Cairan serebrospinal adalah cairan yang berada diotak dan sterna serta ruang

subrachnoid yang mengelilingi otak dan medulla spinalis. Cairan serebrospinal
mempunyai tekanan yang konstan, dan seluruh ruangan berhubungan satu sama
lain.

Letak cairan serebrospinal
Secara anatomis, cairan serebrospinal ditemukan dalam ruang-ruang otak (ventrikel
otak), yaitu pada:

Ruang subarakhnoid

Ventrikel otak

Kanal sentralis medula spinalis.
Cairan ini dihasilkan oleh pleksus khoroid yang terdapat pada atap ventrikel ketiga dan ke

empat dan pada dinding medial ventrikel lateral. Cairan serebrospinal dihasilkan secara aktif dan
dalam keadaan normal diimbangi oleh absorbsi kembali ke dalam darah.
Aliran cairan serebrospinal
Aliran cairan serebrospinal adalah sebagai berikut: dari ventrikel lateral cairan serebrospinal
mengalir ke ventrikel III dan disini jumlah cairan serebrospinal akan bertambah lebih banyak.
Dari ventrikel III cairan serebrospinal mengalir melalui akuaduktus Sylvii ke dalam ventrikel IV
yang juga menghasilkan cairan serebrospinal. Cairan serebrospinal kemudian keluar melalui
foramen Magendie dan Luschka masuk ke dalam ruang subarakhnoid. Di ruang subarakhnoid
serebrospinal mengalir ke dalam sinus venosus kranial melalui vili arakhnoid yang merupakan
berkas pia arakhnoid yang menembus duramater untuk kemudian terletak dalam sinus venosus
kranial dan kebawah di sekitar medula spinalis.
Apabila salah satu foramen ventrikel otak mengalami penyumbatan maka cairan serebrospinalnya akan terus bertambah, akibatnya ventrikel otak membesar karena tekanan cairan
serebrospinal. Pembesaran ventrikel otak akan menekan unsur-unsur saraf di sekitar ventrikel.
Akibatnya fungsi otak terganggu. Bila hal ini terjadi pada bayi baru lahir (neonatus), maka
kepala bayi tersebut menjadi sangat besar. Keadaaan patologis ini disebut hidrosefalus.

Proses ini terjadi dari dua langkah utama yaitu : Kandungan kemih secara progresif terisi sampai tegangan di dindingnya meningkat di atas nilai ambang. Perubahan pada eliminasi dapat menyebabkan masalah pada gastrointestinal dan bagian tubuh yang lain karena fungsi usus tergantung pada keseimbangan beberapa faktor pola eliminasi dan kebiasaan masing-masing orang berbada.sistem tubuh yang berperan dalam terjadinya eliminasi urine adalah ginjal. Dan Cairan tubuh berpengaruh terhadap eliminasi krn Intake cairan berpengaruh pada eliminasi fekal dan urine.Fungsi cairan serebrospinal Fungsi utama dari cairan serebrospinal ini adalah melindungi sistem saraf pusat dari trauma (tekanan/benturan) dari luar dan mempertahankan lingkungan cairan sesuai untuk otak serta memberi perlindungan terhadap benturan ringan dan luka mekanik lainnya (sebagai bumper/penyangga). Keadaan yang sakit dapat menghindari mereka sesuai dengan program yang teratur.meskipun refleks miksi adalah refleks autonomik medula spinalis. Bila intake cairan tidak adekuat atau output cairan yang berlebihan. Klien sering meminta pertolongan dari perawat untuk memelihara kebiasaan eliminasi yang normal. cairan serebrospinal seperti mengapungkan otak dalam air. Miksi adalah proses pengosongan kandung kemih bila kandung kemih terisi. Eliminasi yang teratur dari sisa-sisa produksi usus penting untuk fungsi tubuh yang normal. sehingga menjadikan otak tetap stabil pada tempatnya walaupun ada benturan dari luar.kandung kemih dan uretra.untuk menangani masalah eliminas klien perawat harus mengerti proses eliminasi yang normal dan faktor-faktor yang mempengaruhi eliminasi. ureter. Mereka menjadi tidak mempunyai kemampuan fisik untuk menggunakan fasilitas toilet yang normal. setidak-tidaknya menimbulkan kesadaran akan keinginan untuk berkemih. Eliminasi adalah proses pembuangan sisa metabolism tubuh baik berupa urine atau bowel (feses). Perubahan kebutuhan peralatan kamar mandi. refleks ini bisa juga di hambat atau di timbulkan oleh pusat korteks serebri atau batang otak. Eliminasi adalah proses pembuangan sisa metabolism tubuh baik berupa urine atau bowel (feses). . Dalam penampakannya. yang kemudian mencetuskan langkah ke dua yaitu timbul refleks saraf yang disebut refleks miksi(refleks berkemih) yang berusaha mengosongkan kandung nkemih atau jika ini gagal . Lingkungan rumah bisa menghadirkan hambatan untuk klien dengan perubahan mobilitas.

