You are on page 1of 12

Kelas Administrasi

KODE:

PRE TEST
PELATIHAN PENATALAKSANAAN IMS

Tulislah kode yang sama untuk pre-tes dan pos-tes. Kode dapat berupa angka atau
huruf (initial nama) terdiri dari 4 digit (huruf) pada pojok kanan atas. Pada bagian
belakang lembar jawaban tulislah nama jelas.
I. Soal-soal materi substansi
Pilihlah satu jawaban yang saudara anggap paling tepat. Beri tanda silang (X) pada
jawaban yang saudara pilih.
1. Strategi Pencegahan Infeksi Menular Seksual
a. 4 pilar : keterlibatan pemangku kepentingan setempat, ketersediaan
kondom, komunikasi perubahan perilaku, layanan IMS
b. Cukup pakai kondom saja
c. Pengobatan dan penyuluhan saja sudah cukup
d. Tidak ada yang benar
2. Indikator dalam pengendalian Infeksi Menular Seksual
a. Indikator pencegahan, pelayanan, surveilans, manajemen
b. Indikator pelayanan dan manajemen
c. Indikator manajemen, surveilans dan layanan
d. Indikator pencegahan dan layanan
3. Apa Perbedaan HIV dan AIDS
a. HIV adalah virus yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan
tubuh seseorang, sedangkan AIDS : sekumpulan gejala gejala karena
penurunan CD4 yang timbul pada pengidap HIV (+).
b. HIV & AIDS tidak ada perbedaan sama sekali sama bentuk virusnya
c. HIV adalah virus yang ada hanya dalam tubuh manusia sedangkan
AIDS adalah virus yang mengganas.
d. Tidak ada yang benar
e.
4. Indikator yang dipakai untuk mengukur keberhasilan dalam layanan Infeksi
Menular Seksual
a. Prevalensi GO, Sifilis
b. Prevalensi GO, Sifilis dan Klamidia
c. Prevalensi GO, Sifilis dan Klamidia, Kandida dan Trichomonas
d. Prevalensi GO, Sifilis dan HIV
1

5. Indikator dalam manajemen IMS :


a. SDM terlatih, ada tempat layanan, alat yang sesuai standar
b. SDM terlatih, tersedianya logistic, tersedianya sumber dana,
terpadunya program terkait.
c. SDM terlatih, tersedianya logistic, ada tempat layanan, alat yang
sesuai standar
d. Ttersedianya sumber daya, terpadunya program terkait.
6.

Upaya pengendalian HIV-AIDS pada dasarnya untuk mencapai 3 Zeros, yaitu:


a. Zero new infection, zero AIDS related death, zero stigma and discrimination
b. Zero new infection, zero AIDS related death, zero new donor
c. Zero new infection, zero stigma and discrimination, zero new donor
d. Semua benar
e. Semua salah

7. Startegi layanan IMS mengacu pada 4 pilar, diantaranya adalah:


a. Perubahan perilaku berisiko menjadi tidak berisiko
b. Promosi penggunaan kondom secara terus-menerus
c. Layanan IMS (dan HIV-AIDS) yang memadai khususnya bagi kelompok berisiko
tinggi.
d. Jawaban a dan b benar
e. Jawaban a, b dan c benar
8. Tujuan Layanan komprehensif IMS adalah:
a. Menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat IMS beserta
komplikasinya dan mengurangi laju pertambahan infeksi HIV.
b. Menurunkan angka prevalensi IMS, khususnya gonoredibawah 10% dan sifilis
dibawah 1 %.
c. Menurunkan angka prevalensi IMS, khususnya klamidiadibawah 10% dan herpes
simpleks dibawah 1 %.
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Jawaban a dan b benar
9. Sehubungan dengan Layanan Komprehensif Berkesinambungan:
a. Layanan IMS merupakan bagian/rangkaian kegiatan LKB
b. Layanan IMS merupakan rujukan dari LKB
c. Layanan IMS dilaksanakan di fasyankes primer
d. Jawaban a dan c benar
e. Jawaban a, b dan c benar.
10. Penatalaksanaan IMS yang paling tepat bagi Puskesmas saat ini adalah :
a. Pendekatan etiologi tanpa pemeriksaan laboratorium
b. Pendekatan sindrom tanpa pemeriksaan laboratorium
c. Pendekatan sindrom dengan pemeriksaan laboratorium sederhana
d. Pendekatan laboratorium termasuk pemeriksaan kultur
e. Semua jawaban benar
11. Hubungan penularan IMS dengan HIV, antara lain:
a. IMS merupakan ko-faktor penularan HIV

