasus seperti ini di luar negeri. Anak-anak dengan gangguan pendengaran yang parah perlu akomodasi dengan sekolah-sekolah khusus dan bantuan terapis wicara. Alat bantu dengar sangat sedikit membantu atau tidak sama sekali. Pidato hanya dapat dipahami jika keras. 4. Sebuah alat bantu dengar akan sangat membantu dengan kebanyakan orang dengan gangguan pendengaran ini. 3. hanya suara sangat keras bisa disadari penderita melalui getaran yang dihasilkan. Gangguan pendengaran berat atau severe hearing lost (71-90 dB) Dengan gangguan pendengaran yang berat.

namun timpanometri bukan tes pendengaran. Earphone ini memberikan sinyal uji ke dalam liang telinga yang membangkitkan respon akustik dari sel-sel rambut dan tanggapan sebagai hasilnya dicatat oleh mikrofon kedua di probe. konfigurasi. Disk elektroda kecil disisipkan pada kulit kepala dan menagkap rangsangan berulang yang disampaikan oleh earphone.000 Hz. 2.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2011-2-00201-ds %20bab%202. Tes audiometri perilaku digunakan untuk: a.binus. Sel-sel rambut yang biasanya berfungsi memancarkan energi akustik dapat direkam dengan menempatkan Probe kecil (mengandung mikrofon) yang melekat pada ujung telinga yang lembut pada pembukaan saluran telinga eksternal. Otoacoustic emissions (OAE) OAE adalah tingkat rendah suara yang dihasilkan oleh sel-sel rambut sensorik koklea (terutama sel-sel rambut luar dari telinga bagian dalam) sebagai bagian dari proses pendengaran normal. Tingkat Gangguan Pendengaran E. Menentukan derajat. biasanya ditimbulkan oleh nada atau suara yang cukup keras.8 Sumber: http://library. Memantau pendengaran pasien dari waktu ke waktu. Pengujian Audiometri Perilaku Tujuan dari pengujian audiometri perilaku adalah untuk mendapatkan ukuran valid pendengaran sensitivitas ambang batas untuk masing-masing telinga dalam rentang frekuensi percakapan. c. b. 3. Auditory Brainstem Response (ABR) Tes ini dapat memperkirakan kepekaan pendengaran di ambang batas dan menentukan integritas jalur pendengaran dari koklea ke tingkat batang otak. 2010) yaitu: 1. dan jenis gangguan pendengaran.ac. 4. Deteksi Gangguan Pendengaran Berbagai macam cara dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguang pendengaran diantaranya (Shemesh Ph. Memberikan informasi untuk pemasangan alat bantu dengar atau perangkat sensorik lainnya. Menentukan apakah pasien memiliki gangguan pendengaran. d. Timpanometri Prosedur ini digunakan untuk menilai fungsi telinga tengah dengan menempatkan probe kecil melekat pada telinga. Hasil penilaian audiometri ditampilkan pada audiogram. idealnya dari 250 melalui 8. Potensi pendengaran (listrik / aktivitas saraf yang dihasilkan oleh pendengaran saraf dan otak) yang ditimbulkan oleh rangsangan berulang kemudian direkam oleh komputer. Tanggapan ini disebut Emisi Otoacoustic Evoked (OAE). 5. Middle ear muscle reflexes (ransangan pada telinga tengah) berupa refleks otot untuk suara.D. e. dicatat. .pdf Gambar 5. Membantu menentukan manfaat fungsional dari alat bantu dengar atau perangkat sensorik lainnya. tip plastik lembut pada pembukaan saluran telinga dan berbagai tekanan udara dilepaskan ke saluran telinga.

Speech Audiometry digunakan untuk menilai kemampuan mendengar dalam mendeteksi. mengidentifikasi. cincin stack) sebagai respon dari stimulus tes audiometri. dan kalimat. frasa. Sebuah respon bermain (blok-drop. Pada anak-anak yang masih kecil. dan memahami pembicaraan. Pada anak-anak yang lebih tua mungkin akan diminta untuk mengulangi kata-kata stimulus atau titik untuk gambar untuk menentukan kemampuan identifikasi bicara mereka. Visual Reinforcement Audiometry (VRA) adalah respon perilaku yang dikondisikan dari prosedur yang digunakan untuk menentukan kepekaan pada bayi mulai sekitar usia enam bulan. Deteksi gangguan pendengaran untuk bayi dan anak-anak dengan gangguan pendengaran sangat berguna. 8. Keterbatasan Audiometri Pembicaraan adalah bahwa tes ini mengharuskan item stimulus berada dalam kosakata reseptif anak. metode uji audiometri perilaku yang dipilih harus sesuai untuk usia perkembangannya. identifikasi kemampuan menangkap pembicaraan ditentukan pada tingkat mendengar yang nyaman bagi anak. Sebuah respon anggukan kepala dengan penyajian stimulus berupa tes audiometri yang ditanggapi dengan pencahayaan dan aktivasi dari menarik mainan animasi. Tes dapat dilakukan dengan menggunakan earphone di telinga masingmasing atau melalui pengeras suara. Biasanya. Alat bantu yang . termasuk suara pembicaraan (suku kata)." bola. 6. membedakan. Behavior Observation Audiometry (BOA) merupakan respon berupa perilaku bersyarat dengan prosedur di mana pengamatan dilakukan bermula dari kesadaran umum suara yang ditangkap (misalnya. 9. Conditioned Play Audiometry (CPA) adalah prosedur respon perilaku yang dikondisikan dan digunakan untuk menentukan sensitivitas ambang batas pada anak-anak dimulai sekitar dua tahun. F. kata-kata. diantaranya bertujuan sebagai berikut: 1. dan memeriksa manfaat fungsional dari alat bantu dengar atau teknologi bantu lainnya. suara lingkungan dan musik). suara ibu. 3. orang tua harus membuat keputusan awal tentang pendekatan komunikasi yang akan dipilih segera setelah anak mereka telah didiagnosis dengan gangguan pendengaran. maka tes dapat dibagi menjadi dua kategori umum: prosedur tanggap perilaku bersyarat dan dikondisikan. dalam memantau pengembangan keterampilan pendengaran. Orang tua juga harus memilih sarana untuk meningkatkan akses anak mereka dalam mendengar. anak-anak diminta untuk mengidentifikasi bagian-bagian tubuh (misalnya. Beberapa prosedur pengujian digunakan untuk speech audiometry pada bayi dan anak-anak. Memfasilitasi dukungan keluarga dan kepercayaan orangtua terhadap anak dengan gangguan pendengaran. Intervensi Deteksi Gangguan Pendengaran Setelah dilakukan deteksi gangguan.9 Untuk anak-anak. Meningkatkan kemampuan anak untuk mendengar. 2. Hasil tes Audiometri dapat berguna dalam menentukan tujuan intervensi. "" sendok ") dengan menunjuk atau mengambil objek. 7. Mencegah atau mengurangi masalah komunikasi yang biasanya menyertai penderita gangguan pendengaran. "Di mana Anda hidung? ") atau benda asing (misalnya.

