PENDAHULUAN

Pengakuan pendapatan merupakan ketentuan pada level penetapan standar. Agar dapat
dilaksanakan pada level perusahaan maka kaidah tersebut harus dijabarkan secara tekhnis dan
prosedur dalam bentuk kebijakan akuntansi perusahaan. Saat pelaporan beban dilakukan
dengan mencatat kegiatan di dalam perkiraan atau memasukkannya di dalam laporan
keuangan. Beban diakui dalam laporan laba rugi dimana laporan laba rugi atas dasar
hubungan langsung anatara biaya yang timbul dan pos penghasilan tertentu yang diperoleh.
Secara umum usaha atau Perusahaan (business) adalah suatu organisasi dengan sumber daya
dasar (input), seperti bahan baku dan tenaga kerja, digabung dan diproses untuk menyediakan
barang atau jasa (output) untuk pelanggan. Pelanggan Perusahaan adalah individu atau
Perusahaan lain yang membeli barang atau jasa dengan imbalan berupa uang atau barang
berharga lainnya. Tujuan dari kebanyakan Perusahaan adalah memaksimalkan keuntungan.
Keuntungan atau laba adalah selisih antara uang yang diterima dari pelanggan atas barang
atau jasa yang dihasilkan, dan biaya yang dikeluarkan untuk input yang digunakan guna
menghasilkan barang dan jasa. Dalam menyusun laporan keuangan yang wajar ada beberapa
faktor yang mempengaruhinya salah satunya komponen laporan keuangan yaitu laporan laba
rugi dimana laporan tersebut merupakan dasar penting untuk mengetahui kinerja keuangan
perusahaan yang mencakup pendapatan dan beban. Pendapatan merupakan indikator untuk
pembentukan laba, oleh karena itu pendapatan diukur secara wajar sesuai prinsip pengakuan
pendapatan untuk diterapkan guna mengukur pendapatan yang diterima sebenarnya oleh
perusahaan. Dimana pendapatan merupakan kegiatan pokok juga merupakan komponen yang
akan diperbandingkan dalam laporan keuangan dan disajikan sesuai Standar Akuntansi
Keuangan. Pendapatan juga salah satu modal kerja yang paling likuiditas karena kejadian
yang menyebabkan naiknya nilai asset mengakibatkan pendapatan menjadi sasaran yang
paling mudah untuk disalahgunakan. Dalam konsep pendapatan permasalahan utamanya
yaitu bagaimana menentukan saat pengakuan pendapatan, maka pendapatan yang diterapkan
dapat dikatakan wajar. Selain pendapatan, beban juga merupakan faktor yang mempengaruhi
kewajaran laporan keuangan. Dimana beban juga diakui dalam laporan laba rugi berkaitan
dengan manfaat ekonomi dengan penurunan asset atau kenaikan kewajiban telah terjadi dan
dapat diukur dengan handal. Maka beban perusahaan harus dicatat secara tepat karena
menentukan laba perusahaan, beban mencakup baik kerugian maupun beban timbul karena
aktivitas perusahaan untuk memperoleh pendapatan. Ketepatan pencatatan beban tergantung
pada ketepatan pengklasifikasian beban yang diterapkan perusahaan. Beban timbul akibat
adanya aktivitas perusahaan yang biasanya terbentuk pada arus kas atau berkurangnya asset

persediaan serta aset tetap. pemberian jasa. Definisi beban berkaitan dengan kerugian. karena beban merupakan arus keluar harta atau timbulnya hutang atau keduanya selama satu periode sebagai akibat dari penyerahan atau produksi barang. . aktivitas yang mendatangkan keuntungan lainnya yang merupakan operasi utama satu entitas.seperti kas dan setara kas.