Pleura adalh membrane tipis terdirdari 2 lapis yaitu pleura viseralis parietalis.1. Apabila jumlah cairan meningkat secara pelan (contohnya pada hipotiroidisme).4 Gejala dari defisit cairan ini belum dapat dideskripsikan. manipulasi bedah. jumlah cairan sebanyak 100 mL dapat menyebabkan tamponade (Spodick. Tamponade jantung terjadi bila rongga perikardial terisi dengan cairan dalam waktu yang lebih cepat daripada kemampuan kantong perikardial untuk meregang. yang tentu saja memerlukan perhatian khusus. dan sulit melewati saluran pencernaan.2 Puasa pra-bedah selama 12 jam atau lebih dapat menimbulkan defisit cairan (air dan elektrolit) sebanyak 1 liter pada pasien orang dewasa.5 Gejala dehidrasi ringan ini dapat memberikan kontribusi terhadap memanjangnya waktu perawatan di rumah sakit yang terlihat dari penelitian 17638 pasien dengan hasil bahwa rasa kantuk dan pusing kepala pasca bedah merupakan faktor prediktor yang berdiri sendiri terhadap bertambah lamanya waktu perawatan pasca bedah. kantong perikardial dapat melebar dan berisi satu liter cairan atau lebih sebelum terjadinya tamponade. Pada periode pasca bedah kadang-kadang perdarahan dan atau kehilangan cairan (dehidrasi) masih berlangsung.maka tubuh akan mengabsorbsi cairan dari usus besar dalam jumlah besar. Efusi pleura adalah adanya cairan yang berlebihan dalam rongga pleura bak transudat maupun eskudat. Terapi dinilai berhasil apabila pada penderita tidak ditemukan tanda-tanda hipovolemik dan hipoperfusi atau tanda-tanda kelebihan cairan berupa edema paru dan gagal nafas. Effusi pleura adalah penimbunan cairan pada rongga pleura (Price & Wilson 2005). selama pembedahan dan pasca bedah diamana saluran pencernaan belum berfungsi secara optimal disamping untuk pemenuhan kebutuhan normal harian. Diantara pleura parietalis dan pleura visceralis terdapat suatu . kehilangan cairan yang sering menyertai penyakit primernya. dan pusing kepala.1. kering. tetapi termasuk di dalamnya adalah rasa haus. Apabila jumlah cairan meningkat secara cepat (contohnya pada trauma atau ruptur miokardial). Hal tersebut menyebabkan feses menjadi keras. kurangnya intake cairan menyebabkan volume darah yang masuk ke ginjal untuk difiltrasi menjadi berkurang sehingga urine menjadi berkurang dan lebih pekat.Pleura merupakan lapisan tipis yang mengandung kolagen dan jaringan elastis yang melapisi rongga dada (pleura parietalis) dan menyelubungi paru (pleura visceralis).3.6 Tujuan utama terapi cairan perioperatif adalah untuk mengganti defisit pra bedah. Defisit cairan perioperatif timbul sebagai akibat puasa pra-bedah yang kadangkadang dapat memanjang. 2003). perdarahan. perasaan mengantuk. dan lamanya pembedahan yang mengakibatkan terjadinya sequestrasi atau translokasi cairan. Pada eliminasi urine.1.