Para pakar meyakini mungkin ada sekitar 100 mutasi gen yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Konsultasi rehabilitasi sangat dibutuhkan untuk menentukan jenis alat bantu dengar yang akan dipakai dan paduan terapi yang harus dilakukan dalam rangka membentuk akses komunikasi terhadap penderita gangguan pendengaran bayi atau anak-anak. dengan mengembangbiakkan tikus yang kekurangan gen yang membuat glutamat vesikuler transporter-3. para peneliti menggunakan virus yang tidak menyebabkan penyakit pada manusia untuk membawa salinan gen VGLUT3 yang telah diperbaiki ke dalam kanal telinga tikus tuli itu. Tetapi. Lustig mengatakan. atau disingkat VGLUT3.yakni protein penting yang memungkinkan sel-sel rambut di telinga menerima dan mengirim sinyal pendengaran. Saat ini.10 paling umum digunakan untuk memperkuat suara adalah Alat Bantu Dengar atau ABD (hearing aids) dan alat bantu lainnya misalnya perangkat sistem FM dan alat bantu pendukung lainnya. pendengaran tikus-tikus itu pada dasarnya normal. selain dari teknologi perangkat elektronika berupa ABD terdapat kemajuan dalam bidang kedokteran dalam mengatasi penderita gangguan pendengaran mulai dari penderita lahir yaitu dengan terapi gen. mengirimkan sinyal pendengaran ke otak. yang diukur dengan tes stimulasi di mana para peneliti membunyikan suara dan kemudian memantau respon otak tikus terhadap suara itu. Kemudian. Gangguan pendengaran atau tuli bawaan sejak lahir adalah salah satu gangguan sensorik yang paling umum. mengatakan. Para peneliti membuat eksperimen dengan model tikus yang mengidap tuli bawaan pada manusia. Sel-sel rambut itu. mereka menutup lubang kecil yang mereka buat di membran dalam bagian dalam telinga tikus untuk menyuntikkan virus. Pada minggu kedua. yang bergerak sebagai respon dari getaran suara. Jika ketulian disebabkan oleh gen yang rusak. Lawrence Lustig. Lustig mengatakan dalam waktu seminggu. dokter THT di Universitas California. Orang yang mengalami kerusakan gen-3 VGLUT lambat laun akan menderita gangguan pendengaran. ketulian mereka sangat parah. Beberapa anak dengan gangguan pendengaran berat sampai sangat berat memperoleh sedikit manfaat dari alat bantu dengar konvensional maka biasanya akan dianjurkan untuk menerima implan koklea yaitu pemasangan perangkat elektronik melalui pembedahan dan ditempatkan di telinga bagian dalam. Pendengaran bertahan selama satu setengah tahun pada tikus dewasa dan sedikitnya sembilan bulan pada anak tikus. terapi gen seperti yang ditunjukkan oleh percobaan . Ini seringkali disebabkan oleh cacat genetik yang mempengaruhi fungsi sel-sel rambut di telinga bagian dalam. tikus-tikus itu menunjukkan tanda-tanda pertama bahwa mereka bisa mendengar. Para peneliti mengobati tikus yang baru lahir dan yang dewasa dengan terapi itu. Metode sekarang ini untuk mengobati tuli bawaan termasuk amplifikasi pendengaran atau alat bantu dengar dan alat bantu dengar yang ditanam di dalam kepala lewat pembedahan. Tikus biasanya hidup selama dua tahun. San Francisco. perangkat itu seringkali menghasilkan distorsi suara atau volume suara yang terlalu rendah. lalu menunggu. Karena tikus-tikus eksperimen sama sekali tidak memiliki gen itu.

Namun demikian anak tunarungu memiliki potensi untuk belajar berbicara dan berbahasa. Pembatasan pembahasan pada makalah ini adalah pada perkembangan teknologi alat bantu dengar yang digunakan penderita gangguan pendengaran.11 dengan VGLUT3 berpotensi untuk menyembuhkan berbagai bentuk gangguan pendengaran. berakibat juga pada hambatan dalam proses pendidikan dan pembelajaran anak tunarungu. sehingga sulit berkomunikasi dengan lingkungan orang mendengar yang lazim menggunakan bahasa verbal sebagai alat komunikasi. Hambatan dalam berkomunikasi tersebut. sehingga dapat meminimalisi dampak dari ketunarunguan yang dialaminya. baik secara ekspresif (berbicara) maupun reseptif (memahami pembicaraan orang lain). . Oleh karena itu anak tungarungu memerlukan paduan perangkat alat bantu dengar dan layanan khusus untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan berbicara. Dampak langsung dari gangguan pendengaran adalah terhambatnya komunikasi verbal/lisan.

Baterai. n. merubah elektronik signal yang sudah diperkeras menjadi suara. Tipe yang terbaik untuk dipilih tergantung pada tingkat kehilangan pendengaran. Aktivitas di rumah maupun di tempat bekerja 3. signal elektronik ini kemudian diperkeras oleh amplifier.d. seorang audiologis bisa menentukan apakah penderita sudah memerlukan alat bantu dengar atau belum (audiologis adalah seorang profesional kesehatan yang ahli dalam mengenali dan menentukan beratnya gangguan fungsi pendengaran). 2. gaya hidup dan kebutuhan akan pendengaran. seorang audiologis biasanya akan mempertimbangkan hal-hal berikut: 1. berfungsi untuk memperkeras elektronik signal dari mikrofon menjadi signal yang lebih besar. B. 3. . merubah suara menjadi signal elektronik. seorang ahli THT dapat menolong kita untuk menentukan pilihan yang tepat. Receiver atau loudspeaker. Kemampuan mendengar penderita 2. Keadaan medis 5. Microphone. yang berfungsi memperkuat dan merubah suara sehingga komunikasi bisa berjalan dengan lancer (Gwinner. Keterbatasan fisik 4. Berikut beberapa jenis alat bantu pendengaran berdasarkan pada tempat penggunaannya: 1. Beberapa Jenis ABD Hearing aid atau alat bantu pendengaran pada saat ini tersedia dalam beberapa jenis. Amplifier. sebagai sumber tegangan untuk menyalakan ABD Berdasarkan hasil tes fungsi pendengaran. Alat ini ditahan oleh bentuk telinga sesuai dengan kanal telinga sehingga suara dari alat bantu pendengaran ini diteruskan ke gendang telinga. 4. Penampilan 6. Dalam menentukan suatu alat bantu dengar. Harga. Pengertian Alat Bantu Dengar (Hearing Aids) Alat bantu dengar merupakan suatu alat elektronik yang dioperasikan dengan batere.).12 BAB II Perkembangan Teknologi Alat Bantu Dengar (Hearing Aids) A. Setelah mengevaluasi tingkat pendengaran. Alat bantu dengar terdiri dari: 1. Alat bantu dengar sangat membantu proses pendengaran dan pemahaman percakapan pada penderita penurunan fungsi pendengaran. bentuk telinga. Behind The Ear (BTE) Jenis alat bantu pendengaran ini diletakkan di belakang telinga dan dikaitkan di bagian atas daun telinga.