c. c. karena dalam melakukan suatu aktivitas usaha. Dengan kata lain laporan keuangan harus diusahakan dapat memenuhi kebutuhan informasi pemakainya. Misalnya. jasa penjualan gedung kantor. Imbalan yang diterima atas penggunaan aktiva atau sumber-sumber ekonomi perusahaan oleh pihak lain dapat menjadi unsur pendapatan lain-lain bagi perusahaan jenis lain. dan lain-lain. 2. Pada saat terjadi pembebanan beban didapat mungkin dihubungkan dengan pendapatan namun untuk beban tertentu meskipun tidak dapat dihubungkan dengan pendapatan pelaporan dilakukan dalam periode terjadinya beban memberikan suatu manfaat. b. pendapatan sewa untuk perusahaan penyewa ruangan perkantoran menjadi unsur utama pendapatan sedangkan ruangan yang tidak terpakai di perusahaan jasa yang disewa oleh perusahaan lain maka pendapatan tersebut merupakan pendapatan lain-lain. Unsur-Unsur Pendapatan Ada tiga unsur dalam pendapatan yaitu sebagai berikut: a. Konsep Pendapatan Konsep dasar pendapatan adalah bahwa pendapatan merupakan proses arus.TEORI A. Pada waktu penyelesaian kegiatan utama Pelaporan diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat dalam rangka pengambilan usaha dan dapat dipahami oleh orangorang yang dapat dipercaya mengenai aktivitas perusahaan dan aktivitas ekonomi serta bersedia mempelajari informasi. manajemen perusahaan tentu ingin mengetahui nilai atau jumlah pendapatan yang diperoleh dalam suatu periode akutansi yang diakui sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku umum. Misalnya. b. Pelaporan keuangan harus dapat memberikan informasi tentang sumber ekonomi suatu perusahaan dan keadaan yang merubah sumber tersebut serta sesuai dengan kegunaanya yang diharapkan yaitu laporan keuangan harus layak atau sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pemakai yang potensial. Setelah pertukaran terjadi. Penjualan aktiva di luar barang dagang merupakan unsur pendapatan lain-lain suatu perusahaan. Proses arus tersebut yaitu: a. yaitu penciptaan barang atau jasa oleh perusahaan selama jarak waktu tertentu. kendaraan bermotor. Penjualan hasil produksi barang dan jasa merupakan unsur pendapatan pokok perusahaan. Pendapatan Pendapatan merupakan unsur yang sangat penting dalam laporan keungan. Pada saat dijadikan kejadian teoritis. 1. .

pendapatan non opearsi adalah pendapatan yang diperoleh bukan dari kegiatan utama perusahaan. Pada akhir periode akuntansi adalah perlu untuk menentukan dan mencatat beban-beban yang telah terjadi ini meskipun belum dibayarkan. b. Sedangkan. 1. Beban Aktual (accured expense) Beban akrual adalah beban yang masih harus dibayar (beban-beban tertentu mungkin telah terjadi). Beban Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal. pendapatan dalam perusahaan dapat diklasifikasikan sebagai pendapatan opeerasi dan non operasi. Beban Operasional (operational expense) . Beban lain-lain (other expenses) Beban lain-lain adalah beban yang berasal dari transaksi peripheral (transaksi diluar operasi utama atau operasi sentral perusahaan) atau aktivitas sekunder perusahaan. Contohnya beban piutang ragu-ragu (doubtful accounts expense). Jenis dan Sumber Pendapatan Sumber dan jenis pendapatan ini merupakan suatu unsur yang perlu mendapat perhatian penting sebelum membahas masalah pengakuan dan pengukuran pendapatan lebih lanjut. Pendapatan operasi adalah pendapatan yang diperoleh dari aktivitas uama perusahaan. Contohnya adalah beban sewa dan bunga.3. beban piutang yang tidak dapat ditagih (uncollectible accounts expense). B. c. d. tetapi pembayarannya belum dilakukan sampai pada periode berikutnya. Misalmya: penggunaan air (PAM). Kesalahan dalam menentukan sumber dan jenis pendapatan yang kurang tepat dapat mempengaruhi besarnya pendapatan yang akan diperoleh dan berhubungan erat dengan masalah pengukuran pendapatan tersebut. Macam-Macam Beban a. dan seterusnya. telpon dan lain-lain. pertama yang berasal dari biaya yang sudah melampaui masanya dan yang kedua karena penggunaan maksudnya beban itu hadir kalau kita sudah melakukan pemakaian tertentu atau utilitas. Beban terjadi karena dua sebab. Beban kredit macet (bad debts expense) Beban kredit macet adalah beban yang timbul atas tindakan tertagihnya piutang usaha. listrik (PLN). Menurut Soemarsono.

