You are on page 1of 9

TUGAS KELOMPOK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 2

KELOMPOK 4
NAMA KELOMPOK :
Yohanes Pangihutan (1511060004)
Desi Ratna Sari (1511060012)
Achmad Taufik (1511060020)
Dwi Putra Dharmawan (1511060028)

A. KELEBIHAN DAN KELEMAHAN CLOUD COMPUTING

Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan
teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis
internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui
komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang
terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan
internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini

Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya. monitor dan lain-lain. 3. handheld. Menghemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet. 5. Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yangdi dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud ). 4. notebook. Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah. "Cloud computing sistem pada dasarnya adalah menggunakan Internetbased service untuk mensupport business process. 2. Gambaran Layanan Cloud Computing KEUNGGULAN CLOUD COMPUTING SISTEM 1. komputer tablet. Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing" Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop. sensor-sensor. KELEMAHAN CLOUD COMPUTING SISTEM Resiko yang harus dihadapi user dalam penggunaan Cloud Computing ini antara lain: . komputer tembok. Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.

Perkembangan cloud computing di indonesia masih kalah dibandingkan dengan di Negaranegara maju. Apalagi dalam kondisi ekonomi yang selalu berubah.C. Setelah berkembangnya pesatnya internet yang tentunya akan mendorong perkembangan cloud computing. artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Pada saat itu “Intergalactic computer network”oleh J. Menurut Margaret Lewis. Licklider. Di Negara maju cloud computing telah menjadi hal yang penting terutama dalam bidang bisnis. yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user. mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud. di antaranya John McCarthy yang menawarkan ide mengenai jaringan komputasi yang akan menjadi infrastruktur publik. Cloud computing mengalami loncatan yang cukup drastis adalah dengan adanya Salesforce. Privacy.R. data protection dan data recovery. Data ownership. 2. yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloudservice dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat usermelakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing. 4. yang merupakan pencetus pertama aplikasi perusahaan dijalankan melalui Internet. B. Para pakar komputasi lainnya juga memberikan penambahan terhadap konsep ini.com di tahun 1999. di manapun. yang bertanggung jawab atas pembangunan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) di tahun 1969. setiap organisasi akan berpikir panjang untuk . “Cita-cita itu terdengar mirip dengan apa yang kini kita disebut dengan cloud computing”. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi. sama seperti the service bureaus yang sudah ada sejak tahun enam puluhan. Data mobility. Direktur Marketing Produk AMD. yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama. Service level. Beliau memiliki sebuah cita-cita di mana setiap manusia di dunia ini dapat terhubung dan bisa mengakses program dan data dari situs manapun. ALASAN MENGAPA DI INDONESIA BELUM MENGGUNAKAN CLOUD COMPUTING Cloud computing pada awalnya merupakan perkembangan dari grid computing. Sedangkan di Indonesia hal tersebut masih baru dan para pengusaha masih ragu dengan sistem dan pelayanan yang ditawarkan oleh pengembang. Compliance. 5. 3.1.

Disinilah cloud computing itu berperan. tidak perlu melakukan investasi awal untuk pembelian hardware server dan tenaga ahli TI. Salah satu perusahaan yang fokus pada pelayanan Cloud Computing adalah Huawei. seiring dengan tren Cloud Computing yang kian berdampak terhadap perusahaan dan keseharian. . Jadi. Anda mungkin tahu sedikit tentang virtualisasi jika Anda pernah membagi hard disk menjadi beberapa partisi. Dalam contoh di atas.mengeluarkan investasi tambahan di sisi TI. Dan pembayaran dilakukan per bulan. per triwulan. Terlebih hanya untuk mendapatkan layananlayanan yang mungkin hanya dibutuhkan sewaktu-waktu saja. Perlu sebuah vendor atau penyedia layanan yang terpercaya publik agar para pebisnis percaya dengan layanan dan jaminan dari teknologi cloud computing. perusahaan Microsoft telah menyediakan aplikasi CRM yang dapat langsung digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan tadi. penerapan dan pengoptimalan penggunaan Cloud dan aplikasi teknologi informasi dan komunikasi. Perusahaan itu harus membeli aplikasi itu. jika sebuah perusahaan membutuhkan aplikasi CRM (Costumer Relationship Management). seperti sistem operasi. C. Perusahaan yang membutuhkan itu tinggal menghubungi perusahaan Microsoft untuk menyambungkan perusahaannya (dalam hal ini melalui internet) dengan aplikasi CRM & tinggal memakainya. Menurut CEO Huawei Indonesia. Contohnya. perangkat penyimpanan atau sumber daya jaringan. per tahun atau sesuai kontrak yang dibuat. pertumbuhan internet yang tinggi di Indonesia menjadi suatu kebutuhan bagi perusahaanperusahaan untuk menggunakan pelayanan Cloud Computing. Partisi pembagian satu hard disk menjadi dua hard disk secara logik. Itulah salah satu manfaat dari cloud computing yang dapat menghemat anggaran suatu perusahaan. Vincent Li. VIRTUALISASI Virtualization adalah penciptaan sebuah versi virtual (bukan sebenarnya) suatu entitas. perlu adanya pertimbangan. server. membeli hardware buat server dan harus menyewa tenaga ahli TI khusus untuk menjaga server dan aplikasi itu. perusahaan yang membutuhkan aplikasi CRM tadi. Sehingga untuk melihat perkembangan cloud computing di Indonesia yang benar-benar teruji masih harus harus menunggu beberapa tahun kedepan. Selain itu. per semester.