tone hook.seperti yang ditunjukkan dibawah ini. Alat ini akan menutup saluran telinga sepenuhnya. In The Ear (ITE) Jenis ini diletakkan di dalam daun telinga. volume control. Ahli suara anda menggunakan hearing aid's tone controls untuk menghasilkan penguatan suara yang sesuai untuk kehilangan pendengaran pada anak anda. dibuat dengan bagian dasar yang sama. Pada Hearing Aid jenis BTE. Gambar 6. Selama seorang bayi tumbuh. Earmolds dibuat tersendiri untuk setiap anak dan dipaskan dengan sempit dalam kanal telinga. kemudian suara tersebut diarahkan melalui hearing aid tone hook ke sebuah earmold yang mana dibuat berdasarkan kebiasaan untuk setiap anak.dan baterai. Earmolds terbuat dari bahan materi lunak setelah sebuah cetakan diambil dari telinga anak anda. Seperti halnya BTE. ABD jenis BTE 2.13 Jenis ini mudah untuk dimanipulasi dan segala tipe rangkaian dapat sesuai dengan model ini. Tone hook adalah sebuah lempengan plastic kecil yang terkait diatas dan belakang telinga bagian luar pada anak (pinna). Earmold mempengaruhi hearing aid dalam telinga anak dan mengarahkan suara dari hearing aid ke dalam kanal telinga. Mikrofon mengambil suara . Seluruh hearing aid. anda dapat mengamati mikrofon. jenis tipe ini mudah dioperasikan dapat sesuai dengan kebanyakan rangkaian yang dikembangkan. saklar on/off. earmolds perlu untuk diganti sesuai pada bentuk dasar. Setelah suara tersebut diperkuat.suara dari sekitarnya dan mengirimnya ke prosessor yang memperkuat sinyal tersebut. Hearing Aid akan memperkuat beberapa frekuensi dari suara yang masuk lebih dari berbagai ketergantungan atas kehilangan pendengaran anak anda. . tanpa memperhatikan jenisnya.

14 Gambar 7. In The Canal (ITC) Jenis ini diletakkan di dalam saluran kanal telinga dan tidak terlalu tampak kelihatan dibandingkan dengan jenis BTE ataupun ITE. Karena bentuknya yang lebih kecil sehingga jenis ini pasti lebih sukar untuk dimodifikasi dan tidak semua tipe rangkaian dapat pas untuk model ini. ABD Jenis ITC Berikut adalah salah satu contoh rangkaian sebuah alat bantu pendengaran yang didesain sebagai penguat yang digunakan untuk alat jenis ITE dan BTE. Gambar 8. ABD Jenis ITE 3. .

15 Gambar 9. Karena bentuknya yang begitu kecil sehingga tidak semua tipe rangkaian dapat sesuai dengan model ini. Alat Bantu Dengar Hantaran Udara . Jenis ini sangat sesuai untuk penderita yang amat parah. Completely-in-the-Canal (CIC) Jenis alat bantu dengar yang satu ini dipasang jauh di dalam saluran kanal telinga dan umumnya tidak dapat dilihat. Contoh Rangkaian ABD Jenis ITE dan BTE 4. Gambar 10. ABD Jenis CIC 5. Pada dasarnya cara kerja alat pendengaran ini sama dengan jenis BTE melainkan letaknya saja yang berbeda.

Cara kerja alat ini sama dengan alat bantu dengar yang lain.Alat ini disimpan dalam saku kemeja atau celana dan dihubungkan dengan sebuah kabel ke alat yang dipasang di saluran telinga. . Prinsip kerjanya yaitu lempeng titanium menerima rangsang dari luar kemudian diolah di prosessor dan dilanjutkan ke telinga bagian dalam melalui tulang.dan dihubungkan dengan kabel ke telinga. Alat ini seringkali dipakai oleh bayi dan anak-anak karena pemakaiannya lebih mudah dan tidak mudah rusak. yaitu sebuat lempeng titanium dan prossesor. biasanya dipasang di dalam saluran telinga dengan sebuah penutup kedap udara atau sebuah selang kecil yang terbuka. Jenis ABD yang Dipasang Di Badan Digunakan pada penderita tuli dan merupakan alat bantu dengar yang paling kuat. Tetapi yang membedakan adalah amplifier dan mikrofon pada alat ini bisa ditaruh di saku berbentuk kotak biasanya. Bone Anchored Hearing Aids (BAHA) Jenis alat bantu dengar tipe ini dipasang permanen di dalam kulit di belakang telinga.16 Alat ini paling banyak digunakan. Gambar 11. Alat ini seringkali dipakai oleh bayi dan anak-anak karena pemakaiannya lebih mudah dan tidak mudah rusak. 6.

