PERHITUNGAN KEBUTUHAN

SISTEM UTILITAS BANGUNAN

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT
-------------------------------------------------------------Dalam perhitungan ini maka langkah-langkah yang digunakan untuk menghitung kebutuhan lift yaitu:
A. Menentukan building population
B. Tentukan pHC (prosentase yang dihandel)
C. Tentukan HC (Handling Capacity)

D. Menentukan spesifikasi lift
E. Menentukan RT (Round Trip: waktu yang dibutuhkan setiap pengangkutan)
F. Tentukan Car Passenger Capacity (P)
G. Tentuhan kapasitas yang akan diangkut dalam 1x pengangkutan (h)
H. Tentukan jumlah lift (N)
I.

Cek interval (apakah sudah sesuai dengan standart)

Case Study
Hitunglah kebutuhan lift suatu bangunan kantor dengan Single Purpose dengan ketinggian 10 lantai.

Lebar bangunan tersebut adalah 60 ft dan panjang bangunan 180 ft. Tentukan jumlah lift dalam
bangunan tersebut.

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT
-------------------------------------------------------------A. Menentukan building population
Cek satuan masing-masing pada bangunan (kalau
masih dalam meter dikonversikan dalam bentuk
feet)

Cara

menghitung

Building

Population

adalah

menggunakan tabel 23.6 dengan perhitungan:

=

Jumlah Lantai x Luas Bangunan

Kebutuhan standard gerak per-orang

Berdasarkan case study di atas maka:

=

10 x (60 ft x180 ft)
130 sqft

= 830.76 ~ 831 orang
Note:
Apabila jumlah pengguna sudah diketahui maka
tidak perlu dihitung menggunakan rumus di atas.

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------- .

96 ~ 133 . Menghitung HC (Handling Capacity) Berdasarkan HC pada tabel 23.PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------B.5 untuk bangunan kantor sebesar 14-16%. Menentukan pHC (prosentase yang dihandel) Untuk mengetahui prosentase pHC gunakan tabel 23. Maka untuk menghitung HC dengan rumus = pHC X Populasi Bangunan Maka pHC pada case study adalah = 16% X 831 = 132.5 tersebut maka prosentase yang dihandel (pHC) adalah 14-16% C.5 disamping Berdasarkan tabel 23.

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------- .

Menentukan Spesifikasi Lift Menentukan spesifikasi lift dapat dilihat pada tabel 23.PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------D.8 disamping ini. Car Capacity = 2500 lb Minumum car speed = 350-400 fpm Car travel = 0-125 feed .

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------- .

Menentukan RT (Round Trip) Round Trip Untuk menentukan tabel yang digunakan berdasarkan Car Capacitynya Kecepatan Minimum Lift Car Capacity = 2500 lb Minumum car speed = 350-400 fpm Car travel = 0-125 feed Round Trip (RT) = 118 second Jumlah Lantai .PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------D.

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------Tabel Round Trip berdasarkan kapasitasnya .

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------Tabel Round Trip berdasarkan kapasitasnya .

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------Tabel Round Trip berdasarkan kapasitasnya .

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------Tabel Round Trip berdasarkan kapasitasnya .

maka spesifikasi Car Passenger Car (P) adalah Maximum Passenger Capacity = 17 Normal Passenger Load per Trip = 13 .4 disamping ini.PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------E. Menentukan Car Passenger Capacity (P) Menentukan spesifikasi lift dapat dilihat pada tabel 23. Dengan kapasitas elevator 2500 lbs.

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------- .

05 = 4 Kebutuhan jumlah lift untuk perkantoran dengan ketinggian 10 lantai adalah 4 lift . Menentukan jumlah lift (N) N= Hc h Keterangan N = jumlah lift Hc = Handling Capacity H = kapasitas yang diangkut dalam 1x pengangkutan Maka: N= 133 33.PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------F. Menghitung kapasitas yang akan diangkut dalam 1x pengangkutan (h) h= h= 300 x p RT 300 x 13 118 = 33.05 G.

Berdasrkan tabel tersebut diasumsikan perkatoran terletak di daerah center city maka intervalnya adalah 30-35 .PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------Penentuan maksimal interval berdasarkan tabel 23.3.

