FISIOLOGI dan BIOKIMIA CAIRAN

TUBUH

Oleh :
Praditya Ardian Hanafi - 41110005

Fakultas Kedokteran
Universitas Kristen Duta Wacana
2013

Secara rata-rata tubuh orang dewasa akan kehilangan 2. dan cairan intravena (IV) dan didistribusi ke seluruh bagian tubuh. konsumsi antara 8-10 gelas (1 gelas=240 ml) biasanya dijadikan sebagai pedoman dalam pemenuhan kebutuhan cairan per. tissue fluid. FUNGSI DAN KOMPOSISI CAIRAN TUBUH MANUSIA a. minuman.CAIRAN TUBUH Air (H20) merupakan komponen utama yang paling banyak terdapat di dalam tubuh manusia. Sehingga berdasarkan estimasi ini. Sekitar 1. interstitium) adalah cairan suspensi sel di dalam tubuh makhluk multiselular seperti manusia atau hewan yang memiliki fungsi fisiologis tertentu. 500 ml melalui keluarnya keringat. seperti paru-paru atau jantung. Oleh karena itu maka tubuh yang terlatih & terbiasa berolahraga seperti tubuh seorang atlet biasanya akan mengandung lebih banyak air jika dibandingkan tubuh non atlet. Elektrolit adalah zat kimia yang menghasilkan partikel-partikel bermuatan listrik yang disebut ion jika berada dalam larutan. A. 400 ml keluar dalam bentuk uap air melalui proses respirasi (pernafasan) dan 100 ml keluar bersama dengan feces (tinja). jika salah satu terganggu maka akan berpengaruh pada yang lainnya. Keseimbangan cairan dan elektrolit saling bergantung satu dengan yang lainnya. . Sekitar 60% dari total berat badan orang dewasa terdiri dari air.5L cairan per harinya. nilai persentase ini dapat bervariasi antara 50-70% dari total berat badan orang dewasa. Namun bergantung kepada kandungan lemak & otot yang terdapat di dalam tubuh. Di dalam tubuh.5L cairan tubuh keluar melalui urin. sedangkan sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling rendah adalah sel-sel jaringan seperti tulang atau gigi. sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling tinggi antara lain adalah sel-sel otot dan organ-organ pada rongga badan. Cairan dan elektrolit masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Konsumsi cairan yang ideal untuk memenuhi kebutuhan harian bagi tubuh manusia adalah mengkonsumsi 1 ml air untuk setiap 1 kkal konsumsi energi tubuh atau dapat juga diketahui berdasarkan estimasi total jumlah air yang keluar dari dalam tubuh. Keseimbangan cairan dan elektrolit berarti adanya distribusi yang normal dari air tubuh total dan elektrolit ke dalam seluruh bagian tubuh. Pengertian Cairan Tubuh Cairan tubuh (bahasa Inggris: interstitial fluid.harinya.

Kalsium (Ca++). Perpindahan cairan dan elektrolit tubuh terjadi dalam tiga fase yaitu : a.Fase II : Cairan interstitial dengan komponennya pindah dari darah kapiler dan sel c. Cairan intravaskuler (plasma) adalah cairan di dalam sistem vaskuler. cairan intraokuler.Fase I : Plasma darah pindah dari seluruh tubuh ke dalam sistem sirkulasi. Komposisi dan Fungsi Cairan Tubuh Lebih kurang 60% berat badan orang dewasa pada umumnya terdiri dari cairan (air dan elektrolit). Cairan intraseluler adalah cairan yang berda di dalam sel di seluruh tubuh. dan sekresi saluran cerna. sedangkan cairan ekstraseluler adalah cairan yang berada di luar sel dan terdiri dari tiga kelompok yaitu : cairan intravaskuler (plasma). b. Non elektrolit adalah zat terlarut yang tidak terurai dalam larutan dan tidak bermuatan listrik. oksigen. b. Zat terlarut yang ada dalam cairan tubuh terdiri dari elektrolit dan nonelektrolit. urea. cairan interstitial dan cairan transeluler.Fase III : Cairan dan substansi yang ada di dalamnya berpindah dari cairan interstitial masuk ke dalam sel. Sedangkan elektrolit tubuh mencakup natrium (Na+). dan nutrisi dan oksigen diambil dari paru-paru dan tractus gastrointestinal. glukosa. fosfat (HPO42-). seperti : protein.Cairan tubuh dibagi dalam dua kelompok besar yaitu : cairan intraseluler dan cairan ekstraseluler. Klorida (Cl-). Rata-rata seseorang memerlukan sekitar 11 liter cairan tubuh untuk nutrisi sel dan pembuangan residu jaringan tubuh. bikarbonat (HCO3-). . magnesium (Mg++). karbon dioksida dan asam-asam organik. sedangkan cairan traseluler adalah cairan sekresi khusus seperti cairan serebrospinal. kalium (K+). cairan intersitial adalah cairan yang terletak diantara sel.