orang tersebut dapat mengalami kebutaan total. Apa Fungsi Air bagi tubuh ? Air mempunyai berbagai fungsi dalam proses vital tubuh. Intraocular : tekanan yang dihasilkan oleh cairan mata Kelebihan cairan pada bola mata bisa terjadi karena produksinyayangterlalu banyakatau laju pengeluarannya ke dalam aliran darah yang terlalu sedikit. Bila tidak segera diobati. sehingga mencegah kolaps paru. Mata diisi dengan cairan intraokuler yang mempertahankan tekanan yang cukup pada bolamata untuk menjaga distensinya.rongga yang berisi cairan pleura yang berfungsi untuk memudahkan kedua permukaan bergerak selama pernafasan. Ketika mulai terakumulasi dalam jumlah banyak. Tekanan tersebut akhirnya akan menekan sel-sel dalam retina dan menghancurkan saraf mata. Tekanan dalam rongga pleura lebih rendah dari tekanan atmosfer.  Sebagai pelarut dan alat angkut . Akibatnya. Tiap sel mengandung cairan intraseluler (di dalam sel) dan ekstra seluler (di luar sel). cairan mata menyebabkan tekanan yang semakin besar pada semua bagian mata termasuk saraf optiknya. 30 liter diantaranya merupakan cairan intraseluler dan 15 liter cairan ekstra seluler. Cairan ekstraseluler terdiri dari cairan interseluler dan intervaskular. saraf optik tidak mampu lagi membawa pesan-pesannya ke otak yang berakibat penglihatan seseorang menjadi berkurang.Cairan intraokuler dibagi atas 2 bagian: • Humor aquosus • Humor vitreus Bagaimana distribusi air di dalam tubuh ? Cairan tubuh merupakan media semua reaksi kimia dalam sel. Bila terserang penyakit. Conto seseorang dengan berat 70 kg mengandung kurang lebih 45 liter air. pleura mungkin mengalami peradangan atau udara atau cairan dapat masuk ke dalam rongga pleura menyebabkan paru tertekan atau kolaps.

 Peredam benturan Air dalam mata. Sisamping itu air sebagai pelarut mengangkut sisa-sisa metabolism termasuk karbon dioksida dan ureum untuk dikeluarkan dari tubuh melalui paru-paru. Tubuh akan menjaga jumlah air dalam tubuh tetap/konstan.  Pengatur suhu Karena kemampuan air untuk menyalurkan panas. vitamin dan minerl serta bahan-bahan lain yang diperlukan seperti oksigen dan hormonhormon. air memegang peranan dalam mendistribusikan panas di dalam tubuh. Apa yang dimaksud dengan Keseimbangan Cairan dalam tubuh ? Keseimbangan cairan tubuh adalah keseimbangan antara jumlah cairan yang masuk dan keluar tubuh. Zat gizi dan hormone ini dibawa ke seluruh sel yang membutuhkan. lemak. Sebagian panas dihasilkan dari metabolism energi untuk mempertahankan suhu tubuh yaitu 37 derajat celcius. termasuk di dalam saluran cerna  Sebagai pelumas Air berperan sebagai pelumas dalam cairan sendi-sendi tubuh untuk mengurangi gesekan antar tulang persendian dan sebagai plumas gerakan peristaltic.  Sebagai katalisator Air berperan sebagai katalisator dalam berbagai reaksi biologi dalam sel. Ketidak seimbangan terjadi apabila terjadinya dehidrasi (kehilangan air secara berlebihan) dan intoksikasi air (kelebihan air). jaringan saraf tulang belakang dan dalam kantung ketuban melindungi organorgan tubuh dari benturan-benturan. kulit dan ginjal.  Sebagai Fasilitator pertumbuhan Air sebagai bagian jaringan tubuh diperlukan untuk pertumbuhan. asam amino.Air di dalam tubuh berfungsi sebagai pelarut zat-zat gizi berupa monosakarida. Bagaimana pengaturan konsumsi air ? .

