You are on page 1of 21

Laporan Proses Industri

Kimia
Pembuatan Virgin Coconut
Oil (VCO)

Di Susun Oleh
Januar Roamdhoni
XII – Kimia Industri
Sekolah Menengah Kejuruan
Negeri 1 Bontang

2016/2017
LAPORAN PRAKTIKUM
I.

IDENTITAS
Nama

: Januar Romadhoni

Kelas/Kelompok

: XII Kimia Industri/II

NIS

: 140102013

Percobaan ke-/Tgl

: I/26-28 September 2016

II.

JUDUL
Sub Judul

III.



IV.

: Virgin Coconut Oil (VCO)
: Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO)

TUJUAN
Siswa dapat mengetahui cara pembuatan minyak kelapa.
Siswa dapat mempelajari proses pembuatan minyak kelapa murni.
Siswa dapat mempelajari manfaat Virgin Coconut Oil.
Siswa dapat mengetahui kualitas VCO yang dihasilkan.

DASAR TEORI
Kelapa
Kelapa (Cocos nucifera L) termasuk genus Cocos yang merupakan anggota dari famili

Palmae dan kelas Monocotyledone yang banyak terdapat di daerah tropis. Kelapa sudah dikenal
luas penggunaannya oleh masyarakat. Secara umum buah kelapa terdiri dari empat bagian yaitu :
1) Sabut (exocarp dan mesocarp) 35%
2) Tempurung (endocarp) 12 %
3) Daging buah (endosperm) 28 %

dimana bagian atas dari lapisan tersebut berupa minyak. “cream of coconut” yaitu produk santan yang dimaniskan. Selain dikonsumsi langsung. Minyak kelapa adalah hasil dari proses pemasakan santan kelapa yang membentuk dua lapisan. karena bilangan Iod minyak tersebut berkisar antara 7.Di dunia perdagangan ada istilah lain. sedangkan “cream coconut” kelapa kering yang digiling. “Coconut milk” adalah cairan menyerupai susu diekstrak segar dari daging kelapa dengan atau tanpa penambahan air. Tingginya kandungan asam lemak jenuh menjadikan minyak kelapa sebagai sumber saturated fat.5-10. Asam lemak jenuh didominasi oleh asam laurat-memiliki rantai karbon 12. Minyak kelapa berdasarkan kandungan asam lemak digolongkan ke dalam minyak asam laurat. Minyak kelapa digolongkan ke dalam jenis yaitu jenis minyak asam laurat.Santan merupakan bagian penting dari masakan sehari-hari di negara-negara penghasil kelapa. Santan Santan adalah istilah yang digunakan untuk menunjuk cairan yang diperoleh dengan ekstraksi manual atau mekanikal daging kelapa parut dengan atau tanpa penambahan air. termasuk asam lemak rantai menengah alias medium-chain fatty acid (MCFA) dan jumlahnya sekitar 52% (hampir setara dengan air susu ibu). maka minyak kelapa dapat dimasukkan ke dalam golongan non drying oils. Minyak Kelapa Komponen minyak kelapa adalah asam lemak jenuh sekitar 90 % dan asam lemak tak jenuh sekitar 10 %.Santan yang diekstrak tanpa penambahan air sangat kental (di Philippine disebut kakang gata).4) Air buah (ketaren) 25 % Bagian buah kelapa yang paling sering dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari adalah daging kelapa. karena kandungan asam lauratnya paling besar jika dibandingkan dengan asam lemak lainnya. Berdasarkan tingkat ketidakjenuhannya yang dinyatakan dengan bilangan Iod (Iodine value). daging kelapa juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan minyak kelapa. sedangkan “coconut cream” adalah bahan menyerupai cream dengan kandungan lemak tinggi diperoleh dari santan dengan cara pemisahan gravitasi atau sentrifugasi. Sehingga minyak kelapa kerap disebut minyak .5.

