PEDOMAN PENYELENGGARAAN

KOMPETISI
DEBAT KOUSTITUSI MAHASISWA AUTAR
PERGURUAU TIUGGI SE-IUDOUESIA TAHUU 2016

KEPAUITERAAU DAU SEKRETARIAT JEUDERAL MAHKAMAH KOUSTITUSI
2016

PEDOMAN PENYELENGGARAAN
KOMPETISI DEBAT KONSTITUSI MAHASISWA
ANTAR PERGURUAN TINGGI SE-INDONESIA
TAHUN 2016

KEPANITERAAN DAN SEKRETARIAT JENDERAL MAHKAMAH
KONSTITUSI 2016

ii

Pedoman Penyelenggaraan
Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016

PEDOMAN PENYELENGGARAAN
KOMPETISI DEBAT KONSTITUSI MAHASISWA
ANTAR PERGURUAN TINGGI SE-INDONESIA TAHUN
2016

A. LATAR BELAKANG
Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga
negara pelaku kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk
menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum
dan keadilan. Keberadaan MK diatur dalam UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
(selanjutnya disebut UUD 1945) dan lebih lanjut diatur
dalam UU Nomor 24 Tahun 2003 sebagaimana telah
diubah dengan UU Nomor 8 Tahun 2011 tentang
Mahkamah Konstitusi (MK). Sebagaimana kewenangan
yang dimiliki, dalam menjaga pelaksanaan UUD 1945,
maka MK dapat disebut sebagai lembaga negara
pengawal konstitusi dan demokrasi.
Pedoman
Penyelenggaraan
Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia

1

Terkait posisi MK sebagai pengawal konstitusi. MK memiliki tanggungjawab dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang nilai-nilai konstitusi. Nilai-nilai konstitusi yang bersumber 2 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016 .

Pancasila tidak hanya dianggap sebagai simbol saja tanpa ada sebuah implementasi berupa nilai-nilai utama yang ada di dalamnya. Setidaknya. Hal ini menunjukkan bahwa pancasila menjadi opsi terbaik bagi permasalahan bangsa. dan reinternalisasi nilai-nilai Pancasila dan Konstitusi kepada seluruh lapisan masyarakat. dan kesadaran akan hak konstitusional warga negara yang sangat berkaitan dengan kewenangan . namun demikian Pancasila tidak boleh disakralkan dan didogmakan. Pertama. Pembangunan ini sejalan dengan Peraturan Presiden nomor 49 tahun 2012 yang. Pemahaman tentang nilai utama yang akan membangun nilai konstitusional akan membuka pemahaman masyarakat untuk melihat secara jelas keberadaan ideologi pancasila. reaktualisasi. sebagai lembaga peradilan yang masih relatif baru. MK membutuhkan sarana dan fasilitas yang menunjang untuk meningkatkan pengetahuan. pemahaman.dari nilai utama (core value) dari ideologi Pancasila. Dalam rangka langkah strategis untuk melakukan revitalisasi. terdapat tiga alasan utama yaitu. antara lain. Pentingnya pembentukan Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi ada beberapa alasan yang melatarbelakanginya. Pancasila harus tetap dijaga menjadi open and living ideology. Mahkamah Konstitusi melakukan ikhtiar nyata dengan membangun sebuah Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi. Untuk itu perlu adanya upaya-upaya secara strategis dalam rangka melakukan pemaknaan relevansi dan reaktualisasi pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terbuka. mengatur tugas dan fungsi Pusdik Pancasila dan Konstitusi.

Di samping itu. Dengan pengetahuan. pemahaman. dalam skala yang lebih luas adalah sebagai wadah melakukan revitalisasi. reaktualisasi.MK. dan reinternalisasi nilai-nilai Pancasila dan Konstitusi kepada seluruh lapisan masyarakat. dan kesadaran terhadap UUD 1945 tersebut niscaya masyarakat memiliki kesadaran .

