My 'Little Things

' :)
Enjoy ~
Selasa, 01 Mei 2012

Naskah Drama
Naskah Drama
XI IPS 1

·
·
·
·
·

Kelompok
:6
Tema
: Broken
Tokoh
:
Nurul Fajri sebagai Ibu
Reza Gifari sebagai Ayah
Kendis Kalengkongan sebagai Anak
Annisa Marsha Priscillia sebagai Teman Kendis
Dinda Tri Ariestha sebagai Teman Kendis
Ayah : kamu istri macam ap sih ? ngurusin anak saja tdak becus ?! papa ingin mama
dirumah saja ngurusin anak kita, jangan keluyuran gak jelas seperti itu. Biar papa saja yang
bekerja.
Ibu : Papa ini bagaimana sih ? mama kan juga punya urusan diluar jadi bukan kewajiban
mama aja dong yang ngurus dia. Papa tuh kan juga orang tuanya ! papa tuh kerja apa?
Kerjaan aja gak jelas, pulang pagi terkadang gak pulang sama sekali ! jangan-jangan papa ni
punya simpanan yah ? mau main serong di belakang mama ? hah !
Ayah : apa kamu bilang ? jangan seenaknya yah ! ! ! papa bekerja kan untuk menghidupi
kalian !
Ibu : ah ! ! sudah lah pa ! jangan banyak bicara. Mama pusing !
Ayah : terserah apa katamu !
Kendis tercekat di depan pintu rumah melihat pertengkaran orang tuanya.
Kendis : Apa-apaan sii kalian ini ?! bertengkar trus, bosan aku ngeliatnya ! ! mau kalian tu
apa sih? Kalau kalian gak mau ngurus aku, ya udah aku bisa urus diri aku sendiri !
Orang tuanya memandang Kendis dengan wajah kaget.
Dan Kendis pun pergi meninggalkan orang tuanya yang masih bertengkar.
Ayah : Hey ! mau kemana kamu, nak ?!
Ibu : Kendis ! ! !
Kendis berlari sekencang-kencangnya tanpa tujuan dengan wajah linglung. Saat sedang
berjalan, Kendis bertemu dengan teman-teman sekolahnya, Marsha dan Dinda.

kenapa kamu jadi begini. nak. sini aja. Pada suatu ketika di kamar. pa. Ibu : Kendis. Kendis membawa sebotol minuman keras. Marsha. Aku gak tau mau kemana. Dan Kendis pun pingsan. Dinda. dan dinda larut dalam pesta miras dan akhirnya Kendis terjerumus ke dalam pergaulan yang buruk. Kendis semakin menjadi-jadi saja. Suntuk banget.. Hahahaha ! ! Kendis terus menenggak minuman yang sudah dicampur . (sambil memberikan sebotol minuman kepada Kendis) Marsha : yupz. Ibu : Kendis ! Kendis ! mama pulang . pingsan!! Banyak botol minuman di kamarnya ! Ayah : Kendis ! ayoo. Ini bisa ngelupain masalahmu. Dan sering pergi ke club malam yang dulunya tidak pernah ia datangi sebelumnya. Miras sudah menjadi makanan sehari-harinya. Bawa enjoy saja lah. Bukan itu saja . Mereka bertengkar lagi hanya gara-gara aku.Dinda : Ouy. Lamalama aku bisa gila seperti ini. Kend!! Sini. Kend. Tidak berapa lama kemudian. sebelum mengkonsumsinya. Ibu : Kendis ! ! ! astaga. betul banget. kok mukamu keliatan kusut banget . Mari bersulang ! ! ! (mereka bertiga bersulang) Akhirnya kendis. Aku bosan tiap hari mendengar pertengkaran mereka hanya karena siapa yang akan ngurusin aku kalau aku di rumah. Beberapa saat kemudian. marsha. Dinda : sudah lah. dia mencampurkan beberapa obat-obatan. Marsha : Ada masalah lagi dengan orang tua mu ? Kendis : (sambil mengangguk) ya. ibu menangis terisak . Kendis : Aduh ! Kepalaku ! Argh. Ni cobain biar pikirnmu lebih tenang. Dan orang tuanya masih tidak perduli padanya. Mereka masing-masing sibuk dengan urusannya. Kendis : Ternyata seperti ini lebih menyenangkan dan bikin aku tenang. Dan. ma bawa ke ruma sakit sekarang ! Sembari memeluk Kendis. ada masalah ? Kendis: hey. begitu lah. Kamu kenapa ? sadar nak ! papa ! Ayah : ada apa ma? (panik) Ibu : anakmu . nak… . Jangan terlalu dipikirkan. mau kemana kamu? Marsha : Iya.

Dan masih beristirahat. pa. Sekarang kamu istirahat yah. Marsha : iya tante. Cukup aku saja yang merasakan seperti ini. Kendis juga salah. Kami temannya Kendis. Kami juga minta maaf. Semua nya sudah terjadi dan ini semua bukan sepenuhnya kesalahan kalian. Ibu : Sudahlah nak.Beberapa hari kemudian. Dinda : Tante. kami tidak bermaksud untuk membuatmu jadi seperti ini. tidak apa-apa. nak. Ibu terdiam. Kendis : sudah lah teman. Maafkan aku ma. Marsha : Permisi. tante. maaf yya. Dan mereka bertiga pun berpelukan… -Sekian- . Selalu saja betengkar di depannya. Mari masuk. Dinda : Begini. Dinda : iya. tapi kami lah yang lebih salah. ma. Dia sedang beristirahat. boleh ? Ibu : tentu saja boleh nak. kami sudah tidak lagi minum minuman keras. Bagaimana keadaan Kendis ? Ibu : Kendis baik-baik saja. ingin menjenguk. Orang tuanya pun keluar dari kamar Kendis. Kami telah salah mengenalkannya pada minuman keras. kami menyesal. katakan saja. Marsha : kami minta maaf ya Kend. anakku sayang. jangan dibahas lagi. teryata cara kami salah. Ayah dan ibu berada di kamar Kendis. Terlalu mengikuti emosi. kamu jadi seperti ini. Kendis masih hidup dan terselamatkan dari OD. Kalian jangan sampai seperti aku ya. Semua kita jadikan sebagi pelajaran untuk keluarga kita. anakku. mama. Karena sebagai orang tua kami sangat jarang memberikan perhatian juga kasih sayang padanya. Lalu Marsha dan Dinda datang untuk menjenguk. Tapi tujuan kami hanya sebagai menghibur dia saja. Semenjak kejadian itu. Kami kapok Kend. kami ingin bicara sesuatu.. tante sebenarnya kami lah yang membuat Kendis seperti ini. Dinda : iya Kend. Sudah lah . gara-gara kami. Kendis : hm. Sumpah. tekun merawat Kendis yg sakit. Ayah : sudah lah. hehehe Kendis : syukur lah kalau begitu. Biar semuanya kita jadikan pelajaran saja. maafkan kami.