jantung koroner. . menengah. Sebenarnya kedua produk ini sama. dan tak jenuh ganda (polyunsaturated fats). tidak jenuh tunggal (monounsaturated fats). dikenal asam lemak jenuh (saturated fats). Sifat trigliserida ditentukan oleh perilaku asam lemak penyusunnya. asam lemak dapat diklasifikasikan menjadi asam lemak rantai pendek. Banyak orang seringkali bingung dengan perbedaan antara minyak kelapa (coconut oil) dengan krim kelapa (coconut butter). Berdasarkan rantai karbonnya. Masyarakat telah mengetahui bahwa konsumsi asam lemak jenuh yang berlebih dapat meningkatkan kolesterol darah. bahkan kanker. Warna coklat pada minyak yang mengandung protein dan karbohidrat bukan disebabkan oleh zat warna alamiah. Walaupun asam lemak tidak jenuh tunggal dan ganda dapat menurunkan kadar kolesterol namun kebiasaan memakai minyak untuk menggoreng berulang akan membentuk asam lemak trans yang dapat meningkatkan kolesterol serta radikal bebas yang memicu terjadinya hipertensi. Warna ini merupakan hasil reaksi dari senyawa karbonil (berasal dari pemecahan peroksida) dengan asam amino dari protein. Padahal asam lemak jenuh yang berantai karbon pendek dan menengah tidak menimbulkan kolesterol karena langsung dapat dimetabolisir. bukan dari kelapa kering atau kopra b) Dibuat dari kelapa yang bukan dari jenis hibrida c) Diolah tanpa bahan-bahan kimia d) Dibuat dengan suhu rendah (di bawah 600C) e) Tidak melalui proses hidrogenisasi Di dalam tubuh asam lemak diubah menjadi energi namun bila tak terpakai maka akan diubah menjadi kolesterol. Ciri-ciri minyak yang mempunyai kualitas yang bagus: a) Dibuat dari kelapa segar. Dari segi kejenuhan rantai karbon. Warna pada minyak kelapa disebabkan oleh warna dan kotoran-kotoran lainnya. Zat warna alamiah yang terdapat pada minyak kelapa adalah karoten yang merupakan hidrokarbon tidak jenuh dan tidak stabil pada suhu tinggi. dan panjang.laurat. Temperatur melting point minyak kelapa kira-kira 76 ºF. dan terjadi terutama pada suhu tinggi. Semakin pendek rantai karbon maka semakin mudah asam lemak dimetabolisir oleh tubuh. Minyak kelapa seringkali masih dianggap sebagai minyak yang dapat meningkatkan kolesterol darah dan menyebabkan resiko penyakit jantung. Adapun perilaku asam lemak ditentukan oleh panjang dan kejenuhan rantai karbon. tetapi oleh reaksi browning.

Proses metabolisme minyak kelapa di dalam tubuh adalah sebagai berikut. minyak zaitun. rasa. Minyak kelapa murni (virgin coconut oil) . Satu-satunya minyak makan yang berbeda adalah minyak kelapa yang asam lemaknya terdiri dari rantai karbon menengah sehingga mudah dimetabolisir. Setelah itu menuju ke hati untuk dimetabolisir. Karena rantai asam lemaknya pendek. Manfaat dari minyak kelapa antara lain dapat meningkatkan kekebalan tubuh. penampakan. Sebagian besar asam lemak pada minyak kelapa merupakan asam lemak jenuh. Penyebabnya adalah proses pembuatan dan pemilihan buahnya yang mempengaruhi kualitas. Selain mudah dimetabolisir. Kedua senyawa ini mampu menembus lapisan lipid luar virus sehingga dapat bersifat antivirus. Virgin Coconut Oil (VCO) Minyak kelapa pada umumnya dibagi menjadi dua kategori utama yaitu RBD dan virgin. 50% rantai karbon minyak kelapa merupakan asam laurat (C12) dan 7% adalah asam kaprat (C10). termasuk di antaranya minyak sawit. Asam lemak jenuh menunjukkan ikatan kimia yang lebih stabil dibandingkan dengan asam lemak tak jenuh berdasarkan jumlah atom yang terikat. Faktor utama yang membedakan keduanya adalah ikatan kimianya. mengurangi gejala gangguan pencernaan. Hampir semua minyak makan yang dikonsumsi manusia merupakan asam lemak rantai panjang. Keadaan struktur kimia yang stabil inilah yang menyebabkan asam lemak jenuh sukar dioksidasi dinadingkan asam lemak tak jenuh.Oleh karena itu pada suhu kamar minyak ini berubah menjadi solid dan bentuk solid ini dikenal sebagai krim kelapa. dan minyak dari kacang-kacangan. bau dan tentu saja khasiatnya. virus. Rantai karbon minyak kelapa dengan mudah diabsorbsi intestine dan masuk ke dalam aliran darah dengan hanya terikat pada albumin agar dapat larut. Minyak terdiri dari asam lemak dimana asam lemak ini terbagi menjadi dua golongan yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh. Proses metabolisme ini bebas dari insulin sehingga dapat menghasilkan energi dengan cepat dalam semua kondisi fisiologis tubuh. dan mencegah infeksi oleh bakteri. seluruh minyak atau lemak hewani. Asam lemak jenuh minyak kelapa juga tahan terhadap proses oksidasi (misalnya pada saat menggoreng minyak) sehingga tidak mudah termutasi menjadi asam lemak trans ataupun radikal bebas. atau jamur. maka minyak kelapa dengan mudah dicerna oleh enzim lipase tanpa memerlukan bantuan asam empedu.

