Company Confidential

PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

SOP PEMASANGAN SENSOR
NEW XL NMS

PROJECT NO: **
REVISION: 3.4

Prepared by : NICKAL KOSMAS
Date

: 25 Maret 2014

Revision History

REVISION NO.

DATE

PREPARED BY

1.0

27 Januari 2014

Nickal

2.0

18 Februari 2014

Nickal

3.0

24 Februari 2014

Nickal

3.1

27 Februari 2014

Nickal

3.2

28 Februari 2014

Nickal

3.3

24 Maret 2014

Nickal

3.4

25 Maret 2014

Nickal

COMMENT

Hal : 1 of 28

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 2 of 28

TUJUAN
Sebagai pedoman dalam pemasangan NMS di Site XL pada project New XL NMS 531

A. PERALATAN / TOOLS
1.

Tang Kupas

10. AVO meter

2.

Obeng + / -

11. Clamp ampere

3.

Tang Kombinasi

12. Kamera

4.

Tang Potong

13. Laptop

5.

Tang Crimper RJ45

14. Kabel printer USB

6.

Tang Crimper KH8

15. RS232-to-USB Converter

7.

Kunci Pas

16. LAN Tester

8.

Cutter

17. DC Tools Software

9.

Gunting

18. GPS

B. PROSEDUR
a.

Subrack NMS

Subrack akan berisi SSGP, DC-DC Converter, Switch VLAN, Fuse Box, dan rangkaian untuk
Battery Genset

Pemasangan:
1.

Foto tempat dimana subrack NMS akan dipasang sebelum subrack dipasang

2.

Tempelkan label yang sudah di-print. Label ini berisi IP Address, Subnet, dan Gateway yang
digunakan di depan subrack.

3.

IP Address, Subnet, dan Gateway yang digunakan harus sudah ditentukan sebelum berangkat
ke site.

4.

Foto tempat dimana subrack NMS dipasang setelah subrack dipasang

b.

MCB

MCB digunakan untuk supply daya ke DC-DC Converter di dalam Panel Sensor. MCB yang
digunakan sebesar 6A dengan merek Merlin Gerin

Pemasangan:
1.

Foto tempat dimana MCB akan dipasang sebelum MCB dipasang

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 3 of 28

2.

Pastikan MCB pada posisi OFF. Pasang MCB ke Priority Load

3.

Tarik kabel NYMHY 2 x 1,5 mm2 dari MCB ke Subrack untuk supply DC-DC Converter.

4.

Beri label “PWR_DCC” dengan label yang sudah di-print pada kabel dan rekatkan lagi dengan
selotip bening.

5.

Pasang skun ferules pada kedua ujung kabel NYMHY. Kecuali pada site 3G, ujung kabel
Hitam menggunakan skun ring. Kabel warna Hitam masuk ke Busbar Positif. Kabel warna Biru
masuk MCB.

6.

Beri label “Power DC-DC Converter” dengan label yang sudah di-print di atas MCB ini

7.

Foto tempat dimana MCB dipasang sesudah MCB dipasang

c.

DC-DC Converter

DC-DC Converter digunakan untuk supply daya ke Switch VLAN, Current Sensor, dan Lantronix.
Input DC-DC Converter adalah tegangan 48 V dengan output 12 V (48V-to-12V Converter).

Pemasangan:
1.

Pasang ujung kabel yang sudah ditarik dari MCB dengan skun garpu.

2.

Beri label “PWR_DCC” dengan label yang sudah di-print pada kabel dan rekatkan lagi dengan
selotip bening.

3.

Sambungkan kabel Hitam ke terminal positif 48V. dan kabel Biru ke Terminal Negatif 48V

Terminal DC-DC Converter

4.

Nyalakan MCB. Nyalakan saklar yang ada di depan panel

5.

Pastikan saklar menyala hijau

6.

Cek tegangan di terminal 48V dan 12 V.

Company Confidential
PT.GSPE

d.

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 4 of 28

Instalasi Lantronix

Pemasangan Lantronix hanya dilakukan di beberapa site yang mempunyai controller SM40 dan
SM60. Site dengan controller SC100 akan diganti dengan SC200 sehingga tidak memerlukan
Lantronix

Pemasangan:
1.