akan tetapi dalam praktiknya. Mahkamah Konstitusi merasa berkepentingan terhadap segala upaya untuk meneguhkan Pancasila. Dan ketiga.Pemb ukaan UUD 1945 dan pasal-pasal dalam UUD dijadikan sebagai batu pengujian konstitusionalitas sebuah undangundang. bahkan kerja sama antarlembaga di dalam maupun luar negeri. Untuk itulah. Kedua. sosialisasi. telah banyak putusan Mahkamah Konstitusi yang langsung menjadikan Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila sebagai batu uji. adalah sebagai implementasi pertemuan para Pimpinan Lembaga Negara di MK pada 24 Mei 2011 yang pada pertemuan tersebut merekomendasikan kepada semua lembaga negara dan seluruh komponen bangsa untuk ikut mengambil peran sesuai porsi tugas dan kewenangan masing-masing dalam melakukan revitalisasi dan reaktualisasi Pancasila.Pancasila. riset.dalampelaksanaankewenanganMK. Meskipun selama ini belum pernah ada yang mengajukan permohonan uji materi undang-undang dengan batu uji Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila. tidak mungkin memisahkan materi Konstitusi dan Pancasila karena segala materi yang disampaikan terkait dengan Konstitusi sudah pasti selalu berkaiatan erat dengan Pancasila.akan hak-hak konstitusionalnya sebagai warga negara sekaligus mengetahui dan memahami bagaimana mekanisme mendapatkan jaminan dan perlindungan atas hak-hak konstitusional. Dengan niat dan prakarsa MK membangun pusat pendidikan Pancasila dan Konstitusi diharapkan benarbenar bisa memberikan kontribusi nyata bagi edukasi. Oleh karena itu. Dan diharapakan benar-benar menjadi center of excellence dalam dunia pendidikan .

.Indonesia. Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi secara manfaat bukan hanya untuk Mahkamah Konstitusi akan tetapi Pusat Pendidikan Pancasila adalah milik bangsa Indonesia dalam rangka menumbuh kembangkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

yang diharapkan masyarakat luas sebagai komponen negara dapat berperan aktif dalam menciptakan demokrasi yang bermartabat. dalam rangka mendukung semua niat baik dalam rangka menguatkan dan menanamkan nilainilai Pancasila dan Konstitusi dalam kepribadian masyarakat. Salah satu target group pada tahun 2016 adalah Mahasiswa. Mahasiswa dianggap menjadi salah satu pihak strategis dalam rangka memasyarakatkan nilai pancasila dan konstitusi tersebut. Sehubungan dengan kenyataan yang demikian. Maka diperlukan sebuah dukungan riil dalam menjalankan semua program kegiatan yang mengarah pada sasaran berdirinya Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi ini. debat yang membangun sebuah bangunan dan argumen baru dalam rangka menyelesaikan permasalahan bangsa. Atas dasar pemikiran tersebut. dipandang perlu terus dilakukan upaya sosialiasi MK ke segenap . Konsep pendidikan dilaksanakan melalui metode aktif diskusi. Mahasiswa adalah agen perubahan masyarakat yang mampu membangun opini tentang kebutuhan masyarakat indonesia untuk memahami core value Pancasila yang menjadi bagiantidak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kalangan Mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia menjadi salah satu alat efektif untuk menanamkan nilai pancasila dan konstitusi bagi masyarakat. berkonstitusi dan hukum acara Mahkamah Konstitusi dengan berbagai pemangku kepentingan yang mempunyai peran strategis dalam proses pelaksanaan demokrasi.Selanjutnya. Dukungan riil berkaitan dengan perangkat lunak berupa substansi pendidikan yang mumpuni maupun perangkat keras berupa fasilitas dan infrastruktur yang mampu mendukung proses pendidikan tersebut. MK merencanakan kegiatan peningkatan pemahaman pancasila.

Dalam rangka meningkatkan pemahaman para mahasiswa dan sivitas akademika terhadap keberadaan MK dan . khususnya dunia akademik sebagai salah satu pilar pengembangan ilmu pengetahuan.lapisan masyarakat secara terus-menerus dan berkesinambungan.

NAMA DAN BENTUK KEGIATAN “Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2016”. MK berinisiatif menggelar Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2016. terdiri dari: 1. Menyosialisasikan perubahan UUD 1945 dan menumbuhkan kesadaran berkonstitusi. Mangembangkan budaya perbedaan pendapat secara konstruktif dalam memahami implementasi perubahan UUD 1945. 4. B.berbagai isu konstitusi dan dinamika ketatanegaraan masa kini. 2. Mendorong peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan teks konstitusi (pasal-pasal UUD 1945) dengan perkembangan dan dinamika praktik ketatanegaraan masa kini. Tahapan Eliminasi . D. TUJUAN 1. 3. Meningkatkan kemampuan mahasiswa mendalami dan memahami masalah-masalah pancasila dan konstitusi. Antar C. TAHAPAN PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2016 dilaksanakan melalui 3 (tiga) tahapan.

Tahapan Regional 3. Tahapan Nasional .2.