berbau harum. BD (berat jenis). . Proses penjemuran dan pengasapan memberikan pengaruh besar pada hasil akhir. tanpa bahan kimia dan RDB. pabrikan memproses lebih lanjut dengan menyuling memakai pelarut kimia dan menghilangkan baunya. Bahan asing ini bisa berupa jamur. Tentu saja semua ini sangat mempengaruhi viskositas (tingkat kekentalan). titik beku. tanah. Perbedaan proses pembuatan ini sangat mencolok dan berbeda nyata. karena bahan baku mudah didapat dengan harga yang murah. merupakan merupakan modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga dihasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah. atau lebih dikenal dengan virgin coconut oil (VCO).adalah minyak kelapa yang dibuat dari bahan baku kelapa segar. serta mempunyai daya simpan yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan. yaitu: a) Tidak membutuhkan biaya yang mahal. Bleached and Deodorized" atau minyak yang disuling. Demikian pula banyaknya jamur sangat mempengaruhi warna dan bau minyak. Minyak RBD masih bisa digunakan untuk keperluan makanan di rumah tangga dan industri. berwarna bening. sampah dan kotoran lainnya. Pembuatan minyak kelapa murni ini memiliki banyak keunggulan. RBD merupakan singkatan dari "Refined. Minyak kelapa murni. Sedangkan kata virgin bisa diartikan masih murni atau perawan. Bau dihilangkan dengan menyaring melalui karbon aktif. Minyak mentah (crude oil) yang dihasilkan bisa berwarna coklat tua sampai keabuan dan berbau tengik menyengat. RBD terbuat dari kopra (daging kelapa yang dijemur matahari atau diasapi). diproses dengan pemanasan terkendali atau tanpa pemanasan sama sekali. rasa. b) Pengolahan yang sederhana dan tidak terlalu rumit. Sesuai dengan kondisinya. Penyulingan minyak kelapa seperti di atas berakibat kandungan senyawa-senyawa esensial yang dibutuhkan tubuh tetap utuh. anti bakteri dan jamur. bahan yang digunakan ini relatif kotor dan mengandung bahan-bahan asing yang dapat mempengaruhi hasil akhirnya. Untuk menghasilkan minyak goreng dan minyak komersial lainnya. Pada umumnya yang membedakan dengan mudah adalah baunya dihilangkan dan rasanya hambar. Minyak kelapa murni dengan kandungan utama asam laurat ini memiliki sifat antibiotik. dikelantang dan dihilangkan baunya. Untuk maksud ini mereka menambahkan bahan kimia seperti beberapa jenis soda (NaOH atau KOH). bau dan sebagainya.

emulsi santan ditambahkan dengan ragi. atau sering disebut dengan minyak goreng (minyak kelapa kopra). Jika dibandingkan dengan minyak kelapa biasa. antara lain: 1) Metode Basah Metode ini adalah metode yang paling sederhana dan tidak lagi digunakan untuk tujuan komersil. sehingga daya simpannya tidak bertahan lama (kurang dari dua bulan). minyak kelapa murni mempunyai harga jual yang lebih tinggi dibanding minyak kelapa kopra. 3) Metode Fermentasi Metode ini pada dasarnya agak sama dengan metode basah. daging buah dipisahkan dari tempurung. . bedanya pada saat santan terbentuk. dan mudah tengik. sehingga studi pembuatan VCO perlu dikembangkan. Campuran ini kemudian didiamkan dalam wadah transparan sampai terpisah menjadi 3 atau 4 bagian. Setelah satu jam santan didiamkan. Air kemudian dipisahkan dengan bagian yang kentalnya tersebut dengan cara membuka kran. Santan didiamkan dan diambil bagian kentalnya kemudian digoreng dengan api kecil untuk menguapkan airnya. Minyak kelapa dapat dibuat dengan banyak metode atau gabungan dari semua metode yang ada. Bagian kental dari santan kelapa ditambahkan dengan cairan perasan ketam (enzim) dan diaduk hingga merata. tetapi santan yang dihasilkan kemudian dituangkan dalam bejana transparan yang memiliki kran di bawahnya. diperas hingga menjadi santan. Kelapa dipilih yang tua. Bagian yang kental kemudian ditambahkan minyak virgin dalam jumlah perbandingan 2:1. Metode-metode tersebut. minyak kelapa murni mempunyai kualitas yang lebih baik. Fermentasi dilakukan selama 8-12 jam. berbau tidak harum. sehingga kandungan kimia dan nutrisinya tetap terjaga terutama asam lemak dalam minyak. 4) Metode Penambahan Enzim Dibuat dengan menggerus dengan sejenis ketam sawah dan diambil airnya. Bagian padat yang berupa bubur putih masih banyak mengandung minyak dipanaskan hingga menghasilkan minyak dengan kualitas yang baik. Dari segi ekonomi. Kemudian diaduk sampai merata dan homogen dengan mikser roti. terbentuk dua lapisan (bagian kental putih berada pada lapisan atas dan air pada lapisan bawah). Kemudian bagian padat dan cair dipisahkan dengan cara disaring. diparut. karena tidak menggunakan bahan bakar. Minyak kelapa kopra akan berwarna kuning kecoklatan. 2) Metode Pancingan Tahapan metode ini sama dengan metode sebelumnya.c) Penggunaan energi yang minimal.