beban perlengkapan. Contohnya adalah beban gaji atau beban upah karyawan. h. beban umum dan beban administrasi.Beban operasional adalah beban-beban yang terdiri dari beban penjualan. Sifat beban penyusutan secara konsep tidak berbeda dengan baban yang mengakui pemanfaatan atas premi asuransi ataupun sewa yang dibayar dimuka selama periode berjalan. . penyusutan/penghapusan. Beban yang ditangguhkan (deffered expense. Beban umum dan administrasi (general and administration expense) Beban umum dan beban administrasi merupakan beban-beban yang dikeluarkan dalam trangka mendukung aktiva/ urusan kantor (administrasi) dan operasi umum. Untuk bagian dari pengeluaran-pengeluaran yang baru akan digunakan dalam periode berikutnya memerlukan pengakuan sebagai aktiva. beban perlengkapan/ keperluan. tenaga kerja. dan beban penyusutan peralatan. premi asuransi. g. Jenis-Jenis Beban 1) Beban Operasional. Beban non operasional meliputi sumbangan. Contohnya adalah beban gaji. beban iklan. dan beban penyusutan peralatan. Beban penyusutan (depreciation expense) Beban penyusutan adalah pengakuan atas penggunaan manfaat potensial dari suatu aktiva. 2. f.prepaid expense) Beban yang ditangguhkan adalah beban dibayar dimuka/ pengeluaran-pengeluaran tertentu yang telah dibayarkan namun atas barang atau jasa yang belum digunakan. 3. dan kerugian penjualan aktiva tetap. lainnya. Beban operasional meliputi bunga. pajak-pajak. Beban yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas yang biasa meliputi. Teori Beban a) Beban mencakup baik kerugian maupun beban yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas perusahaan yang biasa. Beban penyusutan adalah beban yang tidak memerlukan pengeluaran uang kas (non-cash expense). Alokasi harga perolehan aktiva tetap dilakukan dengan cara mendebet akun beban penyusutan dan mengkredit akun akumilasi penyusutan. Beban penjualan (selling expense) Beban penjualan adalah beban-beban yang terkait langsung dengan segala aktivitas toko atau aktivitas yang mendukung operasional penjualan barang dagang. Laba operasi dihitung dengan cara mengurangkan laba kotor dengan beban operasional. sedangkan akun akumulasi penyusutan akan terlihat dalam neraca. Akun beban penyusutan akan tampak dalam laporan laba-rugi. pemeliharaan dan perbaikan. sewa. e. barang dan jasa. 2) Beban Non Operasional.

yakni apabila proses menghasilkan laba telah selesai atau sebenarnya telah selesai. gaji dan penyusutan. persediaan dan asset tetap. tetapi juga termasuk penjelasan atau pengungkapan yang cukup memadai atas item tersebut. C. sewa. Pendapatan dari pelepasan aktiva selain produk diakui pada tanggal penjualan. goodwill. Pengukuran pendapatan kontrak dipengaruhi oleh bernacam-macam ketidakpastian yang tergantung pada hasil dari peristiwa di masa yang akan datang. Pendapatan kontrak diukur pada nilai wajar dari imbalan yang diterima atau yang akan diterima.pendapatan. aktiva non kas seperti piutang usaha atau wesel tagih yang diterima dapat segera dikonversikan kedalam jumlah kas tertentu. 1. Pendapatan itu dapat direalisasi ketika klaim atau kas misalnya. kewajiban. Pengakuan Pendapatan Menurut prinsip pengakuan pendapatan menyatakan bahwa pendapatan harus diakui dalam laporan keuangan ketika direalisasi atau dapat direalisasi. yaitu uraian dan jumlahnya. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pengakuan adalah proses pencatatan formal atau memasukkan item tertentu kedalam laporan keuangan.misalnya beban pokok penjualan . sebagai aktiva. Sesuai dengan prinsip pengakuan pendapatan ini maka dapat diakui pada : a. Dalam pengertian ini termasuk gambaran dari itemnya. Hal ini sering diperlukan dalam pengakuan beban yang berkaitan dengan penggunaan asset seperti asset tetap. Pendapatan direalisasi ketika kas diterima untuk barang atau jasa yang dijual. diakui sesuai dengan berlalunya waktu atau ketika aktiva itu digunakan. Pendapatan dihasilkan ketika perusahaan telah menyelesaikan semua yang harus dilakukannya agar dikatakan menerima manfaat dari pendapatan terkait. dan merek dagang. keuntungan. Beban tersebut biasanya berbentuk arus keluar atau berkurangnya asset seperti kas (dan setara kas). c. b. yang dalam hal aktiva atau kewajibannya tidak hanya terbatas pada pencatatan nilai perolehan atau besarnya kewajibannya. Dalam kasus semacam itu. dan royalti. beban itu disebut penyusutan atau amortisasi. Estimasinya sering kali harus . Prosedur alokasi ini dimaksudkan untuk mengakui beban dalam periode akuntansi yang menikmati manfaat ekonomi asset yang bersangkutan. Pendapatan dari mengijinkan pihak lain untuk menggunakan aktiva perusahaan. dan dihasilkan. seperti bunga. b) Beban dalam laporan laba rugi atas dasar prosedur alokasi yang rasional dan sistematis. paten. atau kerugian dari suatu entitas. Pendapatan dari pemberian jasa diakui ketika jasa-jasa itu telah dilaksanakan dan dapat ditagih. Selanjutnya pengukuran adalah pemberian nilai dengan atribut-atribut pengukuran akuntansi pada item tertentu dan suatu transaksi berdasarkan satuan ukuran uang. beban.