Lakukan pengaturan IP Address di Lantronix seperti di dokumen SOP Pengaturan IP
Address.v2.0.pdf

2.

Cari tempat yang kosong di kabinet tersebut dimana Lantronix bisa dibaut.

3.

Foto tempat dimana Lantronix akan dipasang

4.

Foto SM40 atau SM60 sebelum terhubung ke Lantronix

5.

Pasang Lantronix di kabinet rectifier.

6.

Potong kabel power Lantronix yang ada di box Lantronix sehingga menyisakan kabel dengan
connector DC nya saja.

7.

Buzzer connector DC bagian luar dengan ujung kabel power yang baru dipotong. Ujung kabel
yang bunyi adalah kabel negatif.

8.

Tarik kabel NYMHY 2x1,5 mm2 dari ujung kabel power Lantronix ke subrack NMS

9.

Sambungkan kabel power Lantronix dengan kabel NYMHY 2x1,5 mm2. Kabel Biru NYMHY
disambung dengan kabel power Lantronix negatif. Kabel Hitam NYMHY disambung dengan
kabel power Lantronix positif.

10. Pasang skun garpu di ujung kabel Hitam. Pasang kabel Hitam ini ke fuse keenam di fuse box
11. Pastikan ujung dari fuse ini sudah terhubung ke terminal positif 12 V DC-DC Converter

Fuse Box

12. Pada ujung kabel Biru (kabel negatif), gabungkan kabel ini dengan kabel negatif dari Switch
VLAN. Kemudian pasang skun garpu.
13. Pasang kabel Biru ini ke Terminal Negatif 12V dari DC-DC Converter

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 5 of 28

14. Masukkan connector DC ke Power Plug Lantronix

Power Plug Lantronix
15. Sambungkan Port DB25 dengan kabel DB25-to-RS232 yang ada di box Lantronix.

16. Sambungkan ujung RS232 dari kabel di atas ke port RS232 di SM40 atau SM60
17. Foto tempat dimana Lantronix dipasang
18. Foto SM40 atau SM60 setelah terhubung ke Lantronix

e.

Instalasi Switch

Switch digunakan sebagai penghubung antara Rectifier dengan Jaringan XL. Tidak semua site
menggunakan VLAN. Ada yang menggunkana Switch biasa yaitu Cisco SF90D-08. Switch VLAN
yang digunakan adalah Cisco SG200-08

Pemasangan:
1.

Foto IPASO / MLTN sebelum instalasi

2.

Foto Switch sebelum instalasi

3.

Tarik kabel dari Cisco yang ada di dalam subrack NMS ke Port LAN dari SC200, SM45, atau
SM65 di subrack rectifier atau ke Lantronix.

4.

Buat Kabel UTP Straight. Beri label “LAN_SC/M” dengan label yang sudah di-print pada
kedua ujung kabel. Rekatkan kembali dengan selotip bening.

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 6 of 28

5.

Cek kabel dengan LAN Tester

6.

Sambungkan Port LAN di komputer dengan Port LAN di Switch yang ada di subrack

7.

Atur IP laptop secara manual dengan konfigurasi yang dialokasikan untuk NMS Power.

8.

Cari Switch yang sudah ada di site.

9.

Jika ada Switch dan ada port kosong, gunakan port di Switch tersebut. Tarik kabel dari Cisco di
Subrack NMS ke Port RouterXL.

10. Jika tidak ada switch dengan port kosong, cari perangkat IT yang sudah disarankan dari kantor.
Tarik kabel dari Cisco di Subrack NMS ke Port dari perangkat IT XL.
11. Buat Kabel UTP Straight. Beri label “LAN_XL” dengan label yang sudah di-print pada kedua
ujung kabel. Rekatkan kembali dengan selotip bening.
12. Tempelkan juga label IP Address pada kedua ujung kabel.
13. Untuk saat ini, yang kita gunakan hanya Perangkat IT MLTN (Minilink TN) dan IPASO
14. Cek perangkat dengan label yang sama dengan IP Gateway.