Alat ini menyediakan kemampuan untuk sensasi pendengaran yang berguna dan memperbaiki kemampuan berkomunikasi bagi orang yang kehilangan pendengaran yang parah. c) The speech processor mengubah suara tersebut menjadi sebuah sinyal khusus yang dapat ditafsirkan oleh otak. Perubahan ini diselesaikan dengan suatu program yang disebut speech processing strategies. Tahapan Perkembangan Teknologi Alat Bantu Dengar (Hearing Aid) Teknologi digital yang berkembang pesat membuat nyaman digunakan dalam sehari-hari.saraf dalam pusat telinga. b) Suara dikirim ke speech processor melalui sebuah kabel tipis yang menghubungkan headpiece ke speech processor. Cochlear implants adalah sebuah pilihan penting bagi individu yang memperoleh sedikit atau tidak ada keuntungan dari sebuah hearing aid konvensional.17 Gambar 12. Prinsip kerja dari cochlear implant : a) Gelombang suara masuk pada mikrofon yang ditempatkan pada headpiece. ABD Jenis Implan Koklea C. The cochlear implant dirancang untuk simpangan bagian – bagian rusak dari bagian dalam telinga dan mengirim rangsangan listrik secara langsung ke saraf pendengar dimana rangsangan tersebut kemudian ditafsirkan sebagai suara oleh otak. ABD Jenis BAHA 7. Gambar 13. Cochlear Implant Cochlear implant adalah alat pendengaran buatan yang dirancang untuk menghasilkan sensasi pendengaran yang berguna yang secara elektrikal merangsang saraf . f) Saraf pendengaran kemudian mengirim sinyal – sinyal listrik ke otak dimana siyal – sinyal listrik tersebut ditafsirkan sebagai suara. Perkembangan teknologi Alat Bantu Dengar (ABD) yang sangat cepat . e) Sinyal tersebut berjalan melalui barisan elektroda di dalam pusat telinga dan merangsang saraf pendengaran. d) Sinyal khusus tersebut dikirim kembali melalui kabel yang sama ke headpiece dan dikirim melewati kulit melalui gelombang radio ke alat yang ditanam tersebut.

dan ABD Teknologi Digital (Bauman. kita dapat membagi tahapan perkembangan alat bantu dengar menjadi lima kelas berdasarkan teknologi yang diterapkan yaitu ABD akustik (Non-listrik).640 . phD. Beberapa bekerja sangat baik. Sebelum adanya digital. ABD karbon. Banzer membuat alatnya dengan menyambungkan kandung kemih babi ke pipa yang terbuat dari kuku rusa untuk membuat gendang telinga buatan. Ear Trumpet (Terompet Telinga) . Audiophone dibentuk seperti kipas yang ujungnya dipegang di antara gigi dan dibengkokkan menuju ke arah suara berasal. ABD transistor. Sayangnya.~ 1990) Alat bantu dengar punya sejarah panjang yang membawa kita kembali ke abad 17. tempat suara dapat didengar. Akustik atau non-listrik alat bantu dengar adalah satu-satunya alat bantu dengar tersedia sebelum munculnya listrik. di masa ini sebenarnya alat bantu dengar sudah mulai diciptakan dan digunakan. alat bantu dengar akustik termasuk segala macam terompet telinga. dan hingga saat ini orang terus mengembangkan teknologi modern alat bantu dengar (ABD).18 ini banyak membantu para penyandang gangguan dengar bisa mendengar dengan normal tanpa terganggu dengan kabel-kabel yang membelit dan ukuran yang kecil tentu menambah percaya diri si pengguna tanpa terlihat dari jauh. a. Berikut ini merupakan tahapan perkembangan Teknologi ABD: 1. Terbuat dari kertas kardus. kepedulian orang pada orang tunarungu agar dapat mendengar lebih baik telah ada sejak zaman kegelapan. menyusul penciptaan Audiophone dan Ordentiphone. dan sisipan telinga (Bauman. Dari ide inilah. Getaran suara yang ditangkap oleh kipas lalu dibawa ke gigi. kepala dan akhirnya ke saraf suara. phD. Gangguan pendengaran telah ada sejak zaman kuno. Adalah Marcus Banzer. auricles. ABD tabung vakum. seorang pria berkebangsaan Jerman yang dicatat sebagai penemu yang memulai penciptaan alat bantu dengar. abd masih berbentuk konvensional dan berukuran besar yang tentu merasa aneh bagi yang menggunakan dan melihatnya. zaman Renaissance. Di Eropa. Mereka amplifikasi tergantung pada karakteristik akustik dan bentuk dari bahan yang digunakan. 2014). di zaman Revolusi Industri. abad pertengahan. tabung percakapan. 2014). Dengan demikian. Alat Bantu Dengar Akustik atau Non-Electric Hearing Aids (<1. asal-usul dan desain dari mereka awal alat bantu dengar sebagian besar telah hilang. Menurut sejarah penemuan. dan lain-lain yang pada dasarnya tidak berguna. tulang rahang.

maka sekitar tahun 1850 Jean Bonnefont membuat terompet telinga menjadi lebih baik dan nyaman.19 Sumber: https://pusatalatbantudengarmelawai. disalurkan ke telinga pendengar.com/2011/06/28/sejarahalat-bantu-dengar-%E2%80%93-perjalanan-untuk-mendengar/ Gambar 14. Terompet Telinga yang Pertama Terompet telinga panjang sulit untuk membawa dan mengambil banyak ruang untuk digunakan. untuk membuat lebih terompet telinga lebih kompak. untuk meningkatkan amplifikasi. Gambar 16. Gambar 15. kemudian ditambahkan mangkuk resonansi. Dia melipat tabung sangkakala menjadi empat sudut kanan. Terompet Telinga karya Jean Bonnefont . Terompet telinga Terompet telinga terdiri dari tabung runcing yang dikompresi (diperkuat) untuk menangkap suara dan pada saat yang sama. Terompet telinga pertama adalah perangkat yang cukup besar. Biasanya panjangnya berkisar pada 38-66 cm (15-26 ") dan memiliki diameter bukaan (lonceng) dari 13-18 cm (5-7").wordpress.

Gambar 18. karena ukurannya yang kecil. Paul di London. London Domes Selain membuat terompet telinga cukup kecil untuk bersembunyi di tangan. terompet telinga terus menyusut hingga pada tahun 1890 terompet telinga berukuran sekitar 25 cm (12 ")." Gambar 19. menekankan suara frekuensi yang lebih tinggi sehingga memproduksi lebih treble dan suara menjadi sedikit lebih jelas. Terompet Telinga yang Lebih Kecil Terompet telinga bertenaga tinggi memiliki mangkuk resonansi besar untuk menangkap lebih banyak suara. Gambar 20. Dipper Kemudian dibuat terompet telinga kecil berbentuk kubah. maka disebut dengan "London Domes.20 Seiring waktu berlalu. Terompet Telinga Berbentuk Tongkat . Salah satunya adalah bahasa sehari-hari disebut "Dipper" karena menyerupai bentuk sebuah gayung awal untuk mencelupkan air keluar dari tong air. Panjang keseluruhannya adalah 15-18 cm (6-7 ") atau cukup kecil untuk dibawa dalam saku atau tas. Gambar 17.karena bentuknya seperti kubah Katedral St. ada cara-cara cerdik lainnya untuk menyembunyikan alat bantu dengar ini yaitu dengan cara yang cerdas mengintegrasikan terompet telinga ke bagian atas tongkat.

