You are on page 1of 12

BAB III

HASIL KINERJA UPT PUSKESMAS TAPIAN DOLOK


Hasil Kinerja Puskesmas Tapian Dolok dapat kami sajikan sebagaimana berikut ini:
A. Hasil kinerja pelayanan kesehatan
1. Upaya Kesehatan Wajib
Tabel 1. Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Wajib UPT Puskesmas
Tapian Dolok Tahun 2016
HASIL CAKUPAN

TINGKAT

(%)

KINERJA

NO

KOMPONEN KEGIATAN UPAYA KESEHATAN WAJIB

KETERANGAN

UPAYA PROMOSI KESEHATAN

Baik 91 %

UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN

Cukup 81-90 %

UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK TERMASUK KB

Kurang 80%

UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT


UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN

PENYAKIT MENULAR

UPAYA PENGOBATAN

Rata-rata Kinerja

2. Upaya Kesehatan Pengembangan


Tabel 2. Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Pegembangan UPT Puskesmas
Tapian Dolok Tahun 2016
N
O
1
2

3
4
5

KOMPONEN KEGIATAN
UPAYA KESEHATAN
PENGEMBANGAN
Upaya Kesehatan Usia
Lanjut
Upaya Kesehatan Mata /
Pencegahan Kebutaan
Upaya Kesehatan Telinga /
Pencegahan Gangguan
pendengaran
Kesehatan Jiwa
Pencegahan dan
penanggulangan penyakit

HASIL
CAKUPAN
(%)

TINGKAT
KINERJA

KETERANGA
N
Baik 91 %
Cukup 81-90
%

Kurang 80%

gigi
Perawatan Kesehatan
6
Masyarakat
Rata-rata Kinerja
Nilai cakupan kinerja pelayanan kesehatan adalah : rata rata nilai upaya kesehatan
wajib dan upaya kesehatan pengembangan, atau dengan kata lain nilai pencapaian
upaya kesehatan wajib + pengembangan dibagi dua.

B. Hasil Kinerja Kegiatan Manajemen UPT Puskesmas Tapian Dolok


Tabel 3. Hasil Pencapaian Kinerja Manajemen UPT Puskesmas Tapian Dolok Tahun
2016
Cakupa
n
Kegiata
n

NO
.

Komponen Manajeman
Puskesmas

Tingkat
Kinerja

Manajeman Oprasional
Puskesmas

Baik 8,5

Manajeman Alat Dan Obat

Cukup 5,5
8,4

Manajeman Keuangan

Kurang < 5,5

Keterangan

4
Manajeman Ketenagaan

Rata-rata

C. Hasil Kinerja Mutu Pelayanan Kesehatan UPT Puskesmas Tapian Dolok


Tabel. 4. Hasil Pencapaian Kinerja Mutu Pelayanan Kesehatan UPT
Puskesmas Tapian Dolok Tahun 2016
N
o

JENIS KEGIATAN

Drop out pelayanan ANC (K1-K4)

Persalinan oleh tenaga kesehatan

Cakupa
n

Nila
i

Tingkat
Kinerja

Penanganan komplikasi obstetri / resiko


tinggi

Kepatuhan terhadap standar ANC

Kepatuhan terhadap standar pemeriksaan


TB Paru

Tingkat Kepuasan pasien terhadap


pelayanan puskesmas

Rata-rata nilai

D. Hasil Total Kinerja Kegiatan di UPT Puskesmas Tapian Dolok Tahun


2016
Tabel. 5. Hasil Total Kinerja Kegiatan UPT Puskesmas Tapian Dolok Tahun
2016
No.

Komponen Kegiatan

1
Pelayanan Kesehatan
2
Manajemen
3
Mutu
Rata-rata Kinerja

Pencapaian

Tingkat Kinerja

Keterangan

BAB I
PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan dan pembinaan kesehatan
masyarakat telah di bangun puskesmas. Puskesmas adalah unit pelaksana teknis
dinas kesehatan kabupaten / kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan
pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja tertentu. Puskesmas berfungsi
sebagai :
1. Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan .
2. Pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
3. Pusat pelayanan kesehatan strata pertama.
Untuk menunjang pelaksanaan fungsi dan penyelenggaraan upayanya, puskesmas
dilengkapi dengan instrumen manajemen yang terdiri dari :
1. Perencanaan tingkat Puskesmas
2. Lokakarya Mini Puskesmas
3. Penilaian Kinerja Puskesmas Dan Manajemen Sumber Daya termasuk alat,
obat, keuangan dan Tenaga serta didukung dengan manajemen sistem
pencatatan dan pelaporan disebut sistem informasi manajemen Puskesmas