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 7 of 28

15. Koordinasikan dengan FOP yang bertugas sebelum memulai swap link gateway ke port Switch
yang ada di subrack, karena impact dari perpindahan tersebut akan membuat transmisi di site
tersebut dan site – site dibawahnya offline.
16. Setelah semua siap, lakukan perpindahan kabel RJ45 existing pada port LCT di IPASO / NPU
di MLTN secara cepat untuk meminimalisir down time.
17. Tarik kabel dari switch dalam subrack ke IPASO / MLTN. Buat kabel straight
18. Check konfigurasi yang dialokasikan untuk perangkat NMS Power di site tersebut.

19. Ketik ping <spasi> IP gateway untuk memastikan laptop kita sudah terhubung dengan network

20. Jika sudah terhubung, coba test ping keluar, contoh ke IP server NMS power 10.22.224.10 atau
10.22.224.66
21. Minta tim Kokas test ping ke gateway dan IP address laptop

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 8 of 28

22. Jika sudah mendapat reply dari IP tersebut, dapat dipastikan IP sudah siap kita pakai.
23. Gunakan kabel untuk port USB atau port RS232-to-USB untuk membuka DC Tools
24. Lakukan pengaturan IP Address di SC200, SM45/65, atau Lantronix seperti di dokumen SOP
Pengaturan IP Address.v2.1.pdf sesuai dengan IP address, Gateway, dan Subnet yang sudah
diberikan dari kantor

25. Sambungkan Port LAN di Switch ke port LAN SC200, SM45/65, atau Lantronix

Port LAN SC200

Port LAN SM45

Port LAN SM65

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 9 of 28

Port LAN Lantronix

26. Minta tim Kokas test ping ke gateway dan IP address SC200, SM45/65, atau Lantronix
27. Foto Switch yang ada di dalam subrack setelah instalasi.
28. Foto Switch XL, IPASO, atau Minilink TN (MLTN)

f.

Instalasi SSGP

Pemasangan:
1.

Foto tempat Voltage Feed Module pada Site 3G atau Back Plane pada Site 2G sebelum
dipasang kabel.

Voltage Feed Module pada Site 3G (SC200)

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

(a)

Rev. : 3.4

Hal : 10 of 28

(b)

Back Plane SM45/40 pada Site 2G, (a) subrack APS6, (b) subrack APS3

Back Plane SM65/60 pada Site 2G
2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel Rectifier ke subrack NMS

3.

Buat kabel Straight.

4.

Beri label “PWR_SGP” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel. Rekatkan
kembali dengan selotip bening.

5.

Pada site 3G, ganjal terlebih dahulu Baut di Voltage Feed Module yang dekat dengan Busbar
Negatif dengan Kertas atau Plastik seperti pada gambar di bawah ini agar Voltage Feed Module
tidak terhubung dengan Busbar Negatif yang ada di belakangnya.

Voltage Feed Module diganjal dengan kertas atau plastic

6.

Pasang kabel UTP tersebut ke Port RJ45 yang ada di Voltage Feed Module pada site 3G atau
ke Back Plane pada site 2G

7.

Pasang ujung kabel UTP lainnya ke Power SSGP yang ada di subrack NMS

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Power SSGP-3G

8.

Rev. : 3.4

Hal : 11 of 28

Power SSGP-3G

Pada site 3G, lakukan mapping SSGP-3G di front panel. Pastikan Serial Number (SN) dari
SSGP-3G ada di nomor IOB number 2

Mapping SSGP-3G

9.

Buka DC Tools – RXP. Lihat di I/O Board to Serial Number Mapping.

10. Pastikan Serial Number SSGP-3G ada di Num 2 dan Serial Number IOB-GP ada di Num 1

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 12 of 28

11. Untuk SSGP-2G tidak perlu mapping karena sudah otomatis terdeteksi. Tetapi perlu dicek di
DC Tools
12. Buka di DC Tools – External I/O. Lihat di IO Module Comms Configuration.
13. Pastikan SSGP-2G terdeteksi di Module Number 1

14. Untuk Supernode, masukkan power ke SSGP-2G pertama. Kemudian buka DC Tools –
External I/O. Lihat apakah SSGP-2G pertama sudah terdeteksi. Kemudian sambungkan kabel
straight dari SSGP-2G pertama ke SSGP-2G ke dua. Lihat apakah SSGP-2G kedua sudah
terdeteksi. Pastikan SSGP-2G pertama di IO Module Comms Configuration ada di Module
Number 1 dan SSGP-2G kedua di Module Number 2.