b. Penderita IMS terutama yang berbentuk ulkus dapat mempercepat penularan


HIV
c. Pengidap HIV yang juga IMS akan lebih cepat menjadi AIDS
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Jawaban a dan c benar
12. Perilaku berisiko tinggi manakah yang dapat menyebabkan infeksi menular seksual:
a. Laki-laki yang melakukan oral seks yang tidak aman dengan laki-laki lain
b. Laki-laki dan penjaja seks komersial yang melakukan hubungan seksual tanpa
menggunakan kondom
c. Stimulasi alat kelamin oleh penjaja seks komersial
d. Melakukan hubungan seks dengan orang asing
13. Risiko seseorang terhadap IMS dan atau HIV ditentukan oleh:
a. Perilaku seksual orang tersebut
b. Identitas seksual orang tersebut
c. Orientasi seksual orang tersebut
d. Semua jawaban benar
e. Semua jawaban salah
14. Termasuk populasi khusus dalam penatalaksanaan IMS adalah:
a. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Anak dan remaja; dan WPS Langsung
b. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Anak dan remaja; dan WPS Tidak Langsung
c. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Anak dan remaja; dan LSL
d. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Anak dan remaja; dan Wanita Usia Subur (WUS)
e. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Wanita Usia Subur; dan Ibu nifas.
II. Isilah pertanyaan no 10 -16 dengan jawaban yang singkat dan tepat
15. Kegiatan administrasi di layanan IMS disebut juga sebagai administrasi klinik IMS.
Tuliskan 5 kegiatan administrasi tersebut:
a.
.........................
b.
.........................
c.
.........................
d.
.........................
e.
.........................

16. Formulir/Buku/Alat/Bahan
layanan IMS antara lain:
a.
.........................
b.
.......................
c.
.......................
d.
.......................

yang diperlukan petugas administrasi di ruang pendaftaran

17. Sehubungan dengan manfaat rekam medik, jelaskan secara singkat:


a.
Manfaat bagi pengobatan pasien
........................
3

b.

Manfaat bagi pembiayaan pasien


.........................

c.

Manfaat bagi pembuktian masalah hukum, disiplin dan etik


..

18.Semua informasi yang ada dalam rekam medik mempunyai kerahasiaan


(konfidensialitas), yang dijamin oleh UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam
Undang-Undang tersebut juga diatur bahwa hak tersebut tidak berlaku dalam hal
(sebutkan 3):
a.
......................
b.
......................
c.
......................
19. Pertanyaan apa saja yang biasa ditanyakan petugas administrasi kepada pasien ketika
di ruang administrasi?
a.
.
b.
.
c.
.
d.
.
e.
.
20. Apa yang harus dikerjakan petugas administrasi setelah pasien IMS mendapatkan obat
dan konseling?
a.

b.

c.

d.

21. Laporan apa yang harus di insert dalam aplikasi SIHA setiap bulannya sebelum tanggal
5?
a.
..
b.
..
c.
..
d.
..
e.
..

III. Soal-soal Kediklatan


Pilihlah satu jawaban yang saudara anggap paling tepat. Beri tanda silang (X) pada
jawaban yang saudara pilih.
1.

Pengertian Andragogy, adalah


a.
b.
c.
d.
e.

2.

Proses pembelajaran pada pendidikan murid-murid di sekolah


Proses pembelajaran pada orang dewasa
Proses pendidikan di universitas
Semua jawaban benar
Semua jawaban salah

Mengapa pada pelatihan harus menerapkan Andragogy ?


a. Pada pelatihan semua peserta sudah berumur dewasa.
b. Pada pelatihan semua peserta harus dianggap sudah berumur dewasa.
c. Pada pelatihan
pada
umumnya peserta sudah memiliki pengetahuan dan
pengalaman berkaitan dengan pelatihan.
d. Semua jawaban benar
e. Semua jawaban salah

3. Tujuan penggunaan dari metode pembelajaran Ceramah Tanya Jawab, antara lain:
a.
b.
c.
d.
e.

Meningkatkan pengetahuan dan atau wawasan peserta latih


Meningkatkan perubahan perilaku peserta latih
Meningkatkan perubahan sikap peserta latih
Meningkatkan keterampilan (skill) peserta latih
Meningkatkan kemampuan komunikasi peserta latih
4. Tujuan penggunaan dari metode pembelajaran Curah pendapat atau brainstorming,
antara lain:
a.
b.
c.
d.
e.

Mendorong penyampaian ide/pendapat dari peserta


Mendapatkan gambaran pengetahuan / pengalaman peserta
Menciptakan suasana kondusif dalam pembelajaran
Semua jawaban benar
Semua jawaban salah

5. Tujuan penggunaan dari metode pembelajaran diskusi kelompok, antara lain:


a.
b.
c.
d.
e.