termasuk para ahli. Tujuan umum virtualisasi adalah sentralisasi tugas administratif dengan dan meningkatkan skalabilitas dan beban kerja. di mana kekuatan pemrosesan komputer dianggap sebagai utilitas yang hanya dibayar oleh klien jika diperlukan atau digunakan. Virtualisasi server (Server virtualization) adalah penyembunyian sumber daya server (termasuk jumlah dan identitas individu server fisik. yang masing-masing saling independen satu dengan yang yang lain. Teknologi ini dimulai pada mainframe beberapa dekade yang lalu agar administrator untuk menghindari pemborosan daya proses mahal atau dengan kata lain meningkatkan efisiensi. . dan utility computing. virtualisasi penyimpanan dan virtualisasi server: Virtualisasi jaringan (Network virtualization) adalah metode menggabungkan sumber daya yang tersedia dalam jaringan dengan cara membagi bandwidth yang tersedia ke dalam beberapa channel. Virtualisasi penyimpanan adalah penggabungan penyimpanan fisik dari jaringan beberapa perangkat penyimpanan ke dalam apa yang tampaknya menjadi satu perangkat penyimpanan yang dikelola oleh konsol pusat Penyimpanan virtualisasi yang umum digunakan di storage area networks (SAN). sebuah skenario di mana lingkungan TI akan mampu mengelola dirinya sendiri didasarkan pada aktivitas yang dihadapi. Virtualisasi dapat dilihat sebagai bagian dari trend secara keseluruhan di perusahaan IT yang meliputi autonomic computing. perangkat lunak virtualisasi diadopsi lebih cepat daripada yang dibayangkan. sangat mirip dengan konsep mempartisi harddisk untuk memudahkan untuk pengelolaan file.Virtualisasi sistem operasi adalah penggunaan perangkat lunak untuk memungkinkan satu perangkat keras untuk menjalankan beberapa sistem operasi pada saat yang sama. Pada tahun 2005. Tiga bidang IT di mana virtualisasi paling berkembang adalah virtualisasi jaringan. dan sistem operasi) dari server pengguna. dan masing-masing yang dapat ditugasi (atau dialih-tugaskan) ke dalam beberapa server atau perangkat secara real time. prosesor. Idenya adalah bahwa virtualisasi menyembunyikan kompleksitas jaringan dengan cara membagi jaringan menjadi bagian-bagian lebih mudah dikelola. Tujuannya adalah untuk menghindarkan pengguna dari keharusan untuk memahami dan mengatur rincian rumit sumber daya server dengan tetap memungkinkan resource sharing untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya dan memelihara kapasitas untuk expansion.

. Salah contoh yang mudah misalkan terdapat satu buah komputer yang telah terinstall GNU/Linux Linux Mint. Dengan virtualisasi. network virtualization. Inti dari virtualisasi adalah membuat sebuah simulasi dari perangkat keras. perangkat lunak bekerja membentuk sebuah virtual machine yang bertindak seolah-olah seperti sebuah komputer asli dengan sebuah sistem operasi terinstall di dalamnya. jaringan maupun yang lainnya. Jika merujuk pada kamus Oxford. Sistem operasi yang terinstall di komputer secara fisik dalam hal ini Linux Mint disebut sebagai host machine sedangkan sistem operasi yang diinstall diatasnya dinamakan guest machine. Kemudian dengan menggunakan perangkat lunak virtualisasi misalnya Virtualbox. Dalam terjemahan bebas. hardware virtualization. istilah virtualization merupakan turunan dari kata virtualize yang memiliki makna “Convert (something) to a computer-generated simulation of reality”. Istilah host dan guest dikenalkan untuk memudahkan dalam membedakan antara sistem operasi fisik yang terinstall di komputer dengan sistem operasi yang diinstall diatasnya atau virtualnya.Istilah virtualisasi (virtualization) memiliki banyak pengertian. menyebutkan setidaknya terdapat delapan istilah dalam penerapan virtualisasi. application virtualization. teknologi virtualisasi akan banyak digunakan baik oleh perusahaan yang bergerak dibidang teknologi informasi maupun yang tidak murni bergerak di bidang teknologi informasi namun menggunakan teknologi informasi sebagai sarana untuk memajukan usahanya. management virtualization. virtualisasi berarti Mengubah sesuatu (mengkonversi) ke bentuk simulasi dari bentuk nyata yang ada. Di bidang teknologi informasi. Hal ini tentunya dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah perusahaan. beberapa sistem operasi dapat berjalan secara bersamaan pada satu buah komputer. Diantaranya adalah operating system virtualization. application server virtualization. sistem operasi. Di masa akan datang. virtualisasi digunakan sebagai sarana untuk improvisasi skalabilitas dari perangkat keras yang ada. Menurut Alan Murphy dalam papernya Virtualization Defined – Eight Different Ways. kita dapat menginstall sistem operasi lain sebagai contoh Windows XP atau FreeBSD. Dalam hardware virtualization. storage virtualization dan service virtualization.

