You are on page 1of 12

LECTURE NOTES

Management Support System

Week 7 & 8
Data Warehousing

0154M - Management Support System

Pengertian Data Warehouse 3. Keuntungan Data Warehouse 4. Menjelaskan konsep dasar dari sistem informasi strategis dan sistem informasi perusahaan. Arsitektur Data Warehouse 5. analisa dan visualisasi 2. akses. Loading Data (ETL) 0154M . 2. Data warehousing. Mendesain prototipe sistem informasi strategi untuk sistem pendukung keputusan dalam bisnis OUTLINE MATERI : 1. Menganalisis masalah dalam sistem pendukung manajemen 4. Extract. Mengklasifikasikan kegiatan pengelolaan sistem pendukung manajemen 3.Management Support System . Transform.LEARNING OUTCOMES 1.

Pendekatan tersebut akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi penggunaan data dalam membuat keputusan. membuat laporan manajemen 4. 5. adalah pokok pembahasan kita sekarang. Mengelola Arus data 2-3 juta record per bulan. laporan dasar populasi berdasarkan Klinik dan tempat praktek 2. seperti pendaftaran klinik.ISI MATERI Data dan kepengurusannya adalah pondasi dasar pembuatan aplikasi MSS.pada tahun 1997. pelayanan pelanggan tidak efisien. Sistem ini dibuat pada tahun 1989 dan terus diperbaiki dan digunakan untuk membuat laporan periodik. pendapatan dan status kesehatan dalam system informasi yang konferhensif. Sebelum menggunakan DSS. laporan statistik berdasarkan umur dan jenis kelamin.000 orang. Sekilas Cerita: Ada sebuah Koperasi kelompok kesehatan adalah badan usaha non profit yang berkantor di Seattle. seperti: 1.Management Support System . Perusahaan tersebut mempunyai rumah sakit. Ide dasarnya adalah membuat sebuah Database (disebut “Data Warehouse”) yang akan mendukung DSS dengan menghubungkan data kebiaya. laporan produktifitas 3.bahkan yang paling sulit adalah menggunakan data untuk penunjang keputusan. Dari mana datangnya data dan bagaimana data di olah untuk mendukung keputusan dan bagaimana mereka digunakan. dan farmasi. Perusahaan menyadari satu-satunya jalan/solusi adalah mengembangkan Database yang konferhensif dan pendekatan DSS untuk mengatasi seluruh pelayanan kesehatan. efisiensi penggunaan sumberdaya. laboratorium. Perusahaan telah bekerjasama dengan supplier kesehatan dan juga bergerak dalam dunia asuransi. biaya membengkak. Washington. mengelola data sebesar itu adalah tugas yang sangat sulit. Data diambil dari program aplikasi yang ada.Data digabungkan menjadi informasi yang berguna untuk membuat keputusan. laporan berdasarkan kelompok konsumer atau kelompok pembayar. 0154M . Ia mempunyai anggota lebih dari 550. penggunaan sumber daya dan pelayanan pelanggan sangat buruk. balai pengobatan.

Data yang diperlukan aplikasi MSS diambil dari beberapa sumber dan di organisasikan dalam warehouse (menggunakan summary dan database relasional) 0154M . Alokasi biaya oleh pasien 2.Management Support System . Bekerja dengan multiple database menjadi tugas yang membutuhkan keahlian tersendiri. seperti : 1.EIS dan aplikasi MIS. Organisasi privat dan umum terus mengumpulkan data. 4. analisa dan visualisasi Cerita diatas menjelaskan bagaimana sebuah perusahaan besar menggunakan Database terpusat untuk mendukung pembuat keputusan. Situasi ini berakibat biaya tinggi dan mengurangi efektifitas. 3. Data yang diperlukan untuk banyak keputusan yang dilokasikan dalam beberapa sumber pada konfigurasi perangkat lunak dan keras yang berbeda. akses. online analitikal processing (OLAP) dan visualisasi data.Informasi yang overloaded (berlebihan) mengancam unjuk kerja organisasi sehingga masalah terjadi pada client/server. Data warehousing. diupdate dan retrieve. Database terpusat mengumpulkan data dari sumber yang berbeda dan mengolahnya. Sehingga sangat sulit untuk mengakses data kapan saja yang dibutuhkan. Saat yang bersamaan jumlah pengguna pada informasi bertambah karena jaringan end user komputing dan pengurangan biaya proses informasi. informasi dan pengetahuan disimpan pada system computer sehingga dapat dilakukan. sistem query konferhensif. Satu solusi untuk mengatasi masalah adalah ditemukannya konsep data warehousing dan topik yang berhubungan dengan data akses mining.Data warehouse juga digunakan untuk banyak DSS. membuat EIS untuk kunci monitoring indikator seperti biaya perpasien per hari dalam rumah sakit. perbandingan harga untuk negosiasi harga dengan partner bisnis.Keuntungan yang sangat besar dan efektifitas lebih besar lagi. 1. sehingga dengan mudah dapat diakses oleh program DSS dan EIS.