Merupakan cara meningkatkan pengembangan diri melalui kerjasama terkoordinasi


Merupakan cara terbaik meningkatkan keterampilan (skill)
Merupakan metode belajar berpartisipasi dalam kelompok
Jawaban a, b dab c benar
Jawaban a dan c benar
5

6. Tujuan penggunaan dari metode pembelajaran demonstrasi, antara lain:


a.
b.
c.
d.
e.

Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan (skill) peserta


Bertujuan untuk mendapatkan sebanyak mungkin ide dari peserta
Bertujuan menggali pengalaman peserta dan saling tukar pikiran
Semua jawaban benar
Semua jawaban salah

7. Tujuan pembelajaran dari metode bermain peran (role play), antara lain:
a. Memberi kesempatan kepada peserta untuk menghayati permasalahan situasi yg
dihadapi oleh peran yg dimainkan
b. Merupakan metode untuk meningkatkan kemampuan psikomotor (skill) peserta latih.
c. Merupakan metode untuk membentuk sikap peserta latih.
d. Jawaban a, b dan c benar.
e. Jawaban a dan c benar
8. Dalam memilih Alat Bantu Pembelajaran yang tepat berdasarkan pada:
a. Kesesuaian dengan TPU dan TPK yang hendak dicapai
b.Kesesuaian dengan metode pembelajaran yang digunakan
c. Kesesuaian dengan kemampuan pelatih
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Jawaban a dan b benar
9. Satuan Acara Pembelajaran (SAP), dibuat/ditulis oleh:
a.
b.
c.
d.
e.

Panitia pelatihan
Fasilitator/pelatih dari materi tersebut
Peserta pelatihan
Semua jawaban benar
Semua jawaban salah

10. Penulisan SAP bertujuan untuk, antara lain:


a.
b.
c.
d.
e.

Sebagai alat evaluasi peserta latih terhadap fasilitator


Sebagai alat evaluasi peserta terhadap panitia pelatihan
Sebagai acuan bagi fasilitator dalam membawakan materi pelatihan
Sebagai acuan panitia dalam menilai peserta
Sebagai acuan fasilitator dalam menilai pemahaman peserta

Kelas Administrasi
KODE:

POST TEST
TOT PELATIHAN PENATALAKSANAAN IMS

Tulislah kode yang sama untuk pre-tes dan pos-tes. Kode dapat berupa angka atau
huruf (initial nama) terdiri dari 4 digit (huruf) pada pojok kanan atas. Pada bagian
belakang lembar jawaban tulislah nama jelas.
I. Soal-soal materi substansi
Pilihlah satu jawaban yang saudara anggap paling tepat. Beri tanda silang (X) pada
jawaban yang saudara pilih.
6. Strategi Pencegahan Infeksi Menular Seksual
a. 4 pilar : keterlibatan pemangku kepentingan setempat, ketersediaan
kondom, komunikasi perubahan perilaku, layanan IMS
b. Cukup pakai kondom saja
c. Pengobatan dan penyuluhan saja sudah cukup
d. Tidak ada yang benar
7. Indikator dalam pengendalian Infeksi Menular Seksual
a. Indikator pencegahan, pelayanan, surveilans, manajemen
b. Indikator pelayanan dan manajemen
c. Indikator manajemen, surveilans dan layanan
d. Indikator pencegahan dan layanan
8. Apa Perbedaan HIV dan AIDS
a. HIV adalah virus yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan
tubuh seseorang, sedangkan AIDS : sekumpulan gejala gejala karena
penurunan CD4 yang timbul pada pengidap HIV (+).
b. HIV & AIDS tidak ada perbedaan sama sekali sama bentuk virusnya
c. HIV adalah virus yang ada hanya dalam tubuh manusia sedangkan
AIDS adalah virus yang mengganas.
d. Tidak ada yang benar
e.
9. Indikator yang dipakai untuk mengukur keberhasilan dalam layanan Infeksi
Menular Seksual
a. Prevalensi GO, Sifilis
b. Prevalensi GO, Sifilis dan Klamidia
c. Prevalensi GO, Sifilis dan Klamidia, Kandida dan Trichomonas
d. Prevalensi GO, Sifilis dan HIV

10.Indikator dalam manajemen IMS :


a. SDM terlatih, ada tempat layanan, alat yang sesuai standar
b. SDM terlatih, tersedianya logistic, tersedianya sumber dana,
terpadunya program terkait.
c. SDM terlatih, tersedianya logistic, ada tempat layanan, alat yang
sesuai standar
d. Ttersedianya sumber daya, terpadunya program terkait.
6.

