You are on page 1of 4

8.

MANOMETER
Manometer adalah alat ukur tekanan dan manometer tertua adalah manometer
kolom cairan. Alat ukur ini sangat sederhana, pengamatan dapat dilakukan
langsung dan cukup teliti pada beberapa daerah pengukuran. Manometer kolom
cairan biasanya digunakan untuk pengukuran tekanan yang tidak terlalu tinggi
(mendekati tekanan atmosfir).
Fungsi manometer
Manometer adalah alat yang digunakan secara luas pada audit energi untuk
mengukur perbedaan tekanan di dua titik yang berlawanan. Jenis manometer
tertua adalah manometer kolom cairan. Versi manometer sederhana kolom
cairan adalah bentuk pipa U (lihat Gambar 4-4) yang diisi cairan setengahnya
(biasanya berisi minyak, air atau air raksa) dimana pengukuran dilakukan pada
satu sisi pipa, sementara tekanan (yang mungkin terjadi karena atmosfir)
diterapkan pada tabung yang lainnya. Perbedaan ketinggian cairan
memperlihatkan tekanan yang diterapkan.

Prinsip kerja manometer adalah sebagai berikut
Gambar a. Merupakan gambaran sederhana manometer tabung U yang diisi
cairan setengahnya, dengan kedua ujung tabung terbuka berisi cairan sama
tinggi.
Gambar b. Bila tekanan positif diterapkan pada salah satu sisi kaki tabung,
cairan ditekan kebawah pada kaki tabung tersebut dan naik pada sisi tabung
yang lainnya. Perbedaan pada ketinggian, “h”, merupakan penjumlahan hasil
pembacaan diatas dan dibawah angka nol yang menunjukkan adanya tekanan.
Gambar c. Bila keadaan vakum diterapkan pada satu sisi kaki tabung, cairan
akan meningkat pada sisi tersebut dan cairan akan turun pada sisi lainnya.

pada salah satu ujungnya dihubungkan dengan ruangan yang akan diukur tekanannya. maka tekanan ruangan sebesar P = Bar + Δh . maka permukaan raksa pada kedua pipa menjadi tidak sama tingginya. Setelah dihubungkan dengan ruang yang akan diukur tekanannya. manometer digunakan untuk menentukan perbedaan tekanan diantara dua titik di saluran pembuangan gas atau udara. Manometer zat cair Manometer zat cair biasanya merupakan pipa kaca berbentuk U yang berisi raksa. Misalkan selisih tinggi raksa adalah Δh. Rincian lebih lanjut penggunaan manometer diberikan pada bagian tentang bagaimana mengoperasikan manometer. Manometer harus sesuai untuk aliran cairan.Kecepatan aliran cairan diberikan oleh perbedaan tekanan = f LV2/2gD dimana f adalah factor gesekan dari bahan pipa. Ada beberapa macam manometer sebagai berikut : 1. Manometer jenis ini dibedakan menjadi manometer raksa yang terbuka dan manometer raksa yang tertutup. permukaan raksa pada kedua pipa U adalah sama tinggi. Dimana manometer digunakan Selama pelaksanaan audit energi. L adalah jarak antara dua titik berlawanan 183 dimana perbedaan tekanan diambil. a. permukaan raksa pada pipa terbuka lebih tinggi daripada permukaan raksa pada pipa yang berhubungan dengan ruang tertutup. Sebelum digunakan. Perbedaan tekanan kemudian digunakan untuk menghitung kecepatan aliran di saluran dengan menggunakan persamaan Bernoulli (Perbedaan tekanan = v2/2g). Pada pipa U berisi raksa. sedangkan ujung yang lain berhubungan dengan udara luar (atmosfer). D adalah diameter pipa dan g adalah konstanta gravitasi. maka akan mendorong raksa dalam pipa U. Jika tekanan gas dalam ruanagn tertutup lebih besar dari pada tekanan udara luar.Perbedaan ketinggian “h” merupakan hasil penjumlahan pembacaan diatas dan dibawah nol yang menunjukkan jumlah tekanan vakum. Jika tekanan dalam gas dalam ruangan tertutup lebih rendah daripada tekanan . Manometer raksa ujung terbuka Manometer raksa ujung terbuka digunakan untuk mengukur tekanan gas dalam ruang tertutup bila tekanannya sekitar 1 atmosfer.

maka permukaan raksa pada pipa terbuka akan lebih rendah daripada permukaan raksa pada pipa yang berhubungan dengan ruang tertutup.udara luar. maka tekanan gas dalam ruang an sebesar P = Bar . Sebelum digunakan. Δh Keterangan : Bar : tekanan udara luar Δh : tekanan gas dalam ruang tertutup b. maka tekanan ruang tersebut sebesar : P₂ = (P₁+Δh) cmHg Kteterangan : P₁ : tekanan udara mula-mula dalam pipa Dh : selisih tinggi permukaan raksa kedua pipa P₂ . Cara kerja manometer ini didasarkan pada plat logam yang bergerak naik turun . tetapi digunakan untuk mengukur tekanan ruangan lebih dari 1 atmosfer. Misalkan selisih tinggi raksa adalah Δh. besarnya tekanan udara yang diukur 2. Manometer raksa ujung tertutup Manometer ini pada prinsipnya sama dengan manometer ujung terbuka. Manometer logam Manometer logam digunakan untuk mengukur tekanan gas yang sangat tinggi. misalnya tekanan gas dalam ketel uap. tinggi permukaan raksa sama dengan tekanan di dalam pipa tertutup 1 atmosfer. Jika selisih tinggi permukaan raksa pada kedua pipa adalah Δh cm.

Jika selisih tinggi raksa di pipa S dengan pipa E adalah Δh cmHg. Beberapa manometer logam antara lain manometer Bourdon. Cara kerja manometer ini pada prinsipnya sama seperti manometer raksa ujung tertutup. manometer Shaffer Budenberg.bila ada perubahan tekanan. 3. Manometer Mac Leod Manometer mac leod digunakan untuk mengukur tekanan udara yang lebih kecil dari 1 mmHg. maka tekanan yang terukur sebesar P = 1 / 10. Gerak ujung plat logam diterusakan oleh jarum jam penunjuk skala. dan manometer ban.000 x Δh cmHg .