You are on page 1of 12

MODUL PERKULIAHAN

Kewirausah
aan
Persiapan Pribadi
Pengusaha Muda
Fakultas
Ilmu Komunikasi

Program
Studi

Penyiaran dan
Hubungan
Masyarakat

Tatap
Maya

04

Kode MK

Disusun Oleh

MK481250
2158

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Abstract

Kompetensi

Modul tatap maya pada perkulihan ke4 kali ini mendeskripsikan persiapan
pribadi pengusaha muda dan cerita
sukses pengusaha muda.

Mahasiswa
termotivasi
menjadi
pengusaha dan mengetahui beberapa
pengusaha muda.

Kisah Sukses Pengusaha Muda
Pengantar

"Yang muda yang kreatif dan bergaya," merupakan istilah yang cocok diberikan kepada
anak muda dibawah usia 30-an karena orang-orang pada usia ini biasanya penuh dengan
energi sehingga lebih gesit dan lincah, memiliki daya kreatifitas yang tinggi, dan cepat
mengambil tindakan yang cukup berani. Berikut disajikan kisah sukses anak muda yang
menjadi pengusaha, yang dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi kita semua.
Fadil Fuad memulai usahanya dengan bisnis percetakan ketika ia berusia 20 tahun
dan masih duduk di bangku kuliah semester tiga. Kemudian pada tahun 1997, ia mulai
mengembangkan usaha software house dengan memakai merek dagang Zahir Accounting.
Peranti lunak (software) yang dihasilkan khusus diperuntukkan bagi aplikasi komputer
akuntansi, sehingga proses akuntansi hingga pelaporan menjadi efisien, cepat dan akurat.
Program ini kemudian dipasarkan oleh anak usahanya, yaitu software publishing.
Perusahaan yang awalnya kecil ini pada tahun 2007 telah mencapai nilai sangat tinggi
dengan pendapatan lebih dari 600 juta per tahun.
Jawed Karim adalah mahasiswa ilmu komputer Standford University. Saat berusia 22
tahun, ia melampiaskan bakat kreatifnya dengan mendesain peranti lunak komputer, sesuai
bidang ilmu yang dipelajarinya. Dari hanya mengotak-atik komputer dan mencoba membuat
gagasan baru dengan pikiran yang bebas, ia ternyata mampu menghasilkan terobosan baru
yang sangat spektakuler. Hasil karyanya berupa program Paypal yang dibeli oleh eBay dan
situs You Tube yang dibeli oleh Google mencapai harga sebesar US$ 1,65 miliar atau senilai
Rp 15,18 triliun. Dengan kemampuannya tersebut, pada usianya yang ke-27, Jawed Karim
telah menjadi orang muda terkaya didunia. Mempersiapkan Diri Untuk Menjadi Pengusaha
Muda

‘1
5

Kewirausahaan

2

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

Membangun Kepribadian Pengusaha
Muda
Keberhasilan sebuah usaha sangat ditentukan oleh sosok pribadi sang pengusaha.
Membangun kepribadian merupakan hal yang mutlak bagi keberhasilan sebuah
usaha. Dengan persiapan yang memadai, kita dapat menjadi lebih siap dengan tidak
mudah putus asa saat gagal dan tidak mudah terpuaskan saat berhasil. Kepribadian
yang matanga memudahkan kita untuk mengenal diri sendiri, memahami perubahan
sikap mental, dan menyesuaikan diri dengan orang lain.
Berikut merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian:

Mengenal Diri Sendiri
Pengenalan diri sendiri diperlukan untuk menuntun pengusaha dalam menemukan,
menentukan, dan menjalani profesi sebagai pengusaha. Dengan semakin mengenal diri
sendiri, maka peluang untuk mengambil tindakan yang salah akan semakin kecil. Ada
beebrapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:
1. Mengenali Karakter Pribadi
Untuk menjadi suskses, seorang pengusaha paling tidak harus mempunyai
karakter pribadi yang bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, tidak
mudah pustus asa dan suka bergaul dengan orang lain. Sebagai contoh:
tidak puas dengan IPK 3,5 semester ini, menargetkan IPK 3,8 semester
depan; Menargetkan kenaikan penjualan kaos sebesar 10% bagi pengusaha
kaos.
2. Mengenal Bakat dan Kemampuan
Usaha yang berhasil biasanya terkait dengan mutu barang dan jasa yang
dihasilkan. Untuk menghasilkan barang dan jasa terbaik diperlukan adanya
bakat dan kemampuan. Ada orang yang terlahir dengan bakat tertentu,
sehingga ketika dia berusaha sesuai dengan bakatnya tersebut dapat
menghasilkan barang/jasa yang berkualitas.