Untuk kontrak jangka pendek masalah dalam pengakuan pendapatan tidak menjadi masalah karena biasanya pekerjaan akan dapat diselesaikan dalam satu periode akuntansi. aktual hak karyawan atau penyusutan aset tetap). Beban diakui dalam laporan laba rugi kalau penurunan manfaat ekonomi masa depan yang berkaitan dengan penurunan asset atau kenaikan kewajiban telah terjadi bersamaan dengan pengakuan kenaikan kewajiban atau penurunan asset (misalnya. Pada umumnya untuk perusahaan yang bergerak dalam usaha kontruksi dalam melaksanakan pekerjaannya jika dipandang dari segi waktu pelaksanaanya dibagi atas dua yaitu kontrak jangka panjang dan kontrak jangka pendek. Oleh karena itu. Yang menjadi masalah bagaimana pengakuan pendapatan yang dilakukan terhadap kontrak tersebut. Pengakuan Beban a. seperti apabila timbul kewajiban akibat garansi produk. Pendapatan kontrak kontruksi dapat diakui apabila kontrak kontruksi dapat diestimasi secara andal dengan memperhatikan tahap penyelesaian aktivitas kontrak. Beban segera diakui dalam laporan laba rugi kalau pengeluaran tidak menghasilkan manfaat ekonomi masa depan tidak memenuhi syarat. c.direvisi sesuai dengan realisasi dan hilangnya ketidakpastian. untuk diakui dalam neraca sebagai asset. jumlah pendapatan kontrak dapat meningkat atau menurun dari suatu periode ke periode berikutnya. . Beban juga diakui dalam laporan laba rugi pada saat timbul kewajiban tanpa adanya pengakuan aset. d. b. Tetapi untuk kontrak jangka panjang. Beban diakui dalam laporan laba rugi atas dasar hubungan langsung antara biaya yang timbul dan pos penghasilan tertentu yang diperoleh. 2. atau tidak lagi memenuhi syarat. pekerjaan biasanya mempunyai waktu penyelesaian lebih dari satu periode akuntansi.

Biaya gaji biasanya diberikan kepada karyawan sesuai dengan golongan atau jabatan masing-masing karyawan.H. 9. 5.Kn adalah sebagai berikut: 1. M. Biaya entertainment berupa jamuan tamu yang dikeluarkan oleh kantor untuk menjamu tamu-tamu. 2. Pengukuran Beban Sejalan dengan penilaian aktiva dapat diukur atas dasar jumlah rupiah yang digunakan untuk penilaian aktiva dan hutang. peralatan dan sebagainya. seperti Badan Pertahanan Nasional dan sebagainya. gedung dan peralatan kantor operasional perusahaan yang rusak. dan juga materai. Untuk biaya tersebut. 3.PEMBAHASAN A. Biaya pengobatan karyawan dikeluarkan perusahaan atas pengobatan karyawannya yang sakit. gedung dan peralatan kantor yang dikeluarkan Kantor atas perbaikan dan perawatan kendaraan. Metode Pengakuan Beban Beberapa biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Kantor Notaris/Ppat Denilah Shofa Nasution. Biaya listrik dan air dikeluarkan oleh Kantor untuk membiayai pemakaian listrik dan air untuk keperluan kantor. perusahaan menggunakan jasa dari pihak lain. S. 4. Program jamsostek berupa Jaminan Kecelakaan Kerja yang diberikan kepada beberapa karyawan yang telah bekerja selama satu tahun sejak tanggal mulai bekerjanya karyawan tersebut. 7. Biaya perlengkapan Kantor dan ATK dikeluarkan oleh Kantor untuk membeli perlengkapan kantor dan alat-alat tulis untuk keperluan kantor. Oleh karena itu. Biaya gaji. pengukuran biaya dapat didasarkan pada: 1. . Biaya perawatan sepeda motor terdiri dari biaya perawatan kendaraan. Biaya Surat dan Izin adalah biaya untuk mengurus semua hal yang berkaitan dengan pembuatan Akta dan biasanya diurus oleh pihak ketiga. 1. internet dan voucher handphone. Cost historis Cost historis merupakan jumlah kas atau setaranya yang dikorbankan untuk memperoleh aktiva. dapat digunakan untuk jenis aktiva seperti: gedung. 10. 8. Biaya listrik dan Air dikeluarkan perusahaan untuk kegiatan operasional Kantor. Biaya telepon dikeluarkan oleh Kantor dalam rangka kegiatan operasional perusahaan termasuk faksimile. Biaya Jamsostek. Pengukuran biaya atas cost historis.

