Tantangan dan Solusi Direktur Umum

No
1

Tantangan
Efektifitas Penagihan saat ini sekitar
75-78%

2

Perlunya investasi yang besar untuk
menanggulangi
permasalahan
infrastruktur
PDAM
:
Penggantian/Perbaikan
Pipa,
Penambahan fasilitas IPA, IPAL, dll

3

Tarif Air Minum dan Air Limbah sudah
tidak memadai

4

Efisiensi
Operasional
mengganggu efektifitas

5

Perbaikan Secara Menyeluruh SOP

6

Peningkatan Kompetensi Pegawai

tanpa

Solusi
 Survey Willingness to Pay
untuk
mencari
penyebab
keterlambatan
membayar
tagihan
 Diduga
mereka
yang
sulit/terlambat bayar akibat
layanan air yang belum baik,
oleh
karena
itu
layanan
distribusi harus diperbaiki
 Meningkatkan
komunikasi
dengan
pemangku
kepentingan eksternal, seperti
PEMKOT, Pemprop, dan Pusat
serta para investor dengan
terlebih
dahulu
membuat
dokumen-dokumen
perencanaan yang matang
seperti Master Plan, Bisnis
Plan, Feasibility Study, DED dll
(Readyness Criteria)
 Perlu
disesuaikan
dengan
adanya perbaikan layanan
kepada masyarakat
 Menggalakkan Payment Point
dengan pihak ketiga dan
mengurangi
loket-loket
pembayaran internal
 Mengkaji ulang proses bisnis
(Process
Business
Improvement
/PBI)
dan
menerapkan
struktur
organisasi berdasarkan PBI
 Meningkatkan
otomasi
terhadap
layanan
kepada
masyarakat, misalnya dengan
meningkatkan peranan IT
 Saat
ini
SOP
yang
berlangsung merupakan SOP
turun temurun tanpa adanya
evaluasi, oleh karena itu perlu
dibuatkan SOP berdasarkan
PBI
(Prosers
Business
Improvement)
 Perlu diketahui bahwa diawal
rekruitment pegawai tidak

oleh kerena itu peningkatan komptensi pegawai perlu ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan PDAM Dengan adanya efisiensi operasional dapat dijadikan sumber kesejahteraan Perlu ditingkatkan kesejahteraan seperti salary. oleh kerena itu perlu dilakukan invetarisasi dan diurus aspek legalnya dan dibuatkan perencanan yang matang untuk pemanfataanya Perlu disederhanakan namun tetap aman dan terkendali. tunjangan hari tua. tunjangan kesehatan. pemanfaatan MPP dengan memberikan keterampilan dam wawasan agar tidak terjadi post power syndrome Banyak asset PDAM yang belum teridentifikasi dan termanfaatkan. gunakan sistem informasi teknologi RKAP harus inline dengan Business Plan agar efisien dan efektif Bangun sistem CRM (customer Relationship Manajemen) . oleh karena itu pegawai yang ada kompetensinya banyak yang tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh PDAM.7 Peningkatan Kesejahteraan Karyawan   8 Inventarisasi dan Pemanfaatan Aset  8 Prosedur yang berbelit-belit pengajuan pembiayaan dalam  9 Pembuatan RKAP yang tidak konsisten  10 Hubungan dengan pelanggan kurang terjalin dengan baik  berdasarkan kebutuhan.