Tabung ini bekerja. c. sampai tahun 1976 masih diproduksi di Inggris. Sejak tabung percakapan masih bekerja dengan sangat baik. keuntungannya yang pertama adalah "hands-free". dimulai dari pembicara berbicara langsung ke corong di salah satu ujung tabung dan pendengar memegang ujung kecil di ujung lainnya di telinganya. Tabung Percakapan Sebuah tabung percakapan berukuran sekitar 106 cm (42 "). tabung percakapan dirancang untuk memilih suara langsung dari mulut pembicara. Gambar 21. Gambar 22. Anda memiliki jarak yang dekat dengan orang yang diajak bicara. Sayangnya. Anda mengayunkan tabung telinga lurus dan melanjutkan perjalanan Anda. Auricles dapat digunakan untuk satu ataupun dua telinga dan auricles merupakan ABD pertama yang dapat digunakan untuk kedua telinga.21 Tidak ada yang tahu bahwa itu adalah alat bantu dengar. namun ABD ini tidak berfungsi dengan baik sehingga tidak dapat digunakan. namun sebuah hal yang mengejutkan adalah bahwa ketika digunakan dengan benar tabung percakapan ini bekerja dengan luar biasa baik. itu tampak hanya seperti setiap tongkat lain. Dengan demikian. Setelah selesai berbicara. Anda hanya mengangkatnya ke telinga Anda dan mengayunkan tabung telinga agar telinga Anda ingin mendengar sesuatu. Tidak seperti terompet telinga yang bisa mengambil suara dari beberapa jarak. menggunakan alat bantu dengar Anda sebagai tongkat lagi. b. Auricles Jenis khusus dari terompet telinga. tabung percakapan tidak senyaman alat bantu dengar modern. Pada dasarnya semua tabung percakapan bekerja pada prinsip yang sama dengan terompet telinga. Dengan tangan Anda di atas. Sebuah ikat kepala menahan mereka untuk kepala Anda. Tabung percakapan Tabung percakapan memiliki panjang yang berbeda dengan terompet telinga. . Auricles d. atau kawat telinga dikaitkan di telinga Anda. Sistem kerja Speaking tubes sebagai alat bantu dengar mengarahkan lebih fokus pada sumber suara yang akan melalui jalur yang sempit di dalam tabung dan langsung mengarahkan pada telinga manusia. Sisipan telinga Sisipan telinga diciptakan oleh Charles Fensky. Jika Anda ingin berbicara dengan seseorang.

Jerman. Gambar 24. Namun ABD ini tidak begitu populer sampai Richard Rhodes dari Chicago melalui IL mematenkannya dan mulai menjual Audiphone nya pada tahun 1879. Johann Nepomuk Mälzel mulai memproduksi terompet telinga tahun 1810. Ditemukan oleh Imam Jesuit Perancis dan ahli matematika Jean Leurechonin dalam karya Rekreasi Matematika pada tahun 1634. ABD Tulang-konduksi Merupakan ABD pertama yang ditransmisikan ke telinga bagian dalam melalui tulang konduksi. dan Daubeney Trumpet. Dia terutama menghasilkan terompet telinga untuk Ludwig van Beethoven. Sisipan Telinga e. . yang mulai jadi tuli pada saat itu. Kini sekarang disimpan di Museum Beethoven di Bonn. Salah satu model yang terkenal adalah Townsend Trumpet yang dibuat secara khusus untuk pendidik tuli John Townshend. perangkat ini dilaporkan keberadaannya pada awal 1521. Reynold Trumpet dibuat khusus untuk pelukis Joshua Reynolds. Penggunaan terompet telinga ini menjadi alat yang umum digunakan pada akhir abad 18. ABD Tulang Konduksi Inilah cikal bakal alat bantu dengar yang digunakan pada abad 17 di dataran Eropa terutama negara Perancis.22 Gambar 23.

maka suara pun terdengar. dan distorsi suara. ABD jenis ini biasanya memerlukan baterai sebesar 3 atau 4. Mereka biasanya memilih untuk mengurangi panjang kabel beberapa mikrofon secara paralel. Teknologi dalam telepon meningkat bagaimana sinyal akustik bisa diubah. Perangkat tersembunyi ini semakin meningkat seiring banyaknya individu-individu yang ingin menyembunyikan kecacatan dari pandangan masyarakat dan serta membantu individu mengatasi masalah pendengarangan. diciptakan oleh Miller Reese Hutchison pada tahun 1898. karbon ditembak atau debu karbon dalam mikrofon hanya menyentuh kontak yang lebih rendah dan akhirnya suara tidak dapat terdengar. Berkat penemuan telepon dan mikrofon inilah muncul alat bantu dengar listrik pertama. yang menggabungkan penerima suara di dekat telinga yang akan memperkuat akustik. di mana alat bantu dengar tersembunyi dalam rambut atau tutup kepala. pakaian. Kursi Tempat Menysipkan ABD Frederick C. Menurut hukum Ohm. Jika Anda melakukannya. alat bantu dengar yang tersembunyi menjadi semakin populer. termasuk 'ikat kepala akustik'. Ada dua hal yang sangat menarik tentang alat bantu dengar Karbon. Pemancar karbon dulu digunakan untuk memancar suara dengan mengambil sinyal lemah dan menggunakan arus listrik untuk memperkuat sinyal.1939) Pada tahun 1870 dan 1880 ditandai dengan penemuan telepon dan mikrofon oleh Alexander Graham Bell. Alat bantu dengar mereka yang besar dan tidak mudah portabel yaitu ukuran "kotak cerutu tinggi" dan memiliki speaker yang akan cocok di telinga.co.23 Sumber: http://alatbantudengartangerang. salah satunya adalah bahwa anda tidak bisa meletakkan mikrofon karbon secara datar. ABD Karbon (1898 . Hal kedua tentang alat bantu dengar karbon adalah dibutuhkan cara agar volume ABD meningkat yaitu dengan meningkatkan aliran arus. . Menjelang akhir abad ke-19. dibuat dalam berbagai bentuk. alat yang ia namakan Telephone-Transmitter dijual kepada Akouphone Company di Alabama seharga 400 dollar AS.html Gambar 25. Salah satu produsen pertama alat bantu dengar elektronik adalah perusahaan Siemens pada tahun 1913. Kursi dengan ukiran kepala singa dengan mulut terbuka yang berfungsi sebagai corong akustik yang berperan penerima suara yang disalurkan melalui tabung menuju telinga sang raja. John VI tahun 1819. Ketika ABD diletakkan pada sudut atau vertikal. Anda dapat melakukan ini dengan mengurangi resistensi dari sirkuit. Kemampuan inilah digunakan dalam pembuatan alat bantu dengar. Rein mengembangkan kursi khusus untuk Raja Portugal. yang disebut Akouphone. tembakan karbon atau debu menyentuh kedua konduktor belakang dan diafragma (depan konduktor) pada waktu yang sama. Pada akhirnya alat bantu dengar elektronik bisa menyusut menjadi ukuran kecil. atau dengan meningkatkan tegangan.5 volt. frekuensi. Rein memelopori banyak desain terkenal.blogspot. Telepon mampu mengontrol kenyaringan. Telepon Aurolese Rein adalah ikat kepala. dan aksesoris.id/2013/03/ear-waxmuseum-sejarah-alat-bantu-dengar. 2. Alat bantu dengar juga tersembunyi di sofa.