pendinginan. hasil perasan kelapa didiamkan selama 3-5 jam sehingga terbentuk lapisan minyak. 5) Metode Kering Dilakukan dengan cara penyaringan atau pemisahan minyak dari bungkil (penyaringan sentrifugal). influenza dan berbagai bakteri patogen termasuk Listeria monocytogenes dan Helicobacter pyloryd. tekanan mekanis atau sentrifugasi. mengandung lauric acid atau asam laurat yang menurut hasil penelitian secara ilmiah membuktikan bahwa asam laurat dalam tubuh manusia dirubah menjadi monolaurin dan yang menjadi paling kuat dalam membunuh virus. penuaan dini. Bagi manusia dewasa membutuhkan . osteoporosis. Selain itu. ambeien luar dan dalam. Penambahan zat kimiawi anorganik dan pelarut kimia tidak dipakai serta pemakaian suhu tinggi berlebihan juga tidak diterapkan. herpes.Kemudian didinginkan selama tiga jam hingga menghasilkan lapisan minyak dan lapisan padat tipis lainnya. dan lainlain. hepatitis C. Santan ini diproses lebih lanjut melalui proses fermentasi. maag. Penelitian sejak tahun 1982 telah menghasilkan produk VCO yang telah dibuktikan secara ilmiah bahwa asam laurat dapat menanggulangi penyakit diabetes. bakteri. Prosesnya semua dilakukan dilakukan dalam suhu relatif rendah. jantung koroner. cendawan dan protozoa sehingga dapat menanggulangi serangan virus seperti HIV. sebagai Asam Lemak Rantai Sedang (MCFA) berfungsi meningkatkan metabolisme dalam tubuh sehingga dapat menambah energi dan dapat mengontrol berat badan. Sama seperti yang terdapat pada Air Susu Ibu (ASI) yang memberikan perlindungan kepada sang bayi. maka selanjutnya kelapa diparut dan diperas tanpa ditambah air terlebih dahulu. Setelah kelapa didiamkan. Apabila beku warnanya akan menjadi putih murni dan dalam keadaan cair tidak berwarna atau bening. asam laurat juga dibutuhkan manusia dewasa. Virgin Coconut Oil terbuat dari daging kelapa segar. 6) Metode Dingin dan Segar Kelapa terlebih dahulu didiamkan selama dua minggu sampai satu bulan agar terbentuk enzim pembentuk minyak serta nantinya memisahkan minyak dari bagian kasar dan padat. Maka. Virgin Coconut Oil dibuat dari kelapa segar tanpa melalui proses pemanasan. kolesterol. prostat. Daging buah diperas santannya. Hasilnya berupa minyak kelapa murni yang rasanya lembut dan bau khas kelapa yang unik.

