You are on page 1of 7

FISIOLOGI HEWAN

TUGAS 1
MEMBUAT MAKALAH TENTANG SPESIALISASI SEL
SEL PARIETAL

Fikri Abdul Jabbar
163112620120024

Program Studi S1 Biologi
Jurusan Biologi Medik
Universitas Nasional
2016

Sel-sel khusus ini akan membentuk suatu jaringan menjadi organ tertentu yang memiliki fungsi tersendiri. karena itulah sel dapat berfungsi secara autonomy asalkan kebutuhan hidupnya terpenuhi. usus halus. Sel dibedakan menjadi dua berdasarkan ada tidaknya membran inti yang befungsi sebagai tempat tersimpannya materi genetik. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Organisme yang terdiri dari banyak sel disebut multiseluler. kerongkongan (esophagus). dan usus besar berfungsi untuk mengatur proses pencernaan makanan yang berasal dari luar tubuh sampai akhirnya bisa disebarkan ke semua sel yang ada di seluruh tubuh. Semua berawal dari zigot. Sistem pencernaan yang terdiri dari mulut. Makanan yang masuk melalu mulut dan esofagus akan masuk ke dalam lambung. Sel-selnya akan bertambah dan akan mengalami proses diferensiasi atau spesialisasi sehingga memiliki bentuk dan fungsi khusus yang bermacam-macam. yaitu prokariotk (tidak punya membran inti) dan eukariotik (punya membran inti) . contohnya bakteri dan ganggang. contohnya hewan dan tumbuhan. Selama perkembangannya zigot yang nantinya akan menjadi embrio atau janin akan mengalami pembelahan sel yang disebut mitosis. Disini makanan akan diubah menjadi bubur kim (chim). Terdapat suatu organisme yang terdiri dari satu sel atau disebut uniseluler. Sel berasal dari kata “cella” yang berarti ruangan berukuran kecil. Salah satu sel dalam tubuh manusia yang mengalami spesialisai atau fungsi khusus adalah sel parietal yang merupakan bagian dari sistem pencernaan. sel tunggal yang terbentuk karena peleburan sel spermatozoa dengan sel telur pada saat fertilisasi. Lambung mengeluarkan sekretnya berupa cairan asam dan enzim-enzim pnecernaan seperti lipase (berfungsi .SEL PARIETAL Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil kehidupan. lambung. Manusia termasuk makhluk hidup multiseluler karena tersusun atas berjuta-juta sel yang memiliki struktur dan fungsi yang bermacam-macam.

Kelenjar lambung sangat penting dalam proses pencernaan makanan. renin (mencerna susu). Sekret ini dihasilkan oleh kelenjar yang ada di lambung (gastric glands). Kelenjar lambung ini terletak di bagian fundus dan bagian tengah lambung (main body).untuk mencerna lemak). chief (zymogenic) cell yang befungsi menghasilkan pepsinogen dan enzim lipase. . karena jika ini rusak maka makanan yang msuk ke dalam tubuh tidak bisa diserap oleh jaringan sel tubuh. Kelenjar ini tersusun atas sel-sel khusus yang memiliki fungsi berbeda-beda antara lain : sel mukosa yang berperan dalam menghasilkan mucin atau lendir untuk melindungi dinding lambung. dan pepsinogen (akan berubah menjadi pepsin yang berfungsi untuk mencerna protein). enteroendocrine cells yang berfungsi untuk menghasilkan hormon serotonin yang berperan dalam pencernaan. dan sel parietal atau oxyntic cell (sel asam) yang berperan dalam menciptakan suasana asam di lambung.

bersifat asam (eosinophil). Sel ini lebar berbentuk bulat/ speris/ piramid. dan bentuk dari makanan. Disini terjadi 30% sekresi kelenjar lambung. dan memiliki inti sel yang bulat di bagian tengah. HCl lambung berperan sebagai bakterisidal atau pembunuh bakteri dan penghancur zat asing yang ikut masuk bersamaan dengan makanan dari luar tubuh. Ini dihasilkan dari rasa. bau. Sel ini menghasilkan berfungsi ion dalam hidrogen dan klorida untuk pembentukan asam klorida atau HCl lambung dan faktor Sel Parietal intrinsik berupa glikoprotein yang berperan dalam penyerapan vitamin B12 dalam tubuh oleh usus halus (ileum). dan mikrovili. retikulum endoplasma. lisosom. makin besar rasa lapar atau keinginan untuk makan makin besar rangsangannya. mitokondria. memiliki banyak mitokondria. HCL . ribosom. membran sel. Organel-organel yang terdapat dalam sel parietal antara lain : nukleus. Sinyal saraf yang menyebabkan fase ini berawal dari cortex cerebral (bagian otak) dan pengatur rasa lapar amygdala dan hypotalamus diteruskan melalui nervus vagus lalu ke lambung. Sekresi kelenjar lambung termasuk di dalamnya sekresi HCL oleh sel parietal dibagi ke dalam tiga fase. yaitu pertama cephalic phase dimulai saat mengunyah sebelum makanan masuk ke dalam lambung. badan golgi.Sel parietal ini merupakan salah satu bagian dari kelenjar lambung yang terletak di bagian leher/ isthmus of gatric glands. tubulovesikular.