2. jumlah diakui sebagai beban selama periode yang bersangkutan. Penyajian Biaya Penyajian biaya tidak dapat dilepaskan dari penyajian pendapatan dan saran untuk itu adalah statemen laba rugi. Memperkirakan besarnya penyusutan atau depresiasi bangunan c. Perkiraan biaya dilakukan dengan cara menghitung biaya setiap komponen utama bangunan. Laporan laba-rugi hendaklah memuat beberapa hal: 1. Penulisan beban dimulai dari yang terbesar ke beban terkecil. material dan fasilitas lainnya. Mengurangi biaya pembangunan baru bangunan dengan penyusutan (depresiasi). 3. kecuali beban lain-lain ditulis paling bawah. Menentukan biaya pembangunan baru bangunan b. Menuliskan jenis laporannya dalam hal ini: laporan laba-rugi. 3. Menentukan nilai tanah dimana bangunan itu didirikan. Menuliskan nama perusahaan. 4. Penilaian Biaya/Beban Penilaian pendekatan biaya digunakan untuk penilaian bangunan yaitu dengan cara memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk membuat suatu bangunan baru obyek yang dinilai dikurangi penyusutan. . Menambahkan nilai bangunan dan nilai tanah sehingga diperoleh nilai pasar wajar property 3. sehingga didapat Nilai Bangunan d. Nilai ini biasanya didasarkan pada catatan harga pasar barang bebas yang sejenis dalam kondisi yang sama. penilaian untuk persediaan. 2) Di dalam laporan laba rugi. Pengungkapan Biaya/Beban Pengungkapan biaya terdiri dari: 1) Di dalam neraca. Pos aktiva berwujud biasanya menggunakan dasar penilaian ini. e. 2. Setara kas Setara kas adalah jumlah rupiah kas yang dapat direalisir dengan cara menjual setiap jenis aktiva di pasar bebas dalam kondisi perusahaan normal. Menyajikan periode laporan. beban ditulis secara rinci dan lengkap. Langkah-langkah penerapan Penilaian Pendekatan Biaya: a.2. Cost pengganti/cost masukan Cost masukan menunjukkan jumlah rupiah harga pertukaran yang harus dikorbankan sekarang oleh suatu entitas untuk memperoleh aktiva yang sejenis dalam kondisi yang sama contohnya. Menyajikan pendapatan dan beban. jumlah kewajiban yang timbul sebagai akibat perbedaan antara jumlah pendanaan yang telah dilakukan oleh pemberi kerja sejak pembentuk program dengan jumlah yang diakui sebagai beban selama periode yang sama. 4.