Mempersiapkan perubahan sikap mental
Ada beberapa kondisi yang membedakan antara pengusaha dan pegawai. Salah
satu yang dihadapi pengusaha adalah adanya ketidak pastian, sedangkan seorang pegawai

‘1
5

Kewirausahaan

3

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

sedah bekerja sesuai dengan ketentuan. Oleh sebab itu, bagi pengusaha muda harus
memperisapkan perubahan sikap yang terdiri atas:
1. Siap menghadapi ketidakpastian
Ada usaha yang dapat memeperkecil ketidakpastian yaitu dengan membuat
perencanaan usaha yang baik, detail, dan realistis. Perencanaan yang baik
akan mengurangi ketidakpastian.
2. Siap mengatakan “Bisa”
Seorang

pengusaha

pantang

mengatakan

“Tidak

Bisa”.

Sepanjang

pelanggan besedia membayar, maka menjadi kewajiban pengusaha untuk
memenuhinya.
3. Siap bekerja keras, tekun dan sabar.
Sering kali usaha yang baru dimulai dari skala yang kecil, sehingga
ketekuanan, kesabaran, dan kerja keras menjadi syarat yang mutlak. Thomas
Alfa Edison (pendiri General Electric), mengatakan bahwa keberhasilan
ditentukan oleh 1% kemampuan otak dan 99% kerja keras.
4. Berani mengambil resiko dan jangan sampai rugi.
Setiap hal yang menguntungkan pasti memiliki resiko dan tidak ada
keuntungan yang tanpa resiko, sehingga memulai usaha baru pasti memiliki
resiko. Berani mengambil resiko merupakan sikap mental yang diperlukan
oleh pengusaha.

Mempersiapkan Keterampilan Pengusaha
Muda
Untuk

menjadi

pengusaha

muda

yang

sukses

diperlukan

beberapa

keterampilan softskill yang harus dikuasai, yaitu:

Menjaga reputasi
Reputasi yang baik merupakan modal utama bagi seorang pengusaha muda. Reputasi yang
baik akan memudahkan dalam membuat jaringan dan memperkenalkan usaha baru.
Keterampilan membangun reputasi perlu ditingkatkan dengan merencanakan dan
melaksanakan perbuatan yang membawa citra diri positif. Reputasi seseorang dikenal orang
lain melalui daftar riwayat hidupnya.
‘1
5

Kewirausahaan

4

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

Kemampuan membangun jaringan
Seorang pengusaha harus mampu bergaul dengan sebanyak mungkin teman. Kenerhasilan
sering kali karena mempertemukan banyak kepentingan satu orang dengan orang lain. Ada
beberapa cara yang dapat dilakukan dalam membangun jaringan, yaitu
1. Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat,
2. Menjadi anak gaul,
3. Buat kartu nama yang menarik dan spesifik dan berikan pada teman baru,
4. Tawarkan persahabatan yang tulus / tanpa pamrih

Naluri mengenali peluang usaha
Pengusaha yanga berhasil adalah seseorang yang mampu mengenali peluang dengan baik.
Tirto Utomo, perintis pertama air kemasan “Aqua” dan Pak Sosro, pencetus ide minimuan
“The Botol Sosro” adalah contoh seseorang yang mampu melihat peluang usaha dengan
baik dan akhirnya menjadi pengusaha sukses. Walaupun mereka bukan yang pertama,
namun merekalah yang mampu menjadikan peluang menjadi kesuksesan. Beberapa hal
yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali peluang usaha
adalah:
1. Menentukan arah usaha dan minat,
2. Menumbuhkan kepekaan lingkuangan dan kondisi di sekitar,
3. Menerapkan manajemen informasi,

Kemampuan persuasi dan negosiasi
Dalam dunia bisnin selalu ada permintaan dan penawaran, dankeduanya membutuhkan
adanya keseimbangan sehingga terjadi transaksi. Dunia usaha pasti memerlukan negosiasi
dan persuasi dalam mencapai keseimbangan berbagai kepentingan sehingga dunia bisnis
menjadi berhasil. Untuk meningkatkan kemampuan persuasi dan negosiasi, diperlukan
adanya beberapa hal, yaitu:
1. Itikad baik untuk mencapai win-win solution
2. Mempersiapkan diri sebelum negosiasi
3. Meningkatkan kemampuan komunikasi dan penbendalian emosi
4. Sikap profesional
‘1
5

Kewirausahaan

5

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

Membangun Usaha Saat Muda
Walaupun usaha bisa dilakukan kapan saja, namun banyak pendapat menyatakan bahwa
memulai usaha pada usa muda akan lebih berhasil dibandingkan dengan ketika sudah tua,
bahwakn saat pension. Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu
dikembangkan, yaitu:

Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama
mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu:

1. Usia mahasiswa yang berkisar antara 18-25 tahun memiliki semangat besar untuk
meraih mimpinya. Semangat dari kelebihan energi tersebut dapat disalurkan melalui
usaha produktif.
2. Penguasaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada,
3. Daya nalar dan sistematika berpikir yang cukup baik
4. Kemampuan fisik yang prima
5. Kreativitas yang tinggi dan lahirnya inovasi.

Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu
dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi
tersebut adalah
1. Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah
dan belum menikah dibandingkan dengan setelah lulus dan bekerja. Waktu yang
longgar pada masa kuliah dan sebelum menikah dapat dioptimalkan untuk
mengembangkan usaha baru yang membutuhkan banyak waktu untuk perkenalan
usaha. Ketika telah lulus dan bekerja, waktu yang tersedia semakin terbatas. Setelah
lulus, waktu untuk bersosialisasi juga semakin terbatas dibandingkan dengan
sewaktu menjadi mahasiswa, dimana akses kepada teman di seluruh universitas dan
dengan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya lebih luas.
2. Banyak peluang usaha yang dapat digalu di sekitar kampus dan komunitasnya.
Masyarakat kampus merupakan komunitas besar yang setiap harinya bisa antara
4000-40.000 orang. Semakin banyak orang bukankah semakin banyak peluang?
‘1
5

Kewirausahaan

6

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

3. Simpati masyarakat terhadap mahasiswa cukup besar, sehingga ini bisa dijadikan
alasan untuk tujuan marketing dan sebagainya.
4. Rasa kesetiakawanan dalam almamater yang tinggi. Rasa kesetiakawanan antar
alumni menjadikan seseorang pengusaha muda dan sarjana memiliki akses jaringan
yang cukup besar. Sesuai dengan poin 3 diatas, masyarakat kampus adalah pasar
yang besar,

Merealisasikan Mimpi Menjadi
Kenyataan
Hampir setiap orang memimpikan masa depan yang indah. Namun pada
kenyataannya. Ada orang yang dapat mencapai mimpi indah tersebut dan ada yang tidak
Mewujudkan mimpi menjadi kenyataan meruoakan pesan yang ingin disampaikan
kepada semua pengusaha muda. Seorang pengusaha yang bekerja keras tanpa mimpi
akan menjadi penjudi, seorang pengusaha yang memiliki mimpi dan bekerja keras tanpa
semangat akan menghasilkan robot pekerja, sedangkan seorang pengusaha yang memiliki
mimpi dan semangat tanpa melakukan tindakan apapun hanya akan menjadi pemimpi.
Pengusaha yang berhasil adalah seorang pengusaha yang mampu bermimpi, bersemangat,
dan bertindak untuk mencapai tujuan.

Beberapa alasan kenapa anak muda sekarang harus bermimpi
menjadi pengusaha:
1. Persaingat ketat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Angka pengangguran di
Indonesia pada bulan Agustus tahun 2014 menurut data dari BPS adalah sebesar
5,7%, atau 7,24 juta orang dan pengangguran terdidik (termasuk Sarjana) memiliki
porsi yang besar
2. Kebebasan menentukan nasib sendiri.
Sudah jelas bahwa kreativitas adalah salah satu inti dari wirausaha, dan kreativistas
seringkali bersumber dari kebebasn.
3. Potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi,
Tidak seperti pekerja kantoran, pengusaha dapat memperoleh penghasilan yang
bervariasi dan bisa tak terbatas.
‘1
5