Untuk orang dewasa dibutuhkan sebayak 1-1. Berapa kebutuhan air dalam sehari ? Kebutuhan air dinyatakan sebagai proporsi terhadap jumlah energi yang dikeluarkan tubuh dalam keadaan lingkungan rata-rata.5 ml/kkal. Apa yang dimaksud dehidrasi ? Dehidrasi adalah kehilangan air secara berlebihan Bagaimana gejala dehidrasi ? Dehidrasi Ringan :  Haus  Bibir kering  Suhu tubuh meningkat  Sakit kepala Dehidrasi sedang :  Semakin haus  Denyut nadi cepat  Suhu tubuh semakin meningkat  Pusing  Tubuh terasa lemah . dari makanan 700-1000 ml dan air metabolic 200-300 ml.Konsumsi air diatur oleh rasa haus dan kenyang. Masukan air terdiri dari dari cairan : 550-1500 ml (kurang lebih 7 sampai delapan gelas sehari).5 ml per kkal sedangkan untuk bayi 1. Hipotalamus adalah pusat otak yang mengontrol pemeliharaan keseimbangan air dan suhu tubuh. Hal ini terjadi melalui perubahan dalam mulut.

Kecepatan difusi dipengaruhi oleh ukuran molekul. Sekitar 1. paru-paru 300-500 ml dan kulit 600-800 ml. melalui membran semipermeabel dari larutan yang berkonsentrasi lebih rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi yang sifatnya menarik. Pergerakan cairan tubuh Mekanisme pergerakan cairan tubuh melalui tiga proses. Cairan dan elektrolit didifusikan sampai menenambus membran sel.200 – 1. konsenrasi larutan. Sedangkan pengeluaran cairan melalui ginjal dalam bentuk urine 1. Difusi : merupakan proses dimana partikel yang terdapat dalam cairan bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah sampai terjadi keseimbangan. Osmosis : merupakan bergeraknya pelarut bersih seperti air. c. b. Keseimbangan cairan Keseimbangan cairan ditentukan oleh intake atau masukan cairan dan pengeluaran cairan.500 ml/hari. yang pada akhirnya menimbulkan produksi angiotensin II yang dapat merangsang hipotalamus untuk melepaskan substrat neural yang bertangguang jawab terhadap sensasi haus. mendeteksi peningkatan tekanan osmotik dan mengaktivasi jaringan saraf yang dapat mengakibatkan sensai rasa dahaga.200 ml berasal dari minuman dan 1.000 ml dari makanan. Osmoreseptor di hipotalamus. uretik Hormon (ADH) .500 ml/hari. feses 100 ml. Transpor aktif : partikel bergerak dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi karena adanya daya aktif dari tubuh seperti pompa jantung. Pengaturan keseimbangan cairan haga Mekanisme rasa dahaga: Penurunan fungsi ginjal merangsang pelepasan renin. Urin pekat & sedikit Oleh karena itu. Pemasukan cairan berasal dari minuman dan makanan. biasakan minum air yang aman dalam jumlah cukup karena Dehidrasi berakibat buruk bagi kesehatan. 6. produktifitas dan daya ingat/kecerdasan.800-2. yaitu : a. dan temperatur. Kebutuhan cairan setiap hari antara 1.