sulfat (SO42-). dll. I. hasilnya fungsi untuk mengatur keseimbangan juga menurun. 2. H2PO-4). Ca2+. semua organ yang mengatur keseimbangan akan menurun fungsinya. gagal jantung.). dll. SO2-4. Garam mineral ketika berada dalam bentuk cairan sel. sedangkan anion dibentuk oleh residu asam (Cl-. HCO-3. yaitu kation dan anion. Faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan cairan 1. Ion amonium (NH+4) termasuk kation. Temperatur Lingkungan Lingkungan yang panas bisa menyebabkan kita berkeringat banyak sehingga cairan banyak keluar . Usia Dengan bertambahnya usia. Kation dibentuk oleh metal (Na+. baik seluruhnya maupun sebagian berbentuk ion elektron. Misalnya: gagal ginjal. sedangkan asam organik dan protein adalah anion. Mg2+. K+.

seperti gagal ginjal. meningkatkan osmotik dan ADH akan meningkatkan sehingga urine menurun 6. 5 % cairan intavaskuler dan 1-2 % transeluler. Diet Diet tinggi natrium akan berfungsi meretensi urine. 5. diuretik. sisanya atau 1/3 dari TBW atau 20 % dari berat badannya berada di luar sel (ekstraseluler) yaig terbagi dalam 15 % cairan interstitial. dalam keadaan sakit jelas mengeluarkan air yang banyak. Sakit Seperti bahan bakar. Obat-Obatan Seperti steroid.3. meningkatkan gula darah. II. 4. Pengaturan keseimbangan cairan tubuh Organ yang berperan dalam pengaturan keseimbangan cairan meliputi: • Ginjal Fungsi-fungsi utama ginjal dalam mempertahankan keseimbangan cairan: . Prosentase jumlah cairan tubuh: Pada orang dewasa kira-kira 40 % baerat badannya atau 2/3 dari TBW-nya berada di dalam sel (cairan intraseluler/ICF). demikian juga sebaliknya. Stress Mempengaruhi metabolisme sel.

• Jantung dan pembuluh darah Kerja pompa jantung mensirkulasi darah melalui ginjal di bawah tekanan yang sesuai untuk menghasilkan urine. . • Paru-paru Melalui ekhalasi paru-paru mengeluarkan air sebanyak +300L setiap hari pada orang dewasa. karena fungsinya mempertahankan tekanan osmotik sel dengan mengendalikan retensi atau ekskresi air oleh ginjal dan dengan mengatur volume darah. Kegagalan pompa jantung ini mengganggu perfusi ginjal dan karena itu mengganggu pengaturan air dan elektrolit. . • Kelenjar paratiroid Mengatur keseimbangan kalsium dan fosfat melalui hormon paratiroid (PTH). . Peningkatan aldosteron ini mengakibatkan retensi natrium sehingga air juga ditahan.Ekskresi sampah metabolik dan substansi toksik.. • Kelenjar adrenal Aldosteron yang dihasilkan/disekresi oleh korteks adrenal (zona glomerolus). Kortisol juga menyebabkan retensi natrium. karena ginjal tidak dapat berfungsi. • Kelenjar pituitary Hipotalamus menghasilkan suatu substansi yaitu ADH yang disebut juga hormon penyimpan air. . absorbsi kalsium dari usus dan reabsorbsi kalsium dari ginjal. Pada kondisi yang abnormal seperti hiperpnea atau batuk yang terus-menerus akan memperbanyak kehilangan air.Pengaturan volume dan osmolalitas CES melalui retensi dan eksresi selektif cairan tubuh. Oleh karena itu gagal ginjal jelas mempengaruhi keseimbangan cairan. ventilasi mekanik dengan air yang berlebihan menurunkan kehilangan air ini. Sehingga dengan PTH dapat mereabsorbsi tulang.Pengaturan pH CES melalui retensi ion-ion hidrogen.Pengaturan kadar elektrolit dalam CES dengan retensi selektif substansi yang dibutuhkan . kehilangan kalor. Sedangkan apabila aldosteron kurang maka air akan banyak keluar karena natrium hilang.