Menurut Robert P. Pada jenis ini hypervisor/VMM benar-benar mengontrol perangkat keras dari komputer host-nya. Gambar 1. Pada tipe ini sistem operasi guest berada diatas sistem operasi host. Virtualisasi type 1 Type 2 berjalan pada sistem operasi diatasnya. Microsoft Hyper-V.Perangkat lunak yang digunakan untuk menciptakan virtual machine pada host machine biasa disebut sebagai hypervisor atau Virtual Machine Monitor (VMM). . Contoh implementasi yang ada adalah KVM dan OpenVZ. Goldberg dalam tesisnya yang berjudul Architectural Principles For Virtual Computer Systems pada hal 23 menyebutkan bahwa tipe-tipe dari VMM ada 2 yaitu: Type 1 berjalan pada fisik komputer yang ada secara langsung. Contoh tipe ini adalah VirtualBox. Adapun contoh yang lain seperti VMWare ESXi. Termasuk mengontrol sistem operasi-sistem operasi guest-nya.

Mengurangi beban kerja para staff IT dan mempercepat proses implementasi suatu system 4. masih jauh lebih hemat dibandingkan investasi hardware baru. Kemudahan Backup & Recovery. Kalaupun ada penambahan kapasitas harddisk dan memori. merestore data hasil backup terakhir dan server berjalan seperti sedia kala. Ini akan berimbas pada pengurangan biaya pendinginan/AC dan pada akhirnya mengurangi biaya penggunaan listrik. . Cukup mengambil salinan image yang sudah disimpan. Berkurangnya jumlah perangkat otomatis mengurangi panasnya ruang server/data center. Kemudahan Deployment. yang jika dihitung secara finansial. Pengurangan Biaya Investasi Hardware.Gambar 2. Server-server yang dijalankan didalam sebuah mesin virtual dapat disimpan dalam 1 buah image yang berisi seluruh konfigurasi sistem. 3. Mengurangi Panas. Tak perlu ada penambahan perangkat komputer. tenaga dan sumber daya. 2. kita tidak perlu melakukan instalasi dan konfigurasi ulang. Server virtual dapat dikloning sebanyak mungkin dan dapat dijalankan pada mesin lain dengan mengubah sedikit konfigurasi. Investasi hardware dapat ditekan lebih rendah karena virtualisasi hanya mendayagunakan kapasitas yang sudah ada. Virtualisasi type 2 KEUNTUNGAN PENGGUNAAN VIRTUALISASI 1. Hemat waktu. server dan pheriperal secara fisik. itu lebih ditujukan untuk mendukung stabilitas kerja komputer induk. Jika satu saat server tersebut crash.

Virtualisasi bisa dianalogikan dengan menempatkan semua telur didalam 1 keranjang. semua sistem virtual machine didalamnya tidak bisa digunakan. Jika hacker mampu menerobos masuk kedalam sistem induk. ada kemungkinan ia mampu menyusup kedalam server. . Virtualisasi membutuhkan spesifikasi server yang lebih tinggi untuk menjalankan server induk dan mesin virtual didalamnya 3. Satu Pusat Masalah. Jumlah server yang lebih sedikit juga berarti lebih sedikit jumlah server yang harus ditangani 7. Virtualisasi melakukan emulasi dan enkapsulasi hardware sehingga proses pengenalan dan pemindahan suatu spesifikasi hardware tertentu tidak menjadi masalah. Hal ini bisa diantisipasi dengan menyediakan fasilitas backup secara otomatis dan periodik atau dengan menerapkan prinsip fail over/clustering 2. 8. Sistem tidak perlu melakukan deteksi ulang hardware sebagaimana instalasi pada sistem/komputer fisik. Mengurangi Biaya Space. Spesifikasi Hardware. ini akan berimbas pada pengurangan biaya sewa 6. Jumlah server yang lebih sedikit otomatis akan mengurangi waktu dan biaya untuk mengelola. Kemudahan Replacement.server virtual dengan cara menggunakan informasi yang ada pada server induk. Proses penggantian dan upgrade spesifikasi server lebih mudah dilakukan. Kemudahan Maintenance & Pengelolaan.5. Jika server ditempatkan pada suatu co-location server/data center. Semakin sedikit jumlah server berarti semakin sedikit pula ruang untuk menyimpan perangkat. Satu Pusat Serangan. kita bisa dengan mudah melakukan upgrade spesifikasi atau memindahkan virtual machine ke server lain yang lebih powerful KERUGIAN PENGGUNAAN VIRTUALISASI 1. Jika server induk sudah overload dan spesifikasinya tidak mencukupi lagi. Ini artinya jika server induk bermasalah. Penempatan semua server dalam satu komputer akan menjadikannya sebagai target serangan. Standarisasi Hardware.