Rangsangan kelenjar keringat dapat dihasilkan dari aktivitas otot. temperatur lingkungan yang meningkat. Paru-paru Menghasilkan IWL sekitar 400 ml/hari. Ginjal Merupakan pengatur utama keseimbangan cairan yang menerima 170 liter darah untuk disaring setiap hari. Stimuli utama untuk sekresi ADH adalah peningkatan osmolaritas dan penurunan cairan ekstrasel. Produksi urine untuk semua usia 1 ml/kg/jam. dengan demikian dapat menghemat air. Meningkatnya cairan yang hilang sebagai respons terhadap perubahan kecepatan dan kedalaman napas akibat pergerakan atau demam. Hormon ini meningkatkan reabsorpsi air pada duktus koligentes. ron Hormon ini disekresi oleh kelenjar adrenal yang bekerja pada tubulus ginjal untuk meningkatkan absopsi natrium. natrium serum dan sistem angiotensin renin serta sangat efektif dalam mengendalikan hiperkalemia. Pelepasan aldosteron dirangsang oleh perubahan konsentrasi kalium. Masalah keseimbangan cairan . Gastrointestinal Dalam kondisi normal cairan yang hilang dari gastrointestinal setiap hari sekitar 100-200 ml. Cara pengeluaran cairan Pengeluaran cairan terjadi melalui organ-organ seperti : a. Jumlah urine yang diproduksi oleh ginjal dipengaruhi oleh ADH dan aldosteron. andin ortikoid 7. Perhitungan IWL secara keseluruhan adalah 10-15 cc/kgBB/24 jam. c.ADH di bentuk di hipotalamus dan disimpan dalam neurohipofisis dari hipofisis posterior. d. Disebut juga Insesible Water Loss (IWL) sekitar 15-20 ml/24 jam. dengan kenaikan 10 % dari IWL pada setiap kenaikan suhu 1 derajat celcius. b. dan demam. Kulit Hilangnya cairan melalui kulit diatur oleh saraf simpatis yang merangsang aktivitas kelenjar keringat.5 lt/hari. Pada orang dewasa produksi urine sekitar 1.

• Jantung dan pembuluh darah Kerja pompa jantung mensirkulasi darah melalui ginjal di bawah tekanan yang sesuai untuk menghasilkan urine. ginjal. rasa haus. . ventilasi mekanik dengan air yang berlebihan menurunkan kehilangan air ini.Pengaturan kadar elektrolit dalam CES dengan retensi selektif substansi yang dibutuhkan . Pada kondisi yang abnormal seperti hiperpnea atau batuk yang terus-menerus akan memperbanyak kehilangan air.Pengaturan volume dan osmolalitas CES melalui retensi dan eksresi selektif cairan tubuh.lumik Adalah suatu kondisi akibat kekurangan volume cairan ekstraseluler (CES) dan dapat terjadi karena kehilangan melalui kulit. Fungsi ginjal abnormal. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). • Paru-paru Melalui ekhalasi paru-paru mengeluarkan air sebanyak +300L setiap hari pada orang dewasa. dengan penurunan ekskresi natrium dan air Kelebihan pemberian cairan Perpindahan cairan interstisial ke plasma Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. . Pengaturan keseimbangan cairan tubuh Organ yang berperan dalam pengaturan keseimbangan cairan meliputi: • Ginjal Fungsi-fungsi utama ginjal dalam mempertahankan keseimbangan cairan: . Hipovolumik yang berlangsung lama dapat menimbulkan gagal ginjal akut. Oleh karena itu gagal ginjal jelas mempengaruhi keseimbangan cairan. pelepasan hormon ADH dan aldosteron.Pengaturan pH CES melalui retensi ion-ion hidrogen. . gastrointestinal. pendarahan sehingga menimbulkan syok hipovolumik. .Ekskresi sampah metabolik dan substansi toksik. lemi Adalah penambahan/kelebihan volume CES dapat terjadi pada saat : Stimulasi kronis ginjal untuk menahan natrium dan air. dan tekanan vaskuler). Kegagalan pompa jantung ini mengganggu perfusi ginjal dan karena itu mengganggu pengaturan air dan elektrolit. karena ginjal tidak dapat berfungsi. Mekanisme konpensasi pada hipovolumik adalah peningkatan rangsangan saraf simpatis (peningkatan frekuensi jantung.