herpes dan penyakit-penyakit lainnya. luka gangren dan masih sangat banyak lainnya. hepatitis C. warna minyak sejernih air. minyak kelapa memiliki kekentalan yang setara dengan solar. yaitu minyak kelapa yang telah melalui proses industri untuk diubah menjadi biodiesel.000. Manfaat dari virgin coconut oil dalam kehidupan manusia terutama dibidang kesehatan: 1) Mematikan berbagai virus yang menyebabkan mononucleosis. influenza. meningitis. Salah satu inovasi yang dikembang Departemen Teknik Pertanian IPB yaitu dengan memanfaatkan suhu knalpot untuk mengubah kekentalan minyak kelapa agar sama dengan solar. sedangkan minyak kelapa yang tidak melalui proses pengolahan bisa jauh lebih murah. baik masalah harga maupun ketersediannya. Pada suhu antara 80-90 0C. Minyak kelapa dapat dimanfaatkan secara langsung menjadi bahan bakar selayaknya solar. beraroma khas kelapa dan telah diujilabkan dan bisa dikonsumsi langsung atau dioleskan. kelapa merupakan tanaman yang umum tumbuh di daerah pesisir. cacar air. yang berarti setara dengan tiga sendok makan VCO. sedangkan solar 5 centistokes. . Kemudian minyak kelapa melalui sebuah selang dialirkan melalui knalpot sebelum menuju ke ruang pembakaran mesin diesel. Minyak kelapa memiliki kekentalan 50-60 centistokes. bergizi tinggi dan mengandung 50-53% asam laurat dan diproses dengan meniru cara alam sehingga tidak merusak kandungan esensial dari lemak kelapa. keracunan makanan.asam ini rata-rata 24 gram per hari. tanpa bahan pengawet. menjadikannya sumber bahan bakar yang potensial bagi nelayan setempat yang cenderung mengalami kesulitan bahan bakar. Selain itu. gigi berlubang. VCO bersifat natural. VCO merupakan minyak kelapa murni yang terbuat dari kelapa tua segar sebagai bahan baku dan diproses tanpa pemanasan atau dengan pemanasan terbatas. 2) Mematikan berbagai bakteri penyebab pneumonia. 10. gonorrhea. artinya dalam satu hari VCO dapat dikonsumsi sebanyak tiga kali. infeksi saluran kencing. sakit telinga. Proses yang tidak melibatkan pemanasan bukan hanya menghasilkan lemak-lemak rantai sedang tetapi juga dapat menjamin keberadaan vitamin E dan enzim-enzim yang terkandung dalam buah kelapa. Harga cocodiesel saat ini berkisar Rp. Cara seperti ini tentunya lebih murah dibandingkan dengan memanfaatkan cocodiesel.00 per liter. Gas buang knalpot memiliki temperatur 350-360 0C sehingga diperlukan koil pendingin untuk menurunkan temperatur knalpot. infeksi tenggorokan. Minyak kelapa yang dimanfaatkan adalah minyak kelapa yang telah melalui proses pemanasan guna menghilangkan asam lemak bebasnya.

5) Meningkatkan energi dan stamina yang memperbaiki fisik dan penampilan atlit. atau sering disebut dengan minyak goreng (minyak kelapa kopra). sehingga studi pembuatan VCO perlu dikembangkan. jock itch. 9) Meredakan stres pada pankreas dan sistem-sistem enzim tubuh. Jika dibandingkan dengan minyak kelapa biasa. Penjernihan dapat dilakukan dengan beberapa metode. salah satu diantaranya adalah dengan cara penyaringan biasa. 15) Meredakan gejala yang dihubungkan dengan Chron's disease. 18) Mendukung dan membantu fungsi kekebalan tubuh. ulcerative colitis dan bisul perut. . kadas. lice. 17) Mendukung penyembuhan dan perbaikan jaringan tubuh. minyak kelapa murni mempunyai kualitas yang lebih baik. 13) Membantu melindungi diri terhadap serangan penyakit osteoporosis. 10) Membantu meredakan gejala-gejala dan mengurangi resiko kesehatan yang dihubungkan dengan diabetes. 11) Mengurangi gangguan yang dikaitkan dengan gejala kesulitan pencernaan dan cystic fibrosis. Dari segi ekonomi. 4) Melumpuhkan dan mematikan cacing pita. Minyak kelapa kopra akan berwarna kuning kecoklatan. 7) Memperbaiki pencernaan dan penyerapan vitamin-vitamin dan asam amino yang larut dalam lemak. athletes foot. sehingga daya simpannya tidak bertahan lama (kurang dari dua bulan). berbau tidak harum. giardia dan parasit lainnya. 6) Menyediakan sumber nutrisi dan energi cepat. 12) Memperbaiki penyerapan kalsium dan magnesium serta mendukung perkembangan tulang dan gigi yang kuat. 14) Membantu meredakan gejala sakit saluran kandung kemih. 8) Memperbaiki sekresi insulin dan pendayagunaan glukosa darah.3) Mematikan jamur dan ragi yang menyebabkan candida. 16) Mengurangi peradangan kronis. ruam karena keringat dan popok dan infeksi lainnya. yaitu dengan cara menyaring dengan menggunakan kertas saring sehingga nantinya akan diperoleh minyak yang lebih jernih. Proses penjernihan dilakukan untuk memperoleh VCO dengan kualitas yang lebih bau. minyak kelapa murni mempunyai harga jual yang lebih tinggi dibanding minyak kelapa kopra. dan mudah tengik.