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------- .

Cek Interval (I) RT I= N Keterangan Jika I berada pada I standard maka sesuai Jika I > I standart maka kecepatan dinaikkan atau kapasitas lift diperkecil Jika I < I standart maka kecepatan diturunkan atau kapasitas lift diperbesar I= 118 4 = 29 Hasil cek interval sesuai dengan range I diantara 25-30 .PERHITUNGAN KEBUTUHAN LIFT -------------------------------------------------------------I.

PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH -------------------------------------------------------------- .

PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH -------------------------------------------------------------- .

PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH -------------------------------------------------------------- .

PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH -------------------------------------------------------------- .

dapat ditentukan dari Luas Lantai Efektif bangunan = 55 – 80% dari Luas Lantai Keseluruhan. Metode ini praktis untuk tahap perencanaan (pra-rancangan).PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH -------------------------------------------------------------Berdasarkan Jumlah Pemakai Metode ini didasarkan pada pemakaian air rata-rata dari setiap penghuni dan perkiraan jumlah penghuni. Bila jumlah penghuni tidak diketahui.0 – 4. dan menetapkan kepadatan hunian = 5 – 10 m2/orang Gunakan Tabel 3.5 – 2.0 .12 sebagai referensi Rumus yang digunakan : Qh = Qd/ T Dimana Qh : pemakaian air rata-rata (m3/jam) Qd : pemakaian air rata-rata sehari(m3) T : jangka waktu pemakaian (jam) Pemakaian Air pada Jam Puncak Qh-max = (c1) (Qh) Dimana c1 : konstanta berkisar 1.0 Pemakaian Air pada Menit Puncak Qm-max = (c2) (Qh/60) Dimana c2 : konstanta berkisar 3.

5 lt/jam Pemakaian air pada menit puncak Qm-max = (c2) (Qh/60) = 3 x (3505/60) = 175. diperoleh: Qd = 250 lt/hari x 140 = 35. maka Qh = (35.000 lt/hari Kebocoran 20% Qd = (20%X250 lt/hari ) + 35000 lt/hari = 35.5 x 3505 lt/jam = 525.25 lt/menit . dimana 30 keluarga disediakan 1 Kamar Tidur dan 20 keluarga disediakan 2 Kamar Tidur.PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH -------------------------------------------------------------Case Study Gedung apartemen untuk 50 keluarga. Hitunglah jumlah kebutuhan air bersih? Jumlah Penghuni = 30 x 2 orang = 60 orang = 20 x 4 orang = 80 orang Jumlah = 140 orang Dari Tabel 3.050) : 10 lt/jam = 3505 lt/jam Pemakaian air pada jam puncak Qh-max = (c1) (Qh) = 1.12.050 lt/hari Bila dianggap pemakaian air selama 10 jam.

dimana 30 keluarga disediakan 1 K. karena pada hunian (apartemen) penggunaan alat plambing terbatas untuk masing-masing keluarga ..Tidur.13) diperkirakan penggunaan air sbb: Kloset = 13 liter x 50 unit x 3 kali/jam (*) = 1950 lt/jam Bath-tub = 125 liter x 50 unit x 1 kali/jam = 6200 lt/jam Cuci Tangan = 10 liter x 50 unit x 1 kali/jam = 500 lt/jam Cuci Dapur = 15 liter x 50 unit x 3 kali/jam = 2250 lt/jam Bak Cuci = 15 liter x 8 unit x 6 kali/jam = 720 lt/jam Jumlah = 11.PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH -------------------------------------------------------------Berdasarkan Jenis dan Alat Plambing Contoh Perhitungan Gedung apartemen untuk 50 keluarga.Tidur dan 20 keluarga disediakan 2 K.13.670 lt/jam Catatan: (*) frekuensi penggunaan alat plambing diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan angka pada Tabel 3. Perlengkapan tiap keluarga disediakan: 1 kloset dg tangki penggelontor 1 bath-tub 1 bak cuci tangan 1 bak cuci dapur (sink) Untuk penggunaan bersama: 8 bak cuci pakaian (termasuk pengering) (dari Tabel 3.