(SIMPUS) dan upaya peningkatan mutu pelayanan ( antara lain melalui


penerapan quality assurance ).
Mempertimbangkan rumusan pokok-pokok program dan program-program unggulan
sebagaimana disebutkan dalam Rencana Strategis Departemen Kesehatan dan
program spesifik daerah, maka area program yang akan menjadi prioritas di suatu
daerah, perlu dirumuskan secara spesifik oleh daerah sendiri demikian pula strategi
dalam pencapaian tujuannya, yang harus disesuaikan dengan masalah, kebutuhan
serta potensi setempat.
Puskesmas merupakan ujung tombak terdepan dalam pembangunan kesehatan,
mempunyai peran cukup besar dalam upaya mencapai pembangunan kesehatan.
Untuk mengetahui tingkat kinerja Puskesmas, perlu diadakan Penilaian Kinerja
Puskesmas.

BAB II
INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA
A. Pedoman Pengisian Instrumen Penilaian Sistem Kinerja
Proses Peningkatan Kualitas bertujuan untuk merubah sebuah pelayanan dari
praktik-praktik aktual menjadi praktik-praktik yang diinginkan sesuai dengan
standar yang diakui. Untuk itu terdapat beberapa kunci yang dapat menjadikan proses
peningkatan kualitas ini berlangsung:
Keterlibatan dan rasa memiliki dari petugas/staf: staf dari semua level harus
terlibat dalam proses ini.
Berorientasi pada pasien: kebutuhan dan harapan pasien harus dapat dipenuhi
Berfokus pada sistem dan proses: harus selalu diingat bahwa kualitas pelayanan
yang buruk seringkali merupakan hasil dari sistem dan proses yang lemah, atau
kesulitan dalam
mengimplementasikan suatu standar daripada kesalahan
atau kekurangan individu.
Sadar biaya dan efisien.
Pembelajaran yang terus menerus, pembangunan dan pengembangan
kapasitas.
Peningkatan kualitas yang terus menerus.
Memenuhi kunci-kunci tersebut maka proses peningkatan kualitas dapat dijalankan
mengikuti siklus sebagaimana terlihat pada gambar 1. Siklus ini dimulai dengan

pengumpulan data dan analisis. Tujuan dari pengumpulan dan analisis data adalah
mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi yang ada dengan kondisi/standar yang
diinginkan dalam pelayanan emergensi maternal dan neonatal. Kegiatan dilakukan
bersama-sama dengan tim dan aktor di fasilitas kesehatan yang terdiri dari kepala
puskesmas, dokter dan bidan koordinator yang ada di fasilitas kesehatan dalam
bentuk participatory assessment di awal, sehingga petugas di semua level terlibat
sejak awal dengan upaya-upaya yang berhubungan dengan peningkatan kualitas
dalam kerangka implementasi tata kelola klinik yang baik. Meskipun demikian
mengingat salah satu tujuan instrument penilaian sistem kinerja adalah sebagai alat
manajemen, maka didorong suatu asesmen yang mandiri.

B. Instrumen Penilaian Sistem Kinerja


No

Upaya
kesehatan

Kegiatan

Sasaran

Lokasi

Promkes

Penyuluhan
dalam gedung

Pasien rawat
jalan, rawat
inap dan
poned

Ruang
tunggu rawat
jalan
Puskesmas
Tapian Dolok

Penyuluhan
luar gedung

Ibu bayi/balita, 8 desa


lansia,
masyarakat

Pembinaan ke
posyandu

Posyandu

Posyandu di
8 desa

Pembinaan
klasifikasi

Kader
posyandu ,

Posyandu di
8 desa

Hasil
cakupan

Nilai Catatan

No

Upaya
kesehatan

KIA

posyandu

perangkat desa

Kegiatan

Sasaran

Lokasi

Bumil

11 desa

Pelayanan
nifas
termasuk KB
dan
pemantauan
kes ibu nifas

Pelaksanaan
Bumil
program
perencanaan
pencgahab
persalinan dan
komplikasi
(P4K)

Neonatus
dan bayi

No

Upaya

Bumil

11 desa

Pembinaan
pelayanan
kesehatan ibu
Pemeriksaan
neonatus

PUS,WUS,Bu
mil

11 desa

Neonatus

11 desa

Neonatus

11 desa

Sasaran

Lokasi

Kegiatan

Nilai Catatan

Hasil

Nilai Catatan

11 desa

Pemantauan
bumil resiko
tinggi

Kunjungan
rumah tindak
lanjut
screening
hypotiroid
congenital
(SHK)