tidak ada kegiatan update data dalam data warehouse. Transform.Management Support System . 3. p1198).2. nonvolatile. Menurut Laudon (2006). Load) kemudian disimpan dalam Data warehouse untuk keperluan analisis selanjutnya. datawarehouse adalah database yang menyimpan data penting saat ini dan historis dari kebutuhan informasi untuk manager dalam perusahaan. integrated. dan biaya bisa mencapai puluhan ribu hingga jutaan dolar akibat berbagai solusi teknis yang 0154M . Data warehouse dapat memberikan beberapa keuntungan bagi perusahaan yaitu : o Tingkat Pengembalian Investasi yang tinggi Sebuah organisasi harus melibatkan sejumlah besar sumber daya untuk memastikan keberhasilan implementasi Datawarehouse. Inti dari konsep data warehouse yaitu mengintegrasikan data dari berbagai sumber data yang berhubungan dengan kegiatan bisnis dan operasional perusahaan kemudian diolah melalui proses ETL (Extract. Data warehouse ialah suatu basis untuk proses informasi yang didefinisikan sebagai subject oriented. dapat disimpulkan bahwa data warehouse merupakan suatu metode dalam perancangan database yang mendukung pengembangan aplikasi Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Informasi Eksekutif. time variant. dan a collection of data in support of management’s decision. Dari pendapat diatas. Dalam data warehouse hanya diperbolehkan melakukan dua kegiatan yaitu loading data dan access data. Pengertian Data Warehouse Menurut Inmon(2005). Keuntungan Data Warehouse Menurut Connolly dan Begg (2010.

lebih lanjut.tersedia. sebuah studi oleh International Data Corporation (IDC) melaporkan proyek Datawarehouse yang dikirim pengembalian tiga tahun rata-rata atas investasi (ROI) sebesar 401% (IDC 1996). Namun. akurat. sebuah studi IDC nanti menjadikan analisis bisnis sebagai alat analisis yang mengakses Datawarehouse menyampaikan satu tahun rata-rata ROI 431% (IDC. dan analisis yang konsisten. dan tuntutan. Datawarehouse memungkinkan para pengambil keputusan perusahaan untuk melakukan substanttion lebih. tidak diketahui.Management Support System . dan informasi belum dimanfaatkan oleh customer misalnya. data historical. o Meningkatkan produktivitas para pembuat keputusan perusahaan Datawarehouse meningkatkan produktivitas para pengambil keputusan perusahaan dengan menciptakan sebuah database yang terintegrasi yang consistent. tren. Keunggulan kompetitif yang diperoleh dengan memungkinkan pembuat keputusan akses ke data yang dapat mengungkapkan yang sebelumnya tidak tersedia. Dengan mengubah data ke dalam makna informasi lengkap. subject-oriented. Integrade data dari sistem yang tidak sesuai ke dalam suatu bentuk yang memberikan satu pandangan yang konsisten . 2002). o Keuntungan Kompetitif Pengembalian investasi yang besar bagi perusahaan yang telah berhasil menerapkan Datawarehouse adalah bukti dari keunggulan kompetitif yang sangat besar yang menyertai teknologi. 0154M .

Arsitektur Data Warehouse 1. Arsitektur Three-tier o Perangkat lunak akuisisi data (back-end) o Data warehouse yang berisi data & software o Client (front-end) software yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan menganalisis data dari gudang Tier 1: Client workstation Tier 2: Application server Tier 3: Database server 2.Management Support System . Arsitektur two-tier Pertama 2 tingkatan dalam arsitektur three-tier yang digabungkan menjadi satu Tier 1: Client workstation Tier 2: Application & database server 0154M .4.

engine aplikasi dan data warehouse berada pada mesin yang sama. federasi data. dan perubahan capture. Data Integration and the Extraction. Pandangan strategis dari data warehouse sebelum implementasi 7. masalah teknis 10. Faktor-faktor sosial / politik 5.Sepuluh faktor yang berpotensi mempengaruhi keputusan pemilihan arsitektur: 1. Sifat tugas end-user 5. Informasi saling ketergantungan antara unit organisasi 2. sementara pada arsitektur 3-tier. Persepsi kemampuan staf TI in-house 9. Kebutuhan informasi manajemen atas itu 3. Transformation.  Enterprise application integration (EAI) Sebuah teknologi yang menyediakan kendaraan untuk mendorong data dari system sumber ke dalam data warehouse  Enterprise information integration (EII) Sebuah ruang alat berkembang yang menjanjikan integrasi data real-time dari berbagai sumber  Service-oriented architecture (SOA) Sebuah cara baru untuk mengintegrasikan system informasi Perbedaan utama antara arsitektur data warehouse 2-tier dan 3-tier Keduanya memberikan tampilan user yang sama melalui sistem pengguna yang mengakses aplikasi DSS/BI (Decision Support Systems/Business Intelligence) secara remote. berada pada mesin yang terpisah. 0154M . Mendesaknya kebutuhan untuk data warehouse 4. Kendala pada sumber daya 6. Kompatibilitas dengan sistem yang ada 8. and Load (ETL) Process  Data integration Integrasi yang terdiri dari tiga proses utama: akses data. Perbedaanya terletak dibelakang layar dan tidak tampak bagi user: dalam arsitektur 2-tier.Management Support System .