15.950 lt/jam x 38 % = 9285 lt/jam 720 lt/jam x 55 % = 396 lt/jam Jumlah = 3681 lt/jam .PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH -------------------------------------------------------------Faktor penggunaan serentak untuk semua alat plambing = 38 %(untuk jumlah alat plambing masing2 jenis= 50). kecuali bak cuci = 55 % (untuk jumlah alat plambing=8) Lihat Tabel 3. maka Debit / Laju aliran air : 10.

Panjang ruangan pertama dari tangki septitank sebaiknya dua kali panjang ruangan kedua. Pada ruang kedua merupakan ruang pengendapan bagi padatan yang tidak terendapkan pada ruang pertama.5 m.PERHITUNGAN VOLUME SEPTITANK -------------------------------------------------------------Tangki yang dibangun terdiri dari dua ruang.3 -0. Rata-rata lumpur terkumpul liter/orang/tahun adalah 40 liter untuk air limbah dari WC. (Sapei dkk. Sedangkan celah udara antara permukaan air dengan tutup celah udara antara permukaan air dengan tutup tangki (free board) sebaiknya 0.5 m atau lebih. 2011) Menurut IKK Sanitation Improvement Programme. dan panjang ruangan kedua sebaiknya tidak kurang dari 1 m dan dalamnya 1. Kedalam tangki sebaiknya berkisar 1 -1. Volume ruang pertama adalah 40-70% dari keseluruhan volume tangki septitank. 1987 dalam NMC CSRRO DIY menyatakan bahwa asumsi pengurasan lumpur direncanakan setiap 2 tahun.5 m. Ruang yang pertama merupakan ruang pengedapan lumpur. Air limbah yang dihasilkan tiap orang/hari adalah 10 liter/orang/hari (dengan estimasi tangki septitank hanya untuk menampung limbah WC) .

5 l/hari P = jumlah orang Q = banyaknya aliran liter/orang/hari 3. Keperluan waktu penahan minimum dalam satu hari (Th) adalah Th = 2.PERHITUNGAN VOLUME SEPTITANK -------------------------------------------------------------Estimasi Perhitungan volume septitank adalah sebagai berikut 1.5 – 0. Kebutuhan kapasitas penampungan untuk lumpur (A) adalah A = PxNxS Keterangan A = penampungan lumpur yang diperlukan (dalam liter) P = jumlah orang yang diperkirakan menggunakan septitank N = jumlah tahun jangka waktu pengurasan lumpur S = Rata-rata lumpur terkumpul (liter/orang/tahun) 2. Kebutuhan kapasitas penampungan air B = PxQxTh .5 Keterangan Th = keperluan waktu penahanan minimum untuk pengendapan > 0.3 log (PxQ) > 0.

02 > 0.0808 m3 .5 = 2.3 log (PxQ) > 0.PERHITUNGAN VOLUME SEPTITANK -------------------------------------------------------------Case Study Sebuah rumah dengan jumlah penghuni 4 orang dengan waktu asumsi pengurasan 2 tahun.02 = 80. Kebutuhan kapasitas penampungan air B = PxQxTh B = 5000x10 liter/org/hari x 2.32 m3 2. Hitunglah volume septitank yang diperlukan? Maka kebutuhan volume septitank 1.5 – 0. Keperluan waktu penahan minimum dalam satu hari (Th) adalah Th = 2.8 liter = 0. Kebutuhan kapasitas penampungan untuk lumpur (A) dengan estimasi rata-rata lumpur terkumpul 40 liter/orang/tahun dan air limbah 10 liter/orang/hari A = PxNxS A = 4 x 2 x 40 =320 liter = 0.3 log (4x10liter/org/hari) > 0.5 Th = 2.5 – 0.5 3.

08 = 0.32 + 0.m + 0.4 m3 Dimensi tangki septitank Tinggi tangki septitank(h) = 1.3 m (free board/tinggi jagaan) Perbandingan lebar tangki septitank (l) : panjang tangki septitank (p) = 1:2 80 cm 1m 50 cm .PERHITUNGAN VOLUME SEPTITANK -------------------------------------------------------------Volume tangki septitank V=A+B V = 0.