Kewirausahaan

7

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

4. Idealisme mengurangi pengangguran

Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana
mencapai mimpi tersebut? Ada beberapa hal yang perlu anda
perhatikan, yaitu:
1. Mengubah impian menjadi visi
Visi adalah impian jangka panjang yang ingin kita capai dalam waktu tertentu. Setiap
mimpi harus dapat diterjemahkan dalam sasaran-sasaran tertentu guna
memudahkan pencapaiannya.
2. Menyusun rencana strategis,
Ini penting untuk mewujudkan mimpi tersebut.
3. Menetapkan rencana jangka pendek
Sesudah membuat rencana strategis, maka perlu membuat rencana jangka pendek
dengan waktu satu tahun dan dipecah-pecah menjadi semesteran sampai dengan
bulanan. Dalam menyusun rencana jangka pendek, diperlukan perencanaan yang
sesuai dengan kaidah SMART:
SMART (specific, measurable, achieveable,reality-based, time-frame), yang berarti
harus sepesifik jelas, trukur, dapat dicapai, berdasarkan realitas atau kondisi kita
saat ini, dan memiliki jangka waktu tertentu
4. Melaksanakan usaha
Setelah membuat rencana jangka pendek, maka perlu dibuat rencana operasi, yaitu
membuat struktur organisasi, menentukan perkerjaan dan aspek-aspek manajemen
lainnya.
Terhadap seluruh pekerjaan, perlu dilakukan evaluasi untuk menentukan cara yang terbaik
dalam pemakaian bahan baku, proses, dan penanganan output, serta kepuasan konsumen.
Pada dasarnya untuk evaluasi paling tidak ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan,
yaitu jumlah, kualitas, harga, dan ketepatan waktu dalam penyaluran produk. Apabila hal
tersebut dapat dikelola dengan baik, maka usaha akan berkembang sesuai dengan yang
diharapkan.

‘1
5

Kewirausahaan

8

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

Kisah Elang Gumilang
Disarikan dari http://biografi-orang-sukses-dunia.blogspot.com/

Biograf
Berayahkan seorang kontraktor bukan mustahil bagi Elang Gumilang untuk mencoba segala
jenis usaha. Awal tahun 2005, ketika ia masih menjadi mahasiswa di IPB, ia membeli
sepetak tanah dan mulai mmebnagun rumah pertamanya. Modalnya dari patungan bersama
teman-teman semasa SMA nya dan kuliahnya. Rumah sederhana berukuran 22 meter
persegi dengan luas tanah 60 meter persegi itu langsung laku ketika selesai dibangun.
Terbukti orang perlu akan rumah murah seharga 25 jutaan yaitu harga yang bagi sebagian
kalangan menengah keatas tak akan cukup untuk membeli sebuah tas bermerk namun
sangat dibutuhkan oleh kalangan bawah.
Saat itu jumlah pekerja Elang masih 7 orang untuk mengurus administrasi hingga
pemasaran. Namun lambat laun, bisnisnya ini berakar dan menggeliat hingga tumbuh. Dari
satu unit bertambah hingga tiga unit, bertambah terus hingga mencapai 200 an rumah
dibangunnya.
Setelah berhasil membangun dan memasarkan rumahnya, Elang Gumilang dengan
kecerdasan bisnisnya kemudian mentargetkan membangun 2000 unit rumah sederhana.
Dibawah bendera Semesta Guna Grup, perusahaan miliknya ia berusaha mewujudkan
targetnya. Dalam waktu setahun, investasi yang ditanamkan naik berlipat. Nilai Jual Objek
Pajak (NJOP) tanah yang tadinya bernilai 50 ribu melejit hingga 5 kali lipat dalam dua
semester.
Omset pertahunnya pasti bikin pengusaha manapun berdecak kagum – mengingat awal
mula sepak terjangnya – karena tak kurang dari 20 miliar per tahun dapat ia bukukan. Belum
lagi dari kontrak pre periodik terbarunya menambah 80 miliar hingga 100 miliar ke bisnisnya.
Elang Gumilang, mahasiswa sederhana dari IPB, anak dari pasangan H. Enceh dan Hj.
Prianti, kini bisa mempekerjakan ratusan karyawan pada setiap proyeknya. Sekitar 30
tenaga administrasi dan 100 pekerja di setiap proyek siap membantunya. Elang Gumilang,
pemuda kelahiran Bogor 6 April 1985 telah mengepakkan sayap bisnisnya sejauh yang ia
bisa dan setinggi yang dapat ia capai.