atau harta lain ditukar dengan kas atau klaim atas kas. Pendapatan dianggap direalisasikan apabila barang dan jasa.B. Pengukuran pendapatan menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau yang dapat diterima. 4. sewa dan royalti diakui sesuai dengan berlakunya waktu atau ketika aktiva itu digunakan. Pendapatan dianggap dapat direalisasikan apabila aktiva yang diterima dalam pertukaran segera dapat konversi (siap ditukar) menjadi kas atau klaim atas kas dengan jumlah yang diketahui. Pada prinsip pengakuan pendapatan. Direalisasikan atau dapat direalisasikan. yang biasanya diinterpretasikan sebagai tanggal penyerahan pada pelanggan. Penjualan jasa Notaris. 2. Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Perusahaan Jasa Beberapa metode pengakuan pendapatan khusus untuk perusahaan yang bergerak dalam pemberian jasa. umumnya pendapatan diakui pada saat : 1. 2. Pembuatan Akta. Pendapatan dari pelepasan aktiva selain pembuatan Akta diakui pada tanggal penyelesaian Akta. Prinsip Pengakuan Pendapatan Permasalahan utama dalam akuntansi untuk pendapatan adalah menentukan saat pengakuan pendapatan. Penggunaan aktiva perusahaan oleh pihakpihak lain yang menghasilkan bunga. untuk perusahaan . Pendapatan dianggap dihasilkan (earned) apabila entitas bersangkutan pada hakikatnya telah menyelesaikan apa yang seharusnya dilakukan untuk mendapat hak atas manfaat yang dimiliki oleh pendapatan itu. METODE PENGAKUAN PENDAPATAN a. Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. barang dagangan. c. 23 tentang pendapatan menyatakan bahwa pendapatan timbul dari peristiwa ekonomi berikut ini: 1. Pendapatan dari pemberian jasa diakui ketika jasa diakui ketika jasa-jasa itu telah dilaksanakan dan dapat ditagih. Empat transaksi pendapatan telah diakui sesuai dengan prinsip di atas. 2. yaitu : 1. Pendapatan dari pembuatan Akta diakui pada tanggal pembuatan Akta. 3. b. 3. Dihasilkan Maksud dari pernyataan tersebut adalah bahwa: 1. 2. Pendapatan dari mengizinkan pihak lain untuk menggunakan aktiva perusahaan seperti bunga. royalty. yakni apabila proses menghasilkan laba telah selesai atau sebenarnya telah selesai. dan deviden.

Penagihan Digunakan untuk pendapatan jasa ketika ketidakpastian penagihan sangat tinggi atau estimasi beban yang terkait dengan pendapatan tidak dapat dipercaya sehingga persyaratan reliabilitas tidak dipenuhi. Kinerja khusus Digunakan untuk pendapatan jasa yang dihasilkan dengan aksi tunggal. Empat metode pengakuan pendapatan untuk penjualan jasa adalah : 1.yang lebih banyak memberikan jasa daripada produk. yang digunakan untuk kontrak jangka panjang. . barang. LAPORAN LABA RUGI Laporan laba rugi adalah suatu laporan yang menunjukkan pendapatan-pendapatan dan biayabiaya dari suatu usaha untuk suatu periode tertentu. dan transportasi mendahului pengiriman. Pengukuran proporsional mengambil bentuk yang berbeda bergantung dari jenis transaksi jasa. Metode ini serupa dengan metode kontrak selesai. Sebagai contoh. 2. Metode kinerja proporsional dari akuntansi untuk pendapatan jasa sama dengan metode persentase penyelesaian. Kinerja proporsional Digunakan untuk mengakui pendapatan jasa yang dihasilkan oleh lebih dari aksi tunggal dan hanya ketika jasa melebihi satu periode akuntansi. seorang dokter gigi menghasilkan pendapatan atas penyelesaian tambal gigi. Selisih antara pendapatanpendapatan dan biaya merupakan laba yang diperoleh atau rugi yang diderita oleh perusahaan. Dalam metode ini. 3. C. Kinerja selesai Digunakan untuk mengakui pendapatan jasa yang dihasilkan dengan melakukan serangkaian tindakan di mana yang terakhir sangat penting dalam hubungannya dengan total transaksi jasa di mana pendapatan jasa dianggap telah dihasilkannya hanya setelah pengiriman barang. Laporan laba rugi yang kadangkadang disebut laporan penghasilan atau laporan pendapatan dan biaya merupakan laporan yang menunjukkan kemajuan keuangan perusahaan dan jga merupakan tali penghubung dua neraca yang berurutan. pendapatan diakui berdasarkan kinerja proporsional setiap tindakan. 1. meskipun pengepakan. Laporan Laba Rugi Mempunyai 2 Unsur Yaitu Pendapatan Dan Beban/Biaya. Metode ini serupa dengan metode pemulihan biaya yang digunakan untuk penjualan produk. Maka arti penting dari laporan laba rugi yaitu sebagai alat untuk mengetahui kemajuan yang dicapai perusahaan dan juga mengetahui berapakah hasil bersih atau laba yang didapat dalam suatu periode. Pendapatan diakui hanya ketika kas diperoleh. makelar real estate yang menghasilkan pendapatan komisi penjualan atas penyelesaian suatu transaksi real estate. pengakuan pendapatan mengikuti prosedur yang sama dengan untuk transaksi barang berwujud. 4.