Para peserta berstatus sebagai mahasiswa S1. Peserta Tahap Eliminasi adalah seluruh perguruan tinggi yang melakukan pendaftaran untuk Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi seIndonesia Tahun 2016 dari seluruh regional. Peserta kegiatan ini adalah regu mahasiswa mewakili tiap perguruan tinggi yang berasal dari semua program studi atau institusi pendidikan yang memiliki akreditasi program studi/institusi minimal B atau yang secara khusus diundang untuk mendaftar oleh Mahkamah Konstitusi. Setiap Perguruan Tinggi yang melakukan pendaftaran wajib melampirkan bukti akreditasi jurusan/institusi dari BAN-PT. Ketentuan Umum Peserta a. Banten. Tiap regu terdiri atas 3 (tiga) orang mahasiswa peserta debat dan 1 (satu) orang dosen pembimbing atau official yang ditugaskan oleh pimpinan perguruan tinggi peserta debat dengan melampirkan surat persetujuan dari rektor atau pimpinan institusi pendidikan sejenis. c. b. Regional Barat meliputi wilayah: Sumatera. PESERTA KEGIATAN 1. yaitu: a. . dan Jawa Barat. 2. e.E. d. Setiap Perguruan Tinggi hanya berhak mengirim 1 (satu) utusan Tim Kompetisi Debat.

Peserta Tahap Nasional. sebanyak 72 (tujuh puluh dua) perguruan tinggi yang dibagi menjadi 3 (tiga) regional. Maluku. DI Yogyakarta. juara III dan semifinalis serta 4 (empat) tim babak perempat final Kompetisi Debat Konstitusi Tahap Regional. Regional Timur meliputi wilayah: Jawa Timur. dan Jawa Barat adalah 24 (dua puluh empat) regu yang terdiri dari regu-regu debat yang lolos tahap eliminasi Regional Barat. Banten. Regional Timur meliputi wilayah: Jawa Timur. Kalimantan. Jawa Tengah. DI Yogyakarta. dan Papua. Sulawesi.b. dan Papua adalah 24 (dua puluh empat) regu yang terdiri regu-regu debat yang lolos tahap eliminasi Regional Timur. yaitu. Kalimantan adalah 24 (dua puluh empat) regu yang terdiri regu-regu debat yang lolos tahap eliminasi Regional Tengah. Bali. a. Regional Tengah meliputi wilayah: DKI Jakarta. Regional Tengah meliputi wilayah: DKI Jakarta. b. Nusa Tenggara. 3. . Peserta Tahap Regional. Jawa Tengah. Bali. Nusa Tenggara. 4. Sulawesi. c. Regional Barat meliputi wilayah: Sumatera. sebanyak 24 perguruan tinggi yang terdiri atas juara I. juara II. Maluku. c.

dengan Tuan Rumah Fakultas Hukum Universitas Mataram. c. 28 April 2016. TEMPAT DAN WAKTU 1. Regional Timur dilaksanakan di Mataram. a. 3 Juni 2016 di Pusat .d. Regional Tengah dilaksanakan di Banjarmasin. dengan Tuan Rumah Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat. Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se.F.d. Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2016 Tahap Nasional akan dilaksanakan pada 31 Mei s. 3. a. 2. 21 April 2016. pada 19 s. 12 Mei 2016. 12 Mei 2016 di masing-masing regional.d 28 Maret 2016. b. Pengumuman hasil Tahap Eliminasi akan dilaksanakan pada 4 April 2016. b.d. Regional Barat dilaksanakan di Batam. pada 26 s. Pendaftaran dan Tahap Eliminasi Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi seIndonesia Tahun 2016 akan dilaksanakan pada periode 15 Februari s. pada 10 s.d.Indonesia Tahun 2016 Tahap Regional akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari 2 (dua) malam pada periode 19 April s. dengan Tuan Rumah Fakultas Hukum Universitas Batam.d.

. Bogor 16750. 83 Cisarua.Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Mahkamah Konstitusi Jalan Raya Puncak Km.

3. Pendaftaranpesertamelaluiemailpusdik@mahkamahkonstit usi. Kartu Tanda Mahasiswa. Peserta mengisi formulir biodata. 4. surat persetujuan Rektor/ Pimpinan Institusi Pendidikan S1.id dan cc ke email debatkonstitusi2016@gmail. go.com. Artikel Ilmiah dan bukti akreditasi dari BAN-PT. Peserta melampirkan foto. 7. H. MEKANISME KEGIATAN 1.d 28 Maret 2016 pukul 15. baik mengenai komposisi Tim Kompetisi Debat maupun mengenai Artikel Ilmiah yang telah dikirimkan selama masa pendaftaran.G. Peserta berhak melakukan pembaruan berkas pendaftaran. Mahkamah Konstitusi tidak menerima pendaftaran peserta melewati batas waktu yang telah ditentukan. 8. PENDAFTARAN PESERTA 1. 5. Pendaftaran dilakukan secara resmi atas nama Universitas/ Institut/ Sekolah Tinggi/ Institusi sejenis. Tahap Eliminasi . Setiap Perguruan Tinggi yang melakukan pendaftaran wajib melampirkan bukti akreditasi jurusan dari BANPT. 6.00 WIB. Pendaftaran Peserta dibuka pada 15 Februari s. 2.