pemanas vacum dan filter press. jack press. VCO ini juga dapat diolah dengan teknologi pengepresan semi basah yang merupakan alternatif teknologi tepat guna yang dapat diterapkan dalam skala kecil. Cara yang sederhana ialah dengan memanaskan minyak sampai mendidih. proses tersebut adalah proses panas dan dingin. kain atau kasa baja stainless steel dan sebagainya dapat digunakan. penyaringan bisa lebih cepat dan mudah. pengering. Hasilnya adalah ampas kelapa. Keunggulan teknologi pengepresan semi basah: . Kertas saring. masyarakat membuat minyak kelapa dari santan yang dipanaskan. Tentunya bahan saringan harus bersih dan sehat. protease. parutan kelapa diberi ragi air ketam sawah (yuyu) sebagai biang atau starter. Karena partikel yang lebih besar sudah dapat dipisahkan yang tidak bisa dipisahkan dengan pengendapan baru dilakukan penyaringan. hasil minyaknya akan berwarna kuning tua atau kecokelatan. Secara sederhana ada dua cara untuk menghasilkan minyak kelapa murni. kapas. adonan yang telah lunak dijemur antara dua hingga tiga hari penuh. pencuci. Selain penggunaan enzim. Kandungan air dikurangi yaitu pada saat penyaringan. Sebaliknya minyak yang belum disaring apabila dipanaskan sampai titik didih maka akan meletik dan meletup yang menandakan bahwa kadar airnya masih tinggi. Pada proses selanjutnya. Pengendapan juga dimaksudkan untuk memisahkan air dan minyak. Penyaringan juga dapat dilakukan sampai beberapa tingkat. Kalau pemanasan santan ini dilakukan secara terbatas dengan suhu 60-80 0C. VCO akan lebih awet bila kadar air yang dikandungnya makin rendah. alfa amylase. biang ini bisa menggunakan adonan yang telah terfermentasi atau minyak kelapa murni hasil fermentasi yang sudah jadi. air diserap lebih dahulu oleh kertas saring kemudian diuapkan. atau pektinase. tergantung tingkat kejernihan yang diinginkan.Sebelum disaring sebaiknya minyak didiamkan terlebih dahulu dengan maksud untuk pengendapan. dan minyak goreng. Paginya. Peralatan utamanya mesin parut. blendo atau blondo. Dengan pengendapan terlebih dahulu. Ini merupakan minyak goreng biasa yang tidak bisa dikategorikan sebagai minyak kelapa murni. Adapun proses dingin itu dengan cara fermentasi. VCO yang benar-benar bermutu tinggi dihasilkan dari proses fermentasi dengan enzim poligalakturonase. Secara tradisional. Adonan yang telah diberi biang disimpan selama semalam agar terjadi proses fermentasi. fermentasi juga bisa dilakukan dengan bantuan Saccharomyces cereviseae. Untuk mengetes kadar air memang sulit kalau tanpa alat. apabila minyak tidak meletik tandanya minyak bebas air. Caranya.