Termasuk juga penghasilan di luar usaha adalah laba penjualan surat berharga. laba penjualan aktiva tetap yang dihentikan penggunaannya. beban usaha. royalti. bunga.1) Pendapatan Dalam pengertian akuntansi. dividen. Sewa yang diterima oleh perusahaan tersebut merupakan penghasilan di luar usaha. penghasilan meliputi pendapatan dari penjualan barang/jasa. beban dalam laporan laba rugi dikelompokkan menjadi: a. Penghasilan yang berhubungan langsung dengan kegiatan yang utama dilakukan perusahaan dagang adalah “hasil penjualan barang dagangan”. penghasilan usaha perusahaan yang bergerak di bidang jasa adalah “hasil penjualan jasa”. penghasilan di luar usaha. Tidak termasuk penghasilan adalah peningkatan aktiva perusahaan yang timbul dari investasi pemilik. a. diakui pada saat teijadi transaksi penjualan. penghasilan perusahaan secara garis besar diklasifikasikan menjadi dua golongan. b. komisi dan keuntungan dari penjualan surat berharga atau aktiva tetap. . Sementara. dan b. Dalam laporan laba rugi. Dengan demikian pengahasilan usaha perusahaan dagang adalah hasil penjualan barang dagangan. Pendapatan di luar usaha adalah penghasilan yang diperoleh dari aktivitas di luar aktivitas pokok perusahaan. yaitu: a. penghasilan usaha. Pendapatan usaha adalah penghasilan yang diperoleh dari aktivitas usaha pokok (utarna) perusahaan. Penghasilan diakui dalam laporan laba rugi kalau kenaikan nilai aktiva atau penurunan nilai kewajiban sebagai akibatnya telah terjadi dan dapat diukur dengan andal. atau dari kegiatan usaha sampingan yang dilakukan sewaktu-waktu. Keuntungan (gains) yang diperoleh dari penjualan aktiva selain barang dagangan seperti aktiva tetap atau surat berharga. royalti diakui secara proporsional (sebanding) dengan waktu penggunaan sumber ekonomi yang bersangkutan. Terjadinya penghasilan mengakibatkan penambahan terhadap aktiva atau pengurangan terhadap kewajiban. Misalnya aktivitas usaha pokok perusahaan dagang adalah pembelian dan penjualan barang dagangan. biasa disingkat dengan istilah “penjualan” (sales). 2) Beban Terjadinya beban adalah berkurangnya nilai aktiva atau bertambahnya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak berhubungan dengan penarikan modal dan pembagian laba kepada penanam modal.Pendapatan yang diperoleh sebagai imbalan atas penggunaan sumber ekonomi perusahaan oleh pihak lain seperti pendapatan sewa. Oleh karena itu penghasilan diakui sebagai pendapatan dari penjualan barang (produk) diakui pada saat terjadi transaksi penjualan. Seperti halnya penghasilan. honorarium profesioanal. pendapatan sewa.Pendapatan dari penjualan jasa diakui pada saat terjadi transaksi penyerahan jasa. bunga atau.