Konsumsi air yang cukup akan membantu kerja sistem pencernaan di dalam usus besar karena gerakan usus menjadi lebih lancar. .Mengatur suhu tubuh Bila kekurangan air. Hampir semua reaksi di dalam tubuh manusia memerlukan cairan. suhu tubuh akan menjadi panas dan naik. Hal ini dapat dilihat apabila kita menghembuskan nafas ke kaca. Agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik. kelembutan. 5. 3. 4. Kecukupan air dalam tubuh berguna untuk menjaga kelembaban. dan elastisitas kulit akibat pengaruh suhu udara dari luar tubuh.Melancarkan peredaran darah Jika tubuh kita kurang cairan. dan pernafasan. 6. sehingga feses pun keluar dengan lancar. 2.Pernafasan Paru-paru memerlukan air untuk pernafasan karena paru-paru harus basah dalam bekerja memasukkan oksigen ke sel tubuh dan memompa karbondioksida keluar tubuh. air seni. maka akan terlihat cairan berupa embun dari nafas yang dihembuskan pada kaca. Fungsi cairan tubuh Air merupakan bagian terbesar dari komposisi tubuh manusia. Air membersihkan racun dalam tubuh melalui keringat. maka darah akan mengental.Kulit Air sangat penting untuk mengatur struktur dan fungsi kulit.Membuang racun dan sisa makanan Tersedianya cairan tubuh yang cukup dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Hal ini disebabkan cairan dalam darah tersedot untuk kebutuhan dalam tubuh. Fungsi cairan tubuh antara lain : 1.III. Proses tersebut akan berpengaruh pada kinerja otak dan jantung. dibutuhkan masukan cairan setiap hari untuk menggantikan cairan yang hilang.Pencernaan Peran air dalam proses pencernaan untuk mengangkut nutrisi dan oksigen melalui darah untuk segera dikirim ke sel-sel tubuh.

Oleh sebab itu. Akibat Kekurangan dan Kelebihan Cairan Tubuh A.Pemulihan penyakit Air mendukung proses pemulihan ketika sakit karena asupan air yang memadai berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang terbuang. Otot tubuh akan mengempis apabila tubuh kekurangan cairan.7. perlu minum air dengan cukup selama beraktivitas untuk meminimalisir resiko kejang otot dan kelelahan. c.Feses (5%) .Sendi dan otot Cairan tubuh melindungi dan melumasi gerakan pada sendi dan otot.Kulit (30%) . 8.Kekurangan cairan tubuh KEBUTUHAN CAIRAN TUBUH Cairan tubuh hilang melalui: 1. Urin – 50% dari kehilangan cairan Normal: 50 ml/ kgBB/ 24 jam 2.Respirasi (15%) . Insensible Water Loss (50%) .

dan punggung -Kejang -Perut kembung -Gagal jantung -Ubun-ubun cekung -Denyut nadi cepat dan lemah 3. kaki.Pengeluaran cairan yang banyak dari dalam tubuh tanpa diimbangi pemasukkan cairan yang memadai dapat berakibat dehidrasi. perut.Saat dehidrasi. • Gejala Dehidrasi Berikut ini adalah berbagai gejala dehidrasi sesuai tingkatannya : 1. tubuh dengan terpaksa menyedot cairan baik dari darah maupun organ-organ tubuh lainnya. Dehidrasi ringan -Muka memerah -Rasa sangat haus -Kulit kering dan pecah-pecah -Volume urine berkurang dengan warna lebih gelap dari biasanya -Pusing dan lemah -Kram otot terutama pada kaki dan tangan -Kelenjar air mata berkurang kelembabannya -Sering mengantuk -Mulut dan lidah kering dan air liur berkurang 2. Dehidrasi Berat -Kesadaran berkurang -Tidak buang air kecil -Tangan dan kaki menjadi dingin dan lembab . Dehidrasi sedang -Tekanan darah menurun -Pingsan -Kontraksi kuat pada otot lengan.Dehidrasi adalah keadaan dimana tubuh kehilangan cairan elektrolit yang sangat dibutuhkan organ-organ tubuh untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