Setiap peserta debat wajib mengikuti tahap Eliminasi. b.a. . Peserta mengirimkan data tim kompetisi debat beserta Artikel Ilmiah melalui email pendaftaran.

Tahap Regional a. f. Seluruh peserta yang lolos dari tahap Eliminasi berhak untuk mengikuti Kompetisi Debat Tahap Regional. d. menggunakan sistem d. regional ditentukan b. Babak Penyisihan debat setengah kompetisi. Babak penyisihan peserta dibagi menjadi 8 (delapan) grup masing-masing grup terdiri atas 3 (tiga) Perguruan Tinggi. Artikel ilmiah memuat pendapat/tanggapan pro dan kontra (kelebihan dan kekurangan) terhadap topik yang diberikan oleh Mahkamah Konstitusi. g.c. Artikel Ilmiah berjumlah 1 (satu) artikel sesuai dengan topik yang telah ditentukan oleh Mahkamah Konstitusi. e. 2. 10 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016 . c. Peserta yang lolos dalam tahap Eliminasi berjumlah 24 (dua puluh empat) peserta dari setiap regional. Perubahan susunan Tim Peserta yang mengikuti Tahap Regional maksimal 7 (tujuh) hari sebelum pelaksanaan kegiatan di masing-masing regional dengan mengirimkan berkas perubahan dan surat persetujuan dari Universitas/ Institusi sejenis. Masing-masing peserta wajib membuat Artikel Ilmiah sesuai dengan format yang telah ditentukan. Topik kompetisi debat Mahkamah Konstitusi.

Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia 11 .e. Juara masing-masing grup akan maju pada babak perempat final yang akan dilaksanakan dengan sistem gugur.

Pemenang babak semifinal akan bertanding dalam babak final untuk memperebutkan juara I dan II. Pemenang babak perempat final akan maju ke babak semifinal yang akan dilaksanakan dengan sistem gugur. i. j. Perubahan susunan Tim Peserta yang mengikuti Tahap Nasional maksimal 7 (tujuh) hari sebelum pelaksanaan kegiatan di Tahap Nasional dengan mengirimkan berkas perubahan dan surat persetujuan dari Universitas/Institusi sejenis. c.f. Topik kompetisi debat Mahkamah Konstitusi. Tim yang kalah dalam babak semifinal akan bertanding memperebutkan juara III. . semifinalis. h. Babak Penyisihan dan Perempat Final dilaksanakan dalam 4 (empat) paralel pertandingan. g. juara III. Tahap Nasional a. Juara I. nasional ditentukan b. 3. dan 4 tim babak perempat final akan masuk Tahap Nasional. Juara II. k. Babak Semifinal dilaksanakan dalam 2 (dua) paralel pertandingan. Babak penyisihan peserta dibagi menjadi 8 (delapan) grup masing-masing grup terdiri atas 3 (tiga) Perguruan Tinggi.

Juara masing-masing grup akan maju pada babak perempat final yang akan dilaksanakan dengan sistem gugur. .d.

TOPIK KOMPETISI DEBAT 1. Tim yang kalah dalam babak semifinal akan bertanding untuk memperebutkan juara III. Babak Penyisihan dan Perempat Final dilaksanakan dalam 4 (empat) paralel pertandingan. f.e. g. Usul Pembubaran Partai Politik oleh Masyarakat 5. i. Penghapusan Lelang Jabatan 4. I. TOPIK ELIMINASI Presidential Threshold dalam Pemilu Serentak 2019 2. Pemenang babak perempat final akan maju ke babak semifinal yang akan dilaksanakan dengan sistem gugur. Babak Semifinal dilaksanakan dalam 2 (dua) paralel pertandingan. h. Peradilan Khusus Pemilu 12 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016 . Pendanaan Parpol dari APBN 3. Pemenang babak semifinal akan bertanding dalam babak final untuk memperebutkan juara I dan II. Tindak Pidana Korupsi Masuk KUHP 2. TOPIK DEBAT REGIONAL 1.

Perpanjangan Kontrak PT.6. Freeport 7. Dana Aspirasi Anggota DPR Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia 13 .