Namun arsitektur 2-tier akan memiliki problem performa untuk data warehouse yang besar yang bekerja dengan aplikasi yang sangat intensif dengan data dalam menunjang pengambilan keputusan. Transform. Proses extract ini harus mengakomodir 0154M .Management Support System . karena itu pada umumnya lebih ekonomis dibanding 3-tier. Disebut extract. 6. karena proses pengambilan data ini tidak mengambil keseluruhan data yang ada di database eperasional. Dalam suatu perusahaan. Untuk melakukan proses integrasi ini arsitektur data warehouse menggunakan suatu aplikasi yang disebut Extract. Loading Data (ETL) Data Warehouse dibangun dengan mengintegrasikan data-data yang berasal dari berbagai sumber data. yaitu database operasional. 2006.Pada arsitektur 2-tier. Proses extract merupakan proses pengambilan data dari sumber data. karena engine aplikasi dan data warehouse berada dalam mesin dan platform yang sama. p3-4). data operasional biasanya berada pada daerah kekuasaan departemen masing-masing dalam bentuk database OLTP. (SAP. sehingga mengurangi keterbatasan sumber daya (resources) dan memungkinkan untuk membuat data marts dengan mudah. Transform. Extract. Loading(ETL). melainkan hanya data-data matang saja. Keuntungan dalam arsitektur 3-tier adalah karena ada pemisahan dalam fungsi data warehouse.

transformation. Standarisasi diperlukan untuk nantinya memudahkan pembuatan laporan. Hal ini perlu dilakukan mengingat data-data yang diambil berasal dari sumber yang berbeda yang kemungkinan memiliki standarisasi yang berbeda pula.berbagai macam teknologi yang digunakan oleh sumber data dan diintegrasikan ke dalam database tunggal. Kemudian data-data hasil extract ini menjalani proses transformasi yang pada prinsipnya adalah mengubah kode-kode yang ada menjadi kode-kode standard. Proses load dalam ETL adalah suatu proses mengirimkan data yang telah menjalani proses transformasi ke gudang data akhir. yaitu data warehouse itu sendiri di mana aplikasi reporting dan business warehouse siap mengakses. Masalah yang mempengaruhi pembelian dan alat ETL o Alat transformasi data mahal o Alat transformasi data mungkin memiliki kurva belajar yang panjang Transient data source Packaged application Data warehouse Legacy system Extract Transform Cleanse Load Data mart Other internal applications Extraction.Management Support System . misalnya kode provinsi. and load (ETL) process Kriteria penting dalam memilih alat ETL o Kemampuan untuk membaca dari dan menulis ke jumlah yang tidak terbatas sumber data / arsitektur o Menangkap otomatis dan pengiriman metadata o Riwayat sesuai dengan standar terbuka - Antar muka yang mudah digunakan untuk pengembang dan pengguna fungsional 0154M .

Masalah pokok berkenaan dengan skalabilitas adalah jumlah data di dalam data warehouse. seberapa cepat data warehouse diharapkan untuk tumbuh. data warehouse juga perlu mendukung skalabilitas. di mana extract merupakan proses pengambilan data dari sumber data.Management Support System . dan loading.SIMPULAN Selain fleksibilitas. pengubahan kode-kode yang ada menjadi kode-kode standard pada proses transform dan kemudian pada proses loading dilakukan proses pengiriman data ke data warehouse itu sendiri. dan kompleksitas query pengguna. Di dalam data warehouse terdapat proses extract. jumlah pengguna konkuren. transform. 0154M .

html 0154M . Inmon. Jay E.oracle. W. Ramesh Sharda. 3. Ting Peng Liang. (2010). (2005). Boston: Pearson Education. & Begg. www. ISBN: 013_245 323 1. T. Fourth Edition.DAFTAR PUSTAKA 1. H. Decision Support and Business Intelligence Systems. Efraim Turban. C. David King. Implementation. Building the Data Warehouse. Database Systems : A Practical Approach to Design.Aronson.Management Support System . Oracle Database. 2.com/us/products/database/overview/index. and Management Fifth Edition. Connoly. Pearson Prentice Hall. DursunDelen. 09.. (2011). Indiana : Wiley Publishing 4.