Upaya pengendalian HIV-AIDS pada dasarnya untuk mencapai 3 Zeros, yaitu:


a. Zero new infection, zero AIDS related death, zero stigma and discrimination
b. Zero new infection, zero AIDS related death, zero new donor
c. Zero new infection, zero stigma and discrimination, zero new donor
d. Semua benar
e. Semua salah

7. Startegi layanan IMS mengacu pada 4 pilar, diantaranya adalah:


a. Perubahan perilaku berisiko menjadi tidak berisiko
b. Promosi penggunaan kondom secara terus-menerus
c. Layanan IMS (dan HIV-AIDS) yang memadai khususnya bagi kelompok berisiko
tinggi.
d. Jawaban a dan b benar
e. Jawaban a, b dan c benar
8. Tujuan Layanan komprehensif IMS adalah:
a. Menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat IMS beserta
komplikasinya dan mengurangi laju pertambahan infeksi HIV.
b. Menurunkan angka prevalensi IMS, khususnya gonoredibawah 10% dan sifilis
dibawah 1 %.
c. Menurunkan angka prevalensi IMS, khususnya klamidiadibawah 10% dan herpes
simpleks dibawah 1 %.
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Jawaban a dan b benar
9. Sehubungan dengan Layanan Komprehensif Berkesinambungan:
a. Layanan IMS merupakan bagian/rangkaian kegiatan LKB
b. Layanan IMS merupakan rujukan dari LKB
c. Layanan IMS dilaksanakan di fasyankes primer
d. Jawaban a dan c benar
e. Jawaban a, b dan c benar.
10. Penatalaksanaan IMS yang paling tepat bagi Puskesmas saat ini adalah :
a. Pendekatan etiologi tanpa pemeriksaan laboratorium
b. Pendekatan sindrom tanpa pemeriksaan laboratorium
c. Pendekatan sindrom dengan pemeriksaan laboratorium sederhana
d. Pendekatan laboratorium termasuk pemeriksaan kultur
e. Semua jawaban benar
11. Hubungan penularan IMS dengan HIV, antara lain:
f. IMS merupakan ko-faktor penularan HIV

g. Penderita IMS terutama yang berbentuk ulkus dapat mempercepat penularan


HIV
h. Pengidap HIV yang juga IMS akan lebih cepat menjadi AIDS
i. Jawaban a, b dan c benar
j. Jawaban a dan c benar
12. Perilaku berisiko tinggi manakah yang dapat menyebabkan infeksi menular seksual:
e. Laki-laki yang melakukan oral seks yang tidak aman dengan laki-laki lain
f. Laki-laki dan penjaja seks komersial yang melakukan hubungan seksual tanpa
menggunakan kondom
g. Stimulasi alat kelamin oleh penjaja seks komersial
h. Melakukan hubungan seks dengan orang asing
13. Risiko seseorang terhadap IMS dan atau HIV ditentukan oleh:
f. Perilaku seksual orang tersebut
g. Identitas seksual orang tersebut
h. Orientasi seksual orang tersebut
i. Semua jawaban benar
j. Semua jawaban salah
14. Termasuk populasi khusus dalam penatalaksanaan IMS adalah:
f. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Anak dan remaja; dan WPS Langsung
g. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Anak dan remaja; dan WPS Tidak Langsung
h. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Anak dan remaja; dan LSL
i. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Anak dan remaja; dan Wanita Usia Subur (WUS)
j. Ibu hamil dan bayi baru lahir; Wanita Usia Subur; dan Ibu nifas.
II. Isilah pertanyaan no 10 -16 dengan jawaban yang singkat dan tepat
15. Kegiatan administrasi di layanan IMS disebut juga sebagai administrasi klinik IMS.
Tuliskan 5 kegiatan administrasi tersebut:
f.
.........................
g.
.........................
h.
.........................
i.
.........................
j.
.........................

16. Formulir/Buku/Alat/Bahan
layanan IMS antara lain:
e.
.........................
f.
.......................
g.
.......................
h.
.......................

yang diperlukan petugas administrasi di ruang pendaftaran

17. Sehubungan dengan manfaat rekam medik, jelaskan secara singkat:


d.
Manfaat bagi pengobatan pasien
........................
9

e.

Manfaat bagi pembiayaan pasien


.........................

f.

18.

Manfaat bagi pembuktian masalah hukum, disiplin dan etik


..

Semua informasi yang ada dalam rekam medik mempunyai kerahasiaan


(konfidensialitas), yang dijamin oleh UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam
Undang-Undang tersebut juga diatur bahwa hak tersebut tidak berlaku dalam hal
(sebutkan 3):
d.
......................
e.
......................
f.
......................