Termasuk beban penjualan. 2) Laba rugi usaha. 7) Pos luar biasa. dan beban bunga. harus diinformasikan terpisah dalam laporan laba rugi adalah kerugian yang sifatnya tidak biasa seperti kerugian akibat kebakaran atau bencana banjir. perlengkapan kantor yang habis dipakai. b) Beban penjualan adalah beban-beban yang berhubungan dengan usaha memperoleh pembeli (pelanggan) dan usaha melayani pelanggan. c) Beban administrasi atau beban umum. Beban usaha digolongkan menjadi: a) Harga pokokpenjualan tepatnya beban pokokpenjualan. Laporan laba rugi minimal mencakup pos-pos berikut ini: 1). misalnya: gaji pegawai kantor. beban di luar usaha Beban usaha adalah beban-beban yang secara langsun g atau tidak langsung berhubungan dengan aktivitas usaha pokok perusahaan. 5) Beban pajak. laporan laba rugi perusahaan disajikan sedemikian rupa yang menonjolkan unsur kinerja keuangan yang diperlukan bagi penyajian secara wajar. dan 9)Laba atau rugi bersihuntuk periode berjalan. 4) Bentuk Laporan Laba Rugi Laporan laba rugi dapat disajikan dalam bentuk bentuk sebagai berikut: . 6) Laba atau rugi dari aktivitas normal perusahaan. Beban di luar usaha adalah beban yang timbul dari aktivitas di luar usaha pokok perusahaan. misalnya: rugi penjualan aktiva tetap. 8) Hak minoritas. beban iklan.1 (revisi 1998). antara lain: gaji pegawai bagian penjualan. Disamping beban usaha dan beban di luar usaha tersebut di atas. dan beban pengiriman barang ke luar. 3) Susunan Laporan Laba Rugi Laporan laba rugi adalah laporan yang menunjukkan hasil usaha dan biaya-biaya selama satu periode akuntansi.b. Menurut PSAK 2002 No. Pendapatan. 3) Beban pinjaman. adalah harga pokok barang yang dijual selama suatu periode akuntansi. yaitu beban-beban yang berhubungan dengan aktivitas umum perusahaan. 4) Bagian dari laba atau rugi perusahaan afiliasi dan asosiasi yang diberlakukan menggunakan metode ekuitas. beban penyusutan gedung dan peralatan kantor.

Penghasilan bersih sebelum pajak.Penghasilan bersih dan elemen-elemen luar biasa. Dalam bentuk ini baik penghasilan maupun beban dipisah secara rinci antara pendapatan dan beban usaha dengan penghasilan dan beban di luar usaha sehingga bias dihitung penghasilan-penghasilan sebagai berikut: ii. penghasilan usaha dan penghasilan di luar usaha disusun dalam satu kelompok. Laba atau rugi bersih dihitung dengan cara mengurangi total penghasilan dengan total beban.a. yaitu penghasilan bersih sesudah pajak ditambah dan /atau dikurangi dengan elemen-elemen yang tidak biasa (sesudah diperhitungkan pajak penghasilan untuk pos luar biasa). Bentuk langsung (single step) Dalam bentuk single step. yaitu penghasilan bersih sebelum pajak dikurangi pajak penghasilan.Penghasilan bersih sesudah pajak. Laba bruto. . yaitu laba bruto dikurangi biayabiaya usaha. Bentuk bertahap (multiple step) i. yaitu hasil penjualan dikurangi harga pokok penjualanPenghasilan usaha bersih. yaitu penghasilan usaha bersih ditambah dan dikurangi dengan pendapatanpendapatan dan biaya-biaya diluar usaha. Demikian pula beban usaha dan beban di luar usaha. b.

Pendapatan dari pemberian jasa diakui ketika jasa diakui ketika jasa-jasa itu telah dilaksanakan dan dapat ditagih.Kn dalam melakukan pencatatan pengakuan pendapatan dan bebannya berdasarkan pada dasar aktual. maka pengakuan pendapatan senantiasa mengikuti Standar Akuntansi Keuangan (SAK). yang biasanya diinterpretasikan sebagai tanggal penyerahan pada pelanggan.H. 4. Kantor Notaris/PPAT DENILAH SHOFA NASUTION.M. 2. . Analisa laporan laba rugi sebaiknya lebih diperjelas lagi agar dapat membantu manajemen perusahaan untuk menentukan laba yang diharapkan oleh perusahaan disamping analisis atas laporan keuangan lainnya.H. Penghasilan diakui dalam laporan laba rugi kalau kenaikan nilai aktiva atau penurunan nilai kewajiban sebagai akibatnya telah terjadi dan dapat diukur dengan andal. Saran : Saran Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya. maka penulis memberikan saran sebagai berikut: 1. 2.S. S.KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan : Kesimpulan Dari pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan diantaranya yaitu: 1.Kn sebaiknya lebih meningkatkan kinerja Kantor menjadi lebih baik lagi. 3. M. 3. Agar pengakuan pendapatan dan beban dapat dimengerti oleh semua pihakyang menggunakannya. Pendapatan dari pembuatan Akta diakui pada tanggal pembuatan Akta. Kantor Notaris/PPAT Denilah Shofa Nasution. Di mana dasar aktual mengakui pendapatan pada saat diperoleh tanpa memperhatikan kapan pendapatan tersebut akan diterima dan mengakui beban pada saat terjadi tanpa memperhatikan kapan beban tersebut dibayar.