‘1
5

Kewirausahaan

9

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

Rahasia Sukses Bisnis Elang Gumilang

Elang terlahir dari keluarga yang lumayan berda namun bergaya hidup bersahaja.
Pendidikan moral dari orang tuanya tertanam baik. Ajaran itu terus berurat akar dalam
dirinya. Sebagai pelajar sekolah, ia termasuk siswa yang gemilang. Jiwa wirausaha Elang
mulai terasahsaat duduk di bangku kelas tiga SMA. Ketika itu ia menentukan target, saat
lulus harus dapat menghasilkan uang 10 juta sendiri untuk biaya kuliah. Padahal jika ia
minta ke ortunya tentulah dikasih, namun itulah Elang. Ia ingin menempa dirinya agar bisa
mandiri.
Tanpa sepengetahuan orang tuanya, Elang berjualan donat ke sekitar sekolah dasar di
Bogor, namun akhirnya ketahuan orang tuanya juga dan dia disuruh berhenti karena UAN
akan menjelang.
Bukan Elang namanya jika harus kehilangan akal. Ia kemudian mengikuti perlombaan Java
Economic Competition se-Jawa dan Kompetisi Ekonomi oleh UI dan ia keluar sebagai
pemenangnya. Uang hadiahnya ia kumpilkan untuk biaya kuliah.
Setamat SMA, Elang masuk ke Fakultas Ekonomi IPB tanpa tes. Saat itulah bermodal uang
sejuta ia kembali berniat untuk bisnis. Awalnya ia berjualan sepatu dan mampu menangguk
untung 3 juta, kemudian berganti menyuplai lampu neon fakultas. Bermodal surat dari
kampus, ia melobi perusahaan lampu Philips untuk menyetok lampu di kampusnya.
“Alhamdulillah untuk setiap pembelian saya untung 15 juta rupiah,” ucapnya bangga. Namun
karena bisnis lampu perputarannya lambat, ia kemudian beralih ke bisnis minyak goreng.
‘1
5

Kewirausahaan

10

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

Bisnis minyak goreng ini perputarannya cepat namun menggunakan otot sehingga
mengganggu kuliah. Akhirnya ia berhenti dari bisnis ini. Ia kemudian memikirkan bisnis yang
tak menggunakan otot. Ia bertukar pikiran dengan dosen dan beberapa pengusaha lokal.
Alhasil tercetuslah bisnis lembaga kursus bahasa Inggris di kampusnya. Elang
menggunakan tenaga pengajar langsung dari luar negeri sehingga kampus mempercayakan
lembaga milik Elang tersebut sebagai mitra. Karena bisnis kursusan ini tak menggunakan
otot, Elang kemudian menggunakan waktu luangnya untuk menjadi pemasar perumahan.
Sebenarnya tanpa harus beralih ke bisnis properti, Elang sudah berkecukupan, ia sudah
punya mobil dan rumah sendiri padahal masih kuliah semester 6. Namun Elang merasa ada
yang kurang. Ia kemudian berdialog dengan nuraninya, “ Kenapa saya merasa resah,
padahal segalanya saya sudah punya. Apa lagi yang membuat saya resah?” begitu isi
hatinya berkecamuk.
Jawaban dari Sang Kuasa pun datang. Bisnis propertilah yang ditunjukkan oleh Allah pada
Elang untuk digeluti namun properti untuk orang miskin hal ini karena hatinya tersentuh, “
Banyak orang di Indonesia terutama di kota besar yang belum memiliki rumah karena
mahalnya harga properti. Padahal diantara mereka sudah berumur 60an tahun. Biasanya
kendalanya adalah DP yang mahal dan cicilan yang mencekik,” begitu ungkapnya.
Akhirnya masuklah ia di bisnis ini. Elang kemudian mengiklankan propertinya di koran lokal
untuk menekan biaya. Karena harga perumahan yang ditawarkan begitu murah, pada tahap
awal langsusng terjual habis. Walau harganya sangat murah namun fasilitas pendukungnya
lumayan lengkap seperti klinik 24 jam, angkot 24 jam, ada lapangan olah raganya, dekat
sekolah juga serta dekat pasar dan rumah ibadah. Kebanyakan konsumennya adalah buruh
pabrik, staf TU IPB, dan ada juga pemulung.
Sukses yang sudah ditangan tak lantas membuat Elang lupa diri. Justru ia semakin
mendekatkan diri pada Sang Kuasa, terbukti untuk setiap penjualan ia sisihkan 10 persen
untuk kegiatan amal seperti membantu orang miskin, memberi bantuan modal pada
pengusaha kecil serta memberi beasiswa.
Sebenarnya ada lagi impian Elang Gumilang, ia ingin mendirikan perusahaan yang bisa
mempekerjakan 100 ribu orang untuk menyerap pengangguran.

‘1
5

Kewirausahaan

11

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id

Daftar Pustaka
Suharyadi; Arissetyanto Nugroho; Purwanto S.K; Maman Faturohman,
Kewirausahaan, Universitas Mercu Buana, Salemba Empat, 2007
Suryana,; Kewirausahaan, Pedoman Praktis, Kiat Dan Proses Menuju Sukses,
Jakarta: Edisi 4. Salemba Empat, 2013.
http://biograf-orang-sukses-dunia.blogspot.com/2013/11/biograf-elanggumilang-kontraktor.html diakses pada Maret 2015

‘1
5

Kewirausahaan

12

Taufan Pamungkas Kurnianto
S.S.T., M.A., M.Sc.

Pusat Bahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id