19. Pertanyaan apa saja yang biasa ditanyakan petugas administrasi kepada pasien ketika
di ruang administrasi?
f.
.
g.
.
h.
.
i.
.
j.
.
20. Apa yang harus dikerjakan petugas administrasi setelah pasien IMS mendapatkan obat
dan konseling?
e.

f.

g.

h.

21. Laporan apa yang harus di insert dalam aplikasi SIHA setiap bulannya sebelum tanggal
5?
f.
..
g.
..
h.
..
i.
..
j.
..

10

III. Soal-soal Kediklatan


Pilihlah satu jawaban yang saudara anggap paling tepat. Beri tanda silang (X) pada
jawaban yang saudara pilih.
1.

Pengertian Andragogy, adalah


a.
b.
c.
d.
e.

2.

Proses pembelajaran pada pendidikan murid-murid di sekolah


Proses pembelajaran pada orang dewasa
Proses pendidikan di universitas
Semua jawaban benar
Semua jawaban salah

Mengapa pada pelatihan harus menerapkan Andragogy ?


a. Pada pelatihan semua peserta sudah berumur dewasa.
b. Pada pelatihan semua peserta harus dianggap sudah berumur dewasa.
c. Pada pelatihan
pada
umumnya peserta sudah memiliki pengetahuan dan
pengalaman berkaitan dengan pelatihan.
d. Semua jawaban benar
e. Semua jawaban salah

3. Tujuan penggunaan dari metode pembelajaran Ceramah Tanya Jawab, antara lain:
f.
g.
h.
i.
j.

Meningkatkan pengetahuan dan atau wawasan peserta latih


Meningkatkan perubahan perilaku peserta latih
Meningkatkan perubahan sikap peserta latih
Meningkatkan keterampilan (skill) peserta latih
Meningkatkan kemampuan komunikasi peserta latih
4. Tujuan penggunaan dari metode pembelajaran Curah pendapat atau brainstorming,
antara lain:
a.
b.
c.
d.
e.

Mendorong penyampaian ide/pendapat dari peserta


Mendapatkan gambaran pengetahuan / pengalaman peserta
Menciptakan suasana kondusif dalam pembelajaran
Semua jawaban benar
Semua jawaban salah

5. Tujuan penggunaan dari metode pembelajaran diskusi kelompok, antara lain:


a.
b.
c.
d.

Merupakan cara meningkatkan pengembangan diri melalui kerjasama terkoordinasi


Merupakan cara terbaik meningkatkan keterampilan (skill)
Merupakan metode belajar berpartisipasi dalam kelompok
Jawaban a, b dab c benar
11

e. Jawaban a dan c benar


6. Tujuan penggunaan dari metode pembelajaran demonstrasi, antara lain:
a.
b.
c.
d.
e.

Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan (skill) peserta


Bertujuan untuk mendapatkan sebanyak mungkin ide dari peserta
Bertujuan menggali pengalaman peserta dan saling tukar pikiran
Semua jawaban benar
Semua jawaban salah

7. Tujuan pembelajaran dari metode bermain peran (role play), antara lain:
a. Memberi kesempatan kepada peserta untuk menghayati permasalahan situasi yg
dihadapi oleh peran yg dimainkan
b. Merupakan metode untuk meningkatkan kemampuan psikomotor (skill) peserta latih.
c. Merupakan metode untuk membentuk sikap peserta latih.
d. Jawaban a, b dan c benar.
e. Jawaban a dan c benar
8. Dalam memilih Alat Bantu Pembelajaran yang tepat berdasarkan pada:
a. Kesesuaian dengan TPU dan TPK yang hendak dicapai
b.Kesesuaian dengan metode pembelajaran yang digunakan
c. Kesesuaian dengan kemampuan pelatih
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Jawaban a dan b benar
9. Satuan Acara Pembelajaran (SAP), dibuat/ditulis oleh:
a.
b.
c.
d.
e.

Panitia pelatihan
Fasilitator/pelatih dari materi tersebut
Peserta pelatihan
Semua jawaban benar
Semua jawaban salah

10. Penulisan SAP bertujuan untuk, antara lain:


a.
b.
c.
d.
e.

Sebagai alat evaluasi peserta latih terhadap fasilitator


Sebagai alat evaluasi peserta terhadap panitia pelatihan
Sebagai acuan bagi fasilitator dalam membawakan materi pelatihan
Sebagai acuan panitia dalam menilai peserta
Sebagai acuan fasilitator dalam menilai pemahaman peserta

12