You are on page 1of 7

HPLC

HPLC (High Performance Liquid Chromatography) atau biasa juga disebut dengan
Kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) dikembangkan pada akhir tahun 1960-an
dan awal tahun 1970-an. Saat ini, HPLC merupakan teknik pemisahan yang
diterima secara luas untuk analisis bahan obat, baik dalam bulk atau dalam
sediaan farmasetik.
SISTEM PERALATAN HPLC
Instrumentasi HPLC pada dasarnya terdiri atas: wadah fase gerak, pompa, alat
untuk memasukkan sampel (tempat injeksi), kolom, detektor, wadah penampung
buangan fase gerak, dan suatu komputer atau integrator atau perekam.

SPEKTROFOTOMETRI Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu pada suatu obyek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet.[2] Nilai absorbansi daricahaya yang dilserap sebanding dengan konsentrasi larutan di dalam kuvet.[1][2] .[1] Sebagian dari cahaya tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan.

1. 2. Membutuhkan bahan pembentuk nyala api terdiri dari fuel dan oxidant. atau logam (gol alkali tanah. Syarat utama sampel yang diukur adalah larutan jernih.Atomic Absorbtion Spectroscopi  (AAS) suatu instrument dalam ilmu kimia analitik yang digunakan untuk menentukan kadar suatu unsur dalam senyawa berdasarkan serapan atomnya. Dikembangkan oleh Walsh 1953. 3. Sumber radiasi: HCL (Hollow Cathode Lamp). Bagian. dan gol unsure transisi). 5. Spectrum yang diukur di daerah UV-Vis. Digunakan untuk analisis senyawa anorganik.bagian dari AAS : Sumber sinar Sistem pengatoman (Atomizer) Monokromator Detektor Sistem pembacaan pH METER . 4.

Sebuah pH meter terdiri dari sebuah elektroda (probe pengukur) yang terhubung ke sebuah alat elektronik yang mengukur dan menampilkan nilai pH.PH meter adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi untuk mengukur pH(derajat keasaman atau kebasaan) suatu cairan (ada elektroda khusus yang berfungsi untuk mengukur pH bahan-bahan semi-padat). CONDUCTIVITY .

Salah satu contoh adalah untuk memonitor kualitas air boiler (baca artikel berikut). KALORIMETER .Conductivity meter adalah alat untuk mengukur nilai konduktivitas listrik (specific/electric conductivity) suatu larutan atau cairan. Hal ini terkait pengaruh konsentrasi ion-ion mineral terhadap terjadinya korosi pada pipa boiler (galvanic corrosion). Pengukuran jumlah ion di dalam suatu cairan menjadi penting untuk beberapa kasus. Nilai konduktivitas listrik sebuah zat cair menjadi referensi atas jumlah ion serta konsentrasi padatan (Total Dissolved Solid / TDS) yang terlarut di dalamnya.

bahan bakar. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter). dan sampel akan terbakar oleh api listrik dari kawat logam terpasang dalam tabung. bahan makanan.Kalorimeter bom adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O 2 berlebih) suatu senyawa. KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS .

(KLT) Kromatografi lapis tipis merupakan salah satu analisis kualitatif dari suatu sampel yang ingin dideteksi dengan memisahkan komponen-komponensampel berdasarkan perbedaan kepolaran.[1] .