Dampak negatif dari sumur bor atau sumur artesis

Post by bangfadon 05-05-2015Category : Informasi
Sumur artesis lazim digunakan masyarakat sebagai sumber air untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari. Sebagian masih menggunakan sumur dangkal yang mereka
gali sendiri sebagai sumber air utama mereka. Namun, sumur artesis tetap menjadi
pilihan utama masyarakat terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya,
Bandung, dan lain-lain. Namun tahukah anda bahwa dibalik pancaran air jernih
sumur artesis tersimpan bahaya yang mengancam lingkungan sekitar kita?

Istilah artesis (artesian) diambil dari nama kota Artois (baca: artoa) di Perancis, atau
orang Romawi menyebutnya Artesium. Di sinilah pertama kali aliran artesis (artesian
flow) dipelajari.

Air tanah dangkal itu warna biru tua, dan yang air tanah dalam itu yang warna biru
muda. Air tanah dangkal biasa nya terletak di kedalam yang tidak jauh dari
permukaan tanah, maka dari itu untuk mengambil air yang berasal dari air tanah
dangkal cukup membuat sumur biasa kedalaman 7 – 12 meter. Air tanah dalam
terdapat di kedalamanan yang cukup dalam, dan biasanya air tanah dalam itu
adalah aliran air dari gunung atau air hujan yang meresap kedalam tanah melalui
beberapa proses hidrologi. Air tanah dalam tidak hanya di gunakan oleh manusia
akan tetapi di gunakan oleh pohon utuk fotosintesis dan juga sebagai penahan
beban dari luar permukaan tanah supaya tidak ambrol dan longsor.

Selain menyebabkan Longsor pada tanah, dampak yang lebih parah terjadi di
Jakarta. Eksploitasi air tanah yang berlebihan ditambah dengan minimnya daerah
resapan air telah “menenggelamkan” sebagian kecil wilayahnya. Wilayah-wilayah
tersebut menjadi lebih rendah daripada permukaan air laut karena permukaan
tanahnya turun.

Sumur bor memiliki dampak buruk bagi lingkungan, selain dapat merusak
permukaan tanah, juga merusak siklus hidrologi, dan yang sering terjadi adalah
habisnya cadangan air yang berguna untuk menyeimbangkan tekanan permukaan
tanah dan berakibat terjadinya longsor dan amblas permukaan tanah.

Untuk lebih aman gunakan lah sumur dangkal atau sumur resapan yang kedalaman
kurang lebih 3-5 meter agar terhindar dari petaka yang kita ciptakan sendiri.