15. Foto tempat Voltage Feed Module pada Site 3G atau Back Plane pada Site 2G setelah dipasang
kabel.
16. Foto keadaan IOBs yang ada di front panel SC200

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 13 of 28

17. Capture kondisi RXP Devices dan I/O Borad to Serial Number Mapping
18. Capture kondisi IO Module Comms Configuration

g.

Instalasi Genset Run, Genset Fail, PLN ON, AMF Fail

Instalasi ini dipasang di panel AMF pertama.
Pemasangan:
1.

Foto Panel ATS sebelum dipasang kabel yang akan ditarik ke subrack NMS.

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel ATS ke subrack NMS.

3.

Beri label “TRK_01” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Contoh instalasi Genset Run, Genset Fail, PLN On, dan AMF Fail di panel AMF

4.

Lakukan pemasangan kabel untuk Genset Run sebagai berikut:
 NO dari Relay Genset Run (RG) dengan kabel Hijau masuk ke D1 SSGP-3G untuk site 3G
atau D1 SSGP-2G untuk site 2G
 COM dari Relay Genset Run (RG) dengan kabel Putih Hijau masuk ke 0V SSGP-3G untuk
site 3G atau COM SSGP-2G untuk site 2G

5.

Lakukan pemasangan kabel untuk Genset Fail sebagai berikut:
 NO dari Relay Genset Fail (RH) dengan kabel Coklat masuk ke D2 SSGP-3G untuk site 3G
atau D2 SSGP-2G untuk site 2G
 COM dari Relay Genset Fail (RH) dengan kabel Putih Coklat masuk ke 0V SSGP-3G untuk
site 3G atau COM SSGP-2G untuk site 2G

6.

Lakukan pemasangan kabel untuk PLN ON sebagai berikut:
 NO dari Relay PLN ON (RP) dengan kabel Biru masuk ke D3 SSGP-3G untuk site 3G atau
D3 SSGP-2G untuk site 2G

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 14 of 28

 COM dari Relay PLN ON (RP) dengan kabel Putih Biru masuk ke 0V SSGP-3G untuk site
3G atau COM SSGP-2G untuk site 2G
7.

Lakukan pemasangan kabel untuk AMF Fail sebagai berikut:
 NO dari Relay AMF Fail (RH) dengan kabel Orange masuk ke D4 SSGP-3G untuk site 3G
atau D4 SSGP-2G untuk site 2G
 COM dari Relay AMF Fail (RH) dengan kabel Putih Orange masuk ke 0V SSGP-3G untuk
site 3G atau COM SSGP-2G untuk site 2G

8.

Foto Panel ATS sesudah dipasang kabel yang ditarik ke subrack NMS.

h.

Instalasi Arrester AMF Fail

Pemasangan:
1.

Foto Panel ATS sebelum dipasang kabel yang akan ditarik ke subrack NMS.

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel ATS ke subrack NMS.

3.

Beri label “TRK_02” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Contoh instalasi arrester AMF Fail

4.

Lakukan pemasangan kabel untuk Arrester AMF Fail sebagai berikut:
 NO (kaki 14) dari Relay Arrester AMF dengan kabel Hijau masuk ke D5 SSGP-3G untuk
site 3G atau D5 SSGP-2G untuk site 2G
 COM (kaki 11) dari Relay Arrester AMF dengan kabel Putih Hijau masuk ke 0V SSGP-3G
untuk site 3G atau COM SSGP-2G untuk site 2G

5.

Foto Panel ATS sesudah dipasang kabel yang ditarik ke subrack NMS.

i.

Instalasi Genset 2 Run, Genset 2 Fail, AMF Fail

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 15 of 28

Instalasi ini dilakukan jika di site ada dua genset

Pemasangan:
1.

Foto Panel ATS sebelum dipasang kabel yang akan ditarik ke subrack NMS.

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel ATS ke subrack NMS.

3.

Beri label “TRK_03” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Contoh instalasi Genset 2 Run, Genset 2 Fail, dan AMF 2 Fail di panel AMF 2

4.

Lakukan pemasangan kabel untuk Genset 2 Run sebagai berikut:
 NO dari Relay Genset 2 Run dengan kabel Hijau masuk ke D6 SSGP-3G untuk site 3G atau
D4 IOB Subrack untuk site 2G
 COM dari Relay Genset 2 Run dengan kabel Putih Hijau masuk ke 0V SSGP-3G untuk site
3G atau COM IOB Subrack untuk site 2G

5.

Lakukan pemasangan kabel untuk Genset 2 Fail sebagai berikut:
 NO dari Relay Genset 2 Fail dengan kabel Coklat masuk ke D7 SSGP-3G untuk site 3G atau
D5 IOB Subrack untuk site 2G
 COM dari Relay Genset 2 Fail dengan kabel Putih Coklat masuk ke 0V SSGP-3G untuk site
3G atau COM SSGP-2G untuk site 2G

6.

Lakukan pemasangan kabel untuk AMF 2 Fail sebagai berikut:
 NO dari Relay AMF 2 Fail dengan kabel Orange masuk ke D8 SSGP-3G untuk site 3G atau
D6 IOB Subrack untuk site 2G
 COM dari Relay AMF 2 Fail dengan kabel Putih Orange masuk ke 0V SSGP-3G untuk site
3G atau COM SSGP-2G untuk site 2G

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

7.

Foto Panel ATS sesudah dipasang kabel yang ditarik ke subrack NMS.

j.

Instalasi Arrester ACPDB Fail

Hal : 16 of 28

Pemasangan:
1.

Foto Panel ACPDB sebelum dipasang kabel yang akan ditarik ke subrack NMS.

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel ACPDB ke subrack NMS.

3.

Beri label “TRK_04” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Contoh instalasi arrester ACPDB Fail

4.

Lakukan pemasangan kabel untuk Arrester ACPDB Fail sebagai berikut:
 NO (kaki 14) dari Relay Arrester ACPDB dengan kabel Hijau masuk ke D1 IOB Subrack
untuk site 3G atau D1 IOB Subrack untuk site 2G
 COM (kaki 11) dari Relay Arrester ACPDB dengan kabel Putih Hijau masuk ke 0V IOB
Subrack untuk site 3G atau COM IOB Subrack untuk site 2G

5.

Foto Panel ACPDB setelah dipasang kabel yang akan ditarik ke subrack NMS.

k.

Instalasi Arrester Rectifier Fail

Pemasangan:
1.

Foto Panel Rectifier sebelum dipasang kabel yang akan ditarik ke subrack NMS.

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel Rectifier ke subrack NMS.

3.

Beri label “TRK_05” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 17 of 28

Contoh instalasi arrester ACPDB Fail

4.

Lakukan pemasangan kabel untuk Arrester Rectifier Fail sebagai berikut:
 NO (kaki 14) dari Relay Arrester Rectifier dengan kabel Hijau masuk ke D2 IOB Subrack
untuk site 3G atau D2 IOB Subrack untuk site 2G
 COM (kaki 11) dari Relay Arrester Rectifier dengan kabel Putih Hijau masuk ke 0V IOB
Subrack untuk site 3G atau COM IOB Subrack untuk site 2G

5.

Foto Rectifier setelah dipasang kabel yang akan ditarik ke subrack NMS.

l.

Instalasi AC1 ON dan AC2 ON

Instalasi ini dilakukan hanya di site 3G yang bukan supernode

Pemasangan:
1.

Lihat posisi magnetic contactor yang digunakan untuk indicator Air Conditioner. Biasanya ada
di kabinet rectifier atau di panel ACPDB

2.

Foto Rectifier atau Panel ACPDB sebelum dipasang

3.

Bila AC berada di panel ACPDB, gunakan kabel label “TRK 04”.

4.

Bila AC berada di Subrack Rectifier, gunakan kabel label”TRK 05

5.

Tarikan kabel di contactor pertama (sebelah kiri):
 NO yang atas dipasang kabel Coklat
 NO yang bawah dipasang kabel Putih Coklat

6.

Tarikan kabel di contactor kedua (sebelah kanan)

NO yang atas dipasang kabel Biru

NO yang bawah dipasang kabel Putih Biru

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 18 of 28

Magnetic Contactor 3 Pole
Lakukan pemasang di IOB Subrack site 3G

7.

 Kabel Coklat ke D3
 Kabel Putih Coklat ke 0V
8.

9.

Tarikan kabel di contactor kedua (sebelah kanan)

Kabel Biru ke D4

Kabel Putih Biru ke 0V
Foto keadaan Kabinet Rectifier atau Panel ACPDB

m. Instalasi Battery Stolen di 2G

Battery Stolen ini hanya untuk site 2G. Pada site 2G, kita menggunakan Sensor Magnetic Switch.
Untuk site 3G, kita akan menggunakan Mid-point Sensor

Pemasangan:
1.

Foto tempat dimana sensor akan dipasang sebelum sensor itu dipasang.

2.

Double tape yang ada di sensor dikerok sampai hilang.

3.

Matikan MCB baterai bank pertama yang akan dipasang sensor

4.

Buka baterai kedua dari bank tersebut dan tarik keluar.

5.

Buat garis di tengah-tengah bagian belakang baterai dengan ketinggian garis dari dasar baterai
sama dengan tinggi sensor yang ada kabelnya.

6.

Kemudian, tempelkan sensor yang tidak ada kabelnya ke baterai dengan menggunakan lem
super

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 19 of 28

Posisi sensor di baterai

7.

Tempelkan sensor yang ada kabelnya ke plat di bagian belakang baterai tepat di bawah sensor
yang tertempel di baterai.

Sensor ditempel ke plat di bawah baterai

8.

Sambungkan kabel secukupnya ke salah satu kabel sensor untuk ditarik ke sensor berikutnya.
Sehingga koneksi tiap sensor akan seperti gambar berikut

IOB
Subrack

Company Confidential
PT.GSPE

9.

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 20 of 28

Masukkan kembali baterai yang ditarik keluar.

10. Hubungkan kembali baterai dari string tersebut.
11. Kemudian nyalakan MCB string pertama
12. Lakukan langkah 2 sampai 11 untuk bank 2 sampai 4 dengan pola pemasangan seperti gambar
di atas tadi
13. Beri label “BTR_STL” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.
14. Dua kabel sisa dari sensor di bank 1 dan bank 4 dimasukkan ke D3 dan COM dari IOB Subrack
untuk site 2G
15. Foto keadaan tempat dimana sensor dipasang sesudah sensor dipasang

n.

Instalasi Battery Stolen di 3G

Battery Stolen di 3G ini menggunakan Midpoint Sensor dan hanya digunakan di site 3G

Pemasangan:
1.

Foto Bagian depan Baterai per bank sebelum dipasang sensor Midpoint.

2.

Foto IOB Subrack sebelum dipasang sensor Midpoint

3.

Pasang connector sensor Midpoint di IOB Subrack di connector warna putih

Port Midpoint Sensor di IOB subrack

4.

Matikan MCB bank baterai pertama

5.

Beri label “MPT_B01” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel Midpoint
bank pertama. Kemudian rekatkan lagi dengan selotip bening.

6.

Buka sambungan baterai kedua dan ketiga pada bank pertama

7.

Pasang sensor di terminal positif baterai kedua

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 21 of 28

Instalasi Battery Midpoint

8.

Sambung kembali sambungan baterai tersebut

9.

Nyalakan MCB baterai bank tersebut

10. Lakukan langkah 4 sampai 8 untuk bank baterai 2 sampai 4. Ganti label B01 dengan bank yang
sesuai (seperti untuk bank baterai 3 adalah MPT_B03)
11. Foto baterai setelah dipasang sensor Midpoint
12. Foto IOB Subrack setelah pemasangan.

o.

Instalasi Shelter Temperature Sensor

Pemasangan:
1.

Sensor ini akan dipasang di atas shelter di dekat sensor asap

2.

Foto bagian atas shelter tersebut

3.

Beri label “SHR_TMP” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Shelter Temperature Sensor

4.

Pada site 3G, masukkan kabel dengan Connector RJ45 ke XH7 di SSGP-3G pada Subrack
NMS

5.

Pada site 2G, masukkan kabel Biru ke A1 di SSGP-2G pada subrack NMS. Dan masukkan
kabel Biru Putih ke 0V di SSGP-2G pada subrack NMS

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 22 of 28

Port Shelter Temperature di SSGP-3G dan SSGP-2G

6.

Foto bagian atas shelter setelah dipasang sensor temperature

p.

Instalasi Battery Genset

Pemasangan:
1.

Foto Panel ATS sebelum dipasang kabel yang akan ditarik ke subrack NMS.

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel ATS ke subrack NMS.

3.

Beri label “TRK_06” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

4.

Masukkan kabel Hijau ke Terminal + 12V Battery Genset di panel ATS. Masukkan ujung kabel
Hijau ini ke fuse pertama di subrack NMS.

5.

Masukkan kabel Putih Hijau ke Terminal – 12 V Battery Genset di panel ATS. Masukkan
ujung kabel Putih Hijau ini ke terminal biru - 12V Battery Genset di subrack NMS.

Instalasi Battery Genset di panel AMF

6.

Sisa kabel dari tarikan kabel ini akan digunakan di instalasi current sensor phase T

7.

Foto Panel ATS sesudah dipasang kabel yang ditarik ke subrack NMS.

Company Confidential
PT.GSPE

q.

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 23 of 28

Instalasi Current Sensor

Pemasangan:
1.

Foto Panel ATS sebelum dipasang sensor arus (Current Sensor)

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel ATS ke subrack NMS.

3.

Beri label “TRK_07” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Current Sensor

4.

Dari kabel TRK_07, lakukan wiring di Current Sensor Phase R sebagai berikut:
 Masukkan kabel Biru ke 12V
 Masukkan kabel Coklat ke Out.
 Masukkan kabel Putih Biru dan Putih Coklat ke COM

5.

Dari ujung kabel Current Sensor Phase R di atas di-wiring sebagai berikut:
 Masukkan ujung kabel Biru ke fuse ketiga.
 Masukkan ujung kabel Coklat ke A2 di SSGP-2G atau SSGP-3G.
 Masukkan ujung kabel Putih Biru ke Terminal Negatif 12V.
 Masukkan ujung kabel Putih Coklat ke COM di SSGP-2G atau 0V di SSGP-3G

6.

Dari kabel TRK_07, lakukan wiring di Current Sensor Phase S sebagai berikut:
 Masukkan kabel Orange ke 12V.
 Masukkan kabel Hijau ke Out.
 Masukkan kabel Putih Orange dan Putih Hijau ke COM dari Current Sensor Phase S

Company Confidential
PT.GSPE

7.

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 24 of 28

Dari ujung kabel Current Sensor Phase S di atas di-wiring sebagai berikut:
 Masukkan ujung kabel Orange ke fuse keempat.
 Masukkan ujung kabel Hijau ke A3 di SSGP-2G atau SSGP-3G.
 Masukkan ujung kabel Putih Orange ke Terminal Negatif 12V.
 Masukkan ujung kabel Putih Hijau ke COM di SSGP-2G atau 0V di SSGP-3G

8.

Dari kabel TRK_06 yang digunakan di Genset Battery, lakukan wiring di Current Sensor Phase
T sebagai berikut:
 Masukkan kabel Biru ke 12V.
 Masukkan kabel Coklat ke Out.
 Masukkan kabel Putih Biru dan Putih Coklat ke COM dari Current Sensor Phase S

9.

Dari ujung kabel Current Sensor Phase T di atas di-wiring sebagai berikut:
 Masukkan ujung kabel Biru ke fuse keempat.
 Masukkan ujung kabel Coklat ke A4 di SSGP-2G atau SSGP-3G.
 Masukkan ujung kabel Putih Biru ke Terminal Negatif 12V.
 Masukkan ujung kabel Putih Coklat COM di SSGP-2G dan 0V di SSGP-3G

Instalasi Current Sensor

10. Foto Panel ATS sesudah dipasang sensor current

r.

Instalasi Door Open Sensor

Instalasi ini hanya dilakukan di site Supernode

Pemasangan:
1.

Foto Panel Sensor sebelum dipasang kabel.

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel Sensor ke subrack NMS.

Company Confidential
PT.GSPE

3.

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 25 of 28

Beri label “TRK_08” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Door Open Sensor

4.

Masukkan kabel Hijau ke NO/NC output Sensor Door Open. Jika tidak ada panel, maka
masukkan kabel langsung ke sensornya.

5.

Masukkan kabel Putih Hijau ke COM output Sensor Door Open di panel sensor atau di
sensornya sendiri

6.

Masukkan ujung kabel Hijau ke D6 IOB-GP di subrack recti pada site 3G atau D1 SSGP-2G
kedua dari site 2G di subrack NMS

7.

Masukkan ujung kabel Putih Hijau ke 0V di subrack recti pada site 3G atau COM SSGP-2G
kedua dari site 2G di subrack NMS.

8.

Foto Panel Sensor atau Sensor Door Open sesudah dipasang kabel.

s.

Instalasi Smoke Sensor

Instalasi ini hanya dilakukan di site Supernode

Pemasangan:
1.

Foto Panel Sensor sebelum dipasang kabel.

2.

Jika site 2G dan ada panel sensor, tidak perlu dilakukan tarikan kabel kembali. Gunakan kabel
yang sebelumnya digunakan untuk sensor Door Open

3.

Jika tidak ada panel sensor atau site adalah site 3G, siapkan satu tarikan kabel UTP dari panel
Sensor ke subrack NMS. beri label “TRK_09” dengan label yang sudah di-print pada kedua
ujung kabel kemudian rekatkan lagi dengan selotip bening.

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 26 of 28

Smoke Sensor

4.

Masukkan kabel Coklat ke NO/NC output Smoke Sensor di panel sensor atau di sensornya
sendiri.

5.

Masukkan kabel Putih Coklat ke COM output Smoke Sensor di panel sensor atau di sensornya
sendiri.

6.

Masukkan ujung kabel Coklat ke D10 SSGP-3G di subrack NMS pada site 3G atau D2 SSGP2G kedua dari site 2G di subrack NMS

7.

Masukkan ujung kabel Putih Coklat ke 0V SSGP-3G di subrack NMS pada site 3G atau COM
SSGP-2G kedua dari site 2G di subrack NMS.

8.

Foto Panel Sensor atau Sensor Asap sesudah dipasang kabel.

t.

Instalasi L1 Fail, L2 Fail, L3 Fail

Instalasi ini hanya dilakukan di site Supernode

Pemasangan:
1.

Foto ACPDB sebelum dipasang kabel.

2.

Siapkan satu tarikan kabel UTP dari ACPDB ke subrack NMS.

3.

Beri label “TRK_10” dengan label yang sudah di-print pada kedua ujung kabel kemudian
rekatkan lagi dengan selotip bening.

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 27 of 28

Relay L1 Fail, L2 Fail, dan L3 Fail di Panel ACPDB

4.

Masukkan kabel Hijau ke NC relay L1 Fail

5.

Masukkan kabel Putih Hijau ke COM relay L1 Fail

6.

Masukkan kabel Coklat ke NC relay L2 Fail

7.

Masukkan kabel Putih Coklat ke COM relay L2 Fail

8.

Masukkan kabel Biru ke NC relay L3 Fail

9.

Masukkan kabel Putih Biru ke COM relay L4 Fail

R1

COM

NC COM

R2

NC COM

R3

NC

Wiring diagram relay L1 Fail, L2 Fail, dan L3 Fail

10. Masukkan ujung kabel Hijau ke D3 IOB-GP di subrack recti pada site 3G atau D3 SSGP-2G
kedua dari site 2G di subrack NMS
11. Masukkan ujung kabel Putih Hijau ke 0V IOB-GP di subrack recti pada site 3G atau COM
SSGP-2G kedua dari site 2G di subrack NMS
12. Masukkan ujung kabel Coklat ke D4 IOB-GP di subrack recti pada site 3G atau D4 SSGP-2G
kedua dari site 2G di subrack NMS

Company Confidential
PT.GSPE

Tgl. Terbit : 25 – 3 – 2014

No. Dok : xx

Rev. : 3.4

Hal : 28 of 28

13. Masukkan ujung kabel Putih Coklat ke 0V IOB-GP di subrack recti pada site 3G atau COM
SSGP-2G kedua dari site 2G di subrack NMS
14. Masukkan ujung kabel Biru ke D5 IOB-GP di subrack recti pada site 3G atau D5 SSGP-2G
kedua dari site 2G di subrack NMS
15. Masukkan ujung kabel Putih Biru ke 0V IOB-GP di subrack recti pada site 3G atau COM
SSGP-2G kedua dari site 2G di subrack NMS
16. Foto Panel Sensor setelah dipasang kabel

u.

Pengaturan DC Tools

Pemasangan:
1.

Lakukan pengaturan DC Tools seperti pada file Pengaturan DC Tools.v1.0.doc