Top table Gambar 26. Worn Body Sekitar 1930.24 a. ABD Karbon dengan Dua Mikrofon Alat bantu dengar karbon yang bertenaga lebih tinggi karena memiliki dua atau empat mikrofon yang bisa digunakan di sekitar leher. ABD Karbon dengan 4 Mikrofon b. ABD Tabung Hampa (1921-1953) a. Untuk menggunakannya. Gambar 27. ABD Jenis Karbon yang Pertama Alat bantu dengar karbon awal biasanya seukuran kotak makanan. Worn Body 3. Anda duduk di meja dengan mikrofon menghadapi orang kepada siapa Anda berbicara dan anda mengenakan headphone atau earphone. alat bantu dengar karbon yang ukurannya jauh lebih kecil dan sehingga dapat dipakai lebih dari dua. Gambar 28. Vactuphone . Gambar 29.

penciptaan alat bantu dengar semakin berkembang. Gambar 31. ABD Tabung Vakum pada Badan (2 bagian) Pada pertengahan 1940-an. sementara wanita biasanya meletakkannya dalam kantong kain diikat ke kaki bagian atas mereka. yang disebut dengan Vactuphone dan menggunakan pemancar telepon untuk mengubah percakapan menjadi sinyal listrik. dan kemudian di Amerika pada tahun 1930-an. Setelah sinyal dikonversi seterusnya dipancarkan ke penerima. alat bantu dengar tabung hampa menjadi lebih sukses dan mulai berkurang dalam hal ukuran dengan teknik miniaturisasi. Berbeda dengan instrumen karbon. dengan munculnya baterai 15 volt dan lebih kecil. Alat bantu dengar seberat 7 pon (sekitar 3kg) yang cukup ringan untuk dibawa. Vactuphone Alat bantu dengar tabung hampa pertama dipatenkan oleh seorang insinyur Angkatan Laut Earl Hanson pada 1920. Alat bantu dengar teknologi tabung hampa mulai dijual di Inggris pada tahun 1936. Selama tahun 1920-an dan 1930-an. ini memiliki kekuatan yang memadai untuk gangguan pendengaran berat tapi juga digunakan oleh orang-orang dengan kerugian yang lebih rendah.25 Gambar 30. b. ABD tersebut disebut sebagai alat bantu dengar tabung vakum 2 bagian. walaupun bobotnya cukut berat. Edwin Steven untuk pertama kalinya menciptakan alat bantu dengar yang bisa dipakai.1kg. Seiring dengan waktu. Sebagai contoh. Zenith Radionic Model A3A c. meskipun itu cukup berat. Tahun 1935. alat bantu dengar akhirnya bisa memiliki baterai internal. alat bantu dengar tabung vakum telah menyusut ke ukuran yang dapat dipakai. yaitu 1. Tabung vakum bantu membutuhkan dua baterai. sehingga biaya yang agak tinggi. Zenith Radionic Model A3A adalah alat bantu dengar tabung vakum yang cukup popular pada tahun 1944-1946. A. tabung vakum lebih efisien. Akibatnya. tapi baterai besar masih terlalu besar. . Marconi di Inggris dan Western Electric di AS mulai memasarkan alat bantu dengar tabung vakum pada tahun 1923. Acousticon datang dengan sebuah alat bantu dengar biasa yang dikenakan di pergelangan tangan. The Acousticon Model 56 diciptakan pada pertengahan tahun 1920-an dan merupakan salah satu unit alat bantu dengar portabel pertama. Para pria biasanya meletakkan baterai dalam saku. ABD Tabung Vakum dengan baterai di dalam Sekitar tahun 1947.

Microtone memperkenalkan alat bantu dengar yang kuat dan ringkas. Terutama ketika Eleanor Roosevelt kacamata bantu pendengaran ABD jenis ini mencapai popularitas yang cukup besar. Transistor Hearing Aids (1952 . Gambar 33. Karena ukuran transistor yang terbilang kecil sehingga teknik miniaturisasi meningkat utamanya mikrofon karbon. ABD ini muncul di beberapa model tahun 1952-an dan menggantikan alat bantu tabung hampa dengar pada akhir tahun 1953. Transistor hanya membutuhkan satu baterai dan pengembangan mengurangi ukurannya sehingga jenis alat bantu dengar transistor menjadi popular. Baru pada tahun 1953. 5. Transistor ditemukan oleh John Bardeen.26 Gambar 32. Transistor diciptakan untuk menggantikan tabung vakum yang memiliki ukuran kecil dan sedikit daya serta sedikit distorsi dibanding tabung hampa yang rentan panas dan rapun.~ 2005) Bell Laboratories mengembangkan transistor pada tahun 1948 membawa perbaikan besar untuk alat bantu dengar. Perusahaan tersebut memperkenalkan versi wearable pada tahun 1948. Gambar 34. Walter Brattain. desainer Acousticon menciptakan alat bantu dengar tabung vakum yang menyamar sebagai faux indah penyu ganda jepit. Ini juga dapat tepat disebut alat bantu dengar elektronik. Acousticon untuk Pria Untuk wanita. Acousticon untuk Wanita Multitone London mematenkan alat bantu dengar pertama yang menggunakan kontrol gain otomatis. dan William Shockley. Sonotone Model 1010 .

Salah satu BTE pertama adalah humongous (menurut standar sekarang) Zenith Diplomat yang keluar pada bulan Juni 1956. Maico merilis ABD Transistor Model "O" a. Gambar 38. Zenith "Royal T" b. ABD Belakang Telinga (BTE) Hanya butuh tiga tahun sampai alat bantu dengar transistor menyusut ukurannya sehingga lebih banyak dipakai yaitu yang di belakang telinga.27 Gambar 35. Zenith "Royal" Gambar 37. Zenith Diplomat . Gambar 36. Zenith "Royal" alat bantu dengar transistor tabung vakum pada tahun 1952 dan Zenith "Royal T". Body Worn Alat bantu dengar transistor pertama tampak hampir identik dengan model tabung vakum yang mendahului mereka. Sebagai contoh.