Sifat fisik lain diantaranya banyak digunakan untuk mengavaluasi minyak setelah melewati suatu proses pengolahan.  Sifat fisik minyak terdiri dari warna titik didih. Minyak kelapa terdiri dari sekitar 90% asam lemak jenuh dan 10% asam lemak tak jenuh. titik awal mencair. Asam lemak jenuh sebagian besar merupakan asam laurat sehingga minyak kelapa sering disebut minyak laurat. dan aroma terapi. d) Semua peralatan dapat dibuat di dalam negeri. titik asap. c) Bungkilnya dapat dijadikan kelapa parut kering berlemak rendah sebagai bahan-baku kue atau pakan. titik asap dan indeks bias. Dibandingkan dengan minyak nabati lainnya seperti minyak sawit.  Sifat kimia yang paling penting adalah sifat hidrolisis dan teroksida yang masing-masing dapat ditentukan dengan mengukur bilangan asam dan bilangan peroksid. titik lunak. yaitu kandungan asam lemak jenuhnya tinggi. sifat fisik yang perlu diketahui adalah warna. titik api. titik cair. Sifat tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi tahapan dari suatu rangkain pengolahan dan mutu minyak. berat jenis. indeks bias. komposisi asam lemak rantai mediumnya tinggi dan berat molekulnya rendah. titik luncur (sliping point). titik nyala. kekentalan. Sementara sifat kejenuhannya ditentukan dengan bilangan yodium. Sifat kimia lain adalah jenis asam lemak yang ditentukan dengan bilangan penyabunan. kosmetik. b) Minyak yang dihasilkan dapat digunakan untuk terapi kesehatan. Untuk minyak kelapa murni. termasuk kategori minyak bumi. Penilaian Mutu Minyak Kelapa Murni (VCO) Sifat fisik dan kimia minyak merupakan parameter yang sangat berguna untuk menentukan penggunaan yang tepat dari minyak tersebut. titik cair dan polimorfisme serta bau dan rasa. . minyak jagung dan minyak bunga matahari.a) Minyak yang dihasilkan tidak mengalami pemurnian secara kimiawi. misalnya pemanasan. titik kekeruhan. minyak kedelai. minyak kelapa murni memiliki beberapa keunggula n.

maks) 0.5% 9. Berat jenis 0. Bilangan penyabunan 250 – 260 min 5. ALAT DAN BAHAN Alat :              Baskom Kain Saringan Hot Plate Corong Pisah Gelas Ukur 1000 ml Beaker Glass 1000ml.NO Karakteristik Kandungan 1.00 6. Bilangan perioksida < 3 meq/kg minyak V.0. Indeks bias pada 40o 1. Kadar air ( % wt.4492 3. Densitas relative 0.5 8.1 .11.915 .920 2.1.915 – 0. Bilangan iod 4. Bilangan asam maksimal 0.4480 .920 7. Warna Jernih 10.5 4.0. 500ml. 250ml Statif dan Klem Termometer Magnetic Stirer Batang Pengaduk Corong Kaca Tisu non Parfum . FFA < 0.1. Aroma dan Rasa Bebas dari rasa dan aroma asing serta tengik 11.

Tambahkan 500 ml aquadest (hangat). PENGAMATAN 500 gr kelapa parut dan 500 ml aquades PEMERASAN hangat diperoleh santan kental dan yang tidak kental. Pindahkan hasil perasan santan ke dalam corong pisah dan diamkan selama 1 jam. DATA PENGAMATAN N O TAHAP 1. Masukkan ke dalam beaker gelas(hitung berapa yang di dapat). . Botol Kaca Bahan :  Kelapa (kira-kira 15 bulanan)  Air Aquadest VI. Setelah itu kelapa parut diperas dan diambil santannya. Saring VCO yang di hasilkan dan panaskan hasil VCO dengan hotplate pada suhu 6070oC selama 30 menit. Pemanasan di teruskan sampai diperoleh minyak VCO yang murni. PROSEDUR KERJA Prosedur Kerja Pembuatan Minyak VCO:          Timbanglah kelapa parut 500 gram. Panaskan pada suhu 55-70oc sambil di aduk hingga merata. Pisahkan cairan santan yang kental dari corong pisah. VII.

Santan kental yang diperoleh sebanyak 300 ml.2. PEMISAHAN Hasil Pengamatan Bening Berbau heterogen 0. Sehingga diperoleh minyak VCO berwarna bening yang berbau dan blondo.89179 % PEMANASAN Setelah ± 1 jam didiamkan di corong pisah. Di saring menggunakan tisu kertas PENYARINGAN saring.4 %  Data Pengamatan VCO . 5 HASIL PENYARINGAN Minyak VCO yang diperoleh adalah 67 ml 7 UJI MUTU MINYAK VCO Berat jenis : 0. yang diambil bagian atas yaitu santan kentalnya.89179 gr/ml Rendeman : 13. 4. Santan kental dipanaskan pada suhu 55oC – 70oC dan diaduk secara kontinyu menggunakan magnetic stirer dan setelah santan kental sekali dilakukan pengadukan secara manual. Setelah beberapa saat muncul blondo dan minyak berwarna putih bening mulai terpisah dari blondo yang berwarna coklat. Sifat Fisik Warna Bau Kelarutan Berat jenis 3. terdapat tiga lapisan larutan.

