You are on page 1of 6

DAFTAR PUSTAKA

Chang and Overby,. 2003 “General Chemistry : The Essential Concept” 6th., Mc Graw Hill,
New York.
Fessenden, R. J. 2010. Dasar – Dasar Kimia Organik. Tangerang : Binarupa.
Aksara Publisher
Hart, and friends. “Organic Chemistry : A Short Course” 13th., Brooks/Cole, USA.
http://adevnatural.com/sabun-pengertian-dan-definisi-sabun-bentuk-dan-jenis-sabun/,
diupload pada 2016, diakses pada tanggal 20 September 2016, pukul 21:32 WIB
https://id.wikipedia.org/wiki/Asam_Laurat, diupload pada 2013, diakses pada tanggal 19
September 2016, pukul 20:31 WIB
https://id.wikipedia.org/wiki/Asam_Palmitat, diupload pada 2015, diakses pada tanggal 19
September 2016, pukul 20:31WIB
http://teknikkimia-yosi.blogspot.co.id/2012/12/sabun-vs-deterjen.html, diupload pada 2012,
diakses pada tanggal 20 September 2016, pukul 19:18 WIB
Wade, L.G, Jr. 2009. “Organic Chemistry” 7th ., Pearson International Edition, Upper Saddle
River, NJ 07458.

Sabun mengendap di air keras karena sifat kimia dari kelompok asam karboksilat. Konstituen bahan aktif adalah berupa surfaktan yang merupakan singkatan dari surface active agents. atau bubuk yang mengandung konstituen bahan aktif pada permukaannya dan konstituen bahan tambahan. sehingga garam mereka tidak protonacted.Deterjen merupakan salah satu produk industri yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. magnesium. deterjen sintetik menghindari pengendapan dengan menggunakan kelompok fungsional lainnya di tempat garam asam karboksilat. kokonum sitrat. bahkan dalam air cuci asam kuat. zat pendorong. (Wade. (Yosi. Sulfonat asam yang lebih asam dari asam karboksilat. diantaranya adalah : Garam dodesilbenzena sulfonat. Adapun konstituen tambahan dapat berupa pembangun. Kalsium. Deterjen dapat berbentuk cair. garam natrium dari asam sulfonat adalah kelas yang paling banyak digunakan deterjen sintetik. dan metil paraben. sehingga garam sulfonat dapat digunakan dalam air keras tanpa membentuk buih. natrium lauril eter sulfat. 2012). dan besi garam dari asam sulfonat yang soluable dalam air. terutama untuk keperluan rumah tangga dan industri. pasta. 2009 : 1207) . zat pengisi. yaitu bahan yang menurunkan tegangan permukaan suatu cairan dan di antarmuka fasa (baik cair-gas maupun cair-cair) untuk mempermudah penyebaran dan pemerataan.

Namun jangan memakai sabun ini terlalu sering kar ena dapat membuat kulit muka menjadi kering. 2003) Sabun dibuat baik lewat proses batch maupun proses kontinu.  Sabun natural atau alami : sabun ini berbahan dasar dari tumbuhan yang alami seperti kandungan buah-buahan.  Sabun Acne : sabun ini sangat cocok bagi anda yang sedang mengalami masalah jera wat.. Kemasan sabun ini sangatlah fleksibel sehingga sangat nyaman untuk d ibawa sehari-hari. alkali dan gliserol sebagai pengotor. sehingga wajah a nda akan nampak semakin cerah. Karena sabun ini memang diformulisasikan secara khusus untuk membunuh sel j erawat yang membandel. Bila penyabunan selesai. aloe vera serta minyak essensial. Sabun ini memp unyai manfaat untuk membersihkan serta mengangkat sel kulit mati. sehingg a sabun ini sangat cocok sekali digunakan untuk semua kulit. disingkirkan. 2016) . dan gliserol dipulihkan lewat penyulingan. Sabun ini juga mempun yai sifat yang mudah larut jadi sangat cocok sekali digunakan dalam kehidupan sehari -hari. padatan dididihkan dengan air secukupnya untuk membentuk campuran lembut yang jika dibiarkan. Lapisan air yang mengandung garam. (Adev Natural Indonesia. 2003 : 466 – 467) Jenis-Jenis Sabun :  Sabun transparan : sabun yang satu ini mempunyai kadat yang sangat ringan. (Hart. yang mengandung sedikit garam. dkk. Padatan sabun kasar.” (Chang. giserol dan kelebihan alkali. Akhirnya.  sabun Foam : sabun yang satu ini mempunyai manfaat untuk membersihkan wajah sec ara sempurna. garam ditambahkan untuk mengendapkan sabun sebagai padatan. Pada proses batch. lemak atau minyak dipanaskan dengan alkali (NaOH) sedikit berlebih dalam katel terbuka.  Sabun scrub : sabun ini mempunyai tekstur scrub yang sedikit kasar. dimurnikan lewat pendidihan dengan air dan pengendapankembali dengan garam beberapa kali. kit abaca persamaan diatas debagai “2 mol gas karbon monoksida bergabung dengan 1 mol gas osigen membentuk 2 mol gas karbon dioksida.Untuk perhitungan stiokiometri. menghasilkan lapisan sabun homogeny di bagain atas.