- Kriteria penilaian Artikel Ilmiah terdiri atas: · Kebaruan gagasan yang disampaikan · Kajian Teoritis dan ketajaman analisis substansi . Kembali ke UUD 1945 Sebelum Perubahan 2.com. Pemilu Presiden Calon Tunggal 7. TATA CARA PENYELENGGARAAN KEGIATAN 1. Mekanisme Tahap Eliminasi - Peserta melakukan pendaftaran dengan mengirimkan berkas pendaftaran melalui email pusdik@mahkamahkonstitusi. go. Biaya Pungut Ketahanan Energi 6. Perda Bernuansa Agama dalam Otonomi Daerah 4.id dan cc ke email debatkonstitusi2016@gmail. Penghapusan Kolom Agama dalam KTP 3.3. Wadah Tunggal Advokat J. - Artikel ilmiah memuat pendapat/tanggapan pro dan kontra (kelebihan dan kekurangan) terhadap Topik yang diberikan oleh Mahkamah Konstitusi. - Masing-masing Tim Debat wajib membuat artikel ilmiah sesuai dengan format yang telah ditentukan. TOPIK DEBAT NASIONAL 1. Menghidupkan Kembali GBHN 5.

· Penggunaan EYD Bahasa Indonesia yang baik dan benar .

dan solusi) secara umum yang menunjukkan posisi masing-masing regu (pro/kontra) terhadap suatu topik yang disampaikan oleh juru bicara. go. permasalahan. .id.· Ketepatan dan kecermatan penggunaan istilah asing · Teknik penulisan · Solusi dan rekomendasi yang ditawarkan - Penentuan peserta yang lolos eliminasi dilakukan berdasarkan penilaian juri. 2. Babak I (waktu: 2 x 5 menit) Setiap regu secara bergantian menyampaikan argumentasi pembuka (pemahaman topik. - Setiap sesi kompetisi debat dilakukan dalam 4 (empat) babak yaitu: a. Mekanisme Kompetisi Debat Tahap Regional dan Tahap Nasional - Kompetisi debat diselenggarakan dengan mempertemukan 2 (dua) regu dengan posisi yang berbeda/saling berhadapan (pro kontra) pada setiap sesi kompetisi debat. - Pengumuman peserta akan dilakukan secara terbuka melalui portal Mahkamah Konstitusi www. analisis.mahkamahkonstitusi. - Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

.Waktu yang diberikan bagi setiap regu adalah maksimal 5 (lima) menit.

Regu Pro memberikan bidasan atas argumentasi pembuka yang disampaikan oleh Regu Kontra. Sesi II. d. c. Regu Kontra memberikan bantahan atas bidasan yang disampaikan oleh regu Pro. Babak II (waktu: 2 x 7 menit) Sesi I. Babak III (waktu: 2 x 7 menit) Sesi I. Antar tim dapat melakukan interupsi yang akan diatur oleh moderator secara seimbang. kepada setiap 3. Babak IV (waktu: 2 x 2 menit) Setiap regu yang diwakili oleh juru bicara masing-masing dan/atau anggota lainnya mempertegas/mempertajam solusi dan rekomendasi sesuai dengan posisi masingmasing regu. Moderator dan Pengatur Waktu - Kompetisi Debat dipandu oleh moderator. Antar tim dapat melakukan interupsi yang akan diatur oleh moderator secara seimbang.b. Regu Pro memberikan bantahan atas bidasan yang disampaikan oleh Regu Kontra. Sesi II. Waktu yang diberikan maksimal 2 (dua) menit. regu . Regu Kontra memberikan bidasan atas argumentasi pembuka yang disampaikan oleh regu Pro.

- Untuk mengatur waktu dalam kompetisi debat dilakukan oleh pengatur waktu. .

b) Substansi · Penguasaan teori terkait Topik debat. Ketepatan menyanggah (membidas) pendapat lawan. Penilaian - Kriteria penilaian terdiri atas: a) Gagasan dan Solusi · Kebaruan gagasan yang disampaikan. · Penguasaanfaktaempirisdandinamikaketataneg araan terkait Topik debat. · Penguasaan peraturan perundang-undangan lain terkait Topik debat. · Penguasaan pancasila dan konstitusi terkait dengan Topik debat. · · Sistematika alur pikir dalam membangun argumentasi debat. d) Kerjasama Tim · Keruntutan alur berpikir tim.4. c) Cara dan Bahasa Penyampaian · Etika berdebat dan penguasaan panggung. · Solusi dan rekomendasi yang ditawarkan. . · Ketepatan dan kecermatan penggunaan istilah asing. · Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

· Dukungan dan kemampuan menambah atau memperkuat argumentasi Topik dalam satu tim. .