7284 gr :8.8105 gr : 24.89179 % IX. PEMBAHASAN .7284 .VIII. PERHITUNGAN  Perhitungan rendemen Rendemen ( )= 67 ml X 100 500 gr = 13.9179 gr (berat pikno+VCO)−berat pikno kosong 10 = 24.4 %  Perhitungan berat jenis Berat pignometer kosong Berat pignometer + VCO 10 ml Berat VCO 10 ml berat jenis= : 15.15.8105 10 = 0.

rasa (taste) dan bau (scent). Minyak kelapa murni memilik sifat bening seperti air basah. setelah terpisah bagian bawah atau air dibuang. Kemudian santan kental yang berwarna putih susu dipanaskan dengan suhu sekitar 55oC-70 oC dan diaduk secara kontinyu menggunakan magnetic stirer. . Hasil santan murni yang didapatkan adalah 300ml.4 %. Santan terletak pada bagian atas corong pisah dan air berasa dibagian bawah corong pisah. Tetapi hasil yang kami dapatkan masih dibawah dari standar mutu VCO ini mungkin dikarenakan ketidak maksimalan saat pemanasan dan kebersihan alat yang terkontamisasi oleh air.89179 gr/ml. Sesuai dengan pendapat Alamsyah (2005) yang mengatakan perbedaan utama VCO dengan minyak kelapa biasa terletak pada warna. Setelah itu santan dimasukkan ke dalam corong pisah yang berguna untuk memisahkan santan murni dengan air. Minyak putih bening yang terpisah dari blondo yang berwarna coklat keunguan menghasilkan aroma yang khas yaitu aroma kelapa. Dimana pada pembuatan VCO ini menggunakan bahan yaitu kelapa parut yang di ambil santannya dengan cara menambahkan air hangat dengan perbandingan 1:1 antara kelapa parut dan air hangat tersebut. Penambahan air dilakukan dengan satu kali tuang dan diperas secara maksimal agar didapatkan hasil santan yang maksimal yaitu santan yang kental. Pemerasan dibantu dengan saringan agar ampas dari kelapa tidak terikut ke dalam santan. Setelah beberapa jam santan mulai mengental dan warna mulai berubah dan diaduk secara terus menerus blondopun terpisah dari minyaknya. putih seperti susu. Setelah pembuatan VCO telah selesai dan dihasilkannya minya VCO dengan warna bening. tidak berbau (color less). Waktu yang digunakan untuk menunggu terpisahnya antara air dan santan adalah 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik VCO menghasilkan minyak yang berwarna bening (color less/white water) dan berbau harum khas kelapa.Pada praktikum kali ini kami melakukan pembuatan VCO menggunakan teknik pemanasan suhu rendah. mempertahankan bau dan rasa khas kelapa segar. berbau khas kelapa. Kemudian minyak disaring menggunakan tisu non parfum dan dipindah kedalam botol kaca. dan mempunyai berat jenis 0. Berikut adalah gambar dari minyak VCO hasil praktikum kami. serta rendemen 13.

 Selalu menggunakan jaslab dan selalu mengutamakan keselamatan diri. Saran :  Pada praktikum ini alat seharusnya sudah disiapkan sebelumnya untuk dibawah kesekolah dan tidak menggunakan alat dapur instalasi.X.  Pada saat proses prmanasan suhu wajib dipantau kisaran 55-70oC.89179 gr/ml o Rendemen :13. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan : Dari praktikum ini bias disimpulkan :  Siswa bisa membuat VCO dari kelapa  VCO yang dihasilkan : o Berbau o Berat jenis : 0.4 % o Warnanya bening  Kualitas VCO yang dihasilkan dibawah standar mutu VCO.  Ketika praktikum telah selesai dilakukan seharusnya alat dicuci menggunakan sabun agar sisa dari VCO tidak melekat pada alat praktikum. .

co.html https://id.html .id/2010/10/virgin-coconut-oil-vco.XI.html http://ariefebrianto.co.id/2013/05/laporan-praktikum-pembuatan-virgin.html     http://nafaly.co. DAFTAR PUSTAKA  http://rumahdukasi.org/wiki/Minyak_kelapa http://sinthalestari.id/2015/03/pembuatan-virgin-coconutoil-vco.co.wikipedia.blogspot.id/2014/05/normal-0-false-false-false-in-x-nonex.blogspot.blogspot.blogspot.

XIX. XIV. XVIII. XVII. LAMPIRAN XIII. XVI. XV. Proses penyaringan minyak VCO Proses pemanasan santan kental menggunakan magnetic stirer . XX. Minyak VCO yang dihasilkan sebanyak 67 ml.XII.

Proses pendiaman santan hingga terbentuk tiga lapisan Pengontrolan suhu ketika pemanasan Proses pemanasan menggunakan pengadukan manual .