Hasil
cakupan

kesehatan
1

No

Peningkat
an Gizi
Masyarak
at

Upaya
kesehatan
Kesling

cakupan
Pelacakan
balita gizi
kurang dan
gizi buruk

Kader bidan
desa TPG

Posyandu

Pemantauan
kesehatan
bayi balita

TPG dan
Nakes

Posyandu

Pemantauan
bayi usia <6
bln mendapat
Asi-Eklusif

Nakes

Posyandu

Sosialisasi
garam
beriodium

Kader dan

Kegiatan

Sasaran

TPG
Ibu yang
memiliki bayi
<6 bln
Desa

Ibu-ibu
diposyandu

Lokasi
Ruang klinik
sanitasi
Puskesmas
Tapian Dolok

Penyuluhan
dalam gedung

Pasien yang
terkenak
penyakit yang
berbasis
lingkungan

Penyuluhan
dan
pengawasan
rumah makan
dan restoran

Penengusaha
dan kayawan

Rumah
makan dan
restoran

Penyuluhan
dan
pemeriksaan
depot air

Pengusaha dan
karyawan

Depot air
yang ada
diwilaya
Puskesmas

Hasil
cakupan

Nilai Catatan

Tapian Dolok
Pembinaan
klasifikasi
posyandu

Kader
posyandu ,
perangkat desa

Posyandu di
8 desa

No

Upaya
kesehatan

Kegiatan

Sasaran

Lokasi

Hasil
cakupan

TB Paru

Penemuan
pasien baru
TB BIA
positif dan
RO + TB anor

Pasien rawat
jalan

Poli
umum dan
paru

Nilai Catatan

Rujukan
Bides,pustu

Pasien TB
Pelayanan
paru
dengan
strategi DOTS
(pengobatan)

Poli paru

Penyuluhan
PMO

PMO pasien
TB

Poli paru

Penyuluhan
penderita TB
paru

Pasien
terdaftar TB
01

Poli paru

No

Upaya
kesehatan

Kegiatan

Sasaran

Imunisasi

Pelayanan
imunisasi

Balita

Lokasi
- 9 diposyandu
sinaksak
- 3 pos
purbasari
- 4 pos dlk
maraja
- 2 pos dlk
simbolon
- (49 pos di 11
desa)

Hasil
cakupan

Nilai

Catatan

Pengailan
vaksin rutin

Dinas
kesehatan TK
II simalungun
diraya

PEM.Raya

pendaftaran
kesekolah
dasar

Kls I,II,III di
31 sekolah
dasar

31 sekolah
11 desa

Pelaksana
BIAS campak

SD Kls 1

31 sekolah
11 desa

Pelaksanaan
BIAS DT dan
Td

SD Kls I,II dan


III

31 sekolah
11 desa

Lokasi

No

Upaya
kesehatan

Kegiatan

Sasaran

Gudang
obat

Laporan
LPLPO

Gudang farmasi Gudang


farmasi

Penyusunan
dan
penandaan
obat

Gudang obat

Gudang obat

Pengaturan
suhu ruangan

Gudang obat

Gudang obat

Pengecekan
obat

Gudang obat

Gudang obat

UGD
Poly gigi
Poly umum

Gudang obat

Mengajukan
usulan
pengadaan
sarana
penyuluhan
ke Dinkes

laboratorium

Hasil
cakupan

Nilai

Catatan

No

Upaya
kesehatan

Kegiatan

Sasaran

Lokasi

Kamar obat Pengampraan Kamar obat


obat dari
gudang obat

Hasil
cakupan

Nilai

Catatan

Kamar obat

Pelayanan
resep

Pasien

Kamar obat

Pengisian
obat
keregister
harian obat

Kamar obat

Pemeriksaan
obat

Kamar obat

Kamar obat

No

Upaya
kesehatan

Kegiatan

Sasaran

Lokasi

KB

Laporan
permintaan
alkon

Masyarakat
Tapian Dolok

Puskesmas

Pemasangan
Implan

Masyarakat

puskesmas

kontap

Masyarakat
Tapian Dolok

RS
Balimbingan

No

Upaya
kesehatan

Kegiatan

Sasaran

Lokasi

VCT HIV

Melakukan
konseling
individu
tentang
HIV/VCT

Semua
penderita

Ruang VCT
puskesmas
tapian dolok

Hasil
cakupan

Hasil
cakupan

Nilai

Nilai

Catatan

Catatan

kepada
penderita
TB dan
merujuk ke
lab untuyk
pemerikasaa
n HIV
Melakukan Semua pasien
konselin
IMS
indivudu
tentang HIV
(VCT) dan
penyakit
IMS kepada
pasien IMS
dan merujuk
penderita ke
lab untuk
memeriksa
HIV dan
IMS
(mengambil
DTV, DTS,
DTA, DTC)

Ruang VCT
puskesmas
tapian dolok

Melakukan Semua bumil


konseling
yang berkunjng
individu
di poli KIA
tentang HIV
/ VCT
kepada
bumil
rujukan dari
ruang KIA
dan merujuk
ke lab untuk
test HIV

Ruang VCT
puskesmas
tapian dolok