Menempatkan transistor ke dalam alat bantu dengar terlalu cepat tanpa melalui uji coba justru menemui masalah. Di Dalam Telinga (ITE) Pada tahun 1965. dibuat dengan diskrit komponen. ." dan Oticon keluar dengan merk "DigiFocus Compact" jenis BTE. Raytheon memproduksi transistor dan merupakan salah satu perusahaan pertama yang memproduksi massal transistor untuk seluruh Amerika. Telex Model 23 ITE dibuat dan lensa kacamata bantu pendengaran adalah Otarion ini L10 "Pendengar" pada bulan Desember 1954 yang dikeluarkan oleh perusahaan CROS (Contralateral Routing of Signal). pada tahun 1996. Widex keluar dengan mereka "Senso. Mikrofonnya terletak di satu sisi dan penerimanya di sisi lainnya. Tanpa disadari transistor tidak bisa kering. Namun Raytheon menyadari bahwa alat bantu dengar mereka hanya berlangsung jangka pendek dan mulai menjual bantu pendengaran vakum-tabung lagi bersama dengan alat bantu dengar transistor. kekuatan dan fungsi alat bantu pendengaran meningkat dramatis. Otarion L10 Pada tahun 1951. Digital Hearing Aid (alat bantu dengar digital) (1996 – sekarang) a. c. namun menggunakan jutaan transistor di prosesor dual-core. alat bantu dengar. Kemudian. Hybrid Alat Bantu Dengar Selama beberapa tahun. Untuk mencegahnya. Gambar 39. 6. Akibat kelembapan. kemudian. Revolusi digital dari tahun 1980-an melahirkan digital alat bantu dengar analog diprogram. Perbaikan dilakukan agar alat bantu dengar transistor menjadi sukses. Telex Model 23 ITE Gambar 40.28 Alat bantu dengar saat ini tidak lagi hanya menggunakan tiga transistor. dengan penemuan sirkuit terpadu. alat bantu dengar hanya akan berlangsung selama beberapa minggu dan mati. lapisan harus diletakkan pada transistor untuk melindungi dari kelembaban tersebut.

Alat bantu dengar Hybrid menggunakan sirkuit digital / analog dikombinasikan. proses simulasi alat bantu dengar menjadi lambat dan membutuhkan waktu lama untuk mengubah menjadi sinyal audio mengingat panjangnya durasi audio sendiri. memiliki kontrol digital dari frekuensi di semua saluran. Perangkat berisi prosesor digital-array dan . Komputer mini mampu memproses sinyal audio secara real time tanpa jeda. Beberapa Jenis ABD Digital Pada awal 1960-an. Ini alat bantu dengar telah sangat meningkat fleksibilitas kami dalam menyesuaikan populasi cacat pendengaran. perusahaan Bell Telephone Laboratory memulai proses pembuatan sinyal baik percakapan dan sinyal audio pada komputer mainframe. Karena ukuran komputer digital terlalu besar. Sistem kompresi multi-channel amplitudo digunakan sebagai desain struktural dasar dalam alat bantu dengar pertama yang menggunakan teknologi digital. Pada tahun 1982. Kemudian pada tahun 1970-an mikroprosesor telah dibuat untuk membuka pintu menuju miniaturisasi alat bantu dengar. Pelopor lain dalam pengembangan alat bantu dengar adalah Daniel Graupe. Universitas New York menciptakan semua alat bantu dengar digital pertama yang real-time. Sinyal ini mampu menyesuaikan suara sehingga suara yang lebih intensif dilemahkan dan suara yang lemah akan lebih diintensifkan. Pada awal abad ke-21 terdapat beberapa alat bantu dengar dengan desain tradisional. yang mengembangkan alat bantu dengar enam channel.29 Gambar 41. Tombol ini menyebabkan amplifikasi berubah ke tingkat yang sesuai untuk lingkungan di mana individu berada. Peneliti Edgar Villchur mengembangkan kompresi amplitudo multi-channel memungkinkan sinyal audio yang dipisahkan menjadi pita frekuensi. Penciptaan prosesor digital-array kecepatan tinggi dalam komputer mini membuka jalan bagi kemajuan alat bantu dengar digital. Pada tahun 1979. fitur elektro-akustik dalam alat bantu dengar dapat diubah dengan tombol sederhana. "DigiFocus Compact" jenis BTE Gambar 42. Paten pertama untuk teknologi hybrid diterima pada tahun 1977 dan rilis komersial pertama dari chip digital untuk diintegrasikan dalam alat bantu dengar analog terjadi pada tahun 1986.

perusahaan alat bantu dengar lainnya mulai mengembangkan alat bantu dengar hybrid yang termasuk amplifier analog. pada tahun 1989. AT&T. Penelitian awal alat bantu dengar ini berhasil. dan metode sinyal canggih termasuk kompresi multichannel. Alat bantu dengar menggunakan sirkuit digital untuk menangani kompresi amplifier dua channel.30 komputer mini yang terdiri dari pemancar dan penerima radio FM. sebuah perusahaan induk untuk Bell Laboratories. Selain Nicolet Corporation. Sementara alat bantu dengar Nicolet Corporation tidak berhasil mempublikasikan dan gulung tikar. Dua tahun kemudian. dan pembatas yang dikelola secara digital. Hal itu memulai persaingan antar perusahaan untuk membuat alat bantu dengar yang lebih efektif. alat bantu dengar digital model behind-the-ear (BTE) diluncurkan. Radio membentuk hubungan antara pemancar dalam tubuh radio di atas komputer dan dihubungkan melalui kawat menuju mikrofon telinga dan penerima. alat bantu dengar digital sekarang telah diprogram yang memungkinkan alat bantu dengar mampu mengatur suara mereka sendiri tanpa menggunakan kontrol terpisah. Kemudian muncul alat bantu dengar bernama Oticon menggunakan perangkat nirkabel Bluetooth. Hearing Aid Chip (alat bantu dengar berbentuk chip) . Alat bantu dengar berisi prosesor yang dikenakan di tubuh memiliki koneksi hardwire dengan transduser dalam telinga.Meskipun ini adalah sebuah terobosan besar dalam penciptaan alat bantu dengar. Alat bantu dengar sekarang dapat menyesuaikan diri tergantung pada lingkungan itu dan seringkali bahkan tidak memerlukan tombol kontrol volume fisik. Setelah keberhasilan Resound Corporation. Salah satunya adalah ketika alat bantu dengar bekerja itu sangat berat dan hampir mustahil untuk bergerak. memiliki pengaturan akustik untuk lingkungan berbeda. Perusahaan Oticon yang mengembangkan alat bantu dengar digital pertama tahun 1995. memiliki kemampuan untuk pengujian pasangan dan bandingan. filter. Ada banyak manfaat model ini termasuk menyimpan pengaturan parameter. menarik diri dari pemasaran alat bantu dengar dan hak cipta dijual kepada Resound Corporation tahun 1987. Alat bantu dengar digital komersial pertama diciptakan pada tahun 1987 oleh Nicolet Corporation. tetapi itu hanya dibagikan kepada pusat-pusat penelitian audiologi untuk penelitian teknologi digital di bidang amplifikasi akustik. Bell Laboratories memperluas bisnis dengan mengembangkan alat bantu dengar digital-analog hybrid. Hingga saat ini. masih ada beberapa masalah. b.