JURI 1. - Penilaian juri akan diumumkan secara terbuka kepada peserta melalui papan pengumuman. . c. Apabila dua regu memiliki komposisi juri sama maka juara grup ditentukan berdasarkan head to head kedua tim. Kriteria juri. b. - Dalam hal dua regu mempunyai jumlah kemenangan yang sama maka juara grup ditentukan berdasarkan perbandingan komposisi juri. 2. Dewan juri tidak berasal dari salah satu tim yang bertanding. Dewan juri tidak boleh melakukan penjurian jika salah satu tim debat mempunyai hubungan kelembagaan dengan tim peserta debat.· Proporsionalitas penguasaan substansi di antara anggota tim. dan ahli lain yang memiliki perhatian besar terhadap konstitusi. Menguasai konstitusi. - Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. Juri berasal dari para ahli hukum tata negara. K. - Penentuan pemenang dilakukan berdasarkan komposisi juri. - Penentuan Juara Grup melalui poin kemenangan tim (victory point). antara lain: a.

15.-.Uang Pembinaan Rp.15. HADIAH PEMENANG Hadiah Juara Tahap Regional Juara I : Trofi MK.-. Sertifikat Penghargaan. Sertifikat Penghargaan.Uang Pembinaan Rp.000.000. Juara II : Trofi MK.12. Hadiah Juara Tahap Nasional Juara I : Trofi MK.9. Sertifikat Penghargaan. Best Speaker : Trofi MK.Uang Pembinaan Rp.-. Juara III : Trofi MK.000. PENYELENGGARA Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2016 diselenggarakan oleh Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal MK bekerjasama dengan Fakultas Hukum di 3 (tiga) regional penyelenggaraan. Juara II : Trofi MK. Juara III : Trofi MK. Sertifikat Penghargaan.000. Sertifikat Penghargaan.-.000.000.000.000.Uang Pembinaan Rp. Sertifikat Penghargaan. M.000. Sertifikat Penghargaan.-.Uang Pembinaan Rp.Uang Pembinaan Rp.20.25.000.000.L. MK membentuk Steering Committee dan Organizing Committee untuk merencanakan dan mengorganisasi kegiatan.-.000.Uang .

5.- .000.000.Pembinaan Rp.

000. O.Uang Pembinaan Rp.8. e-mail: nurtamymy@yahoo.mahkamahkonstitusi. Peserta wajib membawa Surat Rekomendasi/Surat Tugas dari Universitas/Institusi sejenis untuk diserahkan saat registrasi ulang pada tahap regional dan nasional.Semifinalis : Sertifikat Penghargaan.go. Pembinaan Rp.- Perempatfinalis : Sertifikat Uang Penghargaan. HP: 0858 1338 8341.4.Uang Pembinaan Rp.- N.000. MK menanggung biaya akomodasi dan konsumsi selama kegiatan berlangsung. MK tidak menanggung biaya diluar ketentuan poin a.com .000.000. MK tidak menanggung biaya transportasi.Penyisihan : Sertifikat Penghargaan. 2. PEMBIAYAAN Tahap Regional dan Tahap Nasional 1.6. 3. M.000. 4.000. LAIN-LAIN Setiap informasi/ pengumuman hanya dilakukan melalui: www. Nurtamymy.id Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi: 1.

e-mail: yahyazhauri@gmail. Yahya Amarullah Taufik.2.com . Agni Rahayu. e-mail: agni_rahayu@yahoo. HP: 0853 7414 1111. HP: 0821 2205 4796.com 3.

go. 83 Cisarua Bogor. P.id.Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Mahkamah Konstitusi RI Alamat : Jalan Raya Puncak Km. Jawa Barat 16750 Telepon : (021-23529000) ext 18979 (Bidang Program dan Penyelenggaraan) Faksimili : (6251-8253886) E-mail : debatkonstitusi2016@gmail. 20 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016 . PENUTUP Demikian pedoman ini disusun sebagai panduan dalam pelaksanaan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2016.com atau pusdik@ mahkamahkonstitusi.

LAMPIRAN SKEMA PERTANDINGAN KOMPETISI DEBAT KONSTITUSI MAHASISWA ANTAR PERGURUAN TINGGI SE-INDONESIA TAHAP REGIONAL DAN NASIONAL TAHUN 2016 .

Tim E1 vs Tim E2 b. Tim F1 vs Tim F2 22 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016 . d. c. b. Sesi II: a. a.Keterangan: 1. Sesi I: Tim A1 vs Tim A2 Tim B1 vs Tim B2 Tim C1 vs Tim C2 Tim D1 vs Tim D2 2.