• Kelenjar adrenal Aldosteron yang dihasilkan/disekresi oleh korteks adrenal (zona glomerolus). kelembutan. Kecukupan air dalam tubuh berguna untuk menjaga kelembaban.Melancarkan peredaran darah Jika tubuh kita kurang cairan.Pencernaan Peran air dalam proses pencernaan untuk mengangkut nutrisi dan oksigen melalui darah untuk segera dikirim ke sel-sel tubuh. Fungsi cairan tubuh Air merupakan bagian terbesar dari komposisi tubuh manusia. karena fungsinya mempertahankan tekanan osmotik sel dengan mengendalikan retensi atau ekskresi air oleh ginjal dan dengan mengatur volume darah. absorbsi kalsium dari usus dan reabsorbsi kalsium dari ginjal. 6. III. • Kelenjar paratiroid Mengatur keseimbangan kalsium dan fosfat melalui hormon paratiroid (PTH). Kortisol juga menyebabkan retensi natrium.• Kelenjar pituitary Hipotalamus menghasilkan suatu substansi yaitu ADH yang disebut juga hormon penyimpan air. 3. sehingga feses pun keluar dengan lancar. Agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik. dan elastisitas kulit akibat pengaruh suhu udara dari luar tubuh. Proses tersebut akan berpengaruh pada kinerja otak dan jantung. Hal ini disebabkan cairan dalam darah tersedot untuk kebutuhan dalam tubuh. air seni. Fungsi cairan tubuh antara lain : 1. maka darah akan mengental. suhu tubuh akan menjadi panas dan naik. Air membersihkan racun dalam tubuh melalui keringat. dan pernafasan. 4. kehilangan kalor.Membuang racun dan sisa makanan Tersedianya cairan tubuh yang cukup dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh.Kulit Air sangat penting untuk mengatur struktur dan fungsi kulit. Konsumsi air yang cukup akan membantu kerja sistem pencernaan di dalam usus besar karena gerakan usus menjadi lebih lancar. Hampir semua reaksi di dalam tubuh manusia memerlukan cairan. 2.Pernafasan . Peningkatan aldosteron ini mengakibatkan retensi natrium sehingga air juga ditahan. dibutuhkan masukan cairan setiap hari untuk menggantikan cairan yang hilang. 5. Sehingga dengan PTH dapat mereabsorbsi tulang. Sedangkan apabila aldosteron kurang maka air akan banyak keluar karena natrium hilang.Mengatur suhu tubuh Bila kekurangan air.

7. Dehidrasi sedang -Tekanan darah menurun . Insensible Water Loss (50%) .Respirasi (15%) . c. Urin – 50% dari kehilangan cairan Normal: 50 ml/ kgBB/ 24 jam 2.Sendi dan otot Cairan tubuh melindungi dan melumasi gerakan pada sendi dan otot. maka akan terlihat cairan berupa embun dari nafas yang dihembuskan pada kaca. Dehidrasi ringan -Muka memerah -Rasa sangat haus -Kulit kering dan pecah-pecah -Volume urine berkurang dengan warna lebih gelap dari biasanya -Pusing dan lemah -Kram otot terutama pada kaki dan tangan -Kelenjar air mata berkurang kelembabannya -Sering mengantuk -Mulut dan lidah kering dan air liur berkurang 2. 8.Kekurangan cairan tubuh KEBUTUHAN CAIRAN TUBUH Cairan tubuh hilang melalui: 1.Pemulihan penyakit Air mendukung proses pemulihan ketika sakit karena asupan air yang memadai berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang terbuang. Otot tubuh akan mengempis apabila tubuh kekurangan cairan. Hal ini dapat dilihat apabila kita menghembuskan nafas ke kaca.Saat dehidrasi. • Gejala Dehidrasi Berikut ini adalah berbagai gejala dehidrasi sesuai tingkatannya : 1. perlu minum air dengan cukup selama beraktivitas untuk meminimalisir resiko kejang otot dan kelelahan. tubuh dengan terpaksa menyedot cairan baik dari darah maupun organ-organ tubuh lainnya.Dehidrasi adalah keadaan dimana tubuh kehilangan cairan elektrolit yang sangat dibutuhkan organ-organ tubuh untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik.Kulit (30%) .Feses (5%) Pengeluaran cairan yang banyak dari dalam tubuh tanpa diimbangi pemasukkan cairan yang memadai dapat berakibat dehidrasi. Akibat Kekurangan dan Kelebihan Cairan Tubuh A. Oleh sebab itu.Paru-paru memerlukan air untuk pernafasan karena paru-paru harus basah dalam bekerja memasukkan oksigen ke sel tubuh dan memompa karbondioksida keluar tubuh.