Ketika natrium hidroksida menghidrolisis lemak.Massa molar 256. dkk. Di dalam persamaan reaksi. sehingga rantai panjang garam natrium karboksilat adalah apa yang kita kenal sebagai sabun. Reaksi diilustrasikan di sini dengan saponifikasi gliseril tripalmitate. 2010 : 443). apa sajakah bahan / produk yang dapat di reasikan dengan lemak untuk meghasilkan sesuatu? Saponifikasi istilah secara harfiah berarti "pembuatan sabun". adanya reaksi stoikiometri. 2009 : 1009) Ketika lemak atau minyak dipanaskan dengan alkali (misalnya.9 °C[2] Titik didih Kelarutan dalam air 351-352 °C[3] 215 °C at 15 mmHg Tidak larut Berbicara tentang lemak. Sebagai contoh. gram..853 g/cm3 at 62 °C Titik lebur 62. yang adalah ester dari rantai panjangkarboksilat asam (asam lemak) dengan triol glikol. NaOH). (Wade. liter (untuk gas). MEskipun satuab yang digunakan untuk reaktan (atau produk) adalah mol. Apa itu reaksi stoikiometri? Stoikiometri adalah ilmu yang mempelajari kuantitas dari reaktan dan produk dalam reaksi kimia. atau satuan yang lainny. pembakaran karbon monoksida di udara menghasilkan karbon dioksida : 2CO(g) + O2 (g) 2CO2 (g) .42 g/mol Penampilan Kristal putih Densitas 0. Sabun dibuat oleh hidrolisis dasar lemak. ester dikonversi menjadi gliserol dan garam-garam asam lemak. yang berarti bahwa koefisien stoikiometri dalam persamaan kimia dapat diartikan sebagai jumlah mol dari setiap zat. Pendekatan ini disebut metode mol ( mole method). (Hart. kita menggunakan satuan mol untuk menghitung jumlah produk yang terbentuk dalam reaksi kimia.

(Wikipedia.30 mPa·s at 323 K Asam palmitat adalah asam lemak jenuh yang tersusun dari 16 atom karbon (CH3(CH2)14COOH). 2015) Sifat Rumus molekul C16H32O2 . (Wikipedia. 2013) Sifat kimia dari asam laurat (Wikipedia. 2015) Sifat kimia dari asam palmitat (Wikipedia. misalnya pada sampo.1 °C. Asam ini larut dalam pelarut polar. berat molekul 200. dan mudah mencair jika dipanaskan.Asam laurat memiliki titik lebur 44 °C dan titik didih 225 °C sehingga pada suhu ruang berwujud padatan berwarna putih. Rumus kimia: CH3(CH2)10COOH.006 g/100 mL (20 °C) Indeks bias (nD) 1.9 °C Kelarutan dalam air 0.423 Viskositas 7.880 g/cm3 Titik lebur 43.31776 Penampilan bubuk putih Bau slight odor of bay oil Densitas 0. asam palmitat berwujud padat berwarna putih. Natrium laurilsulfat adalah turunan yang paling sering dipakai dalam industri sabun dan sampo. Perilaku ini dimanfaatkan oleh industri pencuci. 2013) Sifat Rumus molekul C12H24O2 Massa molar 200.mol-1. Pada suhu ruang. juga larut dalam lemak karena gugus hidrokarbon (metil) di satu ujung dan gugus karboksil di ujung lain.3 g. Titik leburnya 63. misalnya air.2 °C[1] Titik didih 298.

2010 : 658) Meskipun lemak berwujud padat sedangkan minyak berwujud cair. . yaitu minyak kelapa. hamper sama dengan temperature kamar di daerah beriklim dingin dan di bawah temperature kamar di daerah tropis. 2003 : 463). tidak mengandung ikatan rangkap karbon – karbon. lemak atau minyak tertentu bukanlah trigliserida tunggal. lemak bersifat padat dan minyak bersifat cair. 2003 : 461). Bila kita mendidihkan lemak atau minyak dengan alkali. (Ralph & Joan. 2010 : 657) Perbedaan lemak dan minak terdapat pada sifat fisiknya. Reaksi ini disebut penyabunan. kita akan memperoleh gliserol dan campuran asam lemak (fatty acid). . serta minyak biji sawit (palm kernel oil). Trigliserida (triasilgliserol) adalah triester dari gliserol dan asam lemak. (Ralph & Joan. (Hart. middlechained fatty acid. minyak zaitunmenghasilkan 83% asam oleat. (Hart.. misalnya dietil eter atau kloroform. keduanya memiliki struktur organic dasar yang sama. Beberapa lemak dan minyak terutama menghasilkan satu atau dua asam. Lemak (fat) dan minyak (oil) ialah triester dari gliserol yang disebut trigliserida..(Ralph & Joan. yang mencair pada temperature 21-25°C. dkk. Sumber utama asam lemak ini adalah minyak kelapa. MCFA) yang tersusun dari 12 atom C. 2010 : 673) Umumnya. melainkan cairan rumit dari trigliserida. Pada temperature kamar. Dengan alas an inilah. Minyak sawit menghasilkan 43% asam palmitat dan 43% asam oleat. dkk. Suatu kekecualian adalah mnyak nabati. yang dapat mengandung 50% asam laurat.Lemak (bahasa Yunani Lipos berarti lemak) adalah senyawa yang tidak larut dalam air yang dapat dipisahkan dari sel dan jaringan denhan cara ekstraksi mengggunakan pelarut organik yang relative non polar. dengan sedikit saja asam lainnya. komposisi lemak atau minyak biasanya dinyatakan dengan persentase berbagai asam yang diperoleh dari penyabunannya. Kebanyakan asam lemak adalah asam karboksilat dengan rantai hidrokarbon yang panjang dan tidak bercabang yang mengandung atom. dengan sedikit asam stearat dan asam linolat. Contohnya. lalu mengasamkan larutan yang dihasilkan. Asam laurat atau asam dodekanoat adalah asam lemak jenuh berantai sedang (Ing. Asam lemak yang mengandung jumlah karbon dan ikatan rangkap karbon – karbonnya sama disebut cis. Sumber lain adalah susu sapi.