Sesi IV: Tim E2 vs Tim E3 Tim F2 vs Tim F3 Tim G2 vs Tim G3 Tim H2 vs Tim H3 5. c. c. b. Tim G1 vs Tim G2 d. Tim H1 vs Tim H2 3. d. b. c. a. d. b. Sesi V: Tim A1 vs Tim A3 Tim B1 vs Tim B3 Tim C1 vs Tim C3 Tim D1 vs Tim D3 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia 23 .c. a. d. Sesi III: Tim A2 vs Tim A3 Tim B2 vs Tim B3 Tim C2 vs Tim C3 Tim D2 vs Tim D3 4. a.

d. c. Perebutan Juara III Kalah Semifinal A vs Kalah Semifinal B 10. b. b.6. a. a. Juara Perempat Final vs Juara Perempat Final b. d. Sesi Perempatfinal Juara Grup vs Juara Juara Grup vs Juara Juara Grup vs Juara Juara Grup vs Juara Grup Grup Grup Grup 8. Sesi Final Juara Semifinal A vs Juara Semifinal B . Juara Perempat Final vs Juara Perempat Final 9. Sesi Semifinal a. c. Sesi VI: Tim E1 vs Tim E3 Tim F1 vs Tim F3 Tim G1 vs Tim G3 Tim H1 vs Tim H3 7.

00 Sesi IV Penyisihan Group .00 – 10.00 Registrasi peserta dan juri 14. Pembacaan Doa 17.00 Sesi I Penyisihan Group 09.00 HARI ACARA WAKTU Technical Meeting Juri dan Peserta ACARA 06.00 – 09.00 Sarapan 08.00 Persiapan Pembukaan JURI & MODERATOR KET JURI & MODERATOR KET Pembukaan 1.00 – 17. Sambutan Ketua Mahkamah Konstitusi sekaligus Membuka Acara 4.00 Sesi III Penyisihan Group 11. Sambutan Rektor 16.00 – 08.00 3.00 – 14.JADWAL ACARA KOMPETISI DEBAT KONSTITUSI MAHASISWA ANTAR PERGURUAN TINGGI SE-INDONESIA TAHUN 2016 TAHAP REGIONAL HARI Hari Pertama WAKTU 10.00 – 11. Laporan Sekretaris Jenderal 2.00 Sesi II Penyisihan Group 10.00 – 15.00 – 18.00 – 12.

08.00 – 16.09.00 – 13.00 Sarapan 08. Makan Siang.30 3. Shalat Dzuhur.00 – 14.00 Sesi VI Penyisihan Group 15.00 Istirahat.00 Sesi VIII Semi Final WAKTU ACARA 07. Pembacaan Do’a 11. Sambutan Dekan 2.00 – 20.00 Istirahat.09.30 – 12.00 – 17.10.00 . Makan Siang 13.00 Istirahat.Hari Kedua HARI Hari Ketiga 12.30 Sesi X Final Penutupan: 1.30 Persiapan Babak Final 09. Sholat Ashar 16.00 Pembagian sertifikat.00 Sesi IX Perebutan Tempat Ketiga 09.30 . Sholat Maghrib 19.30 – 11.00 Sesi V Penyisihan Group 14.00 – 19.00 .00 Sesi VII Perempat Final 17.00 – 15. Sambutan Sekjen MK 10.00 . Pengumuman Pemenang 4. check out JURI & MODERATOR KET . Penyerahan Hadiah 5.

yaitu Bagian Awal. d. pembahasan.5. (tidak termasuk bagian awal dan bagian akhir) c. yaitu pendahuluan. e. dan Bagian Akhir. Bagian Inti terdiri atas tiga bagian. Artikel Ilmiah berupa artikel yang disusun sesuai dengan tata cara dan gaya selingkung penulisan ilmiah. . dan Daftar isi/tabel/gambar (bila ada). b. termasuk tata cara pengutipan dan penyebutan referensi. Panjang artikel minimal 5 halaman dan maksimal 10 halaman. Bagian Inti. f. Umum: a. Bagian Akhir terdiri dari Daftar Pustaka dan Lampiran (bila ada). dan penutup. Bagian Awal terdiri dari Cover. Ketentuan Penulisan Artikel Ilmiah Ilmiah 1. Artikel terdiri atas tiga bagian. disusun menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12 dan spasi 1. Topik Presidential Threshold dalam Pemilu Serentak 2019 B. Lembar Orisinalitas.KETENTUAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH KOMPETISI DEBAT KONSTITUSI MAHASISWA ANTAR PERGURUAN TINGGI SE-INDONESIA TAHUN 2016 A.

g.rtf (kecuali lembar orisinalitas dalam bentuk scan .pdf dengan tanda tangan dan cap basah). .doc/ . Artikel ilmiah dikirimkan dalam format .