sulfur. kita harus banyak minum minimal 8 gelas (± 2 liter ) air setiap hari yang bisa didapat dari : .Air putih yang higienis/air mineral Air putih mengandung beberapa zat penting untuk tubuh seperti oksigen. dan punggung -Kejang -Perut kembung -Gagal jantung -Ubun-ubun cekung -Denyut nadi cepat dan lemah 3. Dehidrasi Berat -Kesadaran berkurang -Tidak buang air kecil -Tangan dan kaki menjadi dingin dan lembab -Denyut nadi semakin cepat dan lemah hingga tidak teraba -Tekanan darah menurun drastis hingga tidak dapat diukur -Ujung kuku. Mengembalikan Cairan Tubuh Yang Hilang Untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. magnesium.Air berion Air berion tidak hanya menghilangkan dahaga melainkan juga berfungsi sebagai sumber energi seperti halnya karbohidrat. dan lidah berwarna kebiruan. dan 10-30 kali lebih tinggi dibanding pisang. mulut.kelebihan cairan tubuh Kelebihan cairan tubuh akan disimpan didalam ginjal. Retensi natrium ini mengawali terjadinya edema dan pembentukan asites pada penderita sirosis hati. dan protein. kaki. Asites adalah komplikasi yang paling sering dijumpai pada penderita sirosis dan dihubungkan dengan kualitas . dan klorida. Air berion bekerja sebagai perantara dalam reaksireaksi biokimia dan berperan dalam proses metabolisme tubuh sehingga dapat mengembalikan kesegaran otot tubuh setelah beraktivitas mengeluarkan keringat dengan cepat. Menurut penelitian. lipid.-Pingsan -Kontraksi kuat pada otot lengan. .Jus buah Selain rasanya nikmat dan segar. B. Kelebihan cairan tubuh dapat kita alami saat udara sedang dingin atau saat kita tidak banyak melakukan aktivitas. jus buah mengandung beragam vitamin dan mineral yang menyehatkan. Kelebihan cairan tubuh dikeluarkan melalui air seni(urine). Retensi natrium adalah abnormalitas fungsi ginjal yang paling sering terjadi pada penderita sirosis hati( SH ). 10 kali lebih tinggi dibandingkan pepaya. Namun. jus jambu biji mengandung vitamin C sebanyak 3-6 kali lebih tinggi dibandingkan jus jeruk. . atlet kurang disarankan meminum jus buah saat berolahraga karena cairan padatnya tidak mudah terserap tubuh. perut.

