You are on page 1of 4

I.

Cosphimeter
Dalam pengertian sehari – hari disebut pengukur Cosinus phi (φ). Tujuan pengukuran
Cos φ atau pengukur nilai cosinus sudut phasa adalah memberikan penunjukan secara
langsung dari selisih phasa yang timbul antara arus dan tegangan. Kita menghendaki bukan
penunjukan sudut phasa melainkan penunjukan cosinus phi. Untuk menghitung Cos φ dengan
menggunakan rumus:

Gambar cosphimeter
Keterangan:
P = daya dalam satuan watt
V = tegangan dalam satuan volt
I = arus listrik dalam satuan amper
I.1 Definisi Cosphimeter
Cosphimeter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui, besarnya faktor kerja
(power factor) yang merupakan beda fase antara tegangan dan arus. Dalam pengertian seharihari disebut pengukur Cosinus phi (f ). Tujuan pengukuran Cos f atau pengukur nilai cosinus sudut
phasa. Cara penyambungan adalah tidak berbeda dengan watt meter sebagaimana gambar
dibawah ini :

Gambar Cara Penyambungan Cosphimeter
Cosphimeter banyak digunakan dan terpasang pada :

Panel pengukuran mesin pembangkit

Panel gardu hubung gardu induk

 Alat pengujian. Dengan demikian dibaca harga pada garis skala yang tertulis tepat dibawah runcing jarum. Cosphimeter dengan Azas Kumparan Silang Cosphimeter ini dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini : I.3 Teknik Pengukuran dengan Cos Phi Meter Pembacaan harga pada alat ukur cosphimeter secara cermat harus dilakukan dengan melihat tepat diatas jarum penunjuk. Cosphimeter Circutor Cosphimeter ini dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini : Gambar Cosphimeter Circutor 2.2 Jenis Cosphimeter Jenis-jenis cosphimeter yaitu : 1.Cosphimeter Perinsip Elektro Dinamis Cosphimeter ini dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini : Gambar Cosphimeter Perinsip Elektro Dinamis 3. Bila tidak melihat tepat diatas penunjuk akan terbaca . dan lain-lain. alat penerangan. I.

harga sebelah kiri atau disebelah kanan dari garis sebenarnya. . memberi penunjukan yang langsung berbandinglurus dengan f. Kumparan didalamnya terdiri dari kumparan arus dan kumparan tegangan.I. Kopel ditimbulkan oleh gaya I2 dari I3 karena itu kedua gaya kopel bekerja bersama-sama. M1= C5. prinsip seperti pengukur Watt.kumparan yang dapat bergerak dan yang sikapnya selalu sesuai dengan kumparan S2. kesalahan ini disebut paralaks.I.cos α Atau tg α = C. Cos φ Gaya pada kumparan S2 besarnya: K2= C3.V. Untuk menghindari paralaks tersebut runcing jarum dari alat cermat dibuat berupa sayap tipis dan dipasang cermin kecil dibawah runcing jarum skala.I sin α Kopel yang ditimbulkan oleh k1 adalah. kopel ditimbulkan oleh gaya I2 dari I3 karena itu kedua gaya kopel bekerja bersama – sama.Kalau arus mendahului.I1. Pada kumparan S1 bekerja suatu gaya.I3. sudut skala penunjukan. dimana kumparan S2 dengan jarumnya berhenti dimuka sudut negatif f berarti di sebelah kiri dari garis tengah yang tegak. Menurut petunjuk-petunjuk dari pembuat atau yang memproduksi alatukur. Dalam posisi baca yang benar. dimana kumparan S2 dengan jarumnya berhenti di muka sudut negatif f berarti di sebelah kiri dari garis tengah yang tegak.4 Prinsip Kerja Cos Phi Meter Pengukuran Cos f berdasarkan pada dasar-dasar gerak listrik dapat dianggap sebagai Pengukuran kumparan silang. Cara merubah batas ukur pada alat ukur cosphimeter dilakukan dengan menambah atau mengurangi tahanan sebelum besaran listrik masuk ke komponen utama alat ukur dengan perbandingan nilai tertentu terhadap nilai tahanan alat ukur.I3. Dalam proses pengukuran Cos f .Cos φ Q = C2. tg φ Akibatnya bahwa dengan jarum yang dihubungkan dengan kumparan kumparan yang dapat bergerak dan yang sikapnya selalu sesuai dengan kumparan S2. K1= C1.sin φ . memberi penunjukan yang langsung berbanding lurus dengan f .V. prinsip pengukuran bukanlah dituntut hasil yang persis.V.V. Cos (90 – φ) = C4. M2=C6. I.I. Gambar diatas. kesalahan yang diizinkan adalah dua derajat. maka jarum runcing dan bayangannya pada cermin harus tepat satu garis tipis. cos φ sin α Kopel k 2 adalah. I2. sehingga besaran sebenarnya yang masuk pada komponen utama alat ukur tetap pada batas semula. Dengan kumparan .Alat ukur faktor daya dengan daun terpolarisasi (polarized vane power-faktor meter ) Instrumen ini terutama digunakan dalam sistem daya tiga fasa sebab prinsip kerjanya bergantung pada pemakaian tegangan tiga fasa.

dan ini mempolariser daun-daun besi. Penyambungan tegangan tiga fasa ke kumparan potensial menyebabkan bertindak seperti stator motor induksi tiga fasa sewaktu membangkitkan fluksi magnit berputar. Kumparan ditengah atau kumparan arus dihubungkan seri dengan salah satu antaran fasa.Kumparan luar adalah kumparan potensial yang dihubungkan ke antaran-antaran sistem tiga fasa. .