Bagian Inti Pembahasan  Pendahuluan Bagian pendahuluan berisi uraian latar belakang Topik dan permasalahan apa saja yang akan diangkat atau menjadi pokok soal dalam pembahasan  Pembahasan Bagian pembahasan berisi analisis yang harus mencakup kelemahan dan kelebihan. b.  Penutup Bagian penutup berisi kesimpulan dari pembahasan yang dapat berupa gagasan baru. atau pertemuan antara kekuatan dan kelemahan (aspek positif dan negatif) dari topik yang dibahas. o Nama universitas.  Daftar Isi.  Lembar Orisinalitas. yang disertai dengan argumen masing-masing. o Nama penulis. jelas. . daftar tabel. Bagian Awal  Halaman Judul o Judul singkat. Khusus: a. dan daftar lampiran bila ada. relevan dengan isi tulisan dan diketik dengan huruf capital.2. atau aspek negatif dan positif dari topik yang dibahas. o Tanggal penulisan. daftar gambar..

 Lampiran data yang diperlukan. Bagian Akhir  Daftar pustaka.c. .

1 Bengkulu Telepon/Faks..Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Dr. Jendral ahmad Yani No.Pd Jabatan : Wakil Rektor III Perguruan Tinggi : Universitas Prof. Dr. : 21536/(0736) 20956 E-mail : masdo. Hazairin.. SH Bengkulu bersedia berpartisipasi sebagai peserta Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2016 dengan susunan tim sebagaimana terlampir. SH Bengkulu Alamat : Jl.061960@gmail. ………………….. Hazairin. Demikian surat pernyataan ini dibuat agar dapat digunakan sebagaimana mestinya. …………………. Dr.com Menyatakan bahwa Universitas Prof. M. Dodo Sutardi. 2016 Rektor/Pimpinan Institusi (……………………………….) 30 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016 .

081271016267 3.. Lambok_paiantua@yahoo. Kabupaten Seluma 2. Mutiara Aghasti/14010361 Fakultas : 1. Kecamatan Sukaraja. Hukum 2. Jln.com Nama Dosen Pembimbing Fakultas Alamat : Himawan Ahmed Sanusi SH MH : Hukum : Kelurahan Beringin Tiga .id 2. Desa Lubuk Sahung. 2016 Rektor/Pimpinan Institusi (………………………………. Robin Apriansyah/13010123 2.. Raya Desa Arga Jaya Kec. Air Rami Kab.com 3. Hukum 3. ……………. Kesehatan 1 No 34 Anggut Atas Kota Bengkulu Telepon/HP : 1.. Jln.co. Robinbengkulu@yahoo. 085664694069 Email : 1.Nama Peserta/ NIM : 1. Lambok Paiantua/12010014 3. 085758363723 2. Desa Beringin Tiga Kecamatan Sindang Kelingi RT 03 RW 001 Telepon/HP : 082122737587 Email : himawanahmedsanusi@gmail. Mukumuko 3. mutiaraaghasti23@gmail.com ……………. Hukum Alamat : 1.) .

TAHUN) 32 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016 .Contoh Halaman Judul (JUDUL ILMIAH) LOGO UNIVERSITAS (NAMA PESERTA) ( NAM A ( NAMA KOMPETISI DEBAT KONSTITUSI MAHASIS ANTAR PERGURUAN TINGGI SE-INDONESIA TAHUN 2016 (NAMA UNIVERSITAS) (TEMPAT) (BULAN.

SH Bengkulu Alamat : Desa Lubuk Sahung.………. Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya. Ketua Tim Debat (Nama) NIM . Apabila di kemudian hari terbukti bahwa artikel ilmiah kami tidak sesuai dengan pernyataan kami. ……………. Dr.. maka secara otomatis karya ilmiah kami dianggap gugur.2016 Mengetahui (Rektor/Pimpinan Institusi Pendidikan) NIP. Kabupaten Seluma Judul : Analisis Pemahaman Presidential Threshold Terhadap Akibat Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi No 14/PUU-XI/2013 Tentang Pemilihan Umum Serentak Menyatakan bahwa artikel ilmiah yang kami sertakan dalam kegiatan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi adalah hasil karya kami sendiri.. Kecamatan Sukaraja. bukan jiplakan (plagiat) dari karya orang lain dan belum pernah diikutkan dalam segala bentuk perlombaan serta belum pernah dipublikasikan dimanapun. Hazairin.Kami yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Robin Aprianyah NIM Asal Universitas : 13010123 : Universitas Prof.

34 Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2016 .

.

.

i d . 6 Jakarta 10110 TeIp. (62-21) 23529000. (62-21) 3520177 Po Box 999 JKT 10000 emaiI„ sekretariat@mahkamahkonstitusi. Medan Merdeka Barat No.Kepaniferaan dan Sekrefariaf Jenderal Mahkamah Konsfifusi Republik Indonesia JI.go. Fax.