mulut. MEMAHAMI TEKANAN HIDROSTATIK DAN TEKANAN OSMOTIK . Air berion bekerja sebagai perantara dalam reaksi-reaksi biokimia dan berperan dalam proses metabolisme tubuh sehingga dapat mengembalikan kesegaran otot tubuh setelah beraktivitas mengeluarkan keringat dengan cepat. B.-Denyut nadi semakin cepat dan lemah hingga tidak teraba -Tekanan darah menurun drastis hingga tidak dapat diukur -Ujung kuku.Air berion Air berion tidak hanya menghilangkan dahaga melainkan juga berfungsi sebagai sumber energi seperti halnya karbohidrat.Air putih yang higienis/air mineral Air putih mengandung beberapa zat penting untuk tubuh seperti oksigen.kelebihan cairan tubuh Kelebihan cairan tubuh akan disimpan didalam ginjal. . kita harus banyak minum minimal 8 gelas (± 2 liter ) air setiap hari yang bisa didapat dari : . Namun. atlet kurang disarankan meminum jus buah saat berolahraga karena cairan padatnya tidak mudah terserap tubuh. 10 kali lebih tinggi dibandingkan pepaya. dan 10-30 kali lebih tinggi dibanding pisang.Jus buah Selain rasanya nikmat dan segar. sulfur. . jus jambu biji mengandung vitamin C sebanyak 3-6 kali lebih tinggi dibandingkan jus jeruk. magnesium. Menurut penelitian. dan protein. dan klorida. dan lidah berwarna kebiruan. Kelebihan cairan tubuh dikeluarkan melalui air seni(urine). Kelebihan cairan tubuh dapat kita alami saat udara sedang dingin atau saat kita tidak banyak melakukan aktivitas. Mengembalikan Cairan Tubuh Yang Hilang Untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. lipid. B. jus buah mengandung beragam vitamin dan mineral yang menyehatkan.

Pengertian tekanan hidrostatik dan osmotik Tekanan hidrostatik adalah tekanan terhadap dinding pembuluh darah dan gerakan masuknya kedalam kaplsula bowman. Hampir semua zat berpindah dengan mekanisme transportasi pasif.lemak.dimana kapsula bowman merupakan gerakan masuknya cairan sebagai filtrasi glomerulus. Metode perpindahan dari cairan dan elektrolit tubuh dengan cara : • Diffusi • Filtrasi • Osmosis • Aktiv Transport Diffusi dan osmosis adalah mekanisme transportasi pasif. Pembuluh darah kapiler dan membran sel yang merupakan membran semipermiabel mampu memfilter tidak semua substansi dan komponen dalam cairan tubuh ikut berpindah.a. Diffusi sederhana adalah perpindahan partikel-partikel . Sedangkan tekanan osmotik adalah tekanan dari filtrasi kapsula bowman yang dikeluarkan oleh air atau pelarut lainnya pada membrane semipermiabel sebagai usaha untuk menembus membran masuk kedalam area yang lebih banyak mengandung molekul yang tidak dapat melewati membran (protein.dll).

suatu keadaan yang disebut keseimbangan dinamis atau homeostatis. Keseimbangan Asam-Basa . Osmosis adalah proses difusi dari air yang disebabkan oleh perbedaan konsentrasi. Natrium tidak berperan penting dalam perpindahan air di dalam bagian plasma dan bagian cairan interstisial karena konsentrasi natrium hampir sama pada kedua bagian itu. Difusi air terjadi pada daerah dengan konsenterasi zat terlarut yang rendah ke daerah dengan konsenterasi zat terlarut yang tinggi. Perpindahan zat terlarut melalui sebuah membrane sel yang melawan perbedaan konsentrasi dan atau muatan listrik disebut transportasi aktif. Distribusi air dalam kedua bagian itu diatur oleh tekanan hidrostatik yang dihasilkan oleh darah kapiler. Beberapa faktor yang mempengaruhi mudah tidaknya difusi zat terlarut menembus membran kapiler dan sel yaitu : • Permebelitas membran kapiler dan sel • Konsenterasi • Potensial listrik • Perbedaan tekanan. Meskipun keadaan di atas merupakan proses pertukaran dan pergantian yang terus menerus namun komposisi dan volume cairan relatif stabil. Salah satu contonya adalah transportasi pompa kalium dan natrium. Proses perpindahan cairan dari kapiler ke ruang interstisial disebut ultrafilterisasi.dalam segala arah melalui larutan atau gas. Transportasi aktif berbeda dengan transportasi pasif karena memerlukan energi dalam bentuk adenosin trifosfat (ATP). Contoh lain proses filterisasi adalah pada glomerolus ginjal. terutama akibat oleh pemompaan oleh jantung dan tekanan osmotik koloid yang terutama disebabkan oleh albumin serum.