Hal ini terjadi karena kelenjar-kelenjar usus mulai melepaskan sekretnya untuk menghambat pelepasan sekret kelenjar lambung. Mekanisme sekresi secara hormonal dimulai pada saat makanan masuk ke dalam lambung. terjadi penurunan sekresi kelenjar lambung. terutama di duodenum. . Sekresi yang dihasilkan oleh sel parietal dipengaruhi oleh asetilkolin yang dilepaskan karena rangsangan syaraf parasimpatik serta dipengaruhi secara hormonal oleh histamin dan gastrin. Sel ECL yang terangsang akan mengeluarkan histamin yang langsung bereaksi merangsang sel parietal untuk menghasilkan HCL dan faktor intrinsiknya.Kedua. Ketiga. gastric phase ketika makanan masuk lambung terjadi rangsangan menuju otak lalu balik lagi ke lambung. Ketika makanan masuk terutama yang mengandung banyak protein akan merangsang kelenjar pylori (gastrin cells atau G cells) untuk mengeluarkan hormon gastrin ke dalam darah untuk diangkut ke ECL cells (Enterochromaffin-like cells) yang terletak dekat sel parietal pada kelenjar lambung. Disini selain peran saraf dipengaruhi oleh hormonal lambung. intestinal phase adanya makanan di bagian awal usus halus. Pada fase ini merupakan fase utama dalam menghasilkan sekresi kelenjar lambung sebesar 60%.

lemak. adanya zat asam. Untuk menghasilkan konsentrasi ion hidrogen sebesar ini memerlukan lebih dari 1500 kalori energi per liter cairan lambung (gastric juice). Cairan ini sangat asam yang memiliki pH sekitar 0. lalu HCO3.dari CO2. Pertama. dan hormon gastric usus. Akhirnya cairan asam ini masuk ke dalam lambung. pecahan protein. Untuk mencegah terjadinya sekresi yang berlebih dari sel parietal ini dipengaruhi oleh dua faktor. Reaksi ini dikatalisasi oleh enzim carbonic anhydrase. K+ masuk ke dalam sel dengan cara pertukaran dengan Na+.akan diangkut keluar sel sebagai pertukaran dengan Cl-. makanan yang telah dicerna oleh lambung masuk ke dalam usus halus. yang nantinya ion klorida akan disekresikan secara difusi ke canaliculus. Pelepasan H+ keluar sel menyebabkan penimbunan OH. atau cairan yang masuk ke dalam usus diantaranya halus secretin. Di canaliculus ini terjadi ikatan antara ion hidrogen dan klorida yang membentuk HCL. .8. Kedua.Mekanisme sintesis HCL dimulai dari terjadinya penguraian air dalam sitoplasma sel parietal menjadi ion H+ dan OH-. Sel parietal menghasilkan HCL sekitar 160 mmol/L yang hampir isotonis dengan cairan tubuh. Air yang masuk ke dalam canaliculus terjadi secara osmosis.dalam sel yang menyebabkan pembentukan HCO3. H+ ini akan secara aktif disekresikan ke caliculus melalui pertukaran dengan K+. menyebabkan kolesitokinin. hal ini akan merangsang sistem saraf simpatik dan nervus vagus untuk menghambat sekresi dari kelenjar lambung. pelepasan beberapa neurotensin. Pada kondisi ini konsentrasi ion hidrogen 3 juta kali lipat dari kadar pH darah arteri. proses pertukaran transport aktif ini dibantu dengan enzim ATPase. inhibitory polypeptides (GIP) yang berperan dalam menghambat sekresi kelenjar lambung.

2011.sridianti. John E. United States of America : Elsevier Mescher. Yanti. Robert A. United States of America : Mc Graw Hill Education.DAFTAR PUSTAKA Anders. 2016. Edition 13th. 2013. Dapat dilihat pada : http://www. Edition 13th.com/fungsi-organ-sistem-pencernaan-manusia. & Arthur C. Anthony L. United States of America : John Hopkins Pathology Hall. 2016.html [diakses pada Sabtu 24 September 2016 pukul 20. Functional Histology of The Gastrointestinal Tract.20 WIB] . Guyton. Junqueira’s Basic Histology. Fungsi Organ Sistem Pencernaan Manusia. Textbook of Medical Physiology..