Chip DSP menjadi tersedia pada tahun 1982 dan diimplementasikan ke alat bantu dengar.31 Sumber: devicelink. ABD Berbentuk Chip Salah satu chip digital pertama diciptakan oleh Daniel Graupe. Salah satu kelemahan dari chip ini adalah membutuhkan daya yang besar dan menggunakan banyak baterai sehingga hampir tidak mungkin untuk dikenakan.com Gambar 43. Salah satu kontribusi besar dari chip adalah kemampuan untuk memproses kedua percakapan dan jenis-jenis suara secara real time. ada pengembangan chip digital yang dikhususkan untuk kecepatan tinggi dalam pemrosesan sinyal digital atau Digital Signal Processing (DSP). . Pada tahun 1980-an sebuah chip tersebut terintegrasi di sejumlah alat bantu dengar. Chip digital yang disebut sebagai Zeta Noise Blocker yang mampu menyesuaikan tingkatan (gain) di kanal frekuensi untuk membantu mengontrol kadar tinggi kebisingan. Selain Zeta Noise Blocker.

Kepedulian orang-orang di sekitarnya juga sangat mempengaruhi perkembangan kemampuan bicara anak tuna rungu. Rekomendasi Perkembangan teknologi ABD sangat membantu penderita gangguan pendengaran. Pemilihan ABD yang tepat memerlukan tenaga audiologis yang kompeten. . Kualitas suara tersebut meliputi volume dan kejernihan suara. perlakuan selayaknya anak normal yang mendengar harus diberikan pada anak tuna rungu. Implikasi Terus berkembangnya teknologi Alat Bantu Dengar memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap penderita gangguan pendegaran. sehingga para peneliti terus mengembangkan teknologi alat bantu dengar. seperti berbicara dua arah dengan intonasi dan kosa kata yang tidak dikurangi akan memberikan pengaruh baik bagi perkembangan berbicara anak tuna rungu.32 BAB III Kesimpulan Gangguan pendengaran menjadi kejadian yang hampir jamak ada di sekitar kita mulai dari zaman dahulu hingga sekarang. Akan tetapi kemampuan mendengar anak tuna rungu dengan menggunakan ABD harus disertai dengan pemilihan ABD yang tepat dan rangkaian terapi wicara sedini mungkin. Perkembangan ditemukannya sumber tegangan dan kompenen-komponen elektronika membuat ukuran alat bantu dengar mengalami transformasi yang cukup signifikan. mulai dari ukuran yang sangat besar hingga cukup kecil saat ini. kualitas suara yang dihasilkan alat bantu dengar juga mengalami perkembangan kemajuan yang sangat baik. namun dengan adanya ABD kemampuan mendengar dapat dicapai walaupun tidak sepenuhnya sehingga saat ini anak yang tuna rungu belum tentu tuna wicara. Akibat dari gangguan pendengaran seperti keterbatasan dalam memperoleh informasi menjadi dapat dikurangi. Hal tersebut terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan kenyamanan pemakainya. Karya tulis ini dibuat dengan harapan agar teknologi ABD khususnya dan teknologi lainnya pada umumnya terus menjadi perhatian kita semua. Selain dari bentuk dan ukuran. Terlebih lagi anak-anak dan bayi yang mengalami gangguan pendengaran sejak dini tidak hanya menjadi tuna rungu saja tapi juga tuna wicara. konsultasi dan pengecekan ABD secara berkala sangat dibutuhkan sehingga kualitas suara dari ABD yang dihasilkan selalu dalam kondisi baik.

voaindonesia.pdf http://www. Harv. http://library. K. Gwinner. NURAHMI RINALTI A... PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA DAN BERBICARA ANAK TUNARUNGU. Introduction to audiology: Some basics about hearing loss.. Health Mag. Mourtou._LUAR_BIASA/196912052001121SETYO_WAHYU_WIBOWO/Ketulianx.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2011-2-00201-ds%20bab%202.edu/Direktori/FIP/JUR. Meis. Audiology and User Centered Design to Improve Communication with Hearing Loss and Hearing Technologies.. R.pdf http://file. Rehm. n. Int. A.blogspot..html http://dimas-am..d. N.d. N. Common Causes of Hearing Loss.blogspot. E. Rehabil.com/2011/06/28/sejarah-alat-bantudengar-%E2%80%93-perjalanan-untuk-mendengar/ http://alatbantudengartangerang.. Frangulov.co. n.. the Hearing Aids of Yesteryear A Brief HiStOrY Of HeAriNg AiDS frOM tHeN tO NOW. Med. 2007. Hered. Für Gesprächsforschung. 2004. CIRRIE. Jassi Anakku 7. Hernawati. Inf.html https://pusatalatbantudengarmelawai.co. Hearing Aids Communication Integrating Social Interaction. phD. Your VA Hearing Aid.wordpress. R. Shemesh Ph. Fisiologi Pendengaran. 101–110.33 Daftar Pustaka Bauman. hearing technologies and barriers to hearing aid use. M. for Parents and Families.com/content/tim-peneliti-as-tuli-bawaan-bisa-diatasi-denganterapi-gen/1452543.upi.id/2015/01/mengenal-sejarah-alat-bantu-dengar_4.. 2014.id/2013/03/ear-wax-museum-sejarah-alatbantu-dengar.. Sch. T. Cent. Exch.D. 2012. Hearing Impairment: Definitions. Cent. Allied Hear. Assessment and Management. Margaret. 2010._PEND.html . H. Deaf.binus. Verl. Res.ac.