pada asidosis terjadi depresi susunan saraf pusat. Ion H secara normal dan kontinyu akan ditambahkan ke cairan tubuh dari 3 sumber. pH darah arteri 7. antara lain: 1.4. misalnya pada metabolisme lemak terbentuk asam lemak dan asam laktat.Keseimbangan asam-basa terkait dengan pengaturan konsentrasi ion H bebas dalam cairan tubuh. Dapar bikarbonat. mempengaruhi konsentrasi ion K bila terjadi perubahan konsentrasi ion H maka tubuh berusaha mempertahankan ion H seperti nilai semula dengan cara: 1.35.45 dan darah vena 7. Dapar hemoglobin. disosiasi asam organik pada metabolisme intermedia. pH rata-rata darah adalah 7.35 dikatakan asidosi. sebaliknya pada alkalosis terjadi hipereksitabilitas. Ion H terutama diperoleh dari aktivitas metabolik dalam tubuh. 2. merupakan sistem dapar di cairan ekstrasel dan intrasel 3. Fluktuasi konsentrasi ion H dalam tubuh akan mempengaruhi fungsi normal sel. Jika pH &lt. perubahan eksitabilitas saraf dan otot. mengaktifkan sistem dapar kimia 2. merupakan sistem dapar di dalam eritrosit untuk perubahan asam karbonat . pembentukkan asam karbonat dan sebagian akan berdisosiasi menjadi ion H dan bikarbonat. merupakan sistem dapar di cairan ekstrasel terutama untuk perubahan yang disebabkan oleh non-bikarbonat 2. dan jika pH darah &gt. mekasnisme pengontrolan pH oleh sistem perkemihan Ada 4 sistem dapar: 1. mempengaruhi enzim-enzim dalam tubuh 3. sebagian asam ini akan berdisosiasi melepaskan ion H. katabolisme zat organik 3.45 dikatakan alkalosis.7. mekanisme pengontrolan pH oleh sistem pernafasan 3. Dapar protein. yaitu: 1.7. 2.

4. terjadi penurunan kadar ion H dalam plasma karena defiensi asam non-karbonat. . Hilangnyaion H akan menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk menetralisir bikarbonat. sehingga kadar bikarbonat plasma meningkat.. diare akut. asidosis yang bukan disebabkan oleh gangguan ventilasi paru. Alkalosis metabolik. disebabkan oleh kehilangan CO2 yang berlebihan akibat hiperventilasi. dan disosiasi asam ini akan meningkatkan konsentrasi ion H. yaitu: 1. disebabkan oleh retensi CO2 akibat hipoventilasi. olahraga yang terlalu berat dan asidosis uremia akibat gagal ginjal akan menyebabkan penurunan kadar bikarbonat sehingga kadar ion H bebas meningkat. Alkalosis metabolik. sistem dapat kimia hanya mengatasi ketidakseimbangan asam-basa sementara. fungsi pernapasan dan ginjal sangat penting. maka pengontrolan pH akan dilanjutkan oleh paru-paru yang berespon secara cepat terhadap perubahan kadar ion H dalam darah akinat rangsangan pada kemoreseptor dan pusat pernafasan. diabetes melitus. Jika dengan dapar kimia tidak cukup memperbaiki ketidakseimbangan. untuk mengkompensasi gangguan keseimbangan asam-basa tersebut. Akibatnya konsentrasi bikarbonat meningkat. Ketidakseimbangan Asam-Basa Ada 4 kategori ketidakseimbangan asam-basa. Dapar fosfat. Pembentukan H2CO3 menurun sehingga pembentukkan ion H menurun. 2. Hal ini terjadi karena kehilangan ion H karena muntah-muntah dan minum obat-obat alkalis. Asidosis metabolik. Pembentukkan H2CO3 meningkat. Ginjal mampu meregulasi ketidakseimbangan ion H secara lambat dengan menskresikan ion H dan menambahkan bikarbonat baru ke dalam darah karena memiliki dapar fosfat dan amonia. Asidosis respiratori. kemudian mempertahankan kadarnya sampai ginjal menghilangkan ketidakseimbangan tersebut. merupakan sistem dapar di sistem perkemihan dan cairan intrasel. 3.4.