mencegah terjadinya infeksi paru. cairan. Sering digunakan untuk memberikan nutrisi dan obatobatan kepada seseorang yang tidak mampu untuk mengkonsumsi makanan. drainase fistula (sehingga nanah dapat melarikan diri tanpa membentuk abses) Insensible water loss/IWL Kira-kira 25% dari konsumsi kalori total terbuang sebagai insensible water loss. traceostomy tube (TT) pada saluran pernafasa bagian atas. varises esophagus. Untuk memasukan cairan 3. Suction adalah suatu tindakan untuk membersihkan jalan nafas dengan memakai kateter penghisap melalui nasotrakeal tube (NTT). infark miokard (Elly. Mengeluarkan isi lambung 2. terutama lambung dan usus.5 kkal. serta outcome jangka panjang yang buruk. peningkatan risiko infeksi. Tujuan dan Manfaat Tindakan Nasogastrik tube digunakan untuk: 1. Hiponatremia delusional merupakan konsekuensi terjadinya retensi air sehubungan dengan terjadinya retensi natrium yang menyebabkan penurunan free water clearance. perdarahan gaster. Juga digunakan untuk mengeluarkan isi lambung. Prosedur ini dikontraindikasikan pada klien yang mengalami kelainan yang dapat menimbulkan spasme laring terutama sebagai akibat penghisapan melalui trakea gangguan perdarahan. Kira-kira 1/3 dari kehilangan air terjadi melalui paru dan 2/3 . maka setiap 100 kcal yang dikonsumsi. Memudahkan diagnosa klinik melalui analisa substansi isi lambung 4.hidup yang buruk. 25 kkal di antaranya digunakan untuk pembuangan panas yang mengubah 50 ml air menjadi uap. Bertujuan untuk membebaskan jalan nafas. insensible water loss merupakan fungsi langsung dari pemakaian energi sebesar rata-rata 50 ml per 100 kkal yang dikonsumsi. Jadi. 2000). Definisi NGT Selang nasogastrik atau NGT adalah suatu selang yang dimasukkan melalui hidung sampai ke lambung. merangsang batuk. gagal ginjal. orotraceal tube (OTT). Karena konversi 1 ml air menjadi uap membutuhkan kira-kira 0. dan obat-obatan secara oral. mengurangi retensi sputum. edema laring. Persiapan sebelum operasi dengan general anestesi Gastrointestinal adalah hal yang berkaitan dengan sistem pencernaan.

Sebaliknya.5 gram/kg/hari pada dewasa. dan demam 400C. Kebutuhan minimal glukosa untuk mencegah katabolisme protein kira-kira 3 gram/kg/hari untuk bayi dan kira-kira 1. insensble water loss berkurang pada pasien-pasien koma. insensible water loss total kira-kira 1040 ml (yakni 520 ml melalui kulit + 520 ml melalui paru). Insensible water loss meningkat bila terjadi hiperventilasi (misalnya neonatus prematur. pneumonia. dan sel darah merah. IWL berbeda dari keringat yang terjadi bila suhu lingkungan melebihi 350C. Setiap peningkatan suhu 100 C di atas 370 C. hipotiroidisme. dan asidosis akibat uremia). luka bakar.melalui kulit. dan lingkungan kering. Contohnya. Glukosa. asma. Karena pernapasan dua kali lebih cepat dari normal. insensible water loss dari paru adalah 520 ml (yakni 260 ml x 2).5 ml/kkal). hitung insensible water loss seorang anak dengan berat 15 kg. Gamble dkk. maka suhu tubuh naik. . dan menghirup udara lembab (misalnya ventilasi mekanik). diabetik ketoasidosis. yakni 1250 kkal/24 jam + 1250 kkal x 24%. Jika kelembaban lingkungan bertambah sehingga menghambat penguapan kulit. Glukosa adalah sumber nutrisi otak. pernapasan 50/menit. sedasi yang lama. Kebutuhan kalori pada demam kira-kira 1550 kkal/hari. maka kebutuhan air (kalori) bertambah 12%. insensible water loss seorang anak dengan berat 15 kg adalah 625 ml per 24 jam. menunjukkan bahwa pemberian karbohidrat ke pasien rawat-inap yang puasa mengurangi beban solute (zat terlarut) metabolisme dengan mengurangi katabolisme protein. kira-kira 260 ml dari paru (775 ml : 3). Contohnya. demam. Insensible water loss adalah 775 ml/24 jam (yaitu 1550 kkal/24 jam x 0. dan kira-kira 520 ml (775 x 2/3) dari kulit. dan 400 ml melalui kulit. ruam kulit (misalnya viral exanthem). jantung. kira-kira 200 ml melalui